Tampilkan postingan dengan label Gamepad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gamepad. Tampilkan semua postingan

Review Gamepad Gulikit Kingkong Pro 2


1. Gamepad Secara Umum / Fisik

- Brand
- Packaging
- Design
- Body Gamepad
- Harga

Gamepad Kingkong Pro 2 adalah seri lanjutan dari brand gulikit, menurut saya sendiri tidak ada perkembangan yang cukup signifikan dari seri sebelumnya yaitu kingkong 2, sampai saat ini hanya gulikit saja yang mempunyai teknologi hall effect sensor, saya belum paham apakah teknologi ini dipatenkan oleh gulikit atau bisa dibuat oleh brand lain secara bebas tapi untuk saat ini hanya gulikit saja yang mengaplikasikan hall effect sensor, bahkan gamepad sekelas 8bitdo yang tipe ultimate controller itu juga menggunakan modul elektormagnetick joystick milik gulikit, tidak 8bitdo saja, tetapi gamepad handheld seperti steamdeck dan juga nintendo switch, juga bisa menggunakan modul analog dari gulikit walaupun itu dijual terpisah ya, bukan build in dari steamdecknya atau nintendo.

Gulikit Kingkong Pro 2 memang salah satu gamepad premium, saya mendapatkannya di harga 700ribuan, dengan harga tersebut dalam box penjualan, saya mendapatkan manual berwarna, kabel usb type c yang lumayang panjang, gamepad lengkap dengan casingnya, boxnya sendiri juga terasa premium lengkap dengan gambar dan juga spesifikasi yang ditulis disamping box, casingnya menurut saya cukup berfungsi walaupun hanya berbahan plastick, yang akan cepat rusak kalau sering dibuka tutup, tapi paling tidak misalkan gamepad ini dibawa kemana mana akan lebih aman.


Gamepad ini memiliki bentuk lebar dan cembung dengan handling sama persis seperti controler xbox, hanya saja handling bagian bawah sedikit lebih dalam, finishingnya sangat sempurna dan nyaman digenggaman tangan, apalagi feel face button dan analognya beda dengan yang lain, menggunakan sensor hall effect dan mechanical button, tapi sabar bagian itu akan saya bahas di penilaian analog dan button. varian dari gamepad ini ada dua yaitu putih dan hitam, saya pilih warna hitam, supaya tidak mudah terlihat kotor ketika digunakan, dan seperti yang kalian lihat coating finishing juga sangat bagus hitam doff tanpa cacat sedikitpun, hanya saja saya heran kenapa bagian bumper dan trigger menggunakan warna metalic glossy yang menurut saya sendiri ini kurang bagus, lebih baik itu warna doff juga, karena biasanya kalau warna metalic glossy itu dengan berjalanya waktu akan terlihat bekas jari jari, karena warna catnya sudah memudar. selebihnya pemilihan bahan alloy metal pada permukaan gamepad menjadikan gamepad ini sangat nyaman digunakan dengan harga 700ribuan saya rasa sangat worthit kalau pada penilaian bahan dan material yang digunakan. 

2. Kompatibiliti

- Base Kontroller
- Tipe Koneksi
- Tipe API


Gampead ini mempunyai base kontroller nintendo switch pro, yang ditandai dengan button + dan - , jadi memang gamepad ini akan berfungsi maksimal untuk console nintendo, tetapi dalam pengujian kali ini saya hanya menggunakan pc, dan juga smartphone, kalau ngomongin tipe koneksi, gamepad ini bisa digunakan secara wired dan wirelles dengan tipe API, X-Input, D-Input, HID Complient dan Nintendo Swicth, dibagian tengah atas gamepad terdapat tombol pair serta tombol untuk tipe API yang bisa kita gunakan dengan mudah untuk penggantian tipe API, untuk cara cara mengkoneksikan akan saya tulis di deskripsi video, walaupun gamepad ini mempunyai base controler nintendo switch entah kenapa sampai saat ini tidak bisa saya koneksikan di PS4 menggunakan converter layaknya 8bitdo Pro 2, selebihnya untuk koneksi D-Input, X-input serta di Smartphone Android maupun IOS tidak ada masalah, kalau sudah pernah di pairing dengan device yang kita gunakan tinggal pencet tombol powernya dan gamepad akan secara cepat terkoneksi, dan jika tidak digunakan selama kurang lebih 1 menit gamepadnya akan off.

3. Joystick Analog

- Tipe Joystick (Potentiometer, Elektromagnetik)
- Deadzone
- Circularity
- Presentase Drifting 


Kemudian untuk masalah Joystick Analog, jelas sekali Kingkong Pro 2 ini adalah yang paling juara dan yang paling akurat dibandingkan dengan modul analog dari gamepad yang pernah saya review, lihat saja nilai circularity sangat sempurna dan juga ketika diam tanpa gerakan nilai dari center area juga nol tidak ada pergerakan sama sekali, untuk Deadzone bisa diatur secara langsung dengan kombinasi tombol AI Key, dengan 3 level sebut saja, smooth, medium, dan cepat, penilaianya luar biasa bahkan ketika mencoba game genshin impact di smartphone IOS pada settingan level smooth karakter sampai bisa berjalan, yang menandakan leveling deadzone atau akurasi analog sangat baik. untuk presentasi drifintg memang teknologi electromagnetick joystick ini mengklaim tidak akan mengalami drifting, tapi perlu diingat presentase drifting itu hanya terjadi pada modul analog gamepad yang murah, dan sampai saat inipun saya belum pernah mengalami analog drifitinng pada gamepad original seperti dual shock atau xbox controller, jadi ya sebenarnya terlalu overkill untuk fitur hall effect jika tidak digunakan oleh pro player yang mengandalkan akurasi presisi saya rasa akan sama jadi sama saja dengan modul analog gamepad original.

4. Button, Handling, Fitur - Fitur

- Adaptive Trigger
- Back Button
- Programmable Key
- Rumble / Getaran
- Software
- Turbo Fuction
- Responsif

Adaptive Trigger jugaa mengaplikasikan hall effect sensor seperti analog joysticknya, sedangkan untuk face button menggunakan sistem mekanikal jadi secara feel button lebih kliki dan terasa premium dibandingkan dengan membran button seperti gamepad yang lain, fitur lain seperti motion gyro 6 axis dan juga tubro fuction juga ada pada gamepad ini, sayangnya gamepad ini tidak mempunya back button atau proggramable key, seperti yang saya singgung gamepad ini mempunyai AI Key yang digunakan untuk mengatur semua adjusment antara lain level sensivitas adaptive trigger, level sensivitas analog, level getaran, interchange atau pengubahan fungsi face button yaitu AB XY, Auto Pilot yang dikenal sebagai APG game, dan masih banyak lagi, untuk cara caranya seperti biasa saya akan tulis di dekripsi ya supaya video review tidak terlalu panjang, kalau bahas getaran atau vibrasi pada gamepad ini, feelingnya juga sangat smooth, sudah terasa intensitas terhadap aksi dalam game, mungkin bisa lebih terasa lagi kalau menggunakan nintendo switch karena memang gamepad ini mempunyai base controler nintendo switch, karena biasanya gamepad akan lebih berfungsi sempurna berdasarkan base controlernya. untuk keseluruhan button selain trigger, dan face button, walaupun masih menggunakan membran, tapi feelingnya juga tidak jauh beda dengan gamepad original, masih bisa mengimbangi spek button yang lain. 

5. Spesifikasi

- Baterai
- Bluetooth
- Tipe Kabel Port
- Berat


Kemudian untuk masalah spesifikasi gamepad ini memang menggunakan baterai 1000mAH, dengan penggunaan normal main berjam jam masih aman, klaimnya sampai 25jam pemakaian pada pengisian penuh, tidak disebutkan dalam manual gamepad ini menggunakan bluetooth versi berapa, yang pasti untuk pengujian tidak ada msalah sama sekali, kemudian port charging juga sudah menggunakan type c,

6. Kesimpulan

- Kecocokan
- Worth it ?

