5 CONSOLE HANDHELD CURRENT GEN (2023)



Kembali lagi bersama saya adam savana di pengetahudotcom, kalau ngomongin gaming console pastinya yang ada dipikiran kita adalah Sony Playstation, Nintendo dan Microsoft Xbox, ketiga brand tersebut memang selalu bersaing untuk memuaskan hati para gamer, dengan eklusifitas dan teknologi gaming yang mereka berikan, mereka adalah BIG THREE kalau urusan console, tapi jika masalah console handheld hanya ada Nintendo yang juara, bukan karena kalah bersaing, tapi memang Sony dan Xbox saat ini belum mempunyai Lineup console handheld, Sony yang dulunya mempunyai Lineup PSP dan PS Vita juga tidak diteruskan sampai saat ini, memang ada rumor bahwa lahir console handhled dari Sony, tapi itu perjalananya masih panjang, sampai saat inipun masih berita dan rumor saja, sedangkan Xbox belum pernah mempunyai Lineup console handheld, dengan kondisi tersebut bukan berarti Nintendo adalah yang paling juara, karena ada sainganya juga, dan disini saja akan bahas 5 console handheld current gen yang masih eksis dan mempunyai game modern, jadi untuk Sony PSP, PS Vita, console retro itu tidak termasuk.


1. Nintendo Switch / Lite




Console Handheld atau saya menyebutnya konsol gengam saja ya biar mudah pengucapanya, seperti yang saya jelaskan diawal Nintendo adalah pemenang jika disandingkan dengan Sony dan Xbox kalau urusan konsole genggam, dan Lineup konsole genggam dari Nintendo adalah Nintedo Swicth, yang dirilis pada tahun 2017 silam, sebagai penerus dari Nintendo WII U, sudah 6 tahun dan masih eksis, karena memang pada Lineup ini Nintendo memberikan upgrade dari Nintendo Siwtch V1,V2 Nintendo Switch Lite yang diperkenalkan ditahun 2020, dan yang terakhir ada Nintendo Switch OLED dengan upgrade penggantian layar OLED, sebenarnya tidak ada peningkatan secara peforma dari V1 sampai OLED, hanya ada perubahan perubahan minim. 
Sesuai namanya Nintendo Switch, console ini bisa digunakan secara handhled, docking mode untuk dikoneksikan dengan TV layar yang lebih besar, dan Tablet Mode. sedangkan untuk Nintendo Switch Lite itu hanya bisa digunakan secara handheld. kelebihan Nintendo Switch tentunya saja controllernya bisa diganti, entah itu rusak maupun ingin menggunakan handling yang lebih nyaman. sedangkan untuk yang versi Lite tentu saja tidak mengganti controllernya, apalagi kalau ada kerusakan di bagian modul analog tentu saja harus dibongkar. 
Nintendo berdiri secara ekslusif ya jadi softwarenya eksklusif sebut saja menggunakan operating system dari Nintendo sendiri, dan untuk gamenya juga eksklusif, ya kalian pasti tahulah Super Mario dan kawan kawan, tapi ada juga game game modern lain yang dirilis di Nintendo Switch, di Indonesia sendiri sudah banyak pengguna Nintendo Switch harganya juga masih terjangkau, 4-5 jutaan untuk Nintendo Switch OLED, sedangkan Nintedo Swicth Lite mempunyai harga 2jutaan, 
Nintendo menyediakan game game yang cocok untuk having fun, bermain bersama keluarga, dan kebanyakan gamenya juga bisa dimainkan untuk anak anak, apalagi Nintedo dikenal dengan inovasi inovasi terutama masalah kontroling dalam permainan, tapi perlu diingat karena sudah berumur 6 tahun, hardware juga tidak bisa membantu peforma game yang hadir saat ini, apalgi untuk menyaingi peforma game dari console next gen, walaupun dengan game eksklusif milik Nintendo sendiri, jadi kalau kalian saat ini ingin membeli Nintendo Switch perlu dipikirkan matang matang. 

2. Steamdeck



Konsol genggam yang kedua adalah Steamdeck, saya juga sudah pernah bahas, kalau kalian ingin nonton ada link card diatas atau check deskripsi video kalau sudah selesai nonton video ini. Steamdeck adalah inovasi dari Valve Corporation, sebuah layanan penyedia video game yang bekerja sama dengan AMD untuk membuat konsol genggam. Steamdeck pertama kali diperkenalkan oleh Valve sejak Juli 2021 dan akhirnya dirilis secara global di Februari 2022. 
PC Gamer yang akrab dengan Steam, tentu saja sangat antusias dengan hadirnya Steamdeck, apalagi kalau sudah mempunyai library game yang banyak, Valve memberikan pengalaman bermain yang selama ini dinikmati di depan layar komputer akhirnya bisa digenggaman tangan, dan bernar juga Valve kali ini berhasil memuaskan hati para gamer, banyak sekali review positif yang diberikan. sejak dirilis Steamdeck hanya mempunyai satu Lineup saja, hanya berbeda versi storage, Steamdeck menyediakan Docking yang dijual secara terpisah jika ingin digunakan untuk kebutuhan bermain di layar besar Monitor, TV. konsep dockingnya sama seperti Nintendo Switch, bedanya bisa di support 4K 60hz dan 2K 120Hz.
Jika biasanya Steam digunakan pada sistem operasi Windows, kali ini Valve tidak menggunakan Windows sebagai operating system untuk Steamdeck melainkan menggunakan Linux, dan dengan adanya Docking, Steamdeck akan lebih dari sekedar konsol genggam, karena fungsinya yang bisa digunakan sebagai PC. 
untuk gamenya sendiri karena ada peralihan dari Dekstop game ke Handheld, Valve memberikan yang namanya Deck Verified dimana bisa dijadikan acuan untuk game yang berjalan sempurna, hanya sekedar playable dan masih harus tweaking manual, sampai unsupported dan unknown.
Sejauh ini tidak ada yang bermasalah dengan software maupun hardware dari Steamdeck, library game yang sangat banyak, dan tentu saja memberikan pengalaman bermain game lebih imersive, harga di Indonesia sendiri saat ini menurut saya sudah terjangkau mulai dari 7jutaan sampai belasan juta, tergantung varian yang dipilih. 

3. Ayaneo



Oke lanjut di konsole genggam selanjutnya adalah Ayaneo, Ayaneo lahir pada Maret 2020, dan ditahun yang sama Ayaneo merilis prototype machine, dan versi pertama konsole ganggam Ayaneo, sampai sekarang sudah memiliki banyak Lineup, mulai dari Ayaneo 2021, Ayaneo 2021 Pro, Ayaneo Next, Ayaneo Air, Ayaneo 2, dan yang terakhir ada Ayaneo Geek, dan kalau lihat tahun history perilisan yang sangat dekat, dimana Ayaneo Geek dirilis pada Juli 2022 lalu, sepertinya saat ini adalah waktu untuk Ayaneo berhenti dan memikirkan inovasi terbaru mereka. 
Ayaneo menggunakan Windows 11, dan memang sampai saat AMD merilis Processore Ryzen banyak sekali yang menggunakanya untuk Laptop, Tablet, bahkan konsole genggam supaya bisa menganngkat peforma game pada setiap devicesnya, tak terkecuali Ayaneo semua Lineupnya menggunakan AMD Ryzen dan tentu saja menggunakan jenis U yang berarti Ultra Low Power yang hemat daya yang cocok untuk laptop ringan dan konsole genggam. Ayaneo juga mempunya Docking Station yang bisa digunakan untuk layar yang lebih besar, dan tentu saja dijual terpisah. 


Walaupun menggunakan operating Windows, Ayaneo mempunyai semacam software launcher, yang bernama Aya Space, dimana gamenya importkan dari Steam serta Xbox Live, dan kedepan akan diberikan dukungan untuk Platform penyedia game lain seperti Epic Game, Ubisoft dll. karena basisnya Windows akan sangat susah untuk mengoperasikan sebuah konsole genggam, dan memang Aya Space memberikan kemudahan dalam pengalaman bermain game. tidak sedikit yang mengeluhkan tentang handling dari Ayaneo yang kurang nyaman, kemudian karena harganya yang tidak jauh beda dengan Stemdeck, bahkan kalau saya cek di marketplace itu lebih tinggi, maka ya jelas sekali orang orang akan pilih Steamdeck sebagai konsole genggam mereka yang lebih terpercaya. hanya para reviewer saja yang berani membeli Ayaneo sebagai bentuk review terhadap perkembangan konsole genggam.

4. OneX Player


Konsol genggam keempat yang bersaing adalah One X Player, awalnya hanya berdiri untuk Laptop Netbook pada tahun 2017, dan ditahun 2019 ide pembuatan konsole genggam muncul sampai akhirnya pada 2021 konsole genggam pertama lahir. sama seperti Ayaneo OneXplayer menggunakan windows sebagai operating systemnya, tetapi yang membedakan disini adalah Lineup konsole genggam dari OneXplayer, ada yang mengggunakan intel sebagai processorenya, dibandingkan dengan yang lain onexplayer menggunakan layar yang lebih lebar, apalagi yang serie onexplayer 2, 8.4" layarnya, karena bentuknya yang lebar ini lebih cocok disebut tablet ya dibandingkan dengan konsole genggam, karena penggunaan yang sangat flexible, controllernya bisa dilepas, disediakan keyboard portable juga untuk mendukung kebutuhan produktifitas, jadi kalau harganya mahal ya wajarlah ya penggunaanya bisa untuk gaming dan produktifitas apalagi menggunakan operating system windows, sekarang kalau dilihat di marketplace harganya masih diatas 15jutaan. 

