Tampilkan postingan dengan label Console Handheld. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Console Handheld. Tampilkan semua postingan

RUBAH SMARTPHONE ANDROID JADI GAMING HANDHELD LITE


Kembali lagi bersama saya adam savana di pengentahudotcom, kali ini saya akan bahas tentang Gaming Handheld, tapi bukan ASUS Rog Ally, bukan Steamdeck, juga bukan Nintendo Switch melainkan Smartphone Android, lah kok bisa Smartphone Android jadi Gaming Handheld, simplenya tinggal beliin aja Gamepad Telescopic untuk Smartphone kalian, dan secara visual sudah tampak seperti Console Handheld. 


#1. PEMILIHAN SMARTPHONE

Pemilihan Smartphone tentu saja adalah yang terutama, karena memang kitakan main di smartphonenya, dan ada beberapa tips dari saya untuk memilih smartphone jika ingin digunakan untuk bermain game, yang pertama tentu saja menentukan budget yang sesuai terlebih dahulu, yang kedua adalah memiliki layar yang besar supaya lebih puas saat bermain game, paling tidak lebih dari 6.53", walaupun punya spesifikasi yang bagus tapi kalau ukuran layarnya kecil ya tidak akan cocok untuk main game, yang ketiga adalah menggunakan ram dan kapasitas penyimpanan itu minimal 6/128gb, alasannya simple karena nantinya smartphone akan diisi beberapa aplikasi untuk melengkapi library game, dan kalau rekomendasi dari saya itu pakai yang 8/256gb supaya lebih luas karena selain untuk game, hp yang kita gunakan juga diisi foto rekaman video dan kebutuhan lain, kemudian yang keempat adalah adalah tentukan chipset yang digunakan, kalau bisa saya sarankan smartphone yang menggunakan chipset snapdragon, karena lebih banyak mendukung koneksi dengan gamepad, dari pada yang menggunakan chipset mediatek, karena pada kebanyakan kasus pengetesan yang selama ini saya lakukan ada chipset mediatek yang support untuk mapping, hanya support HID mode, dan malah tidak support sama sekali. 

Tapi pada kali ini saya memilih smartphone Redmi 12 yang menggunakan chipset mediatek, alasanya simple game game yang biasa saya mainkan diandroid itu sudah support HID mode, jadi tidak masalah, contohnya seperti Flash Party, Asphalt, Real Racing. dengan layar 6.97", kapasitas ram dan penyimpanan 8/256gb, chipset mediatek Helio G88, dengan harga yang sangat terjangkau yaitu 2.2jutaan saja. selain game pilihan yang sudah mendukung HID mode, pemilihan layar yang lebih besar dan kapasitas penyimpanan itu jadi acuan terlebih dahulu, karena itulah pemilihan chipset juga saya taruh pada bagian terakhir. 

Lalu kenapa pilih yang menggunakan chipset mediatek ? bukannya snapdragon supaya lebih kompatible dengan beberapa gamepad, untuk masalah kompatible di chipset mediatek itu hanya pada cara mapping game yang tidak mempunyai HID kontroler didalamnya saja, kalau game yang sudah mempunyai HID kontroler didalamnya itu mau pakai gamepad dengan tipe direct otg atau bluetooth ya tetap bisa dan gak ada masalah, barulah jika main game yang harus mapping tombol itu pilih pilih gamepad yang support. dan itulah mengapa pemilihan chipset tadi juga saya taruh pada bagian terakhir, karena bagi saya sendiri yang lebih penting intu harganya tidak terlalu mahal, layar besar, dan cukup untuk menyimpan beberapa games. 

#2. GAMEPAD TELESCOPIC


Untuk membuat smartphone jadi sebuah gaming handheld tentu saja harus butuh sebuah gamepad, dan gamepad disini harus yang tipe telescopic, supaya secara fisik mirip mirip dengan console handheld, tentu saja banyak sekali pilihan gamepad tipe telescopic, yang menggunakan bluetooth atau direct otg, kali ini saya menggunakan Gamesir X2 type C yang menggunakan koneksi direct otg, dan memang seperti yang sudah saya jelaskan, jika Smartphone berchipset mediatek dipadukan dengan gamepad yang paling bisa digunakan adalah game yang mempunyai HID kontroller didalamnya, jadi kita tidak perlu remaping tombol tombolnya dengan aplikasi tambahan, dan untuk koneksi direct otg ini Smartphone saya tidak support jika harus menggunakan aplikasi pihak ketiga untuk mapping tombol, memang terdeteksi dalam aplikasi tapi ketika running game tombol yang sudah di mapping itu tidak merespon. sisanya jika digunakan untuk game yang sudah mempunyai HID kontroler bisa digunakan secara lancar, saya pilih Gamesir X2 type C ini karena koneksinya secara langsung, tidak menggunakan baterai, dan disisi lain game yang sering saya mainkan menggunakan gamepad itu hanya game game yang mempunyai HID kontroler didalamnya, jadi tidak masalah, tapi misalkan menggunakan gamepad dengan koneksi bluetooth, smartphone dengan chipset mediatek tetep bisa digunakan untuk mapping, apalagi sekarang jika aktivasi aplikasi pihak ketiga remapper itu sangat mudah, bisa langsung di setting dari Smartphone. untuk review gamepad ini juga bakalan saya berikan review pada video terpisah.


