Tampilkan postingan dengan label TECH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TECH. Tampilkan semua postingan

Kenapa Xbox Series S Laku Keras di Indonesia Tahun 2022 ?

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas kenapa Xbox Series S laku keras di indonesia di tahun 2022, saya mengambil referensi di beberapa media, banyaknya penjualan beberapa toko online di tokopedia, dan kalau kalian searching keyword Xbox Series S di youtube pasti banyak sekali yang mereview, yah walaupun tidak semuanya memang beneran seorang gamer reviewer, tapi hanya mengikuti tren saja. sampai saat video ini dibuat, Xbox Series S sudah mempunyai umur 2tahun dalam arti sejak tanggal perilisan yaitu 10 November 2020, walaupun sebenarnya karena pandemi, keadaan ekonomi, uang digital crypto, bitcoin atau entah apalah itu, Xbox Series S, baru kita bisa beli dipertengahan tahun 2021, itupun masih jarang sekali, dan juga berlaku pada konsole next-gen lainya, jadi kalau di indonesia masih kurang lebih umurnya 1 tahun. 

Lalu apakah Xbox Series S masih bisa laku ditahun 2023, mengingat salah satu keunggulan dari konsole Xbox yaitu Xbox Game Pass harganya akan segera naik, dan beberapa poin yang akan saya sampaikan akan memberikan gambaran, kenapa Xbox Series banyak dibeli di tahun 2022, dan jika beberapa hal tersebut masih relate di tahun 2023, bisa jadi akan tetap laku keras. 


1. Menggantikan PC kere Hore

yang pertama adalah Xbox Series S menggantikan rakitan PC kere hore, kita tahu bahwa sebelum hadirnya Xbox Series S banyak sekali racikan dari para tech reviewer, tentang rakitan pc kere hore, dengan harga maksimal 5 juta rupiah,  walaupun kita tidak bisa menyamakan pc dan konsole karena pc itu bisa dipakai hal lain selain game, tapi nyatanya kebanyakan orang merakit pc kere hore ini adalah untuk main game, judulnya saja pasti racikan pc 5jutaan dengan thumbnail gta v 60 fps, kemudian game kompetitif 50 fps ++, dan masih banyak lagi. rakitan tersebut ada bermacam macam, ada yang menggunakan komponen generasi lama, ada juga generasi baru yang prosessorenya menggunakan APU, jadi tidak perlu membeli kartu grafis, ada juga yang upgradeable, dimana dikemudian hari bisa nyicil komponen yang sesuai, tetapi asal kalian tahu benchmark yang diberikan pasti di resolusi 1080p, baru settinganya preset grafisnya yang diubah ada yang bisa rata kanan, medium atau low, dengan mainset playable pastinya rakitan pc kere hore diburu oleh banyak orang. sampai akhirnya hadirlah Xbox Series S, dengan harga 3jutaan, lebih tepatnya sekitar 3.8 juta, kita sudah bisa mendapatkan konsole gaming generasi terbaru, dan spesifikasi yang diberikan juga tidak main main, resolusinya sendiri bisa 2K, dan upscaling di 4K, dengan framerate up to 120fps, untuk orang yang benar benar ingin rakit pc hanya untuk bermain game atau katakanlah presentase main game itu lebih dari pada buat bekerja, pastinya lineup konsole dari xbox ini membunuh rakitan pc kere hore. 

2. Harga terjangkau dan tersedia banyak

Sebab yang kedua adalah harganya terjangkau dan banyak stock yang tersedia, kalau kita flashback kebelakang, di indonesia awal perilisan Xbox Series S ini dijual dengan harga 7 jutaann, dan itu mungkin bagi sebagian orang bahkan saya sendiri, termasuk harga yang mahal, hal itu disebabkan karena persaingan konsole next-gen yang berada dipasaran, tetapi di awal tahun 2022, Xbox Series S mulai turun hingga harga 4jutaan, dan sekarang sudah di 3.8jutaan, selain harganya yang murah, ketersediaan Xbox Series S diberbagai toko online juga sangat banyak, intinya Xbox Series S ini murah dan mudah didapatkan.