5. Asus Rog Ally


Yang terakhir ada Asus Rog Ally, nama asus pasti sudah familiar ditelinga kita, brand satu ini resmi ada di indonesia, sudah banyak produk gaming yang rilis, mulai dari Laptop, Smartphone, Mouse, Keyboard, Kursi Gaming, dan kali ini hadirlah konsole genggam bernama Asus Rog Ally, yah sebenarnya ini masih belum rilis ya, cuman sudah diumumkan secara resmi oleh Asus sendiri, di youtube luar juga sudah ada yang bikin video unboxing, kita tunggu sajalah, karena resmi di indonesia masalah pembelian kemudian garansi juga lebih mudah, dan kalau lihat track record dari asus sendiri, kayaknya bakalan tetap menjadi salah satu konsol genggam terbaiklah yang bisa bersaing dengan yang lainya, tapi ya kita tunggu saya perilisan Asus Rog Ally.


Kesimpulan

Baiklah itu tadi adalah 5 konsole genggam current gen yang masih eksis sampai saat ini, bisa memainkan game game modern, dan kalau ditanya mana yang paling worth it ya tentu saja saya akan pilih Steamdeck, alasanya jelas saat ini harganya sudah terjangkau, dan bisa memberikan pengalaman bermain game yang lebih immersive, apalgi kalau lihat controllernya, Steamdeck mempunyai kelunggulan yaitu adanya back button serta trackpad, tracpadnya menurut saya sangat cocok kalau dibuat main game kompetitive, kalau maun game dengan konsole genggam itu kan, sangat flexible, bisa dimana saja, bisa dikamar mandi, bisa dikereta, bisa digunung dan itulah keunikan konsole genggam.


VIDEO PEMBAHASAN YOUTUBE : KLIK DISINI

Review Gamepad Gulikit Kingkong Pro 2


1. Gamepad Secara Umum / Fisik

- Brand
- Packaging
- Design
- Body Gamepad
- Harga

Gamepad Kingkong Pro 2 adalah seri lanjutan dari brand gulikit, menurut saya sendiri tidak ada perkembangan yang cukup signifikan dari seri sebelumnya yaitu kingkong 2, sampai saat ini hanya gulikit saja yang mempunyai teknologi hall effect sensor, saya belum paham apakah teknologi ini dipatenkan oleh gulikit atau bisa dibuat oleh brand lain secara bebas tapi untuk saat ini hanya gulikit saja yang mengaplikasikan hall effect sensor, bahkan gamepad sekelas 8bitdo yang tipe ultimate controller itu juga menggunakan modul elektormagnetick joystick milik gulikit, tidak 8bitdo saja, tetapi gamepad handheld seperti steamdeck dan juga nintendo switch, juga bisa menggunakan modul analog dari gulikit walaupun itu dijual terpisah ya, bukan build in dari steamdecknya atau nintendo.

Gulikit Kingkong Pro 2 memang salah satu gamepad premium, saya mendapatkannya di harga 700ribuan, dengan harga tersebut dalam box penjualan, saya mendapatkan manual berwarna, kabel usb type c yang lumayang panjang, gamepad lengkap dengan casingnya, boxnya sendiri juga terasa premium lengkap dengan gambar dan juga spesifikasi yang ditulis disamping box, casingnya menurut saya cukup berfungsi walaupun hanya berbahan plastick, yang akan cepat rusak kalau sering dibuka tutup, tapi paling tidak misalkan gamepad ini dibawa kemana mana akan lebih aman.


Gamepad ini memiliki bentuk lebar dan cembung dengan handling sama persis seperti controler xbox, hanya saja handling bagian bawah sedikit lebih dalam, finishingnya sangat sempurna dan nyaman digenggaman tangan, apalagi feel face button dan analognya beda dengan yang lain, menggunakan sensor hall effect dan mechanical button, tapi sabar bagian itu akan saya bahas di penilaian analog dan button. varian dari gamepad ini ada dua yaitu putih dan hitam, saya pilih warna hitam, supaya tidak mudah terlihat kotor ketika digunakan, dan seperti yang kalian lihat coating finishing juga sangat bagus hitam doff tanpa cacat sedikitpun, hanya saja saya heran kenapa bagian bumper dan trigger menggunakan warna metalic glossy yang menurut saya sendiri ini kurang bagus, lebih baik itu warna doff juga, karena biasanya kalau warna metalic glossy itu dengan berjalanya waktu akan terlihat bekas jari jari, karena warna catnya sudah memudar. selebihnya pemilihan bahan alloy metal pada permukaan gamepad menjadikan gamepad ini sangat nyaman digunakan dengan harga 700ribuan saya rasa sangat worthit kalau pada penilaian bahan dan material yang digunakan. 

2. Kompatibiliti

- Base Kontroller
- Tipe Koneksi
- Tipe API


Gampead ini mempunyai base kontroller nintendo switch pro, yang ditandai dengan button + dan - , jadi memang gamepad ini akan berfungsi maksimal untuk console nintendo, tetapi dalam pengujian kali ini saya hanya menggunakan pc, dan juga smartphone, kalau ngomongin tipe koneksi, gamepad ini bisa digunakan secara wired dan wirelles dengan tipe API, X-Input, D-Input, HID Complient dan Nintendo Swicth, dibagian tengah atas gamepad terdapat tombol pair serta tombol untuk tipe API yang bisa kita gunakan dengan mudah untuk penggantian tipe API, untuk cara cara mengkoneksikan akan saya tulis di deskripsi video, walaupun gamepad ini mempunyai base controler nintendo switch entah kenapa sampai saat ini tidak bisa saya koneksikan di PS4 menggunakan converter layaknya 8bitdo Pro 2, selebihnya untuk koneksi D-Input, X-input serta di Smartphone Android maupun IOS tidak ada masalah, kalau sudah pernah di pairing dengan device yang kita gunakan tinggal pencet tombol powernya dan gamepad akan secara cepat terkoneksi, dan jika tidak digunakan selama kurang lebih 1 menit gamepadnya akan off.

3. Joystick Analog

- Tipe Joystick (Potentiometer, Elektromagnetik)
- Deadzone
- Circularity
- Presentase Drifting 


Kemudian untuk masalah Joystick Analog, jelas sekali Kingkong Pro 2 ini adalah yang paling juara dan yang paling akurat dibandingkan dengan modul analog dari gamepad yang pernah saya review, lihat saja nilai circularity sangat sempurna dan juga ketika diam tanpa gerakan nilai dari center area juga nol tidak ada pergerakan sama sekali, untuk Deadzone bisa diatur secara langsung dengan kombinasi tombol AI Key, dengan 3 level sebut saja, smooth, medium, dan cepat, penilaianya luar biasa bahkan ketika mencoba game genshin impact di smartphone IOS pada settingan level smooth karakter sampai bisa berjalan, yang menandakan leveling deadzone atau akurasi analog sangat baik. untuk presentasi drifintg memang teknologi electromagnetick joystick ini mengklaim tidak akan mengalami drifting, tapi perlu diingat presentase drifting itu hanya terjadi pada modul analog gamepad yang murah, dan sampai saat inipun saya belum pernah mengalami analog drifitinng pada gamepad original seperti dual shock atau xbox controller, jadi ya sebenarnya terlalu overkill untuk fitur hall effect jika tidak digunakan oleh pro player yang mengandalkan akurasi presisi saya rasa akan sama jadi sama saja dengan modul analog gamepad original.

4. Button, Handling, Fitur - Fitur

- Adaptive Trigger
- Back Button
- Programmable Key
- Rumble / Getaran
- Software
- Turbo Fuction
- Responsif

Adaptive Trigger jugaa mengaplikasikan hall effect sensor seperti analog joysticknya, sedangkan untuk face button menggunakan sistem mekanikal jadi secara feel button lebih kliki dan terasa premium dibandingkan dengan membran button seperti gamepad yang lain, fitur lain seperti motion gyro 6 axis dan juga tubro fuction juga ada pada gamepad ini, sayangnya gamepad ini tidak mempunya back button atau proggramable key, seperti yang saya singgung gamepad ini mempunyai AI Key yang digunakan untuk mengatur semua adjusment antara lain level sensivitas adaptive trigger, level sensivitas analog, level getaran, interchange atau pengubahan fungsi face button yaitu AB XY, Auto Pilot yang dikenal sebagai APG game, dan masih banyak lagi, untuk cara caranya seperti biasa saya akan tulis di dekripsi ya supaya video review tidak terlalu panjang, kalau bahas getaran atau vibrasi pada gamepad ini, feelingnya juga sangat smooth, sudah terasa intensitas terhadap aksi dalam game, mungkin bisa lebih terasa lagi kalau menggunakan nintendo switch karena memang gamepad ini mempunyai base controler nintendo switch, karena biasanya gamepad akan lebih berfungsi sempurna berdasarkan base controlernya. untuk keseluruhan button selain trigger, dan face button, walaupun masih menggunakan membran, tapi feelingnya juga tidak jauh beda dengan gamepad original, masih bisa mengimbangi spek button yang lain. 