Lalu apakah gamepad ini worth it dari harga dan juga spesifikasi yang diberikan, seperti yang sudah saya jelaskan gamepad ini memang termasuk gamepad yang premium, apalagi dengan adanya teknologi yang sampai saat ini hanya dimiliki oleh gulikit, yaitu sensor hall effect, yang diaplikasikan pada joystick analog dan triggernya, semua fitur juga dapat disetting dengan adanya AI Key, dan menurut saya sendiri konfigurasi secara fisik itu lebih bagus dari pada konfigurasi menggunakan software, kita tidak perlu repot repot membuka software saat ingin melakukan konfigurasi, tinggal di hafalin saja tanda tanda dan cara pengaturanya, secara handling gamepad ini juga mempunyai tingkat kenyamanan yang baik, grip handle, posisi, berat gamepad yang sangat pas dalam genggaman tangan, 


tetapi saya menyayangkan karena tidak adanya programmable key atau back button, menurut saya saat ini standart gamepad itu harus mempunyai minimal back button, karena jumlah button standart itu sudah kurang apalagi jika main game kompetitive, tapi kalau kalian tidak mementingkan back button dan sangat bisa menggunakan gamepad dengan jumlah tombol standart, tetap gamepad ini saya rekomendasikan, dari bahan material, feel button, handling semua sangat sempurna,dengan penilaian tersebut saya memberikan nilai 8.0 /10. untuk gulikit kingkong pro 2


kalau masalah drifting spek yang diunggulan menurut saya itu tidak begitu killer karena kondisi drifting pada module analog itu hanya terjadi pada modul analog dari gamepad yang murah, ya kebanyakan seperti itu, karena saya sendiri membeli gamepad original seperti dual shock 4 dan xbox controler, tidak terjadi drifting, dengan catatatn saya memang tidak terlalu sering menggunakan salah satu gamepad, pasti ganti ganti, 

Pengetesan Gamepad IPEGA PG-9216

  • Smartphone Android - Samsung A50s 4/64
  • Smartphone Android - Xiaomi Redmi Note 9 4/64
  • Smartphone IOS - Iphone 14 Pro
  • Windows 11 22H2 - Mini PC Deskmini X300 
VIDEO UNBOXING & REVIEW : KLIK DISINI

Review / Tutorial Gamepad IPEGA PG-9216

TENTANG GAMEPAD SECARA UMUM

- Kelengkapan Gamepad

IPEGA PG-9216 adalah gamepad terbaru dari ipega yang hadir di indonesia tahun 2022, dan seperti yang seperti saya bilang diawal gamepad ini adalah gamepad terbaru dari ipega yang paling murah, yang dijual dengan harga 170rb, tetapi mungkin karena banyak pembeli, sampai ada toko online yang menjual gamepad ini 2x lipat dari harga di official store, jadi sebagai informasi buat kalian yang ingin beli, harga normal dari gamepad ini adalah 170rb, dan saya sarankan untuk beli di ipega official store. kelengkapan dalam box terdapat manual, holder smartphone, dan usb type c. 

BENTUK GAMEPAD

- Type Gamepad
- Visual Gamepad
- Body Gamepad
- Layout Button
- Travel Distance
- Feel Button
- Suara Button

IPEGA PG-9216 adalah gamepad type joystick dengan bentuk sedikit lebar dan besar dari pada gamepad pada umumnya, secara visual terdapat aksen warna merah dibagian bawah analog dan secara keseluruhan warna gamepad ini hitam doff polos tidak terdapat grip di bagian handling tetapi tekstur doffnya tidak terlalu licin jadi masih nyaman ketika digenggam, kemudian layout button sama seperti xbox, yaitu analog ada diatas d-pad, dan semua tombol pada gamepad ini mempunyai travel distance yang tinggi, bahkan analognya juga tinggi, dan karena ini gamepa dengan harga 100rban, travel distance yang tinggi akan membuat suara setiap tombol menjadi cukup keras jika ditekan, apalagi kalau bermain game fighting, feel button tetap nyaman tapi mungkin suara dari setiap tombol akan sedikit mengganggu dalam permainan, dalam paket penjualan Gamepad ini memang memiliki holder smartphone, yang bisa digunakan untuk smartphone dengan lebar maksimal 75mm, tetapi kualitas sangat buruk, bahkan boleh saya bilang tidak bisa digunakan di smartphone, tidak bisa menahan smartphone jadi ya tidak bisa sambil santai duduk atau tiduran.

KONEKTIFITAS

- Console
- Windows PC
- Smartphone

Untuk masalah konektifitas gamepad ini mempunyai banyak konektifitas yaitu bisa digunakan di console PS4 dan PS3, Nintendo, Android TV, Smartphone Android maupun IOS, dan yang terakhir bisa di Windows PC kalau menggunakan bletooth akan terdeteksi sebagai gamepad biasanya, kalau menggunakan kabel bisa terdeteksi sebagai Controller X360, saat pengetesan saya tidak mendapatkan delay, baik itu di console , Windows PC maupun di Smartphone, dan yang paling menarik adalah konektifitas untuk PS4 bisa untuk wakeup consolenya pada saat posisi rest mode maupun off, bahkan saat pengujian untuk semua gamepad ipega yang terdapat konektifitas untuk ps4 semuanya bisa melakukan hal yang sama. dan untuk cara mengkoneksikan di setiap devices akan saya tulis di deskripsi video atau kalian bisa membacanya di blog pengentahumedia.blogspot.com. 

Cara Mengkoneksikan Gamepad IPEGA PG-9216

  1. Smartphone Android - HID Mode = Tekan Home + X (Indikator LED 3 Menyala)
  2. Smartphone Android - Android Standart Mode = Tekan Home + A (Indikator LED 1 Menyala)
  3. Smartphone IOS - MFI Mode = Tekan Home + B (Indikator LED 1 Menyala)
  4. Nintendo - Tekan dan tahan R2 + Home (Indikator semua LED Menyala)
  5. Playstation 4 - Wired Mode = Tancapkan kabel type C + Tekan Home selama 3 detik (Indikator LED 1 Menyala)
  6. Playstation 4 - Wireless Mode =  Tancapkan Kabel Type C + Tekan Home selama 3 detik, kemudian cabut kabel type c (Indikator LED 2 Menyala)
  7. Playstation 3 - Wired Mode = Tancapkan kabel type C
  8. Playstation 3 - Wireless Mode = Tancapkan kabel type C, kemudian tahan Home selama 3 detik lepaskan kabel usb type c
  9. Windows PC - HID Mode = Tekan Home + X
  10. Windows PC - X360 Mode = Tancapkan kabel usb type C

Cara Mengaktifkan/Menonaktifkan fitur Turbo 

  1. Tekan dan tahan tombol yang diinginkan untuk fitur turbo + tekan Turbo
  2. Tekan dan tahan tombol yang diinginkan untuk fitur turbo + tekan Clear

FITUR

- Turbo

Ngomongin fitur gamepad ini tidak mempunyai banyak fitur hanya terdapat fitur turbo saja, bahkan vibrasi juga tidak ada, jadi ya akan terasa sangat hambar jika bermain game tanpa efek getaran, sangat disayangkan sekali padahal gamepad ini sudah support untuk digunakan di console. 

SPESIFIKASI

- Kapasitas Battery 
- Versi Bluetooth

Menggunakan bluetooth versi 5, kapasitas battery gamepad ini sebesar  400mAh, bisa digunakan kurang lebih 15 jam, saya sendiri jika main di console jarang kehabisan battery, ya wajarlah gamepad baru dari ipega rata rata bisa awet kalau digunakan, saat kondisi battery lemah indikator LED no4. akan berkedip cepat, pada saat pengechargan LED no 4 akan berkedip pelan, dan ketika sudah penuh LED 4 akan menyala., jika tidak digunakan selama 5 menit gamepadnya akan sleep, dan kalau mau rekonect diberbagai devices manampun yang kita gunakan tinggal pencet tombol home salam 3 detik.


