Tampilkan postingan dengan label Playstation 4. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Playstation 4. Tampilkan semua postingan

Playstation 4 Fat di tahun 2023



Kembali lagi bersama saya adam savana di pengentahudotcom, beberapa bulan yang lalu saya memberikan pendapat alasan saya membeli PS4 Pro di akhir tahun 2022 dan pada kesempatan kali ini saya akan memberikan review tentang PS4 Fat di awal tahun 2023, tapi sebelum masuk kedalam videonya, saya akan memberikan informasi singkat bahwa saat ini Playstation lagi ada event Year of Play, jadi ada diskon sampai 80% pembelian game di PS Store hingga 1 Februari 2023, ada juga diskon subscription PS Plus hingga 25 Januari 2023, cocok buat kalian yang ingin memainkan game game baru dari sony playstation, saya sendiri karena penggemar game genre fighting membeli UFC4

#KONDISI PS4 FAT

PS4 Fat ini saya pinjam dari teman saya, sebenarnya ingin mencoba game kompetitive yang online supaya bisa mengetahui bagaimana peforma PS4 Fat, untuk game game terbaru ditahun 2023, tapi ternyata PS4nya sudah di bajak, kalau istilah umumnya PS4 HEN, jadi mungkin ada beberapa hal yang kurang dari penilaian saya kali ini, karena untuk pengujian peforma masih menggunakan game game keluaran tahun lama. dan sebagai referensi PS4 Fat yang saya review ini adalah model CUH-1216A



#SPESIFIKASI TEKNIS

Kalau secara teknis sony hanya membedakan type PS4 dan PS4 Pro, dari segi komputasi sendiri tidak jauh beda antara PS4 Fat dan Slim, menggunakan CPU yang sama AMD Jaguar 1.6Ghz 8 Core, dan GPU AMD Radeon 1.84 Tera Flop. perbedaannya ada pada spesifikasi lain seperti Port HDMI yang masih menggunakan versi 1.4 untuk PS4 Fat, jumlah port USB dan juga bluetooth devices masih di versi 2.1, secara fisik saya kira PS4 Fat itu tidak terlalu kecil, sesuai namanya Fat, tapi jika disandingkan dengan PS4 Pro rasanya lumayan kecil juga, beratnya sendiri juga tergolong ringan, apalagi jika memegang langsung PS4 Slim akan terasa sangat compact, karena selama ini terbiasa membawa PS4 Pro. 



#KONSUMSI DAYA

Disini saya juga mencoba melihat power daya pada PS4 Fat, saat kondisi standby di home Screen, power daya yang dikonsumsi adalah sebesar 60-65Watt, saat masuk dan bermain game daya naik di 112-118Watt, sedangkan pada saat Rest Mode daya yang dikonsumsi turun menjadi 6-7Watt, kondisi ini sama dengan PS4 Pro, yang membedakan hanya ketika masuk dan bermain game daya yang dikonsumsi oleh PS4 Pro adalah sebesar 140-180Watt, dan kalau dilihat dari bentuk kabel power dari kedua type PS4 ini juga berbeda. 


(Kondisi Standby)



(Kondisi Main Game : TLOU PART II)

#PENGETESAN PADA TV 4K

Pengetesan kali saya menggunakan TV 4K 55", walaupun resolusi PS4 Fat masih di 1080P, dan menggunakan HDMI 1.4, gambar yang ditampilkan tidak terlalu pecah, perbedaan resolusi 1080P yang ditampilkan di resolusi 4K akan sangat terasa buat kita yang sudah sering melihat visual 4K secara langsung, contohnya kalau sudah pernah dan sering melihat tampilan PS4 Pro atau nonton Film kualitas 4K pasti terasa perbedaan dengan tampilan 1080P di tampilan layar 4K, TV saya sendiri ada 3 port HDMI, versi 1.4 = 2port dan versi 2.0 = 1 port, untuk penggunakan PS4 Fat pada Port HDMI versi 1.4, 2.0 juga tidak ada masalah, tidak akan terjadi blip asalkan menggunakan kabel HDMI dengan kualitas yang bagus, sedangkan kalau masuk dalam pengaturan dan melihat video output information, HDR juga sudah support sama seperti PS4 Pro, dan sudah bisa HDR10, yang membedakan hanya  adanya pengaturan adjusting untuk HDR di PS4 Pro sedangkan di PS4 Fat tidak, ada. itu saja mungkin dari segi kompatibiltas jika saya menggunakan TV 4K 55" masa kini yang notabene teknologi terbaru dibadningkan PS4 Fat sendiri yang rilsi pada tahun 2013 silam, selebihnya saya rasa masalash visual masih playable untuk memainkan PS4 Fat di layar 55" 4K. 

