Slider

Review Gamepad Gulikit Kingkong Pro 2


1. Gamepad Secara Umum / Fisik

- Brand
- Packaging
- Design
- Body Gamepad
- Harga

Gamepad Kingkong Pro 2 adalah seri lanjutan dari brand gulikit, menurut saya sendiri tidak ada perkembangan yang cukup signifikan dari seri sebelumnya yaitu kingkong 2, sampai saat ini hanya gulikit saja yang mempunyai teknologi hall effect sensor, saya belum paham apakah teknologi ini dipatenkan oleh gulikit atau bisa dibuat oleh brand lain secara bebas tapi untuk saat ini hanya gulikit saja yang mengaplikasikan hall effect sensor, bahkan gamepad sekelas 8bitdo yang tipe ultimate controller itu juga menggunakan modul elektormagnetick joystick milik gulikit, tidak 8bitdo saja, tetapi gamepad handheld seperti steamdeck dan juga nintendo switch, juga bisa menggunakan modul analog dari gulikit walaupun itu dijual terpisah ya, bukan build in dari steamdecknya atau nintendo.

Gulikit Kingkong Pro 2 memang salah satu gamepad premium, saya mendapatkannya di harga 700ribuan, dengan harga tersebut dalam box penjualan, saya mendapatkan manual berwarna, kabel usb type c yang lumayang panjang, gamepad lengkap dengan casingnya, boxnya sendiri juga terasa premium lengkap dengan gambar dan juga spesifikasi yang ditulis disamping box, casingnya menurut saya cukup berfungsi walaupun hanya berbahan plastick, yang akan cepat rusak kalau sering dibuka tutup, tapi paling tidak misalkan gamepad ini dibawa kemana mana akan lebih aman.


Gamepad ini memiliki bentuk lebar dan cembung dengan handling sama persis seperti controler xbox, hanya saja handling bagian bawah sedikit lebih dalam, finishingnya sangat sempurna dan nyaman digenggaman tangan, apalagi feel face button dan analognya beda dengan yang lain, menggunakan sensor hall effect dan mechanical button, tapi sabar bagian itu akan saya bahas di penilaian analog dan button. varian dari gamepad ini ada dua yaitu putih dan hitam, saya pilih warna hitam, supaya tidak mudah terlihat kotor ketika digunakan, dan seperti yang kalian lihat coating finishing juga sangat bagus hitam doff tanpa cacat sedikitpun, hanya saja saya heran kenapa bagian bumper dan trigger menggunakan warna metalic glossy yang menurut saya sendiri ini kurang bagus, lebih baik itu warna doff juga, karena biasanya kalau warna metalic glossy itu dengan berjalanya waktu akan terlihat bekas jari jari, karena warna catnya sudah memudar. selebihnya pemilihan bahan alloy metal pada permukaan gamepad menjadikan gamepad ini sangat nyaman digunakan dengan harga 700ribuan saya rasa sangat worthit kalau pada penilaian bahan dan material yang digunakan. 

2. Kompatibiliti

- Base Kontroller
- Tipe Koneksi
- Tipe API


Gampead ini mempunyai base kontroller nintendo switch pro, yang ditandai dengan button + dan - , jadi memang gamepad ini akan berfungsi maksimal untuk console nintendo, tetapi dalam pengujian kali ini saya hanya menggunakan pc, dan juga smartphone, kalau ngomongin tipe koneksi, gamepad ini bisa digunakan secara wired dan wirelles dengan tipe API, X-Input, D-Input, HID Complient dan Nintendo Swicth, dibagian tengah atas gamepad terdapat tombol pair serta tombol untuk tipe API yang bisa kita gunakan dengan mudah untuk penggantian tipe API, untuk cara cara mengkoneksikan akan saya tulis di deskripsi video, walaupun gamepad ini mempunyai base controler nintendo switch entah kenapa sampai saat ini tidak bisa saya koneksikan di PS4 menggunakan converter layaknya 8bitdo Pro 2, selebihnya untuk koneksi D-Input, X-input serta di Smartphone Android maupun IOS tidak ada masalah, kalau sudah pernah di pairing dengan device yang kita gunakan tinggal pencet tombol powernya dan gamepad akan secara cepat terkoneksi, dan jika tidak digunakan selama kurang lebih 1 menit gamepadnya akan off.