KESIMPULAN

Lalu dari semua review yang saya berikan, pertanyaanya adalah apakah gamepad ini bisa saya rekomendasikan, jawabanya ya saya rekomendasikan tapi untuk pemakaian ringan saja, jadi benar benar sebagai joystick, pemakaian gamepad ini sangat hambar karena tidak adanya getaran yang membuat permainan semakin imersive, ditambah holder smartphone yang kualitas sangat buruk bahkan menurut saya tidak ada gunanya ipega memberikan holder samrtphone ini, tapi kembali lagi kita tidak bisa berharap banyak karena ini gamepad 100rban, selebihnya selama 2 minggu pemakaian tidak ada kerusakan dibagian analog atau tombol lain, dan kalau kalian ingin membeli gamepad ini, pastikan apakah kalian nyaman atau tidak jika bermain game ada suara feel button yang lumayan keras. kalau saya sendiri suara tombol pada gamepad ini lumayan mengganggu, dari segi harga dan semua fitur yang diberikan oleh gamepad ini saya akan memberikan penilaian 6.5/10, yah paling tidak kenyamanan dalam menggenggam dan feel button serta kualitas material gamepad masih bagus. 

Pengetesan Gamepad IPEGA PG-9216

  • Smartphone Android - Samsung A50s 4/64
  • Smartphone Android - Xiaomi Redmi Note 9 4/64
  • Console - Sony Playstation 4 Pro
  • Windows 11 22H2 - Mini PC Deskmini X300 

#VIDEO REVIEW = KLIK DISINI

Rekomendasi Gamepad IPEGA untuk PS4

Kali ini saya memberikankan Final Review Gamepad IPEGA mana yang paling cocok untuk digunakan di PS4, Seperti yang sudah saya jelaskan di Video Unboxing, saya mencari rekomendasi Controller Alternatif Dual Shock 4 untuk bermain, karena kita tahu kalau Dual Shock 4 original menurut saya pribasi harganya mahal, terlepas dari semua kenyamanan yang kita dapatkan untuk bermain. Sampai bulan Oktober 2022 IPEGA hanya mempunyai 4 series Gamepad, yang bisa digunakan untuk PS4, dan Gamepad mana yang paling saya rekomendasikan. 

4 Gamepad IPEGA yang support di Console PS4 adalah IPEGA PG-9216, yang kedua IPEGA PG-P4010, kemudian IPEGA PG-P4012, dan yang terakhir adalah IPEGA PG-P4023D, sebagai Alternatif untuk Dual Shock 4, Gamepad IPEGA minimal harus memenuhi standart konektifitas dari Dual Shock 4, Fitur - fitur lain seperti, Sensifitas, Vibrasi yang solid, Fungsi Turbo, Programable Key, dll itu bisa dinilai terakhir yang paling penting adalah Gamepadnya bisa terkoneksi secara wirelles, bisa untuk Wakeup PS4nya baik itu ketika Rest Mode maupun kondisi Turn Off, serta bisa langsung Switch Controller ketika dinyalakan. dan kalau kalian mengikuti Video Unboxing ketika pengetasan keempat Gamepad IPEGA ini bisa memenuhi minimum Standart Konektifitas tersebut, jadi sebenarnya semua Gamepad ini bisa dibilang cocok cocok saja di PS4, bisa berfungsi dengan baik. tapi pasti ada yang paling Worth It dari keempatnya, dan saya akan menjelaskan secara sigkat satu per satu Gamepadnya dimulai dari Harga Gamepad yang paling murah.

#1. IPEGA PG-9216 

Yang pertama ada IPEGA PG-9216, mempunyai harga 170.000 di IPEGA Official Store Tokopedia, jujur saja ketika saya mempunyai ide untuk membuat Rekomendasi Gamepad IPEGA untuk PS4, saya menunggu Ready Stock dari Gamepad ini di Official Storenya karena harga di Toko lain selisihnya itu jauh sekali bisa sampai 2x lipat, dan kelihatanya Gamepad ini juga salah satu yang paling laris. 

Gamepad ini berbentuk sedikit lebar dari pada umumnya, layout button seperti Xbox karena Analog ada diatas bukan saling sejajar, Walaupun Gamepad ini memenuhi standart minimal konektifitas untuk PS4, tetapi Gamepad ini tidak memiliki fitur yang ada di Dual Shock 4 seperti Trackpad, Port Jack Audio 3.5mm, Tombol Share dan Option, semua tombol dalam gamepad ini standart, memang sepertinya bukan Gamepad yang didesain khusus PS4 melainkan, Gamepad yang salah satu fiturnya bisa support di PS4. dengan tidak adanya fitur Dual Shock 4 maka saya tidak bisa merekomendasikan Gamepad ini, karena menurut saya Trackpad, Tombol Share dan Option, itu sangat penting, apalagi Port Jack Audio untuk Headphone dimana akan sangat penting jika kita bermain di Monitor yang tidak mempunyai Speaker. 

Tetapi jika kalian ingin tahu bagaimana penilaian secara keseluruhan. Feeling genggaman dari Gamepad ini cukup nyaman walaupun berbentuk lebih lebar, sensivitas juga oke karena tidak ada delay pada setiap tombol, motor vibrasi pecah,tidak begitu solid, travel distance setiap tombol memang cukup tinggi tidak cocok untuk game yang membutuhkan kecepatan movement, tapi lebih cocok untuk bermain game racing, terdapat fitur turbo yang bisa diaktifkan dengan mudah, tetapi saya sendiri tidak pernah menggunakan tombol fitur turbo karena jika di game fighting kita tidak akan bisa melakukan combo. 

#2. IPEGA PG-P4010


Kemudian ada IPEGA PG-P4010, dijual dengan harga 280.000 di IPEGA Official Store Tokopedia, jika dilihat secara  visual Gamepad ini memenuhi semua standart untuk menggantikan Dual Shock 4, ditambah lagi mempunyai 2 tombol programable key dibagian samping yang disebut S1 dan S2, kemudian ada 2 tombol progamable key lagi di bagian grip bawah yaitu S3 dan S4. Bentuk Gamepad ini sangat pas di genggaman tangan apalagi dibagian ujung dilapisi dengan material rubber jadinya tidak membuat tangan licin, menggunakan layout button Playstation jadi kedua analog sejajar dan permuakaan body untuk Face Button dan D-pad dibuat flat dengan travel distance yang sangat pas disetiap tombol. untuk Trackpad, Share Button, Option Button, dan juga Port Jack Audio bisa berfungsi dengan normal, tidak ada delay disetiap tombol, kemudian sensasi motor vibrasi juga solid tidak terasa pecah, yang disayangkan dari Gamepad ini adalah positioning dari Programble Key baik itu di posisi samping maupun grip bawah, saya sendiri tidak tahu bagaiaman jari kita menekan tombol yang ada disamping body gamepad, dan yang berada di posisi bawah itu jaraknya jauh dari jari manis dan kelingking karena posisinya tidak berada pas dibawah handle grip melainkan ditengah tengah, jika Programable Key yang berada dibawah grip itu tidak ditengah pastinya akan mudah dijangkau oleh jari manis dan jari kelingking. seandainya seperti itu Gamepad ini akan mendapatkan nilai sempurna dari saya, walaupun begitu Gamepad ini tetap saya rekomendasikan karena mempunyai semua fitur dari Dual Shock 4, terlebih lagi bentuk gamepad yang sangat nyaman digunakan juga mendapatkan poin lebih. 

#3. IPEGA PG-P4012


Kemudian ada IPEGA PG-4012, dijual dengan harga 298.000, gamepad ini membawa tema spiderman disisi bentuk serta kombinasi warna yang digunakan, ujung handlenya juga terbuat dari karet yang membentuk pola jaring laba laba, secara visual Gamepad sangat menarik perhatian dibagian Face Button juga terdapat led yang bisa menyala  dan Gamepad ini juga memmenuhi semua standart yang ada di Dual Shock 4, sama seperti IPEGA PG-P4010 Gamepad ini juga mempunyai 4 Programable Key tetapi semua berada di bawah grip dan secara positioning itu lebih nyaman dari pada IPEGA PG-P4010, Bentuk Body Gamepad ini Flat dengan layout button sama seperti Dual Shock 4 lebar tetapi lebih tipis, yang membuat Gamepad ini kurang nyaman digunakan ada pada bagian L2 dan R2 yang didesain lancip dan lebih tinggi, sehingga jari ketika menekan menjadi tergeser kebawah, ditambah lagi motor vibrasi yang tidak begitu solid jika bergetar, walaupun secara keseluruhan bentuk Body gamepad ini sudah solid tetapi jika saya amati dibagian Trackpad tidak begitu sempurna mungkin getaran yang tidak solid disebabkan oleh bagian Trackpad ini. lalu apakah Gamepad ini saya rekomendasikan sebagai alternatif untuk menggantikan Dual Shock 4 jawabanya ya saya rekomendasikan, semua fitur berfungsi dengan normal tetapi dengan catatan tombol L2 dan R2 yang berbentuk lancip dan kurang nyaman, serta getaran motor yang kurang solid. 