#PEFORMA PS4 FAT 

Oke sekarang kita masuk dalam pembahasan peforma game di PS4 Fat, seperti yang saya bilang diawal pengetesan kali ini tidak begitu sempurna karena saya tidak bisa memainkan game kompetitif online, yang secara logika akan mengurangi peforma sebuah hardware karena setiap tahun, atau bahkan setiap beberapa bulan akan ada update secara terus menerus, namanya game yang diupdate pasti mengikuti kondisi teknologi yang terbaru, apalagi game yang masih dimainkan banyak orang seperti Fortnite, Warzone, Apex Legend, bahkan game sekelas E-Footbal yang baru dirilis dan diubah konsep cara bermainya ditahun 2022 lalu, itu kalau di nalar secara logika tapi kalau tidak melakukan pengetesan secara langsug penjelasan tersebut juga tidak akan benar benar valid, kalau pengetesan game keluaran tahun lama misalkan Pro Evolution Soccer, The Last of Us, GTA V, dengan resolusi 1080p di 30fps untuk game AAA, menurut saya sendiri masih playable dan kali ini saya ngetesnya di TV4K 55", bayangkan saja PS4 Fat adalah teknologi tahun 2013 silam, dan sekarang sudah memasuki tahun 2023, sudah hampir 10tahun, pasti adalah hal minor yang menurunkan peforma dari PS4 Fat jika bermain game game yang baru dirIlis

Sedangkan saat ini sony pelan pelan, atau lebih tepatnya para developer game yang pelan pelan meniadakan game terbaru pada konsole last gen, semua generasi PS4 baik itu Fat, Slim, dan Pro, beberapa game contohnya Horizon Forbidden West Burning Shores, Final Fantasy 16, Marvel Spiderman 2, Sucided Squad, game game yang diantisipasi pada tahun 2023, hanya tersedia pada PS5, memang benar PS5 itu mempunyai fitur backward compatibility, untuk game PS4, tetapi kalau dari awal rilis hanya ada di PS5 ya kita tidak bisa mencobanya terlebih dahulu di konsole last gen, sebenarnya kalau ngomongin peforma,terlepas dari game lama ataupun baru. menurut saya ada 2 aspek yaitu kondisi konsole PS4 Fatnya sendiri, dan juga kebiasaan kita yang sudah merasakan sensasi bermain game di konsole generasi terbaru, kalau kondisi PS4 Fatnya maish terawat, mungkin sudah diganti dengan SSD untuk media penyimpananya,  pastinya akan memberikan peforma terbaik oleh konsolenya sendiri, kalau kebiasaan kita sudah sering main game di PC dengan spesifikasi dewa atau pernah mencoba di PS5 ya pastinya PS4 Fat, akan terasa konsole yang tidak playable

TONTON GAMEPLAY DAN REVIEW LENGKAP 

#APAKAH MASIH WORTH IT DI TAHUN 2023 ?

Lalu mungkin pasti akan ada pertanyaan, gimana apakah worthit beli PS4 Fat di tahun 2023, saya akan jawab jangan, sebaiknya beli PS4 Pro, alasan yang pertama harganya tidak begitu jauh, mungkin sekitar 500rban, alasan yang kedua sekarang sudah masuk pada pergamingan generasi terbaru yaitu PS5, supaya tidak ketinggalan terlalu jauh hipe bermain gaming apalagi teknologi visual 4K, paling tidak beli konsole last gen yang dengan teknologi yang paling bagus yaitu PS4 Pro, tapi kalau ingin mengkoleksi PS4 Fat sebagai koletor boleh saja asalkan beli di toko yang terpercaya karena saat ini untuk type PS4 Fat sudah tidak ada produk terbaru semuanya second, 