3. Joystick Analog

- Tipe Joystick (Potentiometer, Elektromagnetik)
- Deadzone
- Circularity
- Presentase Drifting 


Kemudian untuk masalah Joystick Analog, jelas sekali Kingkong Pro 2 ini adalah yang paling juara dan yang paling akurat dibandingkan dengan modul analog dari gamepad yang pernah saya review, lihat saja nilai circularity sangat sempurna dan juga ketika diam tanpa gerakan nilai dari center area juga nol tidak ada pergerakan sama sekali, untuk Deadzone bisa diatur secara langsung dengan kombinasi tombol AI Key, dengan 3 level sebut saja, smooth, medium, dan cepat, penilaianya luar biasa bahkan ketika mencoba game genshin impact di smartphone IOS pada settingan level smooth karakter sampai bisa berjalan, yang menandakan leveling deadzone atau akurasi analog sangat baik. untuk presentasi drifintg memang teknologi electromagnetick joystick ini mengklaim tidak akan mengalami drifting, tapi perlu diingat presentase drifting itu hanya terjadi pada modul analog gamepad yang murah, dan sampai saat inipun saya belum pernah mengalami analog drifitinng pada gamepad original seperti dual shock atau xbox controller, jadi ya sebenarnya terlalu overkill untuk fitur hall effect jika tidak digunakan oleh pro player yang mengandalkan akurasi presisi saya rasa akan sama jadi sama saja dengan modul analog gamepad original.

4. Button, Handling, Fitur - Fitur

- Adaptive Trigger
- Back Button
- Programmable Key
- Rumble / Getaran
- Software
- Turbo Fuction
- Responsif

Adaptive Trigger jugaa mengaplikasikan hall effect sensor seperti analog joysticknya, sedangkan untuk face button menggunakan sistem mekanikal jadi secara feel button lebih kliki dan terasa premium dibandingkan dengan membran button seperti gamepad yang lain, fitur lain seperti motion gyro 6 axis dan juga tubro fuction juga ada pada gamepad ini, sayangnya gamepad ini tidak mempunya back button atau proggramable key, seperti yang saya singgung gamepad ini mempunyai AI Key yang digunakan untuk mengatur semua adjusment antara lain level sensivitas adaptive trigger, level sensivitas analog, level getaran, interchange atau pengubahan fungsi face button yaitu AB XY, Auto Pilot yang dikenal sebagai APG game, dan masih banyak lagi, untuk cara caranya seperti biasa saya akan tulis di dekripsi ya supaya video review tidak terlalu panjang, kalau bahas getaran atau vibrasi pada gamepad ini, feelingnya juga sangat smooth, sudah terasa intensitas terhadap aksi dalam game, mungkin bisa lebih terasa lagi kalau menggunakan nintendo switch karena memang gamepad ini mempunyai base controler nintendo switch, karena biasanya gamepad akan lebih berfungsi sempurna berdasarkan base controlernya. untuk keseluruhan button selain trigger, dan face button, walaupun masih menggunakan membran, tapi feelingnya juga tidak jauh beda dengan gamepad original, masih bisa mengimbangi spek button yang lain. 

5. Spesifikasi

- Baterai
- Bluetooth
- Tipe Kabel Port
- Berat


Kemudian untuk masalah spesifikasi gamepad ini memang menggunakan baterai 1000mAH, dengan penggunaan normal main berjam jam masih aman, klaimnya sampai 25jam pemakaian pada pengisian penuh, tidak disebutkan dalam manual gamepad ini menggunakan bluetooth versi berapa, yang pasti untuk pengujian tidak ada msalah sama sekali, kemudian port charging juga sudah menggunakan type c,

6. Kesimpulan

- Kecocokan
- Worth it ?

Lalu apakah gamepad ini worth it dari harga dan juga spesifikasi yang diberikan, seperti yang sudah saya jelaskan gamepad ini memang termasuk gamepad yang premium, apalagi dengan adanya teknologi yang sampai saat ini hanya dimiliki oleh gulikit, yaitu sensor hall effect, yang diaplikasikan pada joystick analog dan triggernya, semua fitur juga dapat disetting dengan adanya AI Key, dan menurut saya sendiri konfigurasi secara fisik itu lebih bagus dari pada konfigurasi menggunakan software, kita tidak perlu repot repot membuka software saat ingin melakukan konfigurasi, tinggal di hafalin saja tanda tanda dan cara pengaturanya, secara handling gamepad ini juga mempunyai tingkat kenyamanan yang baik, grip handle, posisi, berat gamepad yang sangat pas dalam genggaman tangan, 


tetapi saya menyayangkan karena tidak adanya programmable key atau back button, menurut saya saat ini standart gamepad itu harus mempunyai minimal back button, karena jumlah button standart itu sudah kurang apalagi jika main game kompetitive, tapi kalau kalian tidak mementingkan back button dan sangat bisa menggunakan gamepad dengan jumlah tombol standart, tetap gamepad ini saya rekomendasikan, dari bahan material, feel button, handling semua sangat sempurna,dengan penilaian tersebut saya memberikan nilai 8.0 /10. untuk gulikit kingkong pro 2