#3. MENGGUNAKAN LAUNCHER

Untuk mempercantik tampilan supaya lebih terlihat seperti Console Handheld, kita bisa install launcher seperti ini, ini nama aplikasinya adalah Console Launcher, free bisa didownload secara gratis, hanya saja ini saya upgrade di versi pro supaya bisa pilih pilih kastemisasi tampilan dan juga sebagai wujud terimakasih kepada developernya, fungsi lain dari launcher jika kita sudah install banyak game tidak perlu lagi mencarinya satu persatu, tinggal buka Console Launcher, sekali klik sudah muncul semua game yang kita install, karena Aplikasinya sudah mendeteksi game, dan kalaupun belum muncul tinggal tambahkan secara manual, atau kalau ini ada game yang tidak dimasukan dalam Launcher juga bisa di remove, semua caranya juga sederhana tidak ribet. 


Itulah tiga langkah Build Smartphone Gaming Handheld, cara sederhana dengan memadukan antara Smartphone Android, Gamepad Telescopic dan juga Aplikasi Lancher Game, sebenarnya ada tambahan cara optional yaitu menginstal emulator android, jadi bisa install game dari PS2, PSP, atau game game Nintendo, tapi bagi saya sendiri, lebih suka main game original Android, tapi buat kalian yang suka main emulator boleh juga, terlebih emulator kebanyakan sudah mempunyai HID Controller jadi misalkan dikoneksikan menggunakan gamepad pasti bisa tanpa perlu mapping, mungkin cuman kalibrasi tombol di pengaturan, cuman main game di emulator saya masukan pada poin optional saja, karena tema build kali ini adalah Gaming Handheld Smartphone Android. 

Baiklah itu saja pembahasan dari saya semoga bermanfaat buat kalian yang ingin memanfaatkan smartphone android sebagai gaming handheld, kalau misalkan gamepad gamesir x2 itu terlalu mahal, kalian juga bisa pilih yang lebih murah contonya seperti gamepad IPEGA.  

VIDEO PEMBAHASAN YOUTUBE : KLIK DISINI  

ALASAN KENAPA ROG ALLY ADALAH CONSOLE HANDHELD TERBAIK




Saat ini sudah banyak sekali Console Handheld, kalau dahulu kita hanya mengenal Nintendo dan PSP yang menggunakan base sistemnya sendiri secara eksklusif, sekarang sudah banyak sekali Console Handheld yang menggunakan sistem operasi windows, jadi isi dari pada konsol tersebut bisa lebih luas, tidak terpaut dengan game game eksklusif, jelas pilihan ini juga bisa lebih banyak, walaupun disisi lain kadang kita tidak akan bisa menikmati game eksklusif atau harus menunggu perilisan di windows. Saat ini menurut saya ada salah satu Console Handheld yang paling Worth It dan terbaik yaitu adalah Asus ROG Ally, kali ini saya akan bahas Alasan Kenapa ROG Ally adalah Consol Handheld terbaik daripada Consol Handheld lainya. 



1. DIBUAT OLEH BRAND BERPENGALAMAN

Alasan yang pertama adalah dibuat oleh brand yang sudah berpengalaman soal dunia pergamingan bahkan sudah mempunyai nama tambahan yaitu ROG singkatan dari Republic of Gamer, sekarang saja sudah banyak sekali teknologi yang mempunyai nama ROG dibelakangnya mulai Smartphone yaitu ROG Phone, kemudian Laptop ROG, komponen PC ROG, Aksesoris Gaming seperti Keyboard, Mouse, Headset dan semua yang digunakan untuk gaming pasti ASUS berikan nama ROG, tentu saja sebagai brand yang sudah lama di dunia hardware gaming, ASUS sudah mempunyai banyak sekali pangalaman, dan tidak diragukan lagi untuk Console Handheld ROG Ally.



2. EKOSISTEM YANG MENDUKUNG 

Alasan yang kedua adalah mempunyai ekosistem yang mendukung, seperti yang sudah saya jelaskan karena ASUS mempunyai banyak sekali product dengan nama ROG, tentu saja ini membuat ROG Ally lebih fleksible untuk digunakan, tinggal beli saja aksesoris tambahan dari ASUS dan pastinya 99% kompatible tidak perlu lagi mencari spek yang sesuai dengan ROG Ally, tinggal cari devices yang sesuai dengan style kita untuk bermain game, dan kalau kita lihat ROG Ally mempunyai PRO Version dimana bisa memainkan Game Esport dengan kualitas 4K yang lancar, dengan tambahan GPU External, Mouse, Keyboard, dan Display yang lebih besar. intinya ASUS sendiri adalah brand yang sudah mempunyai banyak product gaming dengan nama ROG, itu jadi membuat ROG Ally lebih luas penggunaaanya bukan hanya sekedar Console Handheld biasa.



3. MENGGUNAKAN OPERATING SYSTEM WINDOWS

Alasan yang ketiga adalah ROG Ally menggunakan os windows dan kalau ditanya Steamdeck atau ROG Ally, jelas saya akan pilih ROG Ally, alasanya jelas isi game lebih luas karena menggunakan operating sistem windows, bukan steam os seperti Steamdeck. dengan windows kita bisa lebih luas menginstal game, tidak hanya dari steam saja, bisa dari Epic Games, Gamepass PC, game yang tidak tersedia di steam bisa dimainkan di ROG Ally, karena menggunakan operating sistem windows, jadi bebas bahkan mau install steam juga bisa. Walaupun ROG Ally itu adalah sebuah Console Gaming tapi karena sistem operasinya menggunakan windows 11 jadi ya tetap memungingkan dijadikan Mini PC dan dibuat untuk buka email, browser, nonton film bahkan mungkin untuk editing mengingat spesifikasi dari ROG Ally itu juga sudah tinggi.