ini kalau kita bahasnya pengen beli konsole sony playstation dan ingin menikmati game ekslusif yang diberikan dengan budget yang terbatas mau pilih versi Fat,Slim dan Pro, kalau punya budget lebih ya langsung saja beli PS5, beda cerita kalau pengen beli konsole generasi terbaru dan tidak peduli dengan ekslusifitas game yang diberikan oleh sony, mainnya itu game terbaru lintas platform, masih ada pesaingnya, konsole current gen, yang lebih murah seperti Xbox Series S

Kemudian bagaimana buat yang sudah punya PS4 trus mau beli game game keluaran terbaru, ada baiknya kalian riset dan lihat dulu beberapa reviewer yang memberikan pendapat mereka setelah melakukan pengetesan, jadi jangan terburu buru untuk beli game game yang nantinya akan dimainkan di PS4. sebagai penjelasan tambahan dari saya sendiri, mungkin saat ini yang sedang saya review ini adalah PS4 bajakan atau istilahnya PS4 HEN, tapi buat kalian yang masih ingin membeli konsole last gen PS4 mau itu Fat, Slim atau Pro, saya sendiri tidak menyarankan untuk beli yang PS4 HEN, alasanya sony playstation sendiri masih memberikan dukungan pada PS4, jadi kita sebagai konsumen yang baik tidak harus melakukan pembajakan suatu software, supaya untuk kedepan para pengembang game, pengembang konsole juga melihat posistif kita warga negara indonesia, untuk urusan gaming entertain, bahkan saat ini pun masih ada kabar bahwa sony masih melakukan produksi untuk seris PS4 Slim sampai tahun 2023, mungkin kalau sudah tidak ada dukungan dari sony sendiri seperti PS3, PS2 saya rasa bolehlah melakukan jailbreak, atau sekalian beli konsole yang sudah ada isi banyak gamenya. 

Baiklah mungkin itu saja yang bisa saya bahas, sebagai reviewer saya hanya membantu memberikan referensi dan pada kali ini temanya konsole last gen yaitu PS4 Fat, apakah masih wortith, apakah masih playable tentunya semua orang punya kondisinya yang berbeda beda, kalian juga boleh berikan pendapat kalaian  di kolom komentar, mau komentar apapun boleh, seperti pada komentar video sebelumnya, asalkan tidak terlalu mengetik kata kata kasar, terimakasih sudah menonton video ini dari awal sampai akhir saya adam savana sampai ketemu di video selanjutnya. 


Rekomendasi Gamepad IPEGA untuk PS4

Kali ini saya memberikankan Final Review Gamepad IPEGA mana yang paling cocok untuk digunakan di PS4, Seperti yang sudah saya jelaskan di Video Unboxing, saya mencari rekomendasi Controller Alternatif Dual Shock 4 untuk bermain, karena kita tahu kalau Dual Shock 4 original menurut saya pribasi harganya mahal, terlepas dari semua kenyamanan yang kita dapatkan untuk bermain. Sampai bulan Oktober 2022 IPEGA hanya mempunyai 4 series Gamepad, yang bisa digunakan untuk PS4, dan Gamepad mana yang paling saya rekomendasikan. 

4 Gamepad IPEGA yang support di Console PS4 adalah IPEGA PG-9216, yang kedua IPEGA PG-P4010, kemudian IPEGA PG-P4012, dan yang terakhir adalah IPEGA PG-P4023D, sebagai Alternatif untuk Dual Shock 4, Gamepad IPEGA minimal harus memenuhi standart konektifitas dari Dual Shock 4, Fitur - fitur lain seperti, Sensifitas, Vibrasi yang solid, Fungsi Turbo, Programable Key, dll itu bisa dinilai terakhir yang paling penting adalah Gamepadnya bisa terkoneksi secara wirelles, bisa untuk Wakeup PS4nya baik itu ketika Rest Mode maupun kondisi Turn Off, serta bisa langsung Switch Controller ketika dinyalakan. dan kalau kalian mengikuti Video Unboxing ketika pengetasan keempat Gamepad IPEGA ini bisa memenuhi minimum Standart Konektifitas tersebut, jadi sebenarnya semua Gamepad ini bisa dibilang cocok cocok saja di PS4, bisa berfungsi dengan baik. tapi pasti ada yang paling Worth It dari keempatnya, dan saya akan menjelaskan secara sigkat satu per satu Gamepadnya dimulai dari Harga Gamepad yang paling murah.