#4. IPEGA PG-P4023

Yang terakhir adalah IPEGA PG-P4023, Gamepad yang paling maal yaitu dijual dengan harga 320.000, sesuai dengan harganya Gamepad ini memiliki biuld quality yang sangat solid, bentuk body tidak flat melainkan round atau melengkung jadinya lebih ergonomis jika digunakan, secara visual Gamepad ini mirip seperti Dual Sense 5 miliki PS5, tapi sayang saya tidak mendapatkan warna putih karena sudah habis saat membeli, feeling handling gamepad ini sangat nyaman ditangan palagi setiap travel distance setiap tombol juga sangat pas, 2 Programmable Key tambahan yang berada di grip bawah juga bisa dengan mudah dijangkau, Trigger L dan R yang sangat pas di jari telunjuk dan tengah, serta analog yang sangat smooth, Vibrasi dari gamepad ini juga sangat solid bahkan sangat terasa ketika bergetar di bagian kiri atau kanan. semua tombol fitur untuk PS4 juga bisa berfungsi dengan normal. sayangnya Gamepad ini didesain dengan permukaan doff yang polos jadinya tidak ada grip dibagian handling, jadinya sekiti licin. 

#PALING DI REKOMENDASIKAN

Selain IPEGA PG-9216 yang tidak saya rekomendasikan karena tidak memiliki fitur di Dual Shock 4, ketiga Gamepad lainya semuanya saya Rekomendasikan karena  fitur untuk PS4 bisa berfungsi, bisa untuk wake up PS4nya pada saat Rest Mode dan posisi off, Port Jack Audio, Speaker, Trackpad, Share Button, Option Button semua bisa berfungsi dengan normal, 

Lalu dari ketiganya mana yang paling saya rekomendasikan dari segi harga dan kenyamanan bermain ? Penilaian kali ini saya sedikit bingung antara IPEGA PG-P4010 dan IPEGA PG-P4023D, keduanya memiliki kelebihan feeling genggaman yang nyaman, Poin yang paling saya perhatikan dari keduanya adalah, untuk IPEGA PG-P4010 sangat disayangkan karena Button Programable Key nya tidak pas dijari manis dan jari kelingking sehingga tidak bisa dijangkau tetapi dibagian handling mempunyai lapisan rubber sehingga tidak licin dan sangat nyaman digunakan, sedangkan untuk IPEGA PG-P4023D tidak terdapat rubber pada handlingnya jadinya membuat licin, tetapi positioning setiap tombol sangat pas dan nyaman, terutama bentuk body Gamepad yang curve melengkung. 



Tetapi secara keseluruhan saya memilih IPEGA PG-P4010 alasanya simple, handling yang nyaman ditangan saat bermain, vibrasi yang solid, analog yang smooth, travel distance yang sangat pas, tidak terlalu pendek dan tidak terlalu tinggi, walaupun sangat disayangkan posisi Programmable Key yang tidak pas dijari, tetapi itu bisa ditoleransi karena saya sendiri jarang menggunakan Programmable Key, yang penting tombol utama dalam gamepad bisa sesuai, gamepad ini mempunyai kapasitas baterai 400mAh, saat pengetesan dalam kondisi baterai penuh masih bisa saya gunakan selama 5 jam itupun tidak habis total tapi cuam indikasi lampu led yang berkedip, jadi bisa dipastikan bisa sampai kurang lebih 7 jam bermain di PS4 secara wireless, Port Jack audio juga berfungsi normal tidak ada kendala sama sekali, harga 280.000 sudah mendapatkan fitur dan kenyamanan tersebut menurut saya sangat worth it. 

Terlepas dari penilaian saya di video rekomendasi Gamepad IPEGA sebagai Alternatif untuk menggantikan Dual Shock 4 di PS4, kalian bebas memilih dari Keempatnya karena pada dasarnya bisa digunakan untuk bermain, fitur yang menjadi poin tambahan adalah Gamepad IPEGA ini bisa untuk wake up PS4 pada saat Rest Mode maupun ketika PS4nya OFF, jika kalian mencari yang paling murah jawabanya ya IPEGA PG-9126, tetapi perlu diingat Gamepad IPEGA ini jarang sekali sparepartnya, misalkan rusak ya susah untuk diperbaiki beda seperti Controller Console yang sparepartnya tersedia. 

Jadi itulah Rekomendasi Gamepad IPEGA sebagai Alternatif untuk menggantikan Dual Shock 4 semoga bisa bermanfaat untuk kalian yang sedang mencari referensi Gamepad untuk bermain di PS4

#VIDEO REVIEW = KLIK DISINI
#VIDEO UNBOXING = KLIK DISINI

Cara Setting Gamepad IPEGA (2022)


IPEGA adalah salah satu Brand Aksesories Gaming, banyak sekali mulai dari Headphone Gaming, Docking Stick Playstation, dan Nintendo, tapi yang sangat paling banyak adalah Gamepad, IPEGA menghadirkan Gamepad yang bisa digunakan diberbagai macam Platform dan Devices yaitu Smartphone Android, IOS, Windows PC, Console Playsation 3, Android TV, dan untuk Nintendo Switch, sampai saat artikel ini dibuat saya baru mereview Gamepad yang support dengan Smartphone, Nintendo Switch dan Playstation 3, belum ada Gamepad IPEGA yang support di semua Platform sekaligus, jika kedepan ada akan saya update dan review di Youtube. 

Karena Multifungsi cara untuk mengkoneksikan di Smartphone tidak langsung dinyalakan dan main, perlu mencocokan di Devices mana kita bermain, dan ada caranya tersendiri. 

Gamepad memiliki Layout Button seperti Playstation dan juga Xbox, tapi kebanyakan Face Buttonnya ditulis ABXY jadi supaya tidak bingung mana yang harus dipencet posisinya tinggal menyesuaikan saja karena ada juga yang ditulis 1234

Mungkin ada beberapa Gamepad IPEGA yang terbaru atau yang memiliki settingan khusus, tapi secara umum atau kebanyakan Gamepad IPEGA yang sudah direview di Channel Youtube ; Pengentahudotcom memiliki cara yang sama. inilah beberapa cara mengkonesikan Gamepad IPEGA

Untuk Smartphone jika Game yang kita mainkan tidak memiliki X-Input kita harus mapping dengan Aplikasi Pihak Ketiga, mapping disini adalah menyalakan tombol pada layar Smartphone dengan tombol yang ada di Gamepad, pengaturan ini bebas kita pilih, dan Gamepadnya akan berfungsi saat bermain saja, ketika berada di menu Gamepad tidak akan berfungsi

BACA JUGA : 
Macam - macam Koneksi pada Gamepad

Untuk Smartphone Android

#TEKAN HOME + X / untuk koneksi HID Mode 

#TEKAN HOME + A / untuk koneksi Android Std Mode

Disini kita harus paham kalau ada game yang mempunya X-Input di dalam sistemnya jadi ketika Gamepad dikoneksikan kita tidak perlu Mapping lagi, koneksinya disebut HID Mode. Sedangkan ada game yang tidak memiliki X-Input sehingga jika ingin main dengan Gamepad harus di Mapping dahulu menggunakan Aplikasi pihak ketiga seperti Panda GamepadPRO dan V3 Shooting Plus, untuk koneksi HID Mode bisa juga digunakan untuk Mapping yaitu dengan Aplikasi Panda GamepadPRO dan untuk Android Std Mode menggunakan V3 Shooting Plus

Jadi setelah #TEKAN HOME + X, dan menyambungkan melalui bluettooh di Smarphone langung buka game yang support dengan HID Mode contohnya seperti Asphalt 9 Legend, GTA San Andreas, Gangster LAS VEGAS, dan Game lain yang support dengan HID mode

Tapi untuk Android Std #TEKAN HOME + A, dan menyambungkan melalui bluetooth di Smartphone perlu membuka Aplikasi V3 Shoting Plus untuk melakukan mapping terlebih dahulu, kalau menggunakan Aplikasi Panda Gamepad PRO ya #TEKAN HOME + X.