4. HARGA TERJANGKAU

Alasan yang keempat apalagi kalau bukan karena harganya yang terjangkau, walaupun kalau masalah harga itu relative tergantung kemampuan masing masing, tapi perbandinganya itu tidak jauh beda dengan harga konsol, seri standart bisa dibeli di harga 9jutaan, dan seri extream di harga 11jutaan, memang lebih mahal jika dibandingkan dengan Steamdeck karena saat ini harganya yang turun di angka paling murah 6jutaan, tapi dengan semua kelebihanya harga ini sudah sangat cocok, sudah sangat pas untuk sebuah Consol handheld. 

Itulah Alasan kenapa Rog Ally menjadi Consol Handheld terbaik saat ini, pada artikel ini saya tidak membahas secara teknik mengenai Rog Ally, bagaimana pengujian peformanya, bagaimana tingkat kenyamanan, bagaimana tingkat durabilitynya, karena memang harus menggunakanya secara langsung, tapi menurut saya sendiri teknologi saat ini itu sudah minim bug, atau paling tidak apa yang ditulis dalam spesifikasi itu 90% sesuai dengan kenyataan, beda seperti teknologi tahun 2000an, yang masih ada overheat, bug pada software dan kualitas yang kurang memadai, tentu saja jika dibandingkan secara teknis antar hardware ada beberapa kekurangan dengan Console Handhled lain, kalau kalian itu seorang yang antuias sekali terhadap sebuah teknologi gaming dan sangat detail itu memang wajar, tapi kalau kaum mendang mending seperti saya, ya pilihan yang tepat itu adalah sejauh mana, sebesar apa, seluas apa kita bisa menggunakan Console Handheld pilihan kita, bukan yang tercanggih tapi yang paling cocok dengan kebutuhan serta yang paling penting adalah budget yang kita miliki. 

VIDEO PEMBAHASAN YOUTUBE : KLIK DISINI   

ALASAN KENAPA NINTENDO SWITCH MASIK LAYAK BELI DI 2023


Saat ini Console Handheld sudah semakin banyak, mulai dari Steamdeck sampai yang terakhir ini Asus juga bikin ROG Ally, tapi kali ini saya akan bahas alasan kenapa di tahun 2023 ini Nintendo Switch masih jadi Console Handheld yang layak untuk dibeli.

#1. GAME EKSKLUSIF


Alasan yang pertama adalah Game Eksklusif, siapa bilang hanya Sony Playstation saja yang mempunyai Game Eksklusif, Nintendo juga mempunyai Game Eksklusif yang tidak kalah seru untuk dimainkan, ya kalian pasti tahulah, iconic karakter dari Nintendo yaitu Super Mario, yang sudah mempunyai banyak sekali Series Game, kemudian ada juga series The Legend of Zelda yang baru baru ini mendapatkan penjualan Game terbanyak kedua setelah Hogwarts Legacy, diawal hingga pertengahan tahun 2023, berbeda dengan Plyastation yang mana Game Eksklusifnya lebih ke alur cerita yang mendalam dan sebenarnya konsumsinya itu untuk umur 18 keatas, Game Eksklusif dari Nintendo kebanyakan bisa dimainkan segala umur, secara visual juga sudah jelas sekali, kalau game game dari Nintendo itu gambarnya kartun, isinya juga cenderung fun, dan cocok untuk permainan bersama keluarga. hal inilah yang menjadikan Nintendo sebagai konsole yang menurut saya sendiri tidak ada sainganya di aspek Game Eksklusif, katakanlah Steamdeck dan Asus ROG Ally, keduanya bersaing secara hardware kalau isi gamenya ya sama cuman bedanya satunya langsung menggunakan software dari Valve Steam satunya lagi menggunakan Windows, dan mungkin komparasi keduanya akan lebih banyak di segi hardwarenya, sedangkan misalkan Steamdeck di kompare dengan Nintendo tidak akan bisa seratus persen head to head karena isi gamenya berbeda, game game umum juga tidak terlalu banyak ada di Nintendo, katakanlah saja Game Battle Royal hanya Fortnite yang masuk, Game Fighting cuman Mortal Kombat, yang lain seperti Tekken, Street Fighter itu tidak ada.

#2. KONSOL YANG INOVATIF

Alasan yang kedua adalah karena inovasi yang diberikan oleh Nintendo, yah betul sekali jika sekarang sudah banyak Console Handheld yang bisa digunakan secara Docking dan Handhled, bahkan gamepadnya juga berada disamping sehingga bisa diganti, tapi untuk pertama kali Nintendo yang memperkenalkan Console yang bisa digunakan secara Handhled, teblet dan juga disambungkan ke layar yang lebih besar pada tv atau monitor, dan sekarang sudah diadaptasi oleh brand brand lain. kalau memang hanya penggunakan konsolnya itu selalu secara Handhled ada juga Lineup Swithlite dimana secara fungsi memang benar benar hanya digunakan secara Handheld tidak bisa dikoneksikan ke layar yang lebih besar, tapi kalau saya sendiri ditanya pilih yang mana ya tetap pilih Switch yang biasa, supaya bisa menggunakan kontroler yang bervarian dan cari yang paling nyaman, karena kalau Switchlite itu kontrolernya tidak bisa diganti, dan kalau dilihat secara visual handling dari Switchlite tidak terlalu nyaman dan bikin tangan capek.  dengan adanya beberapa mode untuk Nintendo Switch tentunya bisa membuat penggunaan lebih flexible, kalau lagi traveling tinggal menggunakannya secara Handhled, kalau di rumah dan pengen main di layar yang lebih besar tinggal disambungkan ke monitor atau tv. ada juga kalau ingin menjadikan Nintendo ini lebih dari Console tinggal beli Nintendo Labo, yang menyajikan permainan extra melalui set cardbord untuk berbagai macam jenis permainan. 