#1. IPEGA PG-9216 

Yang pertama ada IPEGA PG-9216, mempunyai harga 170.000 di IPEGA Official Store Tokopedia, jujur saja ketika saya mempunyai ide untuk membuat Rekomendasi Gamepad IPEGA untuk PS4, saya menunggu Ready Stock dari Gamepad ini di Official Storenya karena harga di Toko lain selisihnya itu jauh sekali bisa sampai 2x lipat, dan kelihatanya Gamepad ini juga salah satu yang paling laris. 

Gamepad ini berbentuk sedikit lebar dari pada umumnya, layout button seperti Xbox karena Analog ada diatas bukan saling sejajar, Walaupun Gamepad ini memenuhi standart minimal konektifitas untuk PS4, tetapi Gamepad ini tidak memiliki fitur yang ada di Dual Shock 4 seperti Trackpad, Port Jack Audio 3.5mm, Tombol Share dan Option, semua tombol dalam gamepad ini standart, memang sepertinya bukan Gamepad yang didesain khusus PS4 melainkan, Gamepad yang salah satu fiturnya bisa support di PS4. dengan tidak adanya fitur Dual Shock 4 maka saya tidak bisa merekomendasikan Gamepad ini, karena menurut saya Trackpad, Tombol Share dan Option, itu sangat penting, apalagi Port Jack Audio untuk Headphone dimana akan sangat penting jika kita bermain di Monitor yang tidak mempunyai Speaker. 

Tetapi jika kalian ingin tahu bagaimana penilaian secara keseluruhan. Feeling genggaman dari Gamepad ini cukup nyaman walaupun berbentuk lebih lebar, sensivitas juga oke karena tidak ada delay pada setiap tombol, motor vibrasi pecah,tidak begitu solid, travel distance setiap tombol memang cukup tinggi tidak cocok untuk game yang membutuhkan kecepatan movement, tapi lebih cocok untuk bermain game racing, terdapat fitur turbo yang bisa diaktifkan dengan mudah, tetapi saya sendiri tidak pernah menggunakan tombol fitur turbo karena jika di game fighting kita tidak akan bisa melakukan combo. 

#2. IPEGA PG-P4010


Kemudian ada IPEGA PG-P4010, dijual dengan harga 280.000 di IPEGA Official Store Tokopedia, jika dilihat secara  visual Gamepad ini memenuhi semua standart untuk menggantikan Dual Shock 4, ditambah lagi mempunyai 2 tombol programable key dibagian samping yang disebut S1 dan S2, kemudian ada 2 tombol progamable key lagi di bagian grip bawah yaitu S3 dan S4. Bentuk Gamepad ini sangat pas di genggaman tangan apalagi dibagian ujung dilapisi dengan material rubber jadinya tidak membuat tangan licin, menggunakan layout button Playstation jadi kedua analog sejajar dan permuakaan body untuk Face Button dan D-pad dibuat flat dengan travel distance yang sangat pas disetiap tombol. untuk Trackpad, Share Button, Option Button, dan juga Port Jack Audio bisa berfungsi dengan normal, tidak ada delay disetiap tombol, kemudian sensasi motor vibrasi juga solid tidak terasa pecah, yang disayangkan dari Gamepad ini adalah positioning dari Programble Key baik itu di posisi samping maupun grip bawah, saya sendiri tidak tahu bagaiaman jari kita menekan tombol yang ada disamping body gamepad, dan yang berada di posisi bawah itu jaraknya jauh dari jari manis dan kelingking karena posisinya tidak berada pas dibawah handle grip melainkan ditengah tengah, jika Programable Key yang berada dibawah grip itu tidak ditengah pastinya akan mudah dijangkau oleh jari manis dan jari kelingking. seandainya seperti itu Gamepad ini akan mendapatkan nilai sempurna dari saya, walaupun begitu Gamepad ini tetap saya rekomendasikan karena mempunyai semua fitur dari Dual Shock 4, terlebih lagi bentuk gamepad yang sangat nyaman digunakan juga mendapatkan poin lebih. 