3. PS5 yang langka dan harga yang belum turun

Alasan yang ketiga adalah, PS5 yang masih langka dan belum turun harganya, oke mungkin saat video ini di release PS5 sudah ada banyak di toko online, tapi itu bukan garansi sony ya melainkan toko distributor, dan awal tahun 2022 sampai pertengahan itu PS5 masih langka, lalu apa hubunganya dengan Xbox Series S, keduanya kan console yang berbeda, nah ini disebabkan karena Fanboy Sony yang ingin mencoba konsole next-gen tetapi masih menabung budget untuk membeli PS5 ketika sudah tersedia banyak dan harganya itu masuk akal, kalau beli Xbox Series X kan kita harus menyediakan budget yang kurang lebih hampir sama dengan PS5

4. Jadi Incaran Gamer Pemula

WHF adalah kebiasaan baru karena adanya pandemi covid19, dan kebiasaan bekerja dirumah ini membuat sebagian banyak orang, meluangkan waktu dengan main game dan nonton film, kalau yang suka nonton film pastinya membeli TV yang lebih besar lebih nyaman untuk nonton bersama keluarga, sedangkan bagi gamer, ya beli console, ditahun 2021 kita tahu bahwa Nintendo Switch versi apapun itu laku keras dan harganya bisa sampai 2x lipat, orang yang sebelumnya bukan gamer, jadi suka main game karena pandemi, nah. karena pemula. orang tidak akan begitu mengerti tentang isi game, apa itu ekslusifitas game, intinya bisa main game saja, dan jika orang awam ingin main game, pasti cari hardware generasi paling akhir, dan karena murah Xbox Series S jadi incaran banyak gamer pemula. berbeda dengan seorang gamer yang sudah mengerti dan mengikuti game game, pasti akan sedikit bingung mau beli PS4 pro atau Xbox Series S jika budgetnya pas pasan, tapi untuk gamer pemula, yang penting peforma paling bagus, isi game tidak akan terlalu dipertimbangkan. 

5. Xbox Games Pass

Alasan yang terakhir adalah adanya sistem subcribtion pada Xbox, yaitu Game Pass. sebenarnya layanan ini sudah ada sejak lama yaitu pada 1 juni 2017, tetapi memang belum ada di indonesia secara resmi, dan sampai saat video ini dibuatpun layanan Xbox Game Pass masih belum resmi, tetapi pada tanggal 21 April 2022,  Xbox mengumumkan layanan Game Pass PC hadir di indonesia, dan sejak saat itu layanan Xbox Game Pass dikenal di indonesia pada platform windows pc,  karena layanannya cukup worth it jadinya para gamer indonesia tertarik untuk berlangganan subcribtion ini. bisa bermain ratusan game tanpa membeli satu persatu dan dapat bermain game pada saat day one game tersebut di rilis tidak perlu menunggu game yang sedang hipe terlalu lama. walaupun tidak resmi di indonesia pengguna console tetap bisa berlangganan layanan xbox game pass dengan mendaftarkan akun mereka pada region luar. phill spencer selaku CEO eksekutif divisi gaming microsoft, akan menaikan harga xbox gamepass pada tahun 2023, harga yang ditentukan nanti akan berpegaruh apakah xbox game pass masih worth it atau tidak. sedangkan lineup konsole xbox yang paling cocok untuk menggunakan layanan ini adalah xbox series s, karena hanya bisa bermain game secara digital. karena itu layanan xbox game pass sangat berpengaruh pada konsole xbox series s. 