#3. BANYAKNYA AKSESORIS


Alasan yang ketiga adalah karena Console Nintendo mempunyai banyak aksesoris untuk memberikan pengalaman bermain game yang lebih menyenangkan, dari first partynya Nintendo sendiri atau third party, ambil saja contoh kontroler yang tadi saya sebutkan, karena alasan tidak nyaman pada handle atau pengen cari kontroler baru, kita bisa beli lagi, dan pilihanya itu ada banyak, dari brand IPEGA, 8Bitdo, Razer, powerbank khusus untuk Nintendo dari Anker juga ada. berbeda jika dengan Console Playstation yang menyediakan aksesories original dan tentu saja lebih mahal, kalaupun yang third party itu tidak banyak. 

#4. HARGA YANG TERJANGKAU



Alasan terakhir tentu saja harganya yang terjangkau, memang sih kalau ngomongin harga dari sebuah produk itu tidak pasti, dan saat Covid19, harga Nintendo Switch naik 2 sampai 3jutaan yang awalnya di harga 4jutaan, tapi untuk saat ini, saat artikel ini dibuat harga dari Nintendo Swicth sudah normal diangka 4jutaan (Console Only), kalau dibandingkan dengan Console lain seperti Steamdeck atau Asus ROG Ally harganya masih selisih jauh dimana Steamdeck varian paling murah itu di angka 7jutaan sedangkan Asus ROG Ally masih diatas 10jutaan, jadi ya kalau dibilang Console Handhled paling murah ya Nintendo walaupun memang memiliki perbedaan hardware yang cukup terpaut jauh, apalagi itunganya Nintendo ini kan sudah termasuk Last Gen, masih eksis karena tertolong oleh game game terbaru dari Nintendo sendiri tentunya seperti The Legend Of  Zelda TOTK. 



Kalaupun ada hal yang membuat Nintendo Switch ini tidak layak untuk dibeli ya karena umurnya sudah cukup lama, atau kata kata yang tepat mungkin bukan umur ya tetapi Nintendo Switch itu sudah generasi lama, kalau diibaratkan dengan Playstation itu PS4 sudah ada generasi terbarunya yaitu PS5, banyangin aja Nintendo Switch V1 itu dirilis pada tahun 2017, kemudian 2019 Nintendo bikin lagi Console Handheld Versi Lite dimana konsolenya hanya bisa digunakan secara Handheld, kemudian pada tahun 2021 hadir Nintendo Switch V2, dan yang terakhir hadir Nintendo Switch versi OLED pada tahun 2023. sudah 6 tahun lebih, dan kalau baca baca bocoran berita dan rumor, Nintendo akan merilis konsole terbaru mereka yaitu Nintendo Switch 2, karena tidak diresmikan oleh Nintendo sendiri berita tersebut memang tidak pasti, tapi misalkan itu berita memang benar, pasti juga akan ada kenaikan harga dan nantinya mahal akan banyak pembahasan mending Nintendo Switch yang terbaru atau lama hanya karena selisih harga, seperti perbandingan PS4 Pro dan PS5. jadi kalaupun sebagai pembeli kita ragu untuk membeli Nintendo Switch karena mungkin akan segera ada generasi yang terbaru, tetap bakalan ada perbandingan di segi harga barangnya, jadi kesimpulannya kembali lagi Nintendo Switch masih layak dibeli ditahun 2023.

 

VIDEO PEMBAHASAN YOUTUBE : KLIK DISINI

5 CONSOLE HANDHELD CURRENT GEN (2023)



Kembali lagi bersama saya adam savana di pengetahudotcom, kalau ngomongin gaming console pastinya yang ada dipikiran kita adalah Sony Playstation, Nintendo dan Microsoft Xbox, ketiga brand tersebut memang selalu bersaing untuk memuaskan hati para gamer, dengan eklusifitas dan teknologi gaming yang mereka berikan, mereka adalah BIG THREE kalau urusan console, tapi jika masalah console handheld hanya ada Nintendo yang juara, bukan karena kalah bersaing, tapi memang Sony dan Xbox saat ini belum mempunyai Lineup console handheld, Sony yang dulunya mempunyai Lineup PSP dan PS Vita juga tidak diteruskan sampai saat ini, memang ada rumor bahwa lahir console handhled dari Sony, tapi itu perjalananya masih panjang, sampai saat inipun masih berita dan rumor saja, sedangkan Xbox belum pernah mempunyai Lineup console handheld, dengan kondisi tersebut bukan berarti Nintendo adalah yang paling juara, karena ada sainganya juga, dan disini saja akan bahas 5 console handheld current gen yang masih eksis dan mempunyai game modern, jadi untuk Sony PSP, PS Vita, console retro itu tidak termasuk.