#3. IPEGA PG-P4012


Kemudian ada IPEGA PG-4012, dijual dengan harga 298.000, gamepad ini membawa tema spiderman disisi bentuk serta kombinasi warna yang digunakan, ujung handlenya juga terbuat dari karet yang membentuk pola jaring laba laba, secara visual Gamepad sangat menarik perhatian dibagian Face Button juga terdapat led yang bisa menyala  dan Gamepad ini juga memmenuhi semua standart yang ada di Dual Shock 4, sama seperti IPEGA PG-P4010 Gamepad ini juga mempunyai 4 Programable Key tetapi semua berada di bawah grip dan secara positioning itu lebih nyaman dari pada IPEGA PG-P4010, Bentuk Body Gamepad ini Flat dengan layout button sama seperti Dual Shock 4 lebar tetapi lebih tipis, yang membuat Gamepad ini kurang nyaman digunakan ada pada bagian L2 dan R2 yang didesain lancip dan lebih tinggi, sehingga jari ketika menekan menjadi tergeser kebawah, ditambah lagi motor vibrasi yang tidak begitu solid jika bergetar, walaupun secara keseluruhan bentuk Body gamepad ini sudah solid tetapi jika saya amati dibagian Trackpad tidak begitu sempurna mungkin getaran yang tidak solid disebabkan oleh bagian Trackpad ini. lalu apakah Gamepad ini saya rekomendasikan sebagai alternatif untuk menggantikan Dual Shock 4 jawabanya ya saya rekomendasikan, semua fitur berfungsi dengan normal tetapi dengan catatan tombol L2 dan R2 yang berbentuk lancip dan kurang nyaman, serta getaran motor yang kurang solid. 

#4. IPEGA PG-P4023

Yang terakhir adalah IPEGA PG-P4023, Gamepad yang paling maal yaitu dijual dengan harga 320.000, sesuai dengan harganya Gamepad ini memiliki biuld quality yang sangat solid, bentuk body tidak flat melainkan round atau melengkung jadinya lebih ergonomis jika digunakan, secara visual Gamepad ini mirip seperti Dual Sense 5 miliki PS5, tapi sayang saya tidak mendapatkan warna putih karena sudah habis saat membeli, feeling handling gamepad ini sangat nyaman ditangan palagi setiap travel distance setiap tombol juga sangat pas, 2 Programmable Key tambahan yang berada di grip bawah juga bisa dengan mudah dijangkau, Trigger L dan R yang sangat pas di jari telunjuk dan tengah, serta analog yang sangat smooth, Vibrasi dari gamepad ini juga sangat solid bahkan sangat terasa ketika bergetar di bagian kiri atau kanan. semua tombol fitur untuk PS4 juga bisa berfungsi dengan normal. sayangnya Gamepad ini didesain dengan permukaan doff yang polos jadinya tidak ada grip dibagian handling, jadinya sekiti licin. 

#PALING DI REKOMENDASIKAN

Selain IPEGA PG-9216 yang tidak saya rekomendasikan karena tidak memiliki fitur di Dual Shock 4, ketiga Gamepad lainya semuanya saya Rekomendasikan karena  fitur untuk PS4 bisa berfungsi, bisa untuk wake up PS4nya pada saat Rest Mode dan posisi off, Port Jack Audio, Speaker, Trackpad, Share Button, Option Button semua bisa berfungsi dengan normal, 

Lalu dari ketiganya mana yang paling saya rekomendasikan dari segi harga dan kenyamanan bermain ? Penilaian kali ini saya sedikit bingung antara IPEGA PG-P4010 dan IPEGA PG-P4023D, keduanya memiliki kelebihan feeling genggaman yang nyaman, Poin yang paling saya perhatikan dari keduanya adalah, untuk IPEGA PG-P4010 sangat disayangkan karena Button Programable Key nya tidak pas dijari manis dan jari kelingking sehingga tidak bisa dijangkau tetapi dibagian handling mempunyai lapisan rubber sehingga tidak licin dan sangat nyaman digunakan, sedangkan untuk IPEGA PG-P4023D tidak terdapat rubber pada handlingnya jadinya membuat licin, tetapi positioning setiap tombol sangat pas dan nyaman, terutama bentuk body Gamepad yang curve melengkung. 