5. Spesifikasi

- Baterai
- Bluetooth
- Tipe Kabel Port
- Berat


Kemudian untuk masalah spesifikasi gamepad ini memang menggunakan baterai 1000mAH, dengan penggunaan normal main berjam jam masih aman, klaimnya sampai 25jam pemakaian pada pengisian penuh, tidak disebutkan dalam manual gamepad ini menggunakan bluetooth versi berapa, yang pasti untuk pengujian tidak ada msalah sama sekali, kemudian port charging juga sudah menggunakan type c,

6. Kesimpulan

- Kecocokan
- Worth it ?

Lalu apakah gamepad ini worth it dari harga dan juga spesifikasi yang diberikan, seperti yang sudah saya jelaskan gamepad ini memang termasuk gamepad yang premium, apalagi dengan adanya teknologi yang sampai saat ini hanya dimiliki oleh gulikit, yaitu sensor hall effect, yang diaplikasikan pada joystick analog dan triggernya, semua fitur juga dapat disetting dengan adanya AI Key, dan menurut saya sendiri konfigurasi secara fisik itu lebih bagus dari pada konfigurasi menggunakan software, kita tidak perlu repot repot membuka software saat ingin melakukan konfigurasi, tinggal di hafalin saja tanda tanda dan cara pengaturanya, secara handling gamepad ini juga mempunyai tingkat kenyamanan yang baik, grip handle, posisi, berat gamepad yang sangat pas dalam genggaman tangan, 


tetapi saya menyayangkan karena tidak adanya programmable key atau back button, menurut saya saat ini standart gamepad itu harus mempunyai minimal back button, karena jumlah button standart itu sudah kurang apalagi jika main game kompetitive, tapi kalau kalian tidak mementingkan back button dan sangat bisa menggunakan gamepad dengan jumlah tombol standart, tetap gamepad ini saya rekomendasikan, dari bahan material, feel button, handling semua sangat sempurna,dengan penilaian tersebut saya memberikan nilai 8.0 /10. untuk gulikit kingkong pro 2


kalau masalah drifting spek yang diunggulan menurut saya itu tidak begitu killer karena kondisi drifting pada module analog itu hanya terjadi pada modul analog dari gamepad yang murah, ya kebanyakan seperti itu, karena saya sendiri membeli gamepad original seperti dual shock 4 dan xbox controler, tidak terjadi drifting, dengan catatatn saya memang tidak terlalu sering menggunakan salah satu gamepad, pasti ganti ganti, 

Pengetesan Gamepad IPEGA PG-9216

  • Smartphone Android - Samsung A50s 4/64
  • Smartphone Android - Xiaomi Redmi Note 9 4/64
  • Smartphone IOS - Iphone 14 Pro
  • Windows 11 22H2 - Mini PC Deskmini X300 
VIDEO UNBOXING & REVIEW : KLIK DISINI

5 Game Android Genre Fighting Terbaik

Kembali lagi bersama saya adam savana di pengentahudotcom, dan kali ini saya akan membahas 5 game fighting android terbaik versi saya sendiri tentunya, kalau ngomongin game fighting pasti banyak genrenya, tapi 5 game yang akan saya bahas ini adalah tipe game fighting secara duel, tidak ada campuran petualangan yang membuat game menjadi minim kombat fightingnya lebih kearah berpetualngan lompat sana dan lompat sini, game fighting yang terbaik menurut saya itu minimal memiliki kombat mekanism yang sedikit rumit, tidak asal pukul memukul, mungkin hal tersebut masih akan suah ditemui di smartphone android,dan tidak begitu komplek secara gameplay mekanism, tapi paling tidak 5 game fighting yang akan saya bawakan ini sudah membuat saya lumayan terhibur dan bisa digunakan untuk mengisi jam jam kosong. 

Flash Party
Developer : XD Entertainment
Tahun Rilis : 10 Januari 2023 Playstore / Global Februari 2022
Platform : Android, PC
File Size : 1.48Gb
Koneksi : Online
Type Game : Free to Play / Micro Transaksi 

Diurutan pertama ada game yang baru saja masuk di Playstore yaitu Flash Party, game fighting dengan konsep permainan yang fresh yang dimainkan secara online, di develop oleh XD Entertainment, developer game yang sama dengan game ragnarok mobile, konsep permainan game ini dimainkan secara online dengan player lain dan terdapat beberapa mode saat bermain, ada pertandingan 1 vs 1, 2 vs 2, atau bermain rame rame, berbeda dengan gaya bertanding game fighting sebelumnya yang menggunakan health bar sebagai batas nyawa, game ini mengahruskan kita knocking lawan pada batas garis tertentu, atau menjatuhkan lawan dari panggung permainan, kalau berbicara konsep permainan seperti ini sebenarnya mirip dengan game multiversus, game yang didevelop oleh developer game besar yaitu warner bros entertainment, tetapi kalau berdasarkan hasil riset saya sendiri, tanggal rilis Flash Party lebih dulu dari pada multiversus, yaitu sudah early acces pada April 2021, dan berkembang sampai saat ini, sedangkan multiversus baru ada Juli 2022, dan sampai saat inipun game tersebut belum ada di region kita di indonesia.

Dalam game ini kita bisa menggunakan hero yang berbeda dan memiliki skill yang berbeda beda pula, dan karena game ini termasuk dalam game kompetitive, jadinya juga terdapat mikro transaksi didalamnya, gunanya untuk membeli hero, skin, banner dll, juga terdapat party pass, layaknya battle pas pada game kompetitive, party pass nya sendiri tidak begitu buruk dalam progress tertentu kita bisa mendapatkan hero jadi saat bermain free to play pun kita tidak perlu mengeluarkan uang agar tidak bosan menggunakan hero yang sama, sampai sejauh ini ketika saya bermain, hero yang saya gunakan memang memiliki skill dan gaya bertarungnya masing masing, tetapi tidak ada salah satu hero yang overpower yang membuat pertandingan tidak imbang, tinggal memastikan saja kesuaian karakter hero dengan gaya bertading ktia, heronya sendiri bisa di level up dengan item yang kita dapatkan dalam progres permainan, tapi saya sendiri juga tidak bisa memberikan kepastian bisa jadi ada salah satu hero berbayar yang overpower. sebenarnya game ini tidak hanya terdapat pada smartphone android saja tetapi bisa cross platform di windows pc dan progress permainanya pun sama, kalau di android downloading file sizenya sendiri cukup besar yaitu 1.48gb, dan kalau di windows pc 22Gb, kalau main di windows sendiri resolusinya sampai wide 4K dan dengan spesifikasi mini pc yang saya gunakan game ini termasuk ringan tidak terlalu berat. tapi untuk di smartphone sepertinya membutuhkan spesifikasi yang tinggi, sebagai referensi saya menggunakan hp berchipset mediatek helio G85 dan harus menurunkan resolusi di extreamly low supaya bisa playable, 

XD entertainment benar benar mendevelop game ini dengan baik, baik itu di android juga sudah terdapat x-input walaupun hanya pada gameplaynya saja jadi kita tidak perlu mapping jika ingin main menggunakan gamepad, kualitas visual grafi dan gameplay mekanismnya sendiri juga sudah sangat baik menurut saya, apalagi masing masing hero yang kita gunakan memiliki gerakan dan gaya bertarung yang berbeda. game ini sangat cocok untuk mengisi jam kosong, dengan mobilitas dan bisa main di dekstop juga, hal minor yang ada pada game ini dari pandangan saya sejauh bermain hanya ada pada kesenjangan hero yang mungkin akan jadi overpower, ketika ada pemain yang membeli karakter hero tertentu, selebihnya bisa free to play, kompetitive, game dengan konsep yang fresh boleh dicoba untuk kalian penikmat game fighting mobile. 