1. Nintendo Switch / Lite




Console Handheld atau saya menyebutnya konsol gengam saja ya biar mudah pengucapanya, seperti yang saya jelaskan diawal Nintendo adalah pemenang jika disandingkan dengan Sony dan Xbox kalau urusan konsole genggam, dan Lineup konsole genggam dari Nintendo adalah Nintedo Swicth, yang dirilis pada tahun 2017 silam, sebagai penerus dari Nintendo WII U, sudah 6 tahun dan masih eksis, karena memang pada Lineup ini Nintendo memberikan upgrade dari Nintendo Siwtch V1,V2 Nintendo Switch Lite yang diperkenalkan ditahun 2020, dan yang terakhir ada Nintendo Switch OLED dengan upgrade penggantian layar OLED, sebenarnya tidak ada peningkatan secara peforma dari V1 sampai OLED, hanya ada perubahan perubahan minim. 
Sesuai namanya Nintendo Switch, console ini bisa digunakan secara handhled, docking mode untuk dikoneksikan dengan TV layar yang lebih besar, dan Tablet Mode. sedangkan untuk Nintendo Switch Lite itu hanya bisa digunakan secara handheld. kelebihan Nintendo Switch tentunya saja controllernya bisa diganti, entah itu rusak maupun ingin menggunakan handling yang lebih nyaman. sedangkan untuk yang versi Lite tentu saja tidak mengganti controllernya, apalagi kalau ada kerusakan di bagian modul analog tentu saja harus dibongkar. 
Nintendo berdiri secara ekslusif ya jadi softwarenya eksklusif sebut saja menggunakan operating system dari Nintendo sendiri, dan untuk gamenya juga eksklusif, ya kalian pasti tahulah Super Mario dan kawan kawan, tapi ada juga game game modern lain yang dirilis di Nintendo Switch, di Indonesia sendiri sudah banyak pengguna Nintendo Switch harganya juga masih terjangkau, 4-5 jutaan untuk Nintendo Switch OLED, sedangkan Nintedo Swicth Lite mempunyai harga 2jutaan, 
Nintendo menyediakan game game yang cocok untuk having fun, bermain bersama keluarga, dan kebanyakan gamenya juga bisa dimainkan untuk anak anak, apalagi Nintedo dikenal dengan inovasi inovasi terutama masalah kontroling dalam permainan, tapi perlu diingat karena sudah berumur 6 tahun, hardware juga tidak bisa membantu peforma game yang hadir saat ini, apalgi untuk menyaingi peforma game dari console next gen, walaupun dengan game eksklusif milik Nintendo sendiri, jadi kalau kalian saat ini ingin membeli Nintendo Switch perlu dipikirkan matang matang. 

2. Steamdeck



Konsol genggam yang kedua adalah Steamdeck, saya juga sudah pernah bahas, kalau kalian ingin nonton ada link card diatas atau check deskripsi video kalau sudah selesai nonton video ini. Steamdeck adalah inovasi dari Valve Corporation, sebuah layanan penyedia video game yang bekerja sama dengan AMD untuk membuat konsol genggam. Steamdeck pertama kali diperkenalkan oleh Valve sejak Juli 2021 dan akhirnya dirilis secara global di Februari 2022. 
PC Gamer yang akrab dengan Steam, tentu saja sangat antusias dengan hadirnya Steamdeck, apalagi kalau sudah mempunyai library game yang banyak, Valve memberikan pengalaman bermain yang selama ini dinikmati di depan layar komputer akhirnya bisa digenggaman tangan, dan bernar juga Valve kali ini berhasil memuaskan hati para gamer, banyak sekali review positif yang diberikan. sejak dirilis Steamdeck hanya mempunyai satu Lineup saja, hanya berbeda versi storage, Steamdeck menyediakan Docking yang dijual secara terpisah jika ingin digunakan untuk kebutuhan bermain di layar besar Monitor, TV. konsep dockingnya sama seperti Nintendo Switch, bedanya bisa di support 4K 60hz dan 2K 120Hz.
Jika biasanya Steam digunakan pada sistem operasi Windows, kali ini Valve tidak menggunakan Windows sebagai operating system untuk Steamdeck melainkan menggunakan Linux, dan dengan adanya Docking, Steamdeck akan lebih dari sekedar konsol genggam, karena fungsinya yang bisa digunakan sebagai PC. 
untuk gamenya sendiri karena ada peralihan dari Dekstop game ke Handheld, Valve memberikan yang namanya Deck Verified dimana bisa dijadikan acuan untuk game yang berjalan sempurna, hanya sekedar playable dan masih harus tweaking manual, sampai unsupported dan unknown.
Sejauh ini tidak ada yang bermasalah dengan software maupun hardware dari Steamdeck, library game yang sangat banyak, dan tentu saja memberikan pengalaman bermain game lebih imersive, harga di Indonesia sendiri saat ini menurut saya sudah terjangkau mulai dari 7jutaan sampai belasan juta, tergantung varian yang dipilih. 

3. Ayaneo



Oke lanjut di konsole genggam selanjutnya adalah Ayaneo, Ayaneo lahir pada Maret 2020, dan ditahun yang sama Ayaneo merilis prototype machine, dan versi pertama konsole ganggam Ayaneo, sampai sekarang sudah memiliki banyak Lineup, mulai dari Ayaneo 2021, Ayaneo 2021 Pro, Ayaneo Next, Ayaneo Air, Ayaneo 2, dan yang terakhir ada Ayaneo Geek, dan kalau lihat tahun history perilisan yang sangat dekat, dimana Ayaneo Geek dirilis pada Juli 2022 lalu, sepertinya saat ini adalah waktu untuk Ayaneo berhenti dan memikirkan inovasi terbaru mereka. 
Ayaneo menggunakan Windows 11, dan memang sampai saat AMD merilis Processore Ryzen banyak sekali yang menggunakanya untuk Laptop, Tablet, bahkan konsole genggam supaya bisa menganngkat peforma game pada setiap devicesnya, tak terkecuali Ayaneo semua Lineupnya menggunakan AMD Ryzen dan tentu saja menggunakan jenis U yang berarti Ultra Low Power yang hemat daya yang cocok untuk laptop ringan dan konsole genggam. Ayaneo juga mempunya Docking Station yang bisa digunakan untuk layar yang lebih besar, dan tentu saja dijual terpisah. 