Tetapi secara keseluruhan saya memilih IPEGA PG-P4010 alasanya simple, handling yang nyaman ditangan saat bermain, vibrasi yang solid, analog yang smooth, travel distance yang sangat pas, tidak terlalu pendek dan tidak terlalu tinggi, walaupun sangat disayangkan posisi Programmable Key yang tidak pas dijari, tetapi itu bisa ditoleransi karena saya sendiri jarang menggunakan Programmable Key, yang penting tombol utama dalam gamepad bisa sesuai, gamepad ini mempunyai kapasitas baterai 400mAh, saat pengetesan dalam kondisi baterai penuh masih bisa saya gunakan selama 5 jam itupun tidak habis total tapi cuam indikasi lampu led yang berkedip, jadi bisa dipastikan bisa sampai kurang lebih 7 jam bermain di PS4 secara wireless, Port Jack audio juga berfungsi normal tidak ada kendala sama sekali, harga 280.000 sudah mendapatkan fitur dan kenyamanan tersebut menurut saya sangat worth it. 

Terlepas dari penilaian saya di video rekomendasi Gamepad IPEGA sebagai Alternatif untuk menggantikan Dual Shock 4 di PS4, kalian bebas memilih dari Keempatnya karena pada dasarnya bisa digunakan untuk bermain, fitur yang menjadi poin tambahan adalah Gamepad IPEGA ini bisa untuk wake up PS4 pada saat Rest Mode maupun ketika PS4nya OFF, jika kalian mencari yang paling murah jawabanya ya IPEGA PG-9126, tetapi perlu diingat Gamepad IPEGA ini jarang sekali sparepartnya, misalkan rusak ya susah untuk diperbaiki beda seperti Controller Console yang sparepartnya tersedia. 

Jadi itulah Rekomendasi Gamepad IPEGA sebagai Alternatif untuk menggantikan Dual Shock 4 semoga bisa bermanfaat untuk kalian yang sedang mencari referensi Gamepad untuk bermain di PS4

#VIDEO REVIEW = KLIK DISINI
#VIDEO UNBOXING = KLIK DISINI

Apakah 2022 PS4 PRO masih Worth It ?

Kali ini saya akan menjelaskan alasan kenapa membeli PS4 Pro ditahun 2022, atau bisa dibilang diakhir tahun 2022 karena sekarang sudah masuk di kuartal ke 3, yaitu bulan september, PS4 Pro ini saya beli bekas secara online di tokopedia, selain memberikan alasan kenapa membeli PS4 Pro ditahun 2022, saya juga akan memberikan review unit PS4 Pro bekas yang saya dapatkan ini, dan langsung saja kita masuk dalam pembahasanya. 

#1. BELUM PERNAH MEMILIKI CONSOLE

Alasan yang pertama adalah saya belum pernah mempunyai console, kita tahu bahwa console adalah kebutuhan tersier karena tergolong kebutuhan mewah fungsinya untuk bersenang senang, sebelumnya saya main game di Windows PC, dan spesifikasi PC yang saya punya juga standart, jika main game hanya di settingan rata tengah medium yang memang tujuanya hanya untuk sekedar have fun, jadi dari dulu memang belum pernah punya console, ini adalah pemikiran saya pribadi "ketika kita belum pernah memiliki sesuatu sebelumnya, feeling yang kita rasakan akan tetap menyenangkan dan penilaian yang kita berikan pasti tetap bagus, karena sebelumnya memang belum pernah merasakan sensasinya" dan ini berlaku pada penilaian saya untuk PS4 Pro ini, saya akan cenderung menilai positif karena memang sebelumnya belum pernah bermain game di console, dan bermain game di Playstation feelingnya akan tetap beda dengan bermain game di Windows PC, karena banyak game ekslusif di Playstation yang tidak ada di Windows PC. 