Street Fighter IV Champion Edition
Developer : Capcom
Tahun Rilis : 2018
Platform : Android
File Size : 1Gb (belum update)
Koneksi : Online / Offline
Type Game : Demo / Berbayar

Di urutan kedua ada game street fighter IV Champion Edition, didevelop sendiri oleh capcom dan sudah lama rilis sebenarnya, sudah ada di android sejak 2018, kalau ngomongin game fighting, siapa yang tidak kenal dengan game street fighter, saat ini franchise street fighter sudah sampai di seri yang ke 6, yang dirilis di konsole PS4,PS4, Xbox Series dan di Windows PC, pada 2 Juni 2023 mendatang, capcom memang tidak begitu fokus pada pengembangan game street fighter di android, misalkan kalau disamakan tanggal rilis nya street fighter iv itu rilis pada tahun 2008 silam,  

Untuk street fighter iv champion edition versi mobile ini diupdate terakhir pada oktober 2021, dan sampai sekarang sudah didownload lebih dari 10juta jika di playstore, sebenarnya game ini itu demo version ya, tapi memang sama capcom tidak dituliskan dalam judul game, gamenya tetap bisa kita download tapi hanya ada sedikit karakter, mode permainan yang terbatas, jika ingin memainkan full versi untuk unlock semua karakter dan mode game, kita harus membayar di google playstore sebesar 70rb rupiah. 

walaupun masih mengusung konsep dua dimensi dan secara visual masih ala ala game fighting retro tahun 2000an, tapi jangan salah, secara gameplay kombat mekanism game ini tetap menjadi yang terbaik, bahkan kalau menurut saya hampir sama dengan versi konsole, jarak yang membedakan hanyalah visual grafis, itulah kenapa saya menempatkan street fighter diurutan kedua, dan untuk controlingnya sendiri, terdapat virtual pada pada layar atau bisa mengunakan gamepad bluetooth yang menggunakan x-input mode, selama bermain saya sendiri lebih nyaman menggunakan gamepad. 

saya sendiri sebagai pecinta game genre fighting, sampai saat ini hanya bermain di versi mobile hanya untuk berlatih kecepatan movement dan kombinasi kombat, jadi tidak membeli game ini secara full version. 

Injustice 2
Developer : Warner Bros Entertainment
Tahun Rilis : 2017
Platform : Android
File Size : 1.5Gb
Koneksi : Online 
Type Game : Free to Play / Micro Transaksi

Di urutan ketiga saya menaruh Injustice 2, game ini juga diadopsi dari game originalnya yang ada di konsole dan dan windows pc, tetapi disini warner bros entertainment sebagai pengembang, mendevelop game ini dengan baik, sudah memiliki visual grafis yang bagus, kalau diurutkan sih memang ada juga sekuel dari injustice 2, yaitu Injustice gods among us, dan juga sama sama diadopsikan di android. 

game ini bisa dimainkan secara free to play, tapi juga terdapat micro transaksi didalamnya untuk pembelian karakter karakter dari DC univers tentunya, ketersediaan karakternya juga mengadopsi dari film dc universe, dan berbadai versi jadi untuk pemilihan karakter sangat banyak, wajahnya pun juga lumayan mirip jika pada versi filmnya, kombat movement masih dibilang sederhana tapi paling tidak ada kombinasi serangan menggunakan arah kanan kiri atas bawah, dua light ulty, dan satu heavy ulty, untuk heavy ultinya sendiri terdapat cut scene serangan tiap masing masing, karakter, bisa digunakan jika bar heavy ulty sudah penuh. tapi jika sudah bosan nontoning ulty setiap hero karakternya kita juga bisa skip cut scenenya, jadi tidak akan mengganggu pertandingan, 

konsep permainan pada versi android ini juga lumayan banyak, terdapat campaign, arena untuk bermain secara online dengan player lain, dan juga pertarungan story dari jalan cerita beberapa karakter, untuk melakukan duel match, terdapat energi setiap harinya, dan akan bekurang jika kita melakukan game pertarungan, yang saya suka dari game ini tentu saja visual grafis yang bagus untuk ukuran gaming mobile, dan tentu saja movement yang cepat walaupun, masih menggunakan kombat mechanism yang sederhana, dan semua permainan tersebut juga tidak membutuhkan spesifikasi smartphone yang tinggi. 

untuk masalah control, tidak bisa menggunakan gamepad, tetapi karena konsep gerakan inputnya masih berupa tap tap layar, jadinya mudah untuk di mapping menggunakan gamepad dengan direct input mode. 

Shadow Fight 4 Arena
Developer : Nekki
Tahun Rilis : 3 Nopember, 2020
Platform : Android
File Size : 4Gb
Koneksi : Online / Offline
Type Game : Free to Play / Micro Transaksi

yang keempat saya memiliki shadow fight 4, game besutan developer nekki ini memang dari dulu terkenal dengan franchise shadow fight, game original yang ada di smartphone, 3 game saya sebutkan sebelumnya itu kalau saya menyebutnya bukan game mobile original, melainkan hanya mengadopsi dari konsole maupun pc, barulah ketika smartphone mulai berkembang teknologinya, terutama bisa dibuat untuk main game jadinya para developer juga membuat untuk versi mobile, tetapi nekki dari awal sudah mendevelop game gamenya original untuk mobile smartphone. 

shadow fight yang ada di android dimulai dari seri yang kedua, karena sebelumnya adalah berupa game facebook, nah saat ini sudah sampai di seri yang keempat dengan judul shadow figth 4 arena, sesuai namanya, konsep permainan game ini sangat khas yaitu karakter yang kita gunakan berupa banyangan, franchise ini sudah banyak dikenal sejak shadow fight 2 rilis di smartphone, berlanjut sampai akhirnya pada shadow fight 3 nekki merubah karakter menjadi berwarna dan lebih ditingkatkan visual grafisnya, karena masih mengusung judul shadow fight, nekki menambahkan elemen karakter bayangan saat kita melakukan ulti, atau spesial kombat dalam pertatungan. jadi walaupun karakter yang kita gunakan itu bukan lagi berupa bayangan, melainkan karakter yang bewarna, judul dari gamenya sendiri masih relevan dengan konsep permaiananya sendiri. untuk serie shadow fight 4 arena bisa didownload secara gratis tapi didalamnya terdapat mikro transaksi untuk grinding karakter hero yang kita gunakan, sejauh ini sudah lumayan banyak karakter yang disediakan, dan masih masih dari karakter tersebut memiliki cara bertarung yang berbeda beda. 

sebagai game original smartphone, kombat mekanism dalam game ini sudah cukup bagus, terdapat beberapa kombinasi serangan, controlingnya bisa menggunakan gamepad karena terdapat virtual pad saat di layar pertandingan. kalau masalah gambar sebenarnya shadow fight 4 arena ini adalah yang paling juara, detail dari karakter dan arena juga sangat jelas sekali, dan para karakter pada hero juga terdesain sangat bagus, tapi yang membuat game ini saya taruh di list yang keempat adalah masalah movement gerakanya saat bertarung yang kurang cepat, dan terasa tidak lebih dari 30fps, kalau lancar sih lancar tidak lag, tapi ini mungkin penilaian secara subjectif ya, karena smartphone yg saya gunakan sendiri juga sepesifikasi kelas menengah, jika menggunakna smartphone gaming pasti lancar. selebihnya game ini sangat cocok untuk dimainkan untuk mengisi jam jam tunggu. 

KOF Arena
Developer : Netmarble
Tahun Rilis : 2021
Platform : Android, Windows PC
File Size : 
Koneksi : Online
Type Game : Free to Play / Micro Transaksi

yang terkahir ada game yang juga diadopsi dari game originalnya, yaitu King of Fighter Arena, franchise KOF sendiri sebelumnya juga sudah ada di versi mobile, yaitu King of Fighter All star, tapi konsep pertarunganya bukan duel melainkan petualangan, dan pada 2021 melalui Netmarble SKN merilis KOF Arena, ada dua vesi sebenarnya PC dan Android, secara crosplay jadi bisa save data, konsepnya sama seperti Flash Party, game originalnya sendiri yaitu King of Fighter sekarang sudah di serie 15. 

mungkin ada pertanyaan, kenapa game fighting sekelas mortal kombat itu tidak masuk 5 besar list game genre fighting terbaik ? jawabanya tidak, mungkin masih diurutan ke 6 tidak di 5 besar, memang secara grafis visual sangat bagus apalagi secara gameplay yang terkenal dengan brutalitinya tetapi sebagai pecinta game fighting tidak bisa saya masukan kedalam 5 besar, karena kombat mechanism yang sangat sederhana, hanya swipe kanan kiri layar, selain itu karean tidak ada virtual pada jadinya susah untuk di mapping, mortal kombat sama seperti injustice 2, di develop oleh warner bros entertainment, tetapi injustice 2 versi mobile masih memiliki kombat mechanisme yang lebih bagus, karena terdapat kombinasi beberapa serangan. 

