Tampilkan postingan dengan label Smartphone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Smartphone. Tampilkan semua postingan

RUBAH SMARTPHONE ANDROID JADI GAMING HANDHELD LITE


Kembali lagi bersama saya adam savana di pengentahudotcom, kali ini saya akan bahas tentang Gaming Handheld, tapi bukan ASUS Rog Ally, bukan Steamdeck, juga bukan Nintendo Switch melainkan Smartphone Android, lah kok bisa Smartphone Android jadi Gaming Handheld, simplenya tinggal beliin aja Gamepad Telescopic untuk Smartphone kalian, dan secara visual sudah tampak seperti Console Handheld. 


#1. PEMILIHAN SMARTPHONE

Pemilihan Smartphone tentu saja adalah yang terutama, karena memang kitakan main di smartphonenya, dan ada beberapa tips dari saya untuk memilih smartphone jika ingin digunakan untuk bermain game, yang pertama tentu saja menentukan budget yang sesuai terlebih dahulu, yang kedua adalah memiliki layar yang besar supaya lebih puas saat bermain game, paling tidak lebih dari 6.53", walaupun punya spesifikasi yang bagus tapi kalau ukuran layarnya kecil ya tidak akan cocok untuk main game, yang ketiga adalah menggunakan ram dan kapasitas penyimpanan itu minimal 6/128gb, alasannya simple karena nantinya smartphone akan diisi beberapa aplikasi untuk melengkapi library game, dan kalau rekomendasi dari saya itu pakai yang 8/256gb supaya lebih luas karena selain untuk game, hp yang kita gunakan juga diisi foto rekaman video dan kebutuhan lain, kemudian yang keempat adalah adalah tentukan chipset yang digunakan, kalau bisa saya sarankan smartphone yang menggunakan chipset snapdragon, karena lebih banyak mendukung koneksi dengan gamepad, dari pada yang menggunakan chipset mediatek, karena pada kebanyakan kasus pengetesan yang selama ini saya lakukan ada chipset mediatek yang support untuk mapping, hanya support HID mode, dan malah tidak support sama sekali. 

Tapi pada kali ini saya memilih smartphone Redmi 12 yang menggunakan chipset mediatek, alasanya simple game game yang biasa saya mainkan diandroid itu sudah support HID mode, jadi tidak masalah, contohnya seperti Flash Party, Asphalt, Real Racing. dengan layar 6.97", kapasitas ram dan penyimpanan 8/256gb, chipset mediatek Helio G88, dengan harga yang sangat terjangkau yaitu 2.2jutaan saja. selain game pilihan yang sudah mendukung HID mode, pemilihan layar yang lebih besar dan kapasitas penyimpanan itu jadi acuan terlebih dahulu, karena itulah pemilihan chipset juga saya taruh pada bagian terakhir. 

Lalu kenapa pilih yang menggunakan chipset mediatek ? bukannya snapdragon supaya lebih kompatible dengan beberapa gamepad, untuk masalah kompatible di chipset mediatek itu hanya pada cara mapping game yang tidak mempunyai HID kontroler didalamnya saja, kalau game yang sudah mempunyai HID kontroler didalamnya itu mau pakai gamepad dengan tipe direct otg atau bluetooth ya tetap bisa dan gak ada masalah, barulah jika main game yang harus mapping tombol itu pilih pilih gamepad yang support. dan itulah mengapa pemilihan chipset tadi juga saya taruh pada bagian terakhir, karena bagi saya sendiri yang lebih penting intu harganya tidak terlalu mahal, layar besar, dan cukup untuk menyimpan beberapa games. 