#2. PS4 PRO BEKAS ADALAH YANG PALING WORTH IT

Kenapa milih yang bekas ? seperti yang saya jelaskan tadi console itu adalah kebutuhan tersier, jadi bisa menikmatinya saja itu sudah bagus, dan saya pribadi tidak masalah jika membeli PS4 Pro bekas, tidak terlalu tertinggal jauh dari tren dan hipe bermain game saat ini. Apalagi sekarang PS4 Pro yang baru sudah sangat jarang ditemui, kalaupun ada di beberapa marketplace harganya masih sekitar 7 sampai 8jtan, apalagi  kebanyakan yang tersedia varian spesial edition yang biasanya jauh dari harga varian standart, dan sayang sekali jika kita mengeluarkan budget 8jtan untuk membeli PS4 Pro yang baru, padahal ada PS5 yang harganya kisaran 10jtan, mending nabung sedikit lagi untuk mendapatkan PS5. kalau dilihat umurnya PS4 Pro adalah yang paling muda, katakanlah PS4 Pro yang saya beli itu fabrikan tahun 2016, ditahun 2022 umurnya paling tidak sudah 6 tahun, lebih muda 3 tahun dibandingkan dengan series Fat yang dirilis ditahun 2013. 

#3. MASIH MENDAPATKAN UPDATE KURANG LEBIH 3 TAHUN

Sony memberikan kabar bahwa PS4 masih mendapatkan update kira kira sampai tahun 2025, jarak tahun 2022 sampai 2025 masih tersisa 3 tahun, katakanlah 2 tahun karena saya membeli diakhir tahun 2022, selama 2 tahun itu kita masih bisa bermain game terbaru, walaupun tidak semuanya karena mungkin mungkin hanya akan tersedia di console current gen yaitu PS5. tapi menurut saya bermain game yang lamapun akan tetap menyenangkan. 

#4. SUDAH MEMPUNYAI TV 4K DAN DS4

Alasan, yang terakhir adalah karena saya sudah mempunyai TV 4K, dan ini berhubungan dengan varian PS4 yang saya beli yaitu PS4 Pro dimana sudah bisa menampilkan resolusi 4K HDR dan tentunya masalah performa juga lebih baik dari 2 varian lainya yaitu Fat dan Slim, walaupun TV yang saya miliki bukan TV 4K yang spesifikasinya bagus tetapi menurut saya sudah sangat cukup untuk menampikan visual dengan resolusi 4K, jadi saya bisa menikmati performa maksimal dari PS4 Pro, ditambah saya sudah punya 2 controller yang sebelumnya saya beli untuk review di konten youtube yaitu, Dual Shock Original Sony dan KW, jadi saya hanya perlu membeli console only alhasil bisa mengeluarkan budget yang lebih murah.


Itulah alasan kenapa saya masih membeli PS4 Pro bekas di akhir tahun 2022, dengan pemikiran dan keadaan yang saya miliki, tentunya menurut saya membeli PS4 Pro masih sangat Worth it. kalau ditanya kenapa tidak PS4 Fat atau Slim, jawaban saya kembali pada peforma yang diberikan serta umurnya, disini saya ingin bermain game dengan peforma console yang bagus, tampilan 4K tapi hemat biaya. dan jawabanya adalah PS4 Pro.

#KENAPA TIDAK MEMILIH XBOX SERIES S? 

kemudian mungkin ada pertanyaan kenapa tidak memlih Xbox Series S Current Gen yang saat ini lagi banyak digemari karena terdapat banyak game yang bisa dimainkan dengan berlangganan Xbox Game Pass, bisa mengeluarkan budget lebih murah dari pada membeli game satu persatu, jawabannya karena saya sudah mempunyai PC, dan game yang tersedia di Xbox Series S maupun X tidak jauh beda dengan game yang ada di PC, atau lebih tepatnya saya ingin memainkan game ekslusif Playstation yang tidak tersedia di platform lain. 