Playstation 4 Fat di tahun 2023



Kembali lagi bersama saya adam savana di pengentahudotcom, beberapa bulan yang lalu saya memberikan pendapat alasan saya membeli PS4 Pro di akhir tahun 2022 dan pada kesempatan kali ini saya akan memberikan review tentang PS4 Fat di awal tahun 2023, tapi sebelum masuk kedalam videonya, saya akan memberikan informasi singkat bahwa saat ini Playstation lagi ada event Year of Play, jadi ada diskon sampai 80% pembelian game di PS Store hingga 1 Februari 2023, ada juga diskon subscription PS Plus hingga 25 Januari 2023, cocok buat kalian yang ingin memainkan game game baru dari sony playstation, saya sendiri karena penggemar game genre fighting membeli UFC4

#KONDISI PS4 FAT

PS4 Fat ini saya pinjam dari teman saya, sebenarnya ingin mencoba game kompetitive yang online supaya bisa mengetahui bagaimana peforma PS4 Fat, untuk game game terbaru ditahun 2023, tapi ternyata PS4nya sudah di bajak, kalau istilah umumnya PS4 HEN, jadi mungkin ada beberapa hal yang kurang dari penilaian saya kali ini, karena untuk pengujian peforma masih menggunakan game game keluaran tahun lama. dan sebagai referensi PS4 Fat yang saya review ini adalah model CUH-1216A



#SPESIFIKASI TEKNIS

Kalau secara teknis sony hanya membedakan type PS4 dan PS4 Pro, dari segi komputasi sendiri tidak jauh beda antara PS4 Fat dan Slim, menggunakan CPU yang sama AMD Jaguar 1.6Ghz 8 Core, dan GPU AMD Radeon 1.84 Tera Flop. perbedaannya ada pada spesifikasi lain seperti Port HDMI yang masih menggunakan versi 1.4 untuk PS4 Fat, jumlah port USB dan juga bluetooth devices masih di versi 2.1, secara fisik saya kira PS4 Fat itu tidak terlalu kecil, sesuai namanya Fat, tapi jika disandingkan dengan PS4 Pro rasanya lumayan kecil juga, beratnya sendiri juga tergolong ringan, apalagi jika memegang langsung PS4 Slim akan terasa sangat compact, karena selama ini terbiasa membawa PS4 Pro. 



#KONSUMSI DAYA

Disini saya juga mencoba melihat power daya pada PS4 Fat, saat kondisi standby di home Screen, power daya yang dikonsumsi adalah sebesar 60-65Watt, saat masuk dan bermain game daya naik di 112-118Watt, sedangkan pada saat Rest Mode daya yang dikonsumsi turun menjadi 6-7Watt, kondisi ini sama dengan PS4 Pro, yang membedakan hanya ketika masuk dan bermain game daya yang dikonsumsi oleh PS4 Pro adalah sebesar 140-180Watt, dan kalau dilihat dari bentuk kabel power dari kedua type PS4 ini juga berbeda. 


(Kondisi Standby)



(Kondisi Main Game : TLOU PART II)

#PENGETESAN PADA TV 4K

Pengetesan kali saya menggunakan TV 4K 55", walaupun resolusi PS4 Fat masih di 1080P, dan menggunakan HDMI 1.4, gambar yang ditampilkan tidak terlalu pecah, perbedaan resolusi 1080P yang ditampilkan di resolusi 4K akan sangat terasa buat kita yang sudah sering melihat visual 4K secara langsung, contohnya kalau sudah pernah dan sering melihat tampilan PS4 Pro atau nonton Film kualitas 4K pasti terasa perbedaan dengan tampilan 1080P di tampilan layar 4K, TV saya sendiri ada 3 port HDMI, versi 1.4 = 2port dan versi 2.0 = 1 port, untuk penggunakan PS4 Fat pada Port HDMI versi 1.4, 2.0 juga tidak ada masalah, tidak akan terjadi blip asalkan menggunakan kabel HDMI dengan kualitas yang bagus, sedangkan kalau masuk dalam pengaturan dan melihat video output information, HDR juga sudah support sama seperti PS4 Pro, dan sudah bisa HDR10, yang membedakan hanya  adanya pengaturan adjusting untuk HDR di PS4 Pro sedangkan di PS4 Fat tidak, ada. itu saja mungkin dari segi kompatibiltas jika saya menggunakan TV 4K 55" masa kini yang notabene teknologi terbaru dibadningkan PS4 Fat sendiri yang rilsi pada tahun 2013 silam, selebihnya saya rasa masalash visual masih playable untuk memainkan PS4 Fat di layar 55" 4K. 

#PEFORMA PS4 FAT 

Oke sekarang kita masuk dalam pembahasan peforma game di PS4 Fat, seperti yang saya bilang diawal pengetesan kali ini tidak begitu sempurna karena saya tidak bisa memainkan game kompetitif online, yang secara logika akan mengurangi peforma sebuah hardware karena setiap tahun, atau bahkan setiap beberapa bulan akan ada update secara terus menerus, namanya game yang diupdate pasti mengikuti kondisi teknologi yang terbaru, apalagi game yang masih dimainkan banyak orang seperti Fortnite, Warzone, Apex Legend, bahkan game sekelas E-Footbal yang baru dirilis dan diubah konsep cara bermainya ditahun 2022 lalu, itu kalau di nalar secara logika tapi kalau tidak melakukan pengetesan secara langsug penjelasan tersebut juga tidak akan benar benar valid, kalau pengetesan game keluaran tahun lama misalkan Pro Evolution Soccer, The Last of Us, GTA V, dengan resolusi 1080p di 30fps untuk game AAA, menurut saya sendiri masih playable dan kali ini saya ngetesnya di TV4K 55", bayangkan saja PS4 Fat adalah teknologi tahun 2013 silam, dan sekarang sudah memasuki tahun 2023, sudah hampir 10tahun, pasti adalah hal minor yang menurunkan peforma dari PS4 Fat jika bermain game game yang baru dirIlis

Sedangkan saat ini sony pelan pelan, atau lebih tepatnya para developer game yang pelan pelan meniadakan game terbaru pada konsole last gen, semua generasi PS4 baik itu Fat, Slim, dan Pro, beberapa game contohnya Horizon Forbidden West Burning Shores, Final Fantasy 16, Marvel Spiderman 2, Sucided Squad, game game yang diantisipasi pada tahun 2023, hanya tersedia pada PS5, memang benar PS5 itu mempunyai fitur backward compatibility, untuk game PS4, tetapi kalau dari awal rilis hanya ada di PS5 ya kita tidak bisa mencobanya terlebih dahulu di konsole last gen, sebenarnya kalau ngomongin peforma,terlepas dari game lama ataupun baru. menurut saya ada 2 aspek yaitu kondisi konsole PS4 Fatnya sendiri, dan juga kebiasaan kita yang sudah merasakan sensasi bermain game di konsole generasi terbaru, kalau kondisi PS4 Fatnya maish terawat, mungkin sudah diganti dengan SSD untuk media penyimpananya,  pastinya akan memberikan peforma terbaik oleh konsolenya sendiri, kalau kebiasaan kita sudah sering main game di PC dengan spesifikasi dewa atau pernah mencoba di PS5 ya pastinya PS4 Fat, akan terasa konsole yang tidak playable

TONTON GAMEPLAY DAN REVIEW LENGKAP 

#APAKAH MASIH WORTH IT DI TAHUN 2023 ?

Lalu mungkin pasti akan ada pertanyaan, gimana apakah worthit beli PS4 Fat di tahun 2023, saya akan jawab jangan, sebaiknya beli PS4 Pro, alasan yang pertama harganya tidak begitu jauh, mungkin sekitar 500rban, alasan yang kedua sekarang sudah masuk pada pergamingan generasi terbaru yaitu PS5, supaya tidak ketinggalan terlalu jauh hipe bermain gaming apalagi teknologi visual 4K, paling tidak beli konsole last gen yang dengan teknologi yang paling bagus yaitu PS4 Pro, tapi kalau ingin mengkoleksi PS4 Fat sebagai koletor boleh saja asalkan beli di toko yang terpercaya karena saat ini untuk type PS4 Fat sudah tidak ada produk terbaru semuanya second, 

ini kalau kita bahasnya pengen beli konsole sony playstation dan ingin menikmati game ekslusif yang diberikan dengan budget yang terbatas mau pilih versi Fat,Slim dan Pro, kalau punya budget lebih ya langsung saja beli PS5, beda cerita kalau pengen beli konsole generasi terbaru dan tidak peduli dengan ekslusifitas game yang diberikan oleh sony, mainnya itu game terbaru lintas platform, masih ada pesaingnya, konsole current gen, yang lebih murah seperti Xbox Series S

Kemudian bagaimana buat yang sudah punya PS4 trus mau beli game game keluaran terbaru, ada baiknya kalian riset dan lihat dulu beberapa reviewer yang memberikan pendapat mereka setelah melakukan pengetesan, jadi jangan terburu buru untuk beli game game yang nantinya akan dimainkan di PS4. sebagai penjelasan tambahan dari saya sendiri, mungkin saat ini yang sedang saya review ini adalah PS4 bajakan atau istilahnya PS4 HEN, tapi buat kalian yang masih ingin membeli konsole last gen PS4 mau itu Fat, Slim atau Pro, saya sendiri tidak menyarankan untuk beli yang PS4 HEN, alasanya sony playstation sendiri masih memberikan dukungan pada PS4, jadi kita sebagai konsumen yang baik tidak harus melakukan pembajakan suatu software, supaya untuk kedepan para pengembang game, pengembang konsole juga melihat posistif kita warga negara indonesia, untuk urusan gaming entertain, bahkan saat ini pun masih ada kabar bahwa sony masih melakukan produksi untuk seris PS4 Slim sampai tahun 2023, mungkin kalau sudah tidak ada dukungan dari sony sendiri seperti PS3, PS2 saya rasa bolehlah melakukan jailbreak, atau sekalian beli konsole yang sudah ada isi banyak gamenya. 