Untuk Smartphone IOS

#TEKAN HOME + B

Untuk di Smartphone IOS saya sendiri belum pernah mencoba karena belum mempunyai Smartphone IOS, tapi berdasarkan riset koneksi ini untuk HID mode

Untuk Windows PC

#TEKAN HOME + X / untuk koneksi HID Mode - Wireless 

#TAHAN R1 + Menancapkan Kabel USB / untuk koneksi X360 Mode - Wired 

Sampi pada Artikel ini dibuat belum ada Gamepad IPEGA yang support koneksi X360 Mode secara Wireless tapi masih menggukan kabel, dan untuk HID Mode pada Windows PC bisa digunakan untuk Game yang mempunyai konfigurasi controller seperti Pro Evolution Soccer, Naruto Ninja Storm. sedangkan untuk koneksi X360 Mode kalian bisa langsung membuka Game dan memainkanya, semua Game Original di Windows PC pasti bisa dimainkan. 

Untuk Playstation 3 dan Nintendo

#TAHAN R1 + Menancapkan Kabel USB

#Tancapkan Dongle USB / jika Gamepad ada Dongle USB 

Sayangnya untuk kedua Console ini masih menggunakan kabel belum ada yang Wireless kalaupun ada, yaitu Gamepad IPEGA PG-9218 Golden Warrior dan IPEGA PG-9076 Batman yang mempunyai dongle USB jadi tinggal ditancapakan di Console.

Untuk Android TV

#TEKAN HOME + X / untuk koneksi HID Mode - Wireless 

#Tancapkan Dongle USB / jika Gamepad ada Dongle USB 

Walaupun belum banyak Developer Game yang membuat di Platform Android TV tapi ada beberapa Game ringan yang bisa dimainkan menggunakan Gamepad, dan disini untuk koneksi HID Mode belum bisa Mapping tombol jadi hanya Game yang mempunyai X-Input saja yang bisa dimainkan. 

Mouse Mode di Windows PC, Smartphone Android dan Android TV

#TEKAN HOME + Y

Jarang digunakan tapi ada namanya fitur Mouse Mode di Gamepad IPEGA mungkin kegunaanya untuk Navigasi memutar musik, karena saya sendiri jarang menggunakan fitur ini

Dengan beberapa cara tersebut pastikan kalian mengkoneksikan dengan benar jika tidak cocok pada Devices yang dimainkan, karena nanti akan tersambung saja tapi tidak terdeteksi di Game maupun di Aplikasi Mapping dan jika sudah cocok tapi belum bisa coba untuk di RESET Gamepadnya

BACA JUGA : 
Pengertian Gamepad

#RESET Gamepad IPEGA

Ada lubang kecil yang bisa ditusuk dengan SIM Ejector HP, setelah itu coba untuk dikoneksikan ulang. 

Dan itulah beberapa cara untuk mengkoneksikan Gamepad IPEGA di berbagai macam Platform dan Devices, tentunya untuk Gamepad terbaru masih ada cara lain, tetapi yang paling umum saya jumpai ketika Review Gamepad adalah seperti diatas, berikan saja komentar jika kalian para pembaca mempunyai Gamepad IPEGA yang belum bisa mengkonesikan. 

Macam - Macam Koneksi Pada Gamepad



Seiring berkembangnya teknologi, gamepad yang dahulu hanya digunakan pada console, saat ini bisa digunakan diberbagai macam platform, hal itu dikarenakan developer game juga membuat game di beberapa platform yaitu Playstation, Xbox, Nintendo, Windows PC, MAC Pc, dan untuk versi mobile tentunya di Smartphone Android, maupun Smartphone IOS.  Adanya game di berbagai macam devices dan platform mengharuskan brand yang bergerak dibidang aksesories gaming membuat berbagai macam koneksi untuk setiap devices, gamepad yang mempunyai banyak koneksi belum tentu memiliki kualitas yang baik, tapi akan banyak dibeli oleh konsumen karena mempunyai fitur unggulan, berbeda lagi dengan gamepad yang dibuat oleh brand console, karena gamepad itu dikhususkan untuk console yang mereka buat. Berdasarkan pengetesan dan beberapa kali mereview gamepad, saya akan membagikan macam macam koneksi pada gamepad yang digunakan pada devices dan platform yang berbeda.

#Console Mode

Tidak ada yang pembahasan lebih dalam tentang koneksi gamepad ini, karena memang sangat simpel semua console pasti mempunyai controllernya masing masing, dan koneksinya juga sudah didesain khusus hanya untuk konsole itu sendiri, tinggal mengaktifkan gamepad baik itu secara wireless maupun wired gamepad akan langsung tersambung tidak perlu ribet di pengaturan, beberapa gamepad dari console masih bisa dikoneksikan di smartphone maupun windows pc, contohnya seperti Dual Shock 4 dari Playstation dan juga Xbox Controller dari Xbox, koneksi ini bisa digunakan secara Wired dan Wireless

#X360 Controller

X360 Controller adalah koneksi yang ada di Windows PC, kita tahu bahwa ada yang namanya Game Crack, (Bajakan) yang bisa kita install di PC, adapula Game Original yang bisa kita download di Platform Digital Game, seperti Steam, EPIC Game, Blizzard Entertainment, dll. Gamepad yang mempunyai koneksi X360 Controller akan langsung terdeteksi pada Game Original maupun Game Crack tanpa harus perlu kita mengatur konfigurasi tombol didalam game, langsung automatis terdeteksi, X360 Controller bisa digunakan secara Wired dan Wireless dan sayangnya sampai saat ini sangat jarang sekali Gamepad yang memiliki koneksi X360 Wireless Controller, bahkan brand seperti IPEGA juga belum mengeluarkan Gamepad yang mempunyai koneksi X360 secara Wireless, saat ini Gamepad yang bisa menggunakan koneksi X360 adalah Dual Shock 4, Xbox Controler Series S, X

#HID Mode

HID Mode adalah koneksi yang ada di Smartphone Android, IOS dan Windows PC, Pada Smartphone jika sebuah Gamepad mempunyai koneksi HID Mode dan Game yang dimainkan memiliki X-Input didalamnya kita tidak perlu mapping tombol pada Game tinggal langsung dimainkan saja, beberapa contoh Game yang memiliki X-Input adalah Asphalt, Gangter Las Vegas, Modern Combat 5. Sedangkan untuk Windows PC baik secara Wire dan Wireless koneksi ini hanya berfungsi untuk Game yang mempunyai konfigurasi Controler, dan tidak akan bisa langsung dimainkan seperti X360 Mode, contoh game yang mempunyai konfigurasi Controler adalah Pro Evolution Soccer (PES), Naruto Ultimate Ninja Storm. Koneksi ini juga bisa digunakan untuk mapping di Smartphone Android menggunakan aplikasi pihak ketiga yaitu Panda Gamepad Pro, Jika Gamepad tidak memiliki koneksi HID makan ketika dikoneksikan pada Smartphone Panda Gamepad Pro tidak akan mendeteksi gamepad walaupun telah terkoneksi

#Android Standart Mode

Android Standart Mode adalah koneksi yang ada di Smartphone Android, koneksi ini di khususkan untuk Game yang tidak memiliki X-Iput didalamnya jadi kita harus melakukan mapping tombol didalam Game menggunakan Aplikasi pihak ketiga, yaitu V3 Shooting Plus, jika Gamepad tidak memliki koneksi Android Standart Mode, ketika di koneksikan pada Smartphone Gamepadnya tidak akan terdeteksi pada Aplikasi V3 Shooting Plus. 