#UNIT PS4 PRO YANG SAYA DAPATKAN

Saya membeli di toko yang ratingnya bagus, dan jika kalian tertarik link pembelian juga ada di deskprisi video ini, waktu hunting secara online banyak juga toko dengan rating bagus yang pembelinya banyak juga, sempat membuat saya bingung untuk memilih. tapi itu menandakan bahwa PS4 Pro masih banyak digemari oleh pembeli entah itu untuk rental maupun console pribadi, saya jadi lega karena tidak saya seorang diri yang masih ingin beli console PS4 Pro saat ini.

Packaging dibungkus dengan rapi, ada kardus double diluar, dan ketika saya buka saya mendapatkan series CUH7000, yang menandakan bahwa ini adalah PS4 Pro generasi paling awal yang bisa dibilang rilis ditahun 2016, hal ini juga diperkuat dengan gambar box yang tidak ada logo atau tulisan 4K HDR, dan box ini sudah sangat kusam sekali, menandakan, PS4 ini sering dibeli dan dijual, karena biasanya kalau punya personal itu box disimpan dan minimal kondisinya tidak parah seperti ini. penjual bilang kalau nomer series dibox dan di PSnya sama, dan ketika saya check nomernya memang sama. 


Dalam box saya mendapatkan Kabel Power, Kabel HDMI, Kabel Micro USB, dan unit PS4 Pronya, tidak ada manual book, tidak ada garansi, tidak ada stick karena memang saya pilih yang console only, tapi disini saya beli satu game yaitu God of War, PS4 Pro nya sendiri saya check masih mulus tidak ada lecet atau cacat diberbagai sisi, bisa jadi ini diganti casingnya karena masih mulus banget, tapi saya berharap ini casing originalnya, semua port bisa berhungsi dengan normal mulai dari tombol power, insert disc, usb, LAN, HDMI. tapi entah kenapa unit yang saya punya ini tidak solid karena ketika diangkat ada sedikit suara tidak menyenangkan seperti bunyi retakan. selebihnya semua aman tidak ada masalah apapun ketika dinyalakan langsung bisa berfungsi dengan normal, bisa setup account dengan lancar, downloding lancar, semua lancar sampai akhirnya saya mencoba game God of War, kalian semua pasti tahu apa yang terjadi, yah benar sekali PS4 Pro bunyinya seperti pesawat JET.


Kondisi tersebut hanya terjadi ketika bermain game God of War ketika ada di home, main game Fortnite, genshin impact itu tidak terjadi, dan hanya terjadi ketika saya bermain di TV55" 4K kalau bermain di TV24" 1080 suara fan tidak berisik, menurut saya pribadi kondisi ini memang wajar, karena memang fungsi fan adalah mendinginkan componen yang ada didalam, RPM otomatis akan lebih tinggi jika console bekerja dengan kemampuan terbaiknya, sama seperti mini PC saya yang menggunakan Wraith Cooler bawaan dari amd, hasilnya berbeda ketika saya ganti dengan HSF Noctua, bisa jadi thermal paste yang sudah kering, tapi untuk saat ini, PS4nya tidak akan saya lakukan maintance karena masih garansi toko selama 2 bulan, kalau sudah habis masa garansi mungkin saya akan bongkar dan mengganti therma paste, membersihkan fan, bahkan upgrade SSD. 

Yang paling penting jika ingin membeli PS4 Pro atau mungkin barang elektronic bekas adalah tempat dimana kita membeli, karena jika tidak tepat, kita tidak akan bisa complain tentang kondisi unit yang kita beli.semua keluhan saya mengenai unit PS4 Pro yang saya beli ini juga telah saya diskusikan dengan penjual. 

Itulah Alasan kenapa saya membeli PS4 Pro di akhir tahun 2022, dan Review unit PS4 Pro yang saya dapatkan, tentunya ini adalah pendapat pribadi dan mungkin tidak semua orang mempunyai kondisi yang sama dengan saya, jadi tulis saja pendapat kalian di kolom komentar, sebenarnya masih worth it gak beli PS4 Pro di akhir tahun 2022, 

#VIDEO REVIEW = KLIK DISINI 
#VIDEO UNBOXING = KLIK DISINI

© all rights reserved
made with by templateszoo