Baiklah mungkin itu saja yang bisa saya bahas, sebagai reviewer saya hanya membantu memberikan referensi dan pada kali ini temanya konsole last gen yaitu PS4 Fat, apakah masih wortith, apakah masih playable tentunya semua orang punya kondisinya yang berbeda beda, kalian juga boleh berikan pendapat kalaian  di kolom komentar, mau komentar apapun boleh, seperti pada komentar video sebelumnya, asalkan tidak terlalu mengetik kata kata kasar, terimakasih sudah menonton video ini dari awal sampai akhir saya adam savana sampai ketemu di video selanjutnya. 


Apa Saja Perkembangan PS4 ke PS5 ?

Kembali lagi bersama saya di pengentahudotcom, dan kali ini saya akan membahas perkembangan atau peningkatan apa saja yang terdapat pada console sony playstation dari PS4 ke PS5, tentunya pembahasan saya kali ini bukan dari pengalaman menggunakan console, melainkan hasil riset dari semua yang sudah di tulis dan iklankan oleh sony playstation, serta referensi dari para reviewer dibidang perconsole'an, kemudian supaya lebih mudah, untuk PS4 saya akan lebih banyak mengambil referensi dari PS4 Pro.  

#PERBEDAAN SECARA UMUM

Secara umum, peningkatan PS4 ke PS5 bisa dibilang sangat jauh, bisa juga dibilang tidak terlalu jauh, dibilang sangat jauh karena teknologi yang digunakan sudah berbeda, selisih waktunya 5 tahun, kemudian kenapa saya bilang tidak terlalu jauh, karena adanya backward compatibiltiy, yah walaupun ini akan menjadi konsep game dan console dimasa mendatang, tetapi karena game PS4 bisa dimainkan di PS5, rasanya seperti kita tidak menggunakan PS5 melainkan PS4 Pro+, atau PS4 Ultimate, kalau kita melihat kebelakang, jarak antara PS3 dan PS4 itu sangat jauh, perbedaan yang dibawa dari segi spesifikasi dan konsep game itu naik secara signifikan, makanya kita tidak bisa memainkan game PS3 di PS4 secara langsung, biasanya ada yang namanya remastered remake, atau kalau tidak bermain secara streaming menggunakan layanan PlayStation Now.  


Konsep dukungan backward compatibility ini juga sangat sederhana, misalkan kita menggunakan PS5 disc version, kita tinggal memasukan disc PS4 yang kita miliki, dan install seperti biasanya bedanya kita bisa upgrade di versi PS5 secara gratis, kalau versi digital, ya tinggal login untuk mendapatkan game yang sudah kita beli. 

Untuk saat ini PS5 dirilis dengen konsep variasi jenis game yaitu digital dan fisik, berbeda dengan PS4 yang konsep variasinya berdasarkan spesifikasi yaitu Fat, Slim dan Pro. misalkan kedepan sony merilis lagi PS5 dengan spesifikasi terbaru, kita lihat saja apakah nanti ada variasi type game digital atau fisik dengan spesifikasi yang berbeda, misalkan nanti akan ada PS5 Slim Digital Version dan PS5 Slim Disc Version, jika ada pasti akan memperbanyak variasi dari PS5, tetapi kita lihat saja perkembangan yang akan dibawakan oleh sony playstation. 

Secara visual PS5 mengusung desain futureristik, dengan curve shape bentuknya seperti minatur gedung, baik itu disc version atau digital version, berbeda dengan PS4 yang mengusung tema compact sederhana, bahkan dari ketiga variasinya yaitu Fat, Slim dan Pro, perbedaanya cuman diketebalan. kalau menurut saya sendiri sih, saya tidak terlalu suka dengan bentuk PS5, untuk console lebih baik didesain compact dan simple, jika bukan karena ekslusifitas game saya akan dengan mantap memilih Xbox Series X dari pada PS5. kalau memilihi berdasarkan desain. 

PS5 pertamakali dirilis dengan warna putih, dan saat ini sony telah merilis versi Gray Camouflage, tapi jika kita sudah punya versi yang putih ada alternatif untuk mengganti cover dengan berbagai macam warna supaya tidak bosan, sony juga telah merilisi controllernya dengan berbagai macam warna. 

#SPESIFIKASI TEKNIS

Spesifikasi PS5 jauh 2x lipat dibandingkan dengan PS4 Pro, perbandinganya sama seperti PS4 Slim ke PS4 Pro, saya akan memberikan perbandingan PS4 Fat, Slim, dan Pro melalui table spesifikasi berikut : 

Dengan spesifikasi tersebut PS5 memberikan permainan 60fps native 4K secara default, berbeda dengan PS4 Pro yang mana kita bisa memilih bermain di kualitas 4K 30Fps, dan kalau bermain di 1080p bisa 60Fps, hal ini akan merujuk pada para developer yang membuat game dengan resolusi default 4K, tidak seperti PS4 yang bisa menjalankan native 4K hanya pada game yang terdapat label PS4 Pro Enhance, dan jika game tidak mendukung 4K maka PS4 Pro akan melakukan upscaling atau checkerboard sampai di resolusi 4K. jadi secara default jika kita bermain di PS5 menggunakan TV/Monitor 4K, maka akan bisa langsung native 4K dengan gameplay 60fps, dan mungkin ada beberapa game yang bisa mencapai 120fps. 

Untuk resolusi pada PS4 kita hanya bisa memlihi antara resolusi 1080p dan 4K dengan FPS yang sudah saya jelaskan tadi, tetapi di PS5 kita bisa memilihi 1080p, 2K 1440p, dan 4K 2160p, jadi buat kita yang mempunyai monitor 2K tidak perlu merugi lagi karena hanya bisa bermain resolusi 1080p.

PS5 membawa teknologi terbaru yang beberapa waktu ini sering diperbincangkan yaitu Ray Tracing, secara sederhana teknologi ini akan memberikan pantulan cahaya yang ada dalam game, jadi kita bisa melihat bayangn object, dan pantulanya di air atau kaca, yah walaupun kita tidak akan selalu melihat kaca atau air ketika bermain, tetapi secara tidak langsung mata kita akan melihat pemandangan yang semakin indah didalam game, fitur ini bisa aktif jika kita memilih graphic fidelity dan akan hilang jika kita memilihi graphic performance. 

PS5 menggunakan sistem integrarted I/O dimana kinerja cpu,gpu, dan storage ssd menjadi satu sehingga membuat operasional PS5 jadi lebih lancar, dan meminimalisir load time , sedangkan PS4 masih terpisah bahkan untuk storage disemua versi masih menggunakan hard drive biasa, bukan ssd. kapasitas ssd PS5 adalah 825Gb tapi masih bisa kita upgrade menggunakan ssd M.2. Cara updgrade storage di PS5 juga sangat mudah dimana kita tidak perlu membackup terlebih dahulu semua isi game yang ada di library, melainkan hanya memasang SSD NVMe. di slot yang sudah disediakan, dan ketika video ini saya buat, sony juga sudah memberikan update system untuk dukungan penambahan storage di PS5. 

#FITUR DAN GAMEPLAY

Kalau berbicara soal fitur dari PS5 banyak sekali yang dikembangkan oleh sony yang akan mempengaruhi gameplay kita ketika bermain, Perbedaan gameplay yang paling bisa dirasakan adalah adanya controller inovatif dari PS5 yaitu Dual Sense bahkan sekarang juga ada controller terbaru dari PS5 yaitu Dual Sense Edge dengan kastemisasi yang lebih banyak. Dual Sense memberikan kita pengalaman gameplay yang lebih imersif karena controller ini mempunyai fitur yang namanya adaptif trigger dimana kita merasakan tekanan yang berbeda pada trigger L2 dan R2, dan haptic feedback dimana kita bisa merasakan getaran yang berbeda disetiap area atau lintasan yang kita lalui. untuk Dual Sense Edge juga terdapat banyak sekali kastemisasi, kalau kalian ingin tahu bagaimana Dual Sense Edge kalian bisa klik card yang ada diatas timing ini,  karena saya sudah pernah membahasnya secara detail. 

Selain perkembangan fitur secara fisik, PS5 juga memberikan pengalaman bermain didalam game yang berbeda, jargonya saja sudah play like never before, jadi ya memang kalau main PS5 itu seperti menghirup udara segar yang belum pernah kita hirup. didalam game ada yang namanya fitur "Game Help" fitur ini akan berguna untuk memberikan clue ketika bermain, jadi misalkan kita pusing untuk mencari jalan keluar, tidak perlu bingung tinggal melihat game tips yang ada. 