#2. GAMEPAD TELESCOPIC


Untuk membuat smartphone jadi sebuah gaming handheld tentu saja harus butuh sebuah gamepad, dan gamepad disini harus yang tipe telescopic, supaya secara fisik mirip mirip dengan console handheld, tentu saja banyak sekali pilihan gamepad tipe telescopic, yang menggunakan bluetooth atau direct otg, kali ini saya menggunakan Gamesir X2 type C yang menggunakan koneksi direct otg, dan memang seperti yang sudah saya jelaskan, jika Smartphone berchipset mediatek dipadukan dengan gamepad yang paling bisa digunakan adalah game yang mempunyai HID kontroller didalamnya, jadi kita tidak perlu remaping tombol tombolnya dengan aplikasi tambahan, dan untuk koneksi direct otg ini Smartphone saya tidak support jika harus menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk mapping tombol, memang terdeteksi dalam aplikasi tapi ketika running game tombol yang sudah di mapping itu tidak merespon. sisanya jika digunakan untuk game yang sudah mempunyai HID kontroler bisa digunakan secara lancar, saya pilih Gamesir X2 type C ini karena koneksinya secara langsung, tidak menggunakan baterai, dan disisi lain game yang sering saya mainkan menggunakan gamepad itu hanya game game yang mempunyai HID kontroler didalamnya, jadi tidak masalah, tapi misalkan menggunakan gamepad dengan koneksi bluetooth, smartphone dengan chipset mediatek tetep bisa digunakan untuk mapping, apalagi sekarang jika aktivasi aplikasi pihak ketiga remapper itu sangat mudah, bisa langsung di setting dari Smartphone. untuk review gamepad ini juga bakalan saya berikan review pada video terpisah.


#3. MENGGUNAKAN LAUNCHER

Untuk mempercantik tampilan supaya lebih terlihat seperti Console Handheld, kita bisa install launcher seperti ini, ini nama aplikasinya adalah Console Launcher, free bisa didownload secara gratis, hanya saja ini saya upgrade di versi pro supaya bisa pilih pilih kastemisasi tampilan dan juga sebagai wujud terimakasih kepada developernya, fungsi lain dari launcher jika kita sudah install banyak game tidak perlu lagi mencarinya satu persatu, tinggal buka Console Launcher, sekali klik sudah muncul semua game yang kita install, karena Aplikasinya sudah mendeteksi game, dan kalaupun belum muncul tinggal tambahkan secara manual, atau kalau ini ada game yang tidak dimasukan dalam Launcher juga bisa di remove, semua caranya juga sederhana tidak ribet. 


Itulah tiga langkah Build Smartphone Gaming Handheld, cara sederhana dengan memadukan antara Smartphone Android, Gamepad Telescopic dan juga Aplikasi Lancher Game, sebenarnya ada tambahan cara optional yaitu menginstal emulator android, jadi bisa install game dari PS2, PSP, atau game game Nintendo, tapi bagi saya sendiri, lebih suka main game original Android, tapi buat kalian yang suka main emulator boleh juga, terlebih emulator kebanyakan sudah mempunyai HID Controller jadi misalkan dikoneksikan menggunakan gamepad pasti bisa tanpa perlu mapping, mungkin cuman kalibrasi tombol di pengaturan, cuman main game di emulator saya masukan pada poin optional saja, karena tema build kali ini adalah Gaming Handheld Smartphone Android. 

Baiklah itu saja pembahasan dari saya semoga bermanfaat buat kalian yang ingin memanfaatkan smartphone android sebagai gaming handheld, kalau misalkan gamepad gamesir x2 itu terlalu mahal, kalian juga bisa pilih yang lebih murah contonya seperti gamepad IPEGA.  

VIDEO PEMBAHASAN YOUTUBE : KLIK DISINI  

Mirroring Smartphone ke TV, Projector dan Monitor

Kali ini saya akan mereview sebuah Cable Converter untuk Mirroring Smartphone ke Projector, TV dan Monitor dari PX Digital Multimedia dengan nomer seri MHA-130.

#FUNGSI

Sesuai namanya Cable Converter, fungsi dari Cable ini adalah untuk mengkonversi Output dari Smartphone ke Output Display yang lebih besar bisa ke Projector, TV dan Monitor. atau bahasa yang lebih sederhana adalah Mirroring. Packagingnya simple, tapi di Boxnya banyak sekali penjelasan bergambar mengenai fungsi dan spesifikasi dan itu akan membantu sekali untuk cara penggunaaanya, dalam Box kita akan mendapatkan Cable Mirroring serta Manual dengan bahasa inggris dan bahasa indonesia. 

(Tutorial Map)

(Spesifikasi)

(Supporting Smartphone)

#SPESIFIKASI

Cable Mirroring ini mempunyai 3 Port Koneksi yaitu USB Type A untuk disambungkan ke Adaptor Charger, HDMI untuk dikoneksikan pada Display Output bisa Projector, TV, dan Monitor, kemudian 3 macam Port untuk Smartphonenya sendiri yaitu Micro USB, Lightning, dan Type C. Port Micro USB dan Type C tentunya untuk Smartphone Android, sedangkan Port Lightning untuk Smartphone IOS, dan pada Review kali ini saya menggunakan Smartphone Android Samsung A50s, Redmi Note 9 dan Output Display saya menggunakan TV Panasonic 24" Full HD, jadi mungkin pengalaman Mirroring Output Display ini akan berbeda tergantung Devices yang kita gunakan. 