Walaupun menggunakan operating Windows, Ayaneo mempunyai semacam software launcher, yang bernama Aya Space, dimana gamenya importkan dari Steam serta Xbox Live, dan kedepan akan diberikan dukungan untuk Platform penyedia game lain seperti Epic Game, Ubisoft dll. karena basisnya Windows akan sangat susah untuk mengoperasikan sebuah konsole genggam, dan memang Aya Space memberikan kemudahan dalam pengalaman bermain game. tidak sedikit yang mengeluhkan tentang handling dari Ayaneo yang kurang nyaman, kemudian karena harganya yang tidak jauh beda dengan Stemdeck, bahkan kalau saya cek di marketplace itu lebih tinggi, maka ya jelas sekali orang orang akan pilih Steamdeck sebagai konsole genggam mereka yang lebih terpercaya. hanya para reviewer saja yang berani membeli Ayaneo sebagai bentuk review terhadap perkembangan konsole genggam.

4. OneX Player


Konsol genggam keempat yang bersaing adalah One X Player, awalnya hanya berdiri untuk Laptop Netbook pada tahun 2017, dan ditahun 2019 ide pembuatan konsole genggam muncul sampai akhirnya pada 2021 konsole genggam pertama lahir. sama seperti Ayaneo OneXplayer menggunakan windows sebagai operating systemnya, tetapi yang membedakan disini adalah Lineup konsole genggam dari OneXplayer, ada yang mengggunakan intel sebagai processorenya, dibandingkan dengan yang lain onexplayer menggunakan layar yang lebih lebar, apalagi yang serie onexplayer 2, 8.4" layarnya, karena bentuknya yang lebar ini lebih cocok disebut tablet ya dibandingkan dengan konsole genggam, karena penggunaan yang sangat flexible, controllernya bisa dilepas, disediakan keyboard portable juga untuk mendukung kebutuhan produktifitas, jadi kalau harganya mahal ya wajarlah ya penggunaanya bisa untuk gaming dan produktifitas apalagi menggunakan operating system windows, sekarang kalau dilihat di marketplace harganya masih diatas 15jutaan. 

5. Asus Rog Ally


Yang terakhir ada Asus Rog Ally, nama asus pasti sudah familiar ditelinga kita, brand satu ini resmi ada di indonesia, sudah banyak produk gaming yang rilis, mulai dari Laptop, Smartphone, Mouse, Keyboard, Kursi Gaming, dan kali ini hadirlah konsole genggam bernama Asus Rog Ally, yah sebenarnya ini masih belum rilis ya, cuman sudah diumumkan secara resmi oleh Asus sendiri, di youtube luar juga sudah ada yang bikin video unboxing, kita tunggu sajalah, karena resmi di indonesia masalah pembelian kemudian garansi juga lebih mudah, dan kalau lihat track record dari asus sendiri, kayaknya bakalan tetap menjadi salah satu konsol genggam terbaiklah yang bisa bersaing dengan yang lainya, tapi ya kita tunggu saya perilisan Asus Rog Ally.


Kesimpulan

Baiklah itu tadi adalah 5 konsole genggam current gen yang masih eksis sampai saat ini, bisa memainkan game game modern, dan kalau ditanya mana yang paling worth it ya tentu saja saya akan pilih Steamdeck, alasanya jelas saat ini harganya sudah terjangkau, dan bisa memberikan pengalaman bermain game yang lebih immersive, apalgi kalau lihat controllernya, Steamdeck mempunyai kelunggulan yaitu adanya back button serta trackpad, tracpadnya menurut saya sangat cocok kalau dibuat main game kompetitive, kalau maun game dengan konsole genggam itu kan, sangat flexible, bisa dimana saja, bisa dikamar mandi, bisa dikereta, bisa digunung dan itulah keunikan konsole genggam.


VIDEO PEMBAHASAN YOUTUBE : KLIK DISINI

Mengenal Steam Deck lebih dalam

Kali ini saya akan membahas Console Handheld yang menurut saya paling canggih, paling powerful, dan yang paling mahal daripada Console Handheld lainya, walaupun masih terdapat kekurangan dari beberapa aspek, tetapi tetap bisa dibilang yang terbaik yang ada saat ini, yaitu Steam Deck. Tentunya pembahasan kali ini bukan dari pengalaman menggunakan, tetapi berdasarkan riset yang saya kumpulkan dari berbagai sumber, penilaian dari beberapa Reviewer, termasuk dari Website Resmi Steam Deck.

Steam Deck adalah Console Handheld yang dikembangkan oleh Valve Corporation, seperti yang kita tahu Steam adalah pengembang sekaligus penyedia berbagai macam game dari berbagai developer di Platform PC,  berbeda dengan Epic Game Store, Blizzard Activision, EA Games Origin, Valve lebih dikenal dan eksis terlebih dahulu sebagai layanan digital yang menyediakan game melalui Steam, baik itu free to play maupun yang berbayar, seperti GTA, Pro Evolution Soccer, Need For Speed, game terkenal buatan Valve sendiri seperti Dota Series dan Counter Strike Series. biasaya kita juga mengenal Steam Diskon Sale yang diadakan oleh Valve setiap akhir tahun atau Event tertentu dimana kita bisa membeli game dengan harga yang lebih murah. Valve menjelaskan bahwa mereka bekerja sama dengan AMD untuk membuat APU Custom yang diterapkan pada Steam Deck untuk memberikan peforma gaming handheld yang powerful, yaitu APU dengan Arsitektur Zen 2, dengan software Steam OS dari Valve, dan penerapan konsep gaming Steam dari PC ke Console Handheld maka jadilah Steam Deck, dimana kita bisa bermain game yang ada di Library Steam PC di konsol genggam. 