Ada lagi fitur yang membuat saya kepengen beli PS5, Yang pertama adalah game base multiplayer kita bisa spectate teman yang sedang bermain, sekaligus ngobrol, atau memberikan pesan singkat, jadi misalkan saya baru saja online kemudian ada teman yang sedang bermain dan dia membuka shareplay saya bisa langsung spectate gameplaynya, sekaligus menunggu permaianan selesai dan bergabung setelahnya, atau dalam game base multiplayer tersebut kita bisa aktif bermain bersama teman, 

yang kedua adalah multitasking multiplayer,  ketika bermain bersama kita bisa melihat view gameplay anggota kita secara langsung, bisa ditampilkan pup up dilayar kita, posisinya juga bisa diatur sedemikian rupa sehingga tidak menyulitkan pandangan bermain game, hal ini akan membantu sekali strategi dalam permainan. tetapi pastinyanya tidak semua game saat ini bisa menggunakan fitur tersebut, dan pada saat dicontohkan sony mengambil gameplay dari game Call of Duty yang menurut saya memang cocok sekali dengan fitru tersebut. dan masih banyak lagi fitur multiplayer yang diiklankan oleh sony, sedangkan untuk single player ada yang namanya challanger kita bisa memilihi progres game yang sedang kita mainkan, dan juga bisa menantang teman untuk bisa mengalahkan rekor kita dalam progres tersebut, tentunya semua fitur yang diperkenalkan oleh sony tersebut tidak pada semua game, kalau saya amati mungkin hanya game yang benar benar didevelop untuk PS5. 

PS5 juga bisa memberikan pengalaman bermain game 3D audio, tentunya dengan Hardware yang sesuai, dan semua aksesories yang ada di PS4 sebelumnya juga ada khusus untuk PS5 seperti Camera, Headset, dukungan VR mungkin yang berbeda adalah adanya remote untuk PS5 jadi kita tidak perlu menggunakan Dual Sense ketika menggunakan Console sebagai Media Entertain. 

Dan kalau berbicara tentang library game yang ada di PS5 sekarang sudah berjalan secara stabil, dalam arti sudah ada beberapa game dengan kualitas 4K, tidak seperti PS4 dulu yang ketiksa saat rilisnya PS4 masih menunggu 1 tahun baru ada game game dengan kualitas 4K. tentunya hal ini tidak akan membuat kita ragu mau beli PS5nya kapan, kalau punya budget sekarang ya beli saja, 

#HARGA

Hadirnya PS5 saat ini membuat industri game semakin besar dan dikenal banyak kalangan, terutama dunia perconsolean, jika dahulu PS4 masih bisa dikompare dengan rakitan PC untuk saat ini PS5 jauh dari PC, ya memang betul pasti bisa merakit PC dengan kemampuan lebih dari PS5 tapi budget yang dikeluarkan bisa 3x lipat dari harga PS5, saat ini PS5 dijual dengan harga 8jutaan untuk digital version dan 10jutaan untuk disc version, harga ini saya mengambil referensi dari official store sony center, ya walaupun tertulis stocknya habis, dan kalau kalian lihat di toko distributor harganya bisa selisih sedikit lebih mahal, aneh sekali biasanya toko resmi itu menjual barang dengan harga yang lebih tinggi dari pada toko distributor tapi kali ini, karena memang saking banyaknya pembeli, toko biasa berani memberikan harga yang lebih mahal. 

Jadi itulah beberapa hal yang bisa saya bahas tentang perkembangan PS4 ke PS5, tentunya kalau kita bermain dan merasakan secara langsung akan lebih bisa memahami dengan pasti bagaimana bermain di console PS5, tapi paling tidak dengan beberapa penjelasan tersebut bisa membantu kalian untuk memantapkan hati membeli PS5 diakhir tahun ini, 

Kenapa Xbox Series S Laku Keras di Indonesia Tahun 2022 ?

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas kenapa Xbox Series S laku keras di indonesia di tahun 2022, saya mengambil referensi di beberapa media, banyaknya penjualan beberapa toko online di tokopedia, dan kalau kalian searching keyword Xbox Series S di youtube pasti banyak sekali yang mereview, yah walaupun tidak semuanya memang beneran seorang gamer reviewer, tapi hanya mengikuti tren saja. sampai saat video ini dibuat, Xbox Series S sudah mempunyai umur 2tahun dalam arti sejak tanggal perilisan yaitu 10 November 2020, walaupun sebenarnya karena pandemi, keadaan ekonomi, uang digital crypto, bitcoin atau entah apalah itu, Xbox Series S, baru kita bisa beli dipertengahan tahun 2021, itupun masih jarang sekali, dan juga berlaku pada konsole next-gen lainya, jadi kalau di indonesia masih kurang lebih umurnya 1 tahun. 

Lalu apakah Xbox Series S masih bisa laku ditahun 2023, mengingat salah satu keunggulan dari konsole Xbox yaitu Xbox Game Pass harganya akan segera naik, dan beberapa poin yang akan saya sampaikan akan memberikan gambaran, kenapa Xbox Series banyak dibeli di tahun 2022, dan jika beberapa hal tersebut masih relate di tahun 2023, bisa jadi akan tetap laku keras. 


1. Menggantikan PC kere Hore

yang pertama adalah Xbox Series S menggantikan rakitan PC kere hore, kita tahu bahwa sebelum hadirnya Xbox Series S banyak sekali racikan dari para tech reviewer, tentang rakitan pc kere hore, dengan harga maksimal 5 juta rupiah,  walaupun kita tidak bisa menyamakan pc dan konsole karena pc itu bisa dipakai hal lain selain game, tapi nyatanya kebanyakan orang merakit pc kere hore ini adalah untuk main game, judulnya saja pasti racikan pc 5jutaan dengan thumbnail gta v 60 fps, kemudian game kompetitif 50 fps ++, dan masih banyak lagi. rakitan tersebut ada bermacam macam, ada yang menggunakan komponen generasi lama, ada juga generasi baru yang prosessorenya menggunakan APU, jadi tidak perlu membeli kartu grafis, ada juga yang upgradeable, dimana dikemudian hari bisa nyicil komponen yang sesuai, tetapi asal kalian tahu benchmark yang diberikan pasti di resolusi 1080p, baru settinganya preset grafisnya yang diubah ada yang bisa rata kanan, medium atau low, dengan mainset playable pastinya rakitan pc kere hore diburu oleh banyak orang. sampai akhirnya hadirlah Xbox Series S, dengan harga 3jutaan, lebih tepatnya sekitar 3.8 juta, kita sudah bisa mendapatkan konsole gaming generasi terbaru, dan spesifikasi yang diberikan juga tidak main main, resolusinya sendiri bisa 2K, dan upscaling di 4K, dengan framerate up to 120fps, untuk orang yang benar benar ingin rakit pc hanya untuk bermain game atau katakanlah presentase main game itu lebih dari pada buat bekerja, pastinya lineup konsole dari xbox ini membunuh rakitan pc kere hore. 

2. Harga terjangkau dan tersedia banyak

Sebab yang kedua adalah harganya terjangkau dan banyak stock yang tersedia, kalau kita flashback kebelakang, di indonesia awal perilisan Xbox Series S ini dijual dengan harga 7 jutaann, dan itu mungkin bagi sebagian orang bahkan saya sendiri, termasuk harga yang mahal, hal itu disebabkan karena persaingan konsole next-gen yang berada dipasaran, tetapi di awal tahun 2022, Xbox Series S mulai turun hingga harga 4jutaan, dan sekarang sudah di 3.8jutaan, selain harganya yang murah, ketersediaan Xbox Series S diberbagai toko online juga sangat banyak, intinya Xbox Series S ini murah dan mudah didapatkan.

3. PS5 yang langka dan harga yang belum turun

Alasan yang ketiga adalah, PS5 yang masih langka dan belum turun harganya, oke mungkin saat video ini di release PS5 sudah ada banyak di toko online, tapi itu bukan garansi sony ya melainkan toko distributor, dan awal tahun 2022 sampai pertengahan itu PS5 masih langka, lalu apa hubunganya dengan Xbox Series S, keduanya kan console yang berbeda, nah ini disebabkan karena Fanboy Sony yang ingin mencoba konsole next-gen tetapi masih menabung budget untuk membeli PS5 ketika sudah tersedia banyak dan harganya itu masuk akal, kalau beli Xbox Series X kan kita harus menyediakan budget yang kurang lebih hampir sama dengan PS5

4. Jadi Incaran Gamer Pemula

WHF adalah kebiasaan baru karena adanya pandemi covid19, dan kebiasaan bekerja dirumah ini membuat sebagian banyak orang, meluangkan waktu dengan main game dan nonton film, kalau yang suka nonton film pastinya membeli TV yang lebih besar lebih nyaman untuk nonton bersama keluarga, sedangkan bagi gamer, ya beli console, ditahun 2021 kita tahu bahwa Nintendo Switch versi apapun itu laku keras dan harganya bisa sampai 2x lipat, orang yang sebelumnya bukan gamer, jadi suka main game karena pandemi, nah. karena pemula. orang tidak akan begitu mengerti tentang isi game, apa itu ekslusifitas game, intinya bisa main game saja, dan jika orang awam ingin main game, pasti cari hardware generasi paling akhir, dan karena murah Xbox Series S jadi incaran banyak gamer pemula. berbeda dengan seorang gamer yang sudah mengerti dan mengikuti game game, pasti akan sedikit bingung mau beli PS4 pro atau Xbox Series S jika budgetnya pas pasan, tapi untuk gamer pemula, yang penting peforma paling bagus, isi game tidak akan terlalu dipertimbangkan. 