(Port HDMI ke Monitor, TV, Projector)

(Port Micro USB, Type C, Lightning)

(Cable dilapisi dengan Silicon Rubber)

#CARA MENGGUNAKAN

Cara Penggunaanya gampang sekali, Port USB Type A di colokan ke Adapter Charger dan karena dalam BOX pembelian tidak termasuk Adapternya disini saya menggunakan Adaptor Charger milik HP Redmi Note 9. Setelah itu Port HDMI di colokan ke Monitor TV dan akan muncul Display System Mirroring di Monitor, dan yang terakhir tinggal mencolokan Port Type C ke Smartphone. Kalau untuk Smartphone IOS di Manual disebutkan bahwa tidak perlu Aplikasi untuk menggunakan, bisa digunakan secara plug and play. sedangkan untuk Smartphone Android harus menggunakan Aplikasi yaitu Mirroring dari Developer Xianzhi Wulian Technology.

Setelah Download Aplikasinya tinggal dibuka secara otomatis Mirroring akan berjalan, dan Bluetooth di Smartphone akan on secara otomatis serta akan ada pilihan untuk Pairing dengan Mira Audio, jika kita Pair suara dari Smartphone akan keluar dari Monitor, kalau tidak di Pairing suara akan keluar dari Smartphone. 

#FITUR APLIKASI

Pada Aplikasinya kita bisa memilih Miroring Mode, Picture Quality, Potrait Mode atau Lanscape Mode jadi kalau menggunakan Display Monitor secara Vertical juga bisa. Fitur tersebut bisa kita sesuaikan dengan Device yang kita gunakan, PAda Fitur Mirroring Mode saya pilih Theater Mode untuk Nonton Video sedangkan kalau main Game saya pilih Game Mode, dan untuk Picture Quality saya samakan dengan spesifikasi TV Monitor yaitu 1280 x 720 FHD. 

#HASIL NONTON VIDEO / FILM

Hasil untuk nonton Video di Youtube jernih dan bagus, Quality gambar juga tergantung Quality yang kita pilih di Youtube, Jika dilihat secara bersamaan di Smartphone dan Monitor tidak ada Delay sema sekali. tetapi jika di dengarkan suara yang dihasilkan ada Delay sepersekian detik ini memang akan sedikit mengganggu saat nonton Video tapi karena yang Delay hanya di Audio kita bisa matikan Bluetoothnya dan biarkan Suara yang keluar dari Smartphone, karena secara Visual tidak ada Delay Output dari Smartphone ke Monitornya. 

(Nonton Video Youtube : Gameplay Republic Rider)

(Nonton Video Youtube : Gameplay The Last of US 2)

#HASIL MAIN GAME

Kemudian untuk Hasil Main Game ini tergantung Smartphonenya karena saya coba di Samsung A50s itu ada Delay yang cukup mengganggu baik secara Visual maupun Audio, tetapi jika menggunakan Redmi Note 9 hasil Visual lebih bagus tapi untuk Audionya juga ada Delay seperti nonton Video.

(Main Game : Apex Legend Mobile)

(Main Game : Gangstar LAS Vegas)

#REVIEW

Cable Mirroring ini sangat cocok untuk kalian yang mempunyai TV biasa bukan TV Android jadi bisa Mirroring untuk Nonton Film atau Video streaming di Youtube dari Smartphone. Bisa juga untuk main Game tapi pastikan Smartphone kalian punya spesifikasi yang bagus. Kualitas Cablenya dilapisi dengan silicon rubber jadi aman untuk ditekuk tekuk dan Cable untuk Adapter Charger juga panjang jadi secara teknis tidak ada kendala fungsi penggunaan Cabel ini. Kalau masalah Delay di Audionya kita tinggal unpair Bluetooth audionya sehingga tidak ada Delay karena suara langsung keluar dari Smartphone. 

Kondisi dari review saya mungkin akan berbeda dengan kalian sesuai dengan Devices yang digunakan, disini Review saya juga menggunakan Smartphone biasa bukan Smartphone dengan chipset yang bagus untuk bermain Game,  apalagi saat main saya juga menggunakan Gamepad yang dikoneksikan secara Wireless melalui Bluetooth. 

© all rights reserved
made with by templateszoo