IOS Mode

-

3 Rekomendasi Gamepad IPEGA

Kali ini saya akan membagikan rekomendasi beberapa gamepad buat kalian yang saat ini sedang mencari gamepad yang cocok untuk Smartphone kalian. Sebelum memberikan rekomendasi gamepadnya,  saya akan memberikan pengertian singkat supaya kedepan kalian bisa paham gamepad apa yang cocok buat Smartphone kalian, yang biasa dipertanyakan oleh subscriber di PENGENTAHUDTOCOM adalah gamepad apa yang cocok dan berfungsi di Smartphone, 

Cocok yang dimaksud disini bukan hanya kecocokan secara visual melainkan kenyamanan dalam bermain game menggunakan gamepad, yang jadi acuan disini kalian suka main game tipe apa ? kalau game aksi, balapan yang cocok ya menggunakan Joystick, jika suka game Moba, FPS cocoknya ya menggunakan gamepad tipe singlehand adapun gabungan dari kedua tipe ini adalah gamepad Telescopic, yang mana cocok buat main game apapun apalagi fungsi gamepad membuat Smartphone lebih mirip console genggam. Sedangkan yang dimaksud berfungsi adalah dapat terkoneksi dengan Smartphone, tapi bukan berarti langsung bisa digunakan untuk bermain game, melainkan hanya terkoneksi saja. ada beberapa game yang mempunyai direct play atau bisa disebut HID Mode yang mana game tersebut langsung bisa dimainkan tanpa harus mapping, kemudian ada game yang tidak mempunyai direct play sehingga kita harus melakukan mapping dengan aplikasi pihak ketiga supaya bisa memainkan game. 

Itulah pengertian singkat mengenai bagaimana hubungan antara gamepad, smartphone, dan game itu sendiri, 3 Rekomendasi gamepad yang saya berikan ini adalah dari brand IPEGA dengan tipe yang berbeda, saya rasa sudah banyak sekali yang mngetahui brand IPEGA karena begitu banyaknya series yang didatangkan di Indonesia

1. IPEGA PG-9099 Wolaverine

Yang pertama adalah gamepad dengan tipe Josystick yaitu IPEGA PG-9099 yang mempunyai nama Wolaverine, dibanderol dengan harga 200rban gamepad ini sudah mempunyai banyak fitur, salah satu fitur yang saya suka adalah mempunyai motor vibrasi sehingga membuat feeling bermain game lebih menyenangkan, walaupun fitur tersebut hanya akan aktif saat menggunakan koneksi wire di PC atau Console rasanya tetap cukup memuaskan mengingat harganya dikisaran 200rban, apalagi untuk windows PC sudah support koneksi Xbox 360 Controller yang memungkinkan kita bermain semua game di Platform Windows PC, untuk koneksi secara keseluruhan IPEGA PG-9099 ini support di Android Mode, HID Mode, IOS Mode, Nintendo Swicth, PS3 dan X360 Wireless Controller, lengkapnya tipe koneksi ini membuat gamepad Wolaverine jadi andalan untuk bermain game di berbagai macam devices yaitu Smartphone, Android TV, Windows PC, Nintendo dan Playstation. 


Adanya holder yang menjadi satu dengan gamepad memudahkan saya untuk bermain game di smartphone tanpa perlu kelupaan holder yang biasanya dipasang secara terpisah, holder kokoh, ada lampu RGB, Feel genggaman dan feel button yang bagus, membuat saya merekomendasikan gamepad ini jika kalian membutuhkan gamepad tipe Joystick. 






2. IPEGA PG-9217 

Yang kedua adalah gamepad dengan tipe Telescopic yaitu IPEGA PG-9217, gamepad ini merupakan series terbaru dari IPEGA yang hadir di Indonesia pertengahan 2021, sama seperti IPEGA PG-9099 gamepad ini dibanderol dengan harga 200rban, walaupun secara bentuk dan fungsi tipe telescopic dikhususkan untuk smartphone, tapi gamepad ini juga mempunyai koneksi yang dapat digunakan di Windows PC, Nintendo, Android TV dan Console PS3, tapi yang paling ideal memang digunakan pada smartphone. Gamepad ini dapat menampung smartphone dengan panjang 135mm sampai 165mm jadi smartphone dilur dimensi tersebut tidak akan cocok jika dimasukan dalam gamepad. masalah yang selalu ada pada gamepad telescopic adalah tidak adanya lubang jack audio, kamera yang menonjol dan akan terbentur, dan tertutupnya speaker yang membuat suara dari game tidak begitu terdengar. untuk kamera yang menonjol dan akan terbentur pada body gamepad kali ini bisa teratasi karena gamepad IPEGA PG-9217 memliki cekungan kotak dibagian kiri gamepad yang digunakan untuk space kamera yang menonjol di smartphone, sedangkan untuk port jack audio dan lubang speaker masih belum mendapatkan solusi, tapi ini tetap merupakan kamajuan dari gamepad tipe Telescopic, dan mungkin kedepan IPEGA bisa mengatasi masaalah ini. 


Secara bentuk dan visual gamepad ini juga terbilang bagus, bahkan smartphone kalian akan tampak seperti Nintendo Swicth jika kalian memilih warna merah dan biru, penilaian dari segi button gamepad ini jatuhnya hanya di ukuran tombol yang kecil, selebihnya gamepad ini sangat rekomended, adapun game yang cocok dengan gamepad ini antara lain adalah GTA San Andres, Pro Evolution Soccer, Genshin Impact, Asphalt 9 : Legend, dan beberapa game yang membutuhkan dua jari untuk bermain. feel genggaman nyaman, walaupun tombolnya kecil feel button masih tergolong nyaman, ditambah adanya LED RGB di face button yang membuat gamepad tambah keren.





3. IPEGA PG-9120 Unicorn II

Yang ketiga adalah gamepad dengan tipe Telescopic Single yaitu IPEGA PG-9120 yang mempunyai nama Unicorn II, berbeda dengan dua rekomendasi gamepad sebelumnya gamepad ini sudah tergolong cukup lama, dan memang sampai saat untuk tipe single hand tidak ada series terbaru dari IPEGA, series Unicorn II ini juga hanya penyempurnaan dari Unicorn I, untuk harganya sendiri dibanderol sekitar 200rban. karena termasuk gamepad lama fitur koneksi dari gamepad ini hanya bisa menggunakan HID Mode saja, jadi jika ingin mapping harus menggunakan Aplikasi Panda Gamepad Pro, karena gamepad telescopic pada dasarnya pasti digunakan untuk game yang tidak mempunyai Direct Input sehingga kita harus mapping tombol dalam game, contoh pengggunaan gamepad telescopic adalah bermain game PUBG Mobile, Mobile Legend Bang Bang, Call Of Duty, game game tersebut sangat cocok bila digunakan menggunakan gamepad telescopic. Gamepad ini dapat menampung smartphone dengan ukuran 140mm sampai 200mm, jadi smartphone dengan ukuran 6,8" masih bisa dipasang pada gamepad ini. 

Tombol gamepad ini benar benar ada disebelah kiri saja, disebelah kanan hanya terdapat lubang untuk port jack audio dan lubang speaker, akan lebih puas jika smartphone kalian mempunyai port charger dan port jack audio di posisi yang sama, karena dapat bermain sambil menggunakan headset dan sambil ngecharger jika memang saking asyiknya bermain game. yang saya jadikan andalan dari gamepad ini adalah sensasi ganggaman yang sangat nyaman walaupun tangan kanan masih digerakan untuk menyentuh layar, serta koneksi yang sangat responsif, sebenarnya feel button tidak begitu bagus tapi karena yang sering digunakan adalah analog dan trigger L dan R jadinya masih bisa ditoleransi.




Itulah 3 Rekomendasi Gamepad dari brand IPEGA, tidak sempurna namun berdasarkan harga dan fungsi sudah sangat Worth it, kalian juga bisa menonton Video Unboxing dan Reivew dari ketiga Gemepad ini. 

Review Gamepad FOYU

#GAMEPAD FOYU

Gamepad Foyu adalah Gamepad termurah nomer 2 setelah X3 yang pernah saya unboxing di channel pengentahudotcom, dengan harga dibawah Rp. 100.000,00 Gampead Foyu tidak jauh beda dengan Gamepad X3, dapat dilihat dari bentuknya, sama sama menggunakan layout button dari Playstation, mempunyai handle untuk smartphone, dan juga kualitas material yang digunakan. tapi berbeda jika berbicara fungsi dan fitur yang dimiliki, Gamepad Foyu lebih unggul dari pada Gamepad X3.    