5. Xbox Games Pass

Alasan yang terakhir adalah adanya sistem subcribtion pada Xbox, yaitu Game Pass. sebenarnya layanan ini sudah ada sejak lama yaitu pada 1 juni 2017, tetapi memang belum ada di indonesia secara resmi, dan sampai saat video ini dibuatpun layanan Xbox Game Pass masih belum resmi, tetapi pada tanggal 21 April 2022,  Xbox mengumumkan layanan Game Pass PC hadir di indonesia, dan sejak saat itu layanan Xbox Game Pass dikenal di indonesia pada platform windows pc,  karena layanannya cukup worth it jadinya para gamer indonesia tertarik untuk berlangganan subcribtion ini. bisa bermain ratusan game tanpa membeli satu persatu dan dapat bermain game pada saat day one game tersebut di rilis tidak perlu menunggu game yang sedang hipe terlalu lama. walaupun tidak resmi di indonesia pengguna console tetap bisa berlangganan layanan xbox game pass dengan mendaftarkan akun mereka pada region luar. phill spencer selaku CEO eksekutif divisi gaming microsoft, akan menaikan harga xbox gamepass pada tahun 2023, harga yang ditentukan nanti akan berpegaruh apakah xbox game pass masih worth it atau tidak. sedangkan lineup konsole xbox yang paling cocok untuk menggunakan layanan ini adalah xbox series s, karena hanya bisa bermain game secara digital. karena itu layanan xbox game pass sangat berpengaruh pada konsole xbox series s. 

Dan itulah 5 alasan berdasarkan pengamatan saya sendiri kenapa Xbox Series S itu laku keras ditahun 2022, dengan beberapa poin tersebut kalau masih relate ditahun 2023, pasti Xbox Series S masih banyak yang beli. laku keras tapi bukan berarti Xbox Series S sebagai konsole terbaru dari xbox tidak memiliki kekurangan, salah satunya adalah media penyimpananya yang terlalu kecil yaitu 512gb, jadi kalian tentukan sendirilah jika memang niat untuk membeli xbox series . 

Review / Tutorial Gamepad IPEGA PG-9216

TENTANG GAMEPAD SECARA UMUM

- Kelengkapan Gamepad

IPEGA PG-9216 adalah gamepad terbaru dari ipega yang hadir di indonesia tahun 2022, dan seperti yang seperti saya bilang diawal gamepad ini adalah gamepad terbaru dari ipega yang paling murah, yang dijual dengan harga 170rb, tetapi mungkin karena banyak pembeli, sampai ada toko online yang menjual gamepad ini 2x lipat dari harga di official store, jadi sebagai informasi buat kalian yang ingin beli, harga normal dari gamepad ini adalah 170rb, dan saya sarankan untuk beli di ipega official store. kelengkapan dalam box terdapat manual, holder smartphone, dan usb type c. 

BENTUK GAMEPAD

- Type Gamepad
- Visual Gamepad
- Body Gamepad
- Layout Button
- Travel Distance
- Feel Button
- Suara Button

IPEGA PG-9216 adalah gamepad type joystick dengan bentuk sedikit lebar dan besar dari pada gamepad pada umumnya, secara visual terdapat aksen warna merah dibagian bawah analog dan secara keseluruhan warna gamepad ini hitam doff polos tidak terdapat grip di bagian handling tetapi tekstur doffnya tidak terlalu licin jadi masih nyaman ketika digenggam, kemudian layout button sama seperti xbox, yaitu analog ada diatas d-pad, dan semua tombol pada gamepad ini mempunyai travel distance yang tinggi, bahkan analognya juga tinggi, dan karena ini gamepa dengan harga 100rban, travel distance yang tinggi akan membuat suara setiap tombol menjadi cukup keras jika ditekan, apalagi kalau bermain game fighting, feel button tetap nyaman tapi mungkin suara dari setiap tombol akan sedikit mengganggu dalam permainan, dalam paket penjualan Gamepad ini memang memiliki holder smartphone, yang bisa digunakan untuk smartphone dengan lebar maksimal 75mm, tetapi kualitas sangat buruk, bahkan boleh saya bilang tidak bisa digunakan di smartphone, tidak bisa menahan smartphone jadi ya tidak bisa sambil santai duduk atau tiduran.

KONEKTIFITAS

- Console
- Windows PC
- Smartphone

Untuk masalah konektifitas gamepad ini mempunyai banyak konektifitas yaitu bisa digunakan di console PS4 dan PS3, Nintendo, Android TV, Smartphone Android maupun IOS, dan yang terakhir bisa di Windows PC kalau menggunakan bletooth akan terdeteksi sebagai gamepad biasanya, kalau menggunakan kabel bisa terdeteksi sebagai Controller X360, saat pengetesan saya tidak mendapatkan delay, baik itu di console , Windows PC maupun di Smartphone, dan yang paling menarik adalah konektifitas untuk PS4 bisa untuk wakeup consolenya pada saat posisi rest mode maupun off, bahkan saat pengujian untuk semua gamepad ipega yang terdapat konektifitas untuk ps4 semuanya bisa melakukan hal yang sama. dan untuk cara mengkoneksikan di setiap devices akan saya tulis di deskripsi video atau kalian bisa membacanya di blog pengentahumedia.blogspot.com. 

Cara Mengkoneksikan Gamepad IPEGA PG-9216

  1. Smartphone Android - HID Mode = Tekan Home + X (Indikator LED 3 Menyala)
  2. Smartphone Android - Android Standart Mode = Tekan Home + A (Indikator LED 1 Menyala)
  3. Smartphone IOS - MFI Mode = Tekan Home + B (Indikator LED 1 Menyala)
  4. Nintendo - Tekan dan tahan R2 + Home (Indikator semua LED Menyala)
  5. Playstation 4 - Wired Mode = Tancapkan kabel type C + Tekan Home selama 3 detik (Indikator LED 1 Menyala)
  6. Playstation 4 - Wireless Mode =  Tancapkan Kabel Type C + Tekan Home selama 3 detik, kemudian cabut kabel type c (Indikator LED 2 Menyala)
  7. Playstation 3 - Wired Mode = Tancapkan kabel type C
  8. Playstation 3 - Wireless Mode = Tancapkan kabel type C, kemudian tahan Home selama 3 detik lepaskan kabel usb type c
  9. Windows PC - HID Mode = Tekan Home + X
  10. Windows PC - X360 Mode = Tancapkan kabel usb type C

Cara Mengaktifkan/Menonaktifkan fitur Turbo 

  1. Tekan dan tahan tombol yang diinginkan untuk fitur turbo + tekan Turbo
  2. Tekan dan tahan tombol yang diinginkan untuk fitur turbo + tekan Clear

FITUR

- Turbo

Ngomongin fitur gamepad ini tidak mempunyai banyak fitur hanya terdapat fitur turbo saja, bahkan vibrasi juga tidak ada, jadi ya akan terasa sangat hambar jika bermain game tanpa efek getaran, sangat disayangkan sekali padahal gamepad ini sudah support untuk digunakan di console. 

SPESIFIKASI

- Kapasitas Battery 
- Versi Bluetooth

Menggunakan bluetooth versi 5, kapasitas battery gamepad ini sebesar  400mAh, bisa digunakan kurang lebih 15 jam, saya sendiri jika main di console jarang kehabisan battery, ya wajarlah gamepad baru dari ipega rata rata bisa awet kalau digunakan, saat kondisi battery lemah indikator LED no4. akan berkedip cepat, pada saat pengechargan LED no 4 akan berkedip pelan, dan ketika sudah penuh LED 4 akan menyala., jika tidak digunakan selama 5 menit gamepadnya akan sleep, dan kalau mau rekonect diberbagai devices manampun yang kita gunakan tinggal pencet tombol home salam 3 detik.


KESIMPULAN

Lalu dari semua review yang saya berikan, pertanyaanya adalah apakah gamepad ini bisa saya rekomendasikan, jawabanya ya saya rekomendasikan tapi untuk pemakaian ringan saja, jadi benar benar sebagai joystick, pemakaian gamepad ini sangat hambar karena tidak adanya getaran yang membuat permainan semakin imersive, ditambah holder smartphone yang kualitas sangat buruk bahkan menurut saya tidak ada gunanya ipega memberikan holder samrtphone ini, tapi kembali lagi kita tidak bisa berharap banyak karena ini gamepad 100rban, selebihnya selama 2 minggu pemakaian tidak ada kerusakan dibagian analog atau tombol lain, dan kalau kalian ingin membeli gamepad ini, pastikan apakah kalian nyaman atau tidak jika bermain game ada suara feel button yang lumayan keras. kalau saya sendiri suara tombol pada gamepad ini lumayan mengganggu, dari segi harga dan semua fitur yang diberikan oleh gamepad ini saya akan memberikan penilaian 6.5/10, yah paling tidak kenyamanan dalam menggenggam dan feel button serta kualitas material gamepad masih bagus. 

Pengetesan Gamepad IPEGA PG-9216

  • Smartphone Android - Samsung A50s 4/64
  • Smartphone Android - Xiaomi Redmi Note 9 4/64
  • Console - Sony Playstation 4 Pro
  • Windows 11 22H2 - Mini PC Deskmini X300 

#VIDEO REVIEW = KLIK DISINI

© all rights reserved
made with by templateszoo