#KOMPUTASI STEAM DECK

Steam Deck menggunakan Processor AMD APU,  CPU : dengan Arsitektur Zen 2 2.4 - 3.5Ghz yang mana memiliki kecepatan sampai 448 GFlops, sedangkan GPU : 8 RDNA 2 1.0 - 1.6Ghz yang mana memiliki kemampuan kecepatan 1.6 TFlops, dan semua itu di cover dengan APU Power sebesar 4-15Watt

Kapasitas RAM sebesar 16GB LPDDR5 on board, serta Storage dimana di segi ini ada 3 macam atau varian yaitu 64 GB eMMC (PCIe Gen 2 x1), 256 GB NVMe SSD (PCIe Gen 3 x4 atau PCI Gen 3 x2), yang terakhir dengan kapasitas 512 GB High-speed NVMe SSD (PCIe Gen 3 x4 atau PCI Gen 3 x2), jika kita perhatikan dari segi storage varian 64 GB tidak menggunakan NVMe SSD tapi eMMC, tapi Valve menjelaskan bahwa semua model menggunakan sockete 2230 m.2 modules dan tidak disarankan untuk penggantian oleh pengguna, semua varian juga memiliki Micro SD Slot tambahan dengan dengan spesifikasi yang sama, dan saat pengetesan di varian 256 GB dan 512 GB tidak ada perbedaan performa yang jauh antara PCI Gen 3 x2 atau PCI Gen 3 x4. 

#CONTROL INPUT

Kemudian di bagian Control dan Input, Steam Deck mempunyai Face Button ABXY, D-Pad, Analog LR, Trigger L1R2, L3R3, mempunyai tambahan 4 Grip Button dibawah yaitu L4,L5,R4,R5, Button View disebelah kiri atas, Steam dibagian kiri bawah, dibagian kanan atas ada Button Menu, dan dibagian bawah kanan ada Button Quick Access. 

Steam Deck juga dilengkapi dengan 2 Trackpads kanan kiri yang letakanya ada dibagian bawah kedua Analog LR, Face Button ABXY dan D-Pad, jadi jika kita kenal dengan gamepad IPEGA, Rexus dll, Steam juga mempunyai Constroller yang mempunyai Trackpad juga, dan Trackpad di Steam Deck ini mempunyai latency yang lebih baik 55% dari pada Controller Steam serta tambahan haptic feedback,  yang terkahir di bagian control dan input Steam Deck dilengkapi dengan Gyro 6-Axis.

#DISPLAY

Pada bagian display Steam Deck mempunyai ukuran 7" IPS touch screen tentunya, resolusi 1280 x 800 px dengan aspek rasio 16:10, Brightness di 400nits, Refresh rate 60Hz, dan dilengkapi dengan Ambient light sensor. 

#CONNECTIVITY

Konekstifitas yang ada di Steam Deck didukung dengan Bluetooth 5.0, dan Dual Band Wifi Radio 2.4GHz dan 5GHz, dan Valve menjelaskan bahwa koneksi Bluetooth yang ada di steam deck dapat dikoneksikan untuk beberapa aksesories Controller seperti Gamepad, Mouse Keyboard kemudian untuk Audio seperti Speaker, Headphone, dan jika seperti itu kita bisa menggunakan Gamepad seperti IPEGA, Rexus atau mungkin Controller Xbox dan Dual Sense dari PS5. 

#AUDIO

Kemudian di bagian Audio, mempunyai Port Jack Audio 3.5mm, Dual Microphone, Speaker Stereo dengan embedded DSP untuk pengalaman pendengaran yang Immersiv, ada juga Port USB Type C untuk Multichannel Audio. 

#POWER

Dan semuanya dicover dengan Input Power Delivery 45Watt Type C, Battery 40Whr yang bisa digunakan 2 sampai 8 Jam. 

#EXPANSION

Storage bisa ditambah karena ada Slot MicroSD yang support tipe SDXC dan SDHC, Eksternal konektifitas hanya ada satu yaitu Type C 3.2 Gen 2 tapi bisa digunakan untuk berbagai macam Devices bahkan sampai Display 8K di 60Hz atau 4K di 120Hz, apalagi Valve juga menyediakan Docking Station yang bisa dimanfaatkan untuk segala Devices namun dijual secara terpisah oleh Valve. dan semua Port berada dibagian atas kecuali Slot MicroSD

#SIZE and WEIGHT

Dengan Spesifikasi tersebut ukuran Steam Deck juga lumayan besar daripada Console Handheld lainya yaitu 298 x 117 mm dengan tebal 49mm dan mempunyai bobot 669 grams

#SOFTWARE

Dibagian Software Steam Deck menggunakan Operating System yang disebut Steam OS 3.0. 

#DOCKING STATION

Walaupun tidak termasuk dipaket penjualan Steam Deck, Spesifikasi dari Docking Station juga akan saya bahas, secara sangat sederhana Docking Station ini cuma dikoneksikan melalui USB Type dari Port Steam Deck, dan Docking Stationnya dicover oleh Power berbeda melalui Port UCB Type C. dengan adanya Docking Station, Steam Deck menjadi lebih dari sekedar Console Handheld, karena Port Station juga ada bermacam macam, dibagian Networking ada Gigabit Ethernet, External Display bisa menggunakan Display Port1.4 dan HDMI 2.0 yang juga support untuk multi-monitor yang support 4K di 60Hz atau 1440p di 120Hz FreeSync, ada juga USB 3.1 sebanyak 3 Port, 1 Vertikal dan 2 Horizontal, Ukuran Docking Station tidak terlalu lebih besar dari Steam Decknya yaitu 117 x 29 mm dengan tebal 50.5mm dan beratnya 120 grams. 