Gamepad Foyu memiliki 2 varian warna waitu Biru dan Merah, yang membedakan hanyalah aksen pada analog, garis handle, dan body bagian tengah. face button tombolnya berwarna warni sedangkan tombol lain berwana hitam, untuk pengechargeran dan koneksi wire di PC masih menggunakan port micro usb, dalam box penjualan kita akan mendapatkan kabel micor usb, tidak terlalu panjang yaitu 30cm, selain mendapatkan kabel usb dalam box juga terdapat handle smartphone dan manual book berwarna, boxnya sendiri terkesan sangat meriah dengan tulisan warna warni, rasanya gamepad ini memang cocok untuk anak anak. 

(Handle Smartphone)

(Kabel Micro USB 30cm)

(Manual Berwarna)

#SPESIFIKASI GAMEPAD

Untuk Spesifikasi, Gamepad Foyu memiliki kapasitas baterai 400mAH pengechargerannya membutuhkan waktu 1-2 jam dengan tanda LED 4 akan menyala dan akan mati jika baterai sudah penuh, dapat standby selama 30 hari pada saat kondisi baterai masih baru bisa digunakan 20 jam tanpa henti, jika bermain di android TV atau PC bisa digunakan sampai jangkauan 8 meter, koneksinya sendiri bisa dibilang hampir sempurna dengan koneksi wireless gamepad ini support di Smartphone Android (Android Mode dan HID Mode,) IOS, Windows PC, Android TV. karena di Smartphone Android Gamepad ini support Direct Mode dan HID Mode jadinya bisa di mapping menggunakan Aplikasi Panda Gamepad PRO dan V3 Shooting Plus tentunya jika support kedua aplikasi mapping ini akan lebih memudahkan kita untuk bermain game. bahkan gamepad ini dapat terdeteksi sebagai X360 Controller jika menggunakan koneksi Wire di Windows PC.

#CARA SETTING GAMEPAD

  1. Smartphone : Android, Tekan Home + A untuk Direct Mode, dan Tekan Home + X jika ingin menggunakan HID Mode
  2. Smartphone : IOS, Tekan Home + Y yang pastinya akan terdeteksi HID Mode
  3. Android TV, : Tekan Home + X dan akan terdeteksi sebagai HID Mode
  4. Windows PC, : Tekan Home + X dan Tekan L1 + Home sebagai HID Mode, Xbox Controller 360 Tancapkan USB + Tekan R1
  5. PS3 : Tekan L1 + Home 

Dengan banyaknya koneksi yang bisa digunakan bisa dibilang gamepad ini sangat rekomended apalagi harganya juga sangat murah dibawah Rp. 100.00,00, namun harus digaris bawahi bahwa kualitas dari gamepad ini juga sangat receh, tidak ada feel yang spesial dari gamepad ini, saya hanya merasakan sensasi bermain game menggunakan gamepad. dari analog, action button, sampai trigger L dan R memang tidak keras atau susah dalam menekan tombol, tapi sensasinya juga biasa saja. sensasi receh akan lebih terasa jika saya merasakan betapa ringanya gamepad ini bukan dari feel memencet tombol saja tetapi jika gamepad ringan rasanya mengurangi kenikmatan dalam bermain game, gamepad yang tidak mempunyai motor vibrasi saja sudah mengurangi feeling menggenggam gamepad, apalagi yang ringan tanpa adanya getaran. 

Jika handle gamepad X3 bisa dipasang secara presisi, anehnya gamepad ini tidak bisa walaupun bentuknya sama, handle dari gamepad ini tidak bisa terpasang dengan benar, tidak pas pada bodynya, walaupun holder dapat menahan smartphone dengan kuat, kalau handle tidak bisa dipasang, jadinya salah satu aksesorisnya sia sia tidak bisa berfungsi dengan baik. 


Secara keseluruhan saya hanya mendapatkan bahwa gamepad ini hanya unggul dalam fungsi karena bisa dikoneksikan dalam berbagai devices, yang paling saya sukai adalah gamepad foyu ini mempunyai koneksi Xbox Controller 360, walaupun menggunakan kabel fitur ini sangat diperlukan jika sering bermain di Windows PC, selebihnya sayapun tidak bisa menuntut lebih mengingat harganya juga murah, jika Brand Foyu berani meningkatkan kualitas gamepad ini tentunya akan jadi salah satu gamepad juara karena memiliki koneksi diberbagai macam devices. 

#DIREKOMENDASIKAN

Gamepad ini saya rekomendasikan buat kalian yang ingin bermain di berbagai macam devices tapi tidak begitu mementingkan kualitas, atau feeling dalam bermain game menggunakan gamepad, atau buat kalian yang benar benar mencari gamepad budget. 

Itulah Review dari Gamepad Foyu terimakasih sudah berkunjung di pengentahumedia kalian juga bisa menonton video unboxing gamepad foyu pada link dibawah ini 

Link Video Unboxing Gamepad FOYU

Perbedaan Dual Shock 4 Original Sony dan Original Pabrik

      

      Kali ini saya akan membahas apa saja perbedaan Dual Shock 4 versi KW (Original Pabrik) dan Dual Shock 4 versi Original Sony, sebelum ke pembahasanya saya akan menjelaskan terlebih dahulu macam macam Dual Shock 4 biar tidak terjadi salah paham dalam penyebutan nama, yang Pertama adalah DS4 Original Mesin, yaitu DS4 Original bawaan satu paket dengan mesin ketika kita membeli PS4, yang kedua adalah DS4 Original Sony, yaitu DS4  yang kita beli terpisah tapi original dari Sony, dan yang ketiga adalah DS4 Original Pabrik, yaitu DS4 versi kw dan yang akan kita bahas kali ini adalah DS4 Original Sony dengan DS4 Orignal Pabrik, dan perbedaan kali ini saya jelaskan secara umum dan ketika saya menggunakanya di Windows PC dan juga Android Smartphone, untuk pemakaian di PS4 sendiri saya tidak riset karena saya belum punya Playstation 4

9 Perbedaan Dual Shock 4 Original Sony dengan Dual Shock 4 Original Pabrik 

1. Harga 

Yang pertama adalah harga, yah jelas sekali karena DS4 Original Sony tema standart harganya adalah 750.000 rupiah, sedangkan DS4 Original Pabrik harganya diantara 130.00 rupiah sampai 165.00 rupiah, jika membeli di toko online pastikan kalian membeli DS4 Original Sony di official store atau kalau boleh langsung di sony official store. 

2. Kualitas Baterai 

Yang kedua adalah kualitas baterai, saya memang tidak pernah mengetes baterai DS4 Original Sony dengan cara bermain sampai baterai habis tapi setidaknya DS4 Original Sony dengan koneksi wireless bisa digunakan lebih dari 2.5 jam, sedangkan DS4 Original Pabrik 30 menit sudah habis, atau maksimal 1 jam sudah harus mengecharge. 

3. Fitur Port Jack Audio 3.5mm

Kemudian yang ketiga adalah port jack audio 3.5, jika kita menggunakan koneksi wire di pc maka port jack audio 3.5mm bisa berfungi, dan kita bisa menggunakan headset atau headphone gaming untuk bermain sedangkan DS4 Original Pabrik hasilnya nihil tidak berfungsi sama sekali. 

4. Fitur Microphone dan Speaker

Kasusnya sama seperti fitur port jack audio, jika menggunakan koneksi wire dan kita tidak menancapkan headset di port jack audio dan suara dari pc akan terdengar lewat speaker kecil di DS4, sedangkan DS4 Original Pabrik hasilnyua nihil tidak berfungsi sama sekali 

5. Touchpad 

Yang kelima adalah touchpad, walaupun jarang digunakan saat bermain,tapi jika kita gunakan untuk menavigasikan cursor di pc pasti akan terasa bahwa touch DS4 Original Sony  responsif dan feel klicki nya sangat bagus, berbeda dengan DS4 Original Pabrik yang kualitas touchpadnya yang terasa receh sekali. 