kalau masalah drifting spek yang diunggulan menurut saya itu tidak begitu killer karena kondisi drifting pada module analog itu hanya terjadi pada modul analog dari gamepad yang murah, ya kebanyakan seperti itu, karena saya sendiri membeli gamepad original seperti dual shock 4 dan xbox controler, tidak terjadi drifting, dengan catatatn saya memang tidak terlalu sering menggunakan salah satu gamepad, pasti ganti ganti, 

Pengetesan Gamepad IPEGA PG-9216

  • Smartphone Android - Samsung A50s 4/64
  • Smartphone Android - Xiaomi Redmi Note 9 4/64
  • Smartphone IOS - Iphone 14 Pro
  • Windows 11 22H2 - Mini PC Deskmini X300 
VIDEO UNBOXING & REVIEW : KLIK DISINI

0

Tidak ada komentar

Kometar

#comments-block{margin:15px 0} #comments-block .comment-author{border-radius:4px 4px 0 0;background:rgba(0,0,0,0.03);padding:15px 15px 0} #comments-block .comment-body{background:rgba(0,0,0,0.03);padding:30px 15px 25px;margin:0} #comments-block .comment-body p{margin:0} #comments-block .comment-footer{border-radius:0 0 4px 4px;background:rgba(0,0,0,0.03);padding:0 15px 15px;margin:0 0 20px;font-size:.88rem} .comment-form{margin-top:20px} #comments-block .avatar-image-container{display:inline-block;margin-right:4px;margin-bottom:-10px;background:#888;border-radius:17px} #comments-block .avatar-image-container img{display:block} p.comment-footer{display:inline-block;font-weight:700} h4#comment-post-message{display:none;margin:0} .comments{clear:both;margin-top:10px;margin-bottom:0} .comments .comments-content{font-size:14px;margin-bottom:30px} .comments .comments-content .comment-thread ol{text-align:left;margin:13px 0;padding:0;list-style:none} .comment .avatar-image-container{background:rgba(0,0,0,0.03);border-radius:20px;float:left;max-height:36px;overflow:hidden;width:36px;height:36px;background-repeat:no-repeat;background-position:8px 7px} .comments .avatar-image-container img{max-width:36px;border-radius:17px} .comments .comment-block{background:rgba(0,0,0,0.03);position:relative;padding:20px;margin-left:45px;border-radius:10px;word-break:break-word} .comments .comments-content .comment-replies{margin:10px 0;margin-left:45px} .comments .comments-content .comment-thread:empty{display:none} .comments .comment-replybox-single{margin:20px 0} .comments .comment-replybox-thread{margin:20px 0} .comments .comments-content .comment{margin-bottom:6px;padding:0} .comments .comments-content .comment:first-child{padding:0;margin:0} .comments .comments-content .comment:last-child{padding:0;margin:0} .comments .comment-thread.inline-thread .comment,.comments .comment-thread.inline-thread .comment:last-child{margin:0 0 5px 14%} .comment .comment-thread.inline-thread .comment:nth-child(6){margin:0 0 5px 12%} .comment .comment-thread.inline-thread .comment:nth-child(5){margin:0 0 5px 10%} .comment .comment-thread.inline-thread .comment:nth-child(4){margin:0 0 5px 8%} .comment .comment-thread.inline-thread .comment:nth-child(3){margin:0 0 5px 4%} .comment .comment-thread.inline-thread .comment:nth-child(2){margin:0 0 5px 2%} .comment .comment-thread.inline-thread .comment:nth-child(1){margin:0 0 5px} .comments .comments-content .comment-thread{margin:0;padding:0} .comments .comments-content .inline-thread{margin:0} .comments .comments-content .icon.blog-author{display:inline;height:18px;margin:0 0 -4px 6px;width:18px} .comments .comments-content .icon.blog-author::after{content:"author";background:rgba(0,0,0,0.36);color:#fff;padding:2px 6px;border-radius:10px;font-size:11px} .comments .comments-content .comment-header{font-size:14px;margin:0 0 15px} .comments .comments-content .comment-content{margin:0 0 15px;text-align:left;line-height:1.6} .comments .comments-content .datetime{margin-left:6px} .comments .comments-content .datetime a{color:#707070} .comments .comments-content .user{font-weight:700;font-style:normal}
© all rights reserved
made with by templateszoo