#STEAM DECK SECARA KESELURUHAN

Seperti yang saya jelaskan diawal, dengan Steam Deck kita bisa memainkan game game yang ada di Steam Library di genggaman kita secara portable, tetapi juga bisa dikoneksikan di Layar yang lebih besar jika bosan menggunakan secara handheld, dan tidak main main bisa sampai resolusi 8K, dengan Computing AMD Arsitektur Zen 2 + RDNA 2 Powehouse, Steam Deck dapat menjalankan game triple A dengan peforma yang baik, tetapi perlu diperhatikan untuk gamenya sendiri masih ada batasan dalam arti ada kategori kompatibility, istilah kompatiblity tersebut adalah Deck Verified,  ada 4 kategori, yaitu Verified dimana gamenya sudah pasti bisa dimainkan dengan baik serta peforma maksimal di Steam Deck, yang kedua adalah Playable dimana masih diperlukan Tweaking manual oleh pengguna, yang ketiga ada Unsupported dimana game memang tidak akan bisa dimainkan di Steam Deck, dan yang terakhir ada Kompatibilty Unknown dimana Valve tidak bisa pernah mengecek gamenya.  dengan kompatiblity tersebut Valve telah memberikan list game game apa saja yang bisa atau telah di Verified, jadi kita tidak perlu bingung apakah game yang kita pilih bisa atau tidak jika dimainkan. selain itu kita juga bisa cek game kompatilibty di Steam Libraby PC. 

Penggunaan Steam Decku ntuk navigasi juga lebih mudah karena layar bisa disentuh dan ukurannya 7", jadi memudahkan kita untuk menulis keyword untuk berbagai macam hal, quick access untuk pengaturan cepat dalam kondisi kita bermain, serta menu pencarian yang didesain sangat memudahkan pengguna. Steam Deck juga mempunyai fitur Fast Resume game, hanya dengan menekan tombol power Steam Deck bisa langsung Sleep Mode, dan dengan menekanya kembali bisa langsung menyala dan kembali di game. 

Tidak seperti Console Handheld lainya yang hanya mempunyai tombol fisik seperti gamepad, tapi Steam Deck juga mempunyai Trackpad disisi kanan dan kiri yang posisinya itu dibawah Face Button dan Analog, entah secara positioning tempat Trackpad ini nyaman atau tidak saya tidak bisa mejelaskan karena belum mencoba secara langsung tetapi dalam bayangan jika memainkan game FPS misalnya yang tidak ada auto Aiming pastinya penggunaan Trackpad bisa menjadi lebih akurat dan memuaskan, dan bisa jadi mungkin jika akan lebih sering menggunakan Trackpad dari pada Analog dalam beberapa kasus game yang kita mainkan. selain itu ada juga sensor Gyro bagi gamer yang juga suka menggerakan gerakan aiming dengan Gyro Mode. 

Walaupun saya belum pernah mencoba Hands On Steam Deck secara langsung, tetapi berdasarkan apa yang saya lihat melalui posisioning setiap tombol, rasanya memang perlu adaptasi untuk bermain game di Steam Deck, ukuranya yang besar dan lumayan berat mungkin akan menyebabkan ketidaknyamanan, apalagi disini ada Trigger Button yang ada dibaalik atau dibagian jari kelingking, jika digenggam ini bisa jadi kepencet juga karena habit tangan kita bisanya rata rata akan semakin erat menggenggam jika sedang dalam permainan, tapi terlepas dari semua itu Steam Deck tetap menyampaikan kenyamanan secara handling dengan positioning button yang sudah dipikirkan secara matang. apalagi jika kita perhatiakan selain port yang ada dibagian atas, fan exhauts di Steam Deck juga berada di posisi atas, dimana tangan kita tidak akan merasakan udara panas ketika bermain. 

Dengan kapasitas battery 40Wh Valve menjelaskan bahwa Steam Deck bisa digunakan untuk bermain game 2 dimensi, web browsing, streaming itu bisa sampai 7-8 Jam, dan mungkin kalau melihat spesifikasi battery game triple A hanya bisa sampai 2 jam, jika dibandingkan dengana Nintendo Swith ukuran dan bobot dari Steam Deck lebih berat 2x lipat lebih, dimana Nintendo Swith 299 gram, dan Steam Deck 699 gram, tapi mungkin juga tergantung kenyamanan kita untuk menggenggam sebuah console handheld.

Disisi lain Valve juga memberikan Docking untuk bermain game di Layar yang lebih besar bisa monitor atau TV, dan bisa dibilang Docking ini juga menambah nilai killer untuk Steam Deck, dan bisa sampai 8K, apalagi Port di Docking ini juga bisa digunakan untuk berbagai macam pheriperal, bisa Gamepad, Keyboard, Mouse, dan jika dilihat ketika Valve menampilakn Docking itu Steam Decknya bisa seperti PC karena secara Basic menggunakan Linux, dan apakah Steam Deck bisa digunakan untuk sesuatu selain gaming, seperti Editing contohnya, itu tidak bisa saya jawab jika belum mempunyai Steam Decknya, terlepas dari fitur Docking dari Steam Deck yang bisa digunakan untuk Komputer, rasanya sudah powerfull sekali Console Handheld yang bisa Switch dari Handheld Mode menjadi Dekstop Mode.

Dengan semua itu Harga Steam Deck masih diangka 20jtan, itu 4x lipat dari harga Console Handheld yang ada di Indonesia yaitu Nintendo Switch Oled senilai 4-5jtan, terlepas dari berbagai macam varian storage, karena jika dilihat di e-commerce Indonesia, jalankan Steam Deck, PS5 aja yang secara Resmi ada di Indonesia itu harganya juga tidak pasti, sekarang sudah mendingan stabil tapi bisa jadi juga tidak stabli di tahun depan. jadi bagaimana ? apakah kalian tertarik dengan Steam Deck, Console Handheld paling Powerfull saat ini, atau kalian sudah mempunyai Steam Deck, seperti biasa tinggalkan saja komentar. 

#VIDEO PEMBAHASAN = KLIK DISINI

© all rights reserved
made with by templateszoo