6. Logo Sony

Kemudian yang ke 6 adalah adanya logo sony tepat diatas light bar untuk DS4 Original Sony, sedangkan di DS4 Original Pabrik tidak ada 

7. Sticker Hologram Sony dan Buku Garansi

Pada dushbook kita akan mendapatkan segala dokumen dokumen buku garansi resmi yang biasanya kita abaikan, dan juga ada sticker sony original yang tertempel di dushbook, semua itu kita dapatkan di DS4 Original Sony, sedangkan DS4 Original Pabrik tetep ada dokumen manual tapi untuk buku garansi sony tidak ada, 

8. Kualitas 

yah, kalau bicara kualitas versi original dan kw itu sangat tipis, 11/12 lah perbedaanya karena secara bentuk, berat, feel button semuanya hampir sama, kecuali kalau kita menggunakan versi original dan kw itu masih baru belum dipencet sama sekali tombol tombolnya, kalau kalian dapat versi kw, tanpa sama sekali mengetahui versi original, di segi kualitas dan tombol susah untuk dibedakan. tapi untuk orang yang jeli dan sudah merasakan versi original  pastinya bisa membedakan jika dari segi kualitas tombol. 

9. Analog yang error

saya sudah membeli 4Pcs DS4 Original Pabrik, dan semuanya sama, jika dikoneksikan di Windows PC secara nirkabel menggunakan bluetooth, analog akan bergerak sendiri, dan akan mengganggu fungsi navigasi dari mouse, sedangkan DS4 Original Sony tidak ada error di analog dan tombol lain. 

Itulah 9 Perbedaan DS4 Original Sony dan DS4 Original Pabrik 

Perbandingan Dual Shock 4 dan Xbox Controller Series X

Bermain game di Platform Windows PC memungkinkan kita untuk memilih controller yang paling nyaman untuk kita gunakan, berbeda dengan bermain game di console yang mengharuskan kita menggunakan controller dari console tersebut, tapi karena bisa memilih controller apa yang cocok, terkadang kita juga bingung controller mana yang paling nyaman dan worth it. Sebagai Gamer Casual di Platform Windows PC yang bermain game hanya untuk having fun saja, controller yang saya pilih pastinya type joystick yaitu Dual Shock 4 dan Xbox Controller Series X. Kedua controller ini memiliki layout button yang berbeda, untuk DS4 meiliki analog kiri yang sejajar dengan analog kanan sedangkan Xbox Controller memiliki analog kiri diatas, yang sejajar dengan analog kanan adalah tombol D-Pad. Layout ini yang biasanya saya jadikan acuan untuk menamai layout button untuk sebuah gamepad, gamepad tersebut menggunakan layout button Playastation atau Xbox. Untuk mengaktifkan Gamepad, Xbox Controller memiliki tombol power tersendiri tapi jika sebelumnya sudah terpairing maka cukup pencet tombol home berlogo X, sedangkan DS4 harus memencet tombol share + home. karena DS4 memang bukan di peruntukan untuk platform windows fitur yang ada di DS4 membutuhkan software tambahan, seperti touchpad dan tombol home untuk gamebar ketika bermain. fitur tersebut hanya akan aktif jika kita menggunakan aplikasi DS4 Windows, sedangkan untuk Xbox Controller fiturnya langsung dapat digunakan karena memang support di platform windows. untuk fitur port jack audio 3.5mm yang ada dibelakang. kedua gamepad harus tersambung menggunakan koneksi wired, jika menggunakan menggunakan koneksi wirelles port jack audio tidak akan berfungsi. Untuk koneksi wirednya sendiri DS4 masih menggunakan port micro usb sedangkan Xbox Controller sudah menggunakan Port USB Type C. 


Secara Fisik, bentuk dari Xbox Controller lebih besar dari pada DS4, bentuk fisik ini berpengaruh pada tingkat ketahanan dalam bermain. kalau saya sendiri akan lebih nyaman menggunakan Xbox Controller dengan waktu yang lebih lama dari pada menggunakan DS4, karena feel genggaman pada tangan saya lebih pas dan nyaman dengan bentuk yang lebih besar. untuk feel button kedua gamepad ini boleh saya bilang 11/12 tapi karena bentuk tombol dari Xbox controller lebih pas maka saya akan bilang urusan feel button Xbox Controller lebih bagus, pada permukaan action button tombolnya lebih cembung dan pada Triger R L bentuknya lebih lebar hal ini membuat feel dalam memencet tombol lebih nyaman. sedangkan untuk DS4 semua tombolnya flat dan untuk trigger R dan L lebih ramping dan terlalu dalam. 


Setiap orang mempunyai cara yang berbeda beda dalam memegang gamepad untuk saya terkadang memegang controller dengan cara seperti ini, jadi tombol analog Xbox Controller yang berada diatas mengungguntungkan buat saya karena jari jembol lebih mudah untuk menggapai d-pad. dan lagi lagi boleh saya bilang Xbox Controller lebih unggul dalam hal ini. apalagi dengan tekstur grip yang lebih tebal. 

Xbox Controller menggunakan baterai 2 bateari AA, sedangkan DS4 menggunakan baterai tanam. masing masing memiliki kelemahan dan kelebihan, untuk daya tahan jangka panjang tentunya baterai DS4 lebih diuntungkan karena tipenya hanya perlu mengecharge, ganti bateraipun itu bisa sangat lama, apalgi jika jarang digunakan. sedangkan untuk Xbox Controller kita harus mengganti setiap kali baterai sudah habis, atau alternatifnya kita membeli baterai rechargeable dan juga chargernya. tapi untuk kenyamanan bermain tentunya lebih menguntungkan menggunakan Xbox Controller karena jika baterai habis ditengah jalan kita bisa mengganti baterai secara cepat, sedangkan untuk DS4 kita harus mengecharge baterainya terlebih dahulu, walaupun bisa main sambil ngecharge tapi kita harus menarik kabel dari pc lagi, dan hal ini tidak akan membuat nyaman bagi orang yang memiliki clean setup tanpa banyak kabel. seperti pada saat unboxing ternyata baterai DS4 habis dan saya harus mengecharger sebentar sebelum pengetesan, dan pertama kali pengechargean menggunakan charger 20watt sampai penuh DS4 membutuhkan waktu selama 5 jam. 

Untuk harga DS4 saya beli dengan harga 749 ribu sedangkan Xbox Controller saya beli dengan harga 949 ribu, supaya lebih mudah dalam menilai kedua gamepad ini secara visualisasi jadi saya pilih sama sama warna merah. untuk Xbox Controller kombinasi warna merahnya adalah dengan warna hitam dan putih, warna hitam ada ditombol sedangan tombol putih dibagian handle, kombinasi ini sangat tidak menguntungkan karena warna putih dibagian bawah akan lebih cepat kotor, walaupun secara visual memang sangat menarik dan elegan. sedangkan untuk DS4 kombinasi warnanya adalah merah cerah merah gelap hitam dan abu abu, warna merah ada dibody bagias atas merah gelap ada dibagian bawah, warna hitam abu abu ada di touchpad dan tombol.

Xbox Controller banyak diunggulkan dalam penilaian kali ini, selain memang diperuntuhkan di platform windows pc Xbox Controller series X ini adalah seri yang terbaru walaupun tidak jauh beda dengan controller xbox one tapi harusnya perlu dicompare dengan Dual Sense 5 milik Playstation 5, dan jika ada kesempatan akan saya buatkan videonya. walaupun kedua gamepad ini sangat oke tapi saya tidak bisa merekomendasikan karena harganya yang mahal dan tidak worth it jika hanya untuk kebutuhan casual gaming, satu satunya hal hebat dari kedua gamepad ini adalah bisa terdeteksi Xbox Controller pada PC walaupun menggunakan koneksi wirelles, jadi game windows pc bisa langsung dimainkan tanpa harus mapping tombol, untuk kualitas memang sangat bagus karena akan berpengaruh pada ketahanan, tapi masih ada gamepad lain yang lebih murah menurut saya dengan tipe joystick yang mempunyai harga lebih bersahabat.penilaian ini hanya pada pengalaman pribadi menggunakan dan pastinya setiap orang mempunyai selera yang berbeda beda, jika ada fitur fitur yang belum saya sebutkan silahkan tinggalkan komentar dibawah.  

© all rights reserved
made with by templateszoo