Dan itulah 5 alasan berdasarkan pengamatan saya sendiri kenapa Xbox Series S itu laku keras ditahun 2022, dengan beberapa poin tersebut kalau masih relate ditahun 2023, pasti Xbox Series S masih banyak yang beli. laku keras tapi bukan berarti Xbox Series S sebagai konsole terbaru dari xbox tidak memiliki kekurangan, salah satunya adalah media penyimpananya yang terlalu kecil yaitu 512gb, jadi kalian tentukan sendirilah jika memang niat untuk membeli xbox series . 

Longterm Review - ASRock Deskmini X300 2 Tahun Pemakaian

#Alasan Merakit Mini PC 

Mini PC mulai hadir pada tahun 2018, yang menjadi keunggulan dari Mini PC adalah bentuknya yang minimalis, hemat daya, tapi memiliki performa yang bisa diandalkan karena beberapa komponen dalam mini PC sudah menggunakan Hardware masa kini seperti Storage SSD maupun NVMe, USB Gen terbaru, ada juga yang sudah dilengkapi dengan Port USB Type C.

Disisi lain Brand AMD juga memperkenalkan Prosesor terbaru mereka APU berbasis Socket AM4, dimana memiliki kemampuan ganda didalamnya yaitu kemampuan CPU dan GPU, kemudian hadirlah Mini PC ASRock Deskmini A300 dan series terbarunya yaitu X300, karena menggunakan Socket Prosesor AM4 ASRock Deskmini sangat ideal jika di kombinasikan dengan Prosesor APU AMD Ryzen. 

Dengan dasar tersebut akhirnya saya membangun Mini PC dengan tujuan semua bisa serba simple, bentuknya minimalis, tidak begitu memikirkan racikan yang cocok, tidak khawatir dengan daya, hemat biaya dan pastinya bisa mendapatkan peforma yang tidak kalah dengan PC Normal.

Rencana tersebut berhasil, saya tidak terlalu bingung merakit sebuah PC untuk pertama kalinya, daya juga tidak terlalu tinggi, sudah bisa dijadikan untuk SETUP Meja Kerja Minimalis, dan pastinya memiliki peforma yang bisa diandalkan, tetapi dalam segi penghematan biaya gagal, karena nyatanya Mini PC ASRock Deskmini X300 yang saya rakit ini menghabiskan biaya 12Jt. tentu saja dengan Budget 12Jt saat ini kia sudah bisa mendapatkan PC yang lebih Powerfull walaupun dengan Size ATX normal tapi jika mengurangi beberapa komponen bisa mendapatkan Racikan Mini ITX.

Kenapa rakitan Mini PC ASRock Deskmini saya sampai 12Jt ? itu karena saya memaksakan kapasitas Maksimal RAM yaitu sebesar 32Gb x 2 = 64Gb, jadinya saya harus mengeluarkan budget 3.6Jt untuk RAM Sodimm DDR4 tentunya biaya tersebut tidak terlalu worthit dibandingkan dengan peforma yang diberikan, walaupun saya belum pernah mencoba menggunakan RAM 16Gb x 2 tapi rasanya itu sudah cukup dan lebih worthit dari segi budget. Kemudian yang kedua adalah updgrade HSF Low Profile yang bisa membuat temperatur Prosesor lebih stabil, sedangkan Storage SSD NVMe M.2 dan tambahan Wifi/Bluetooth masih dibilang pengeluaran budget yang normal. 

#Spesifikasi Mini PC ASRock Deskmini X300

Inilah sepesifikasi lengkap serta budget yang harus saya keluarkan untuk setiap komponennya 

  • Mini PC : ASRock Deskmini X300 Rp. 2.350.000 / 2020 
  • Processore : AMD Ryzen™ 5 3400G with Radeon™ RX Vega 11 Graphics Rp. 2.649.000 / 2020
  • RAM 1 : Team Group SO-DIMM DDR4 3200 32GB x 2 Rp. 3.800.00 / 2020 
  • RAM 2 : Team Group SO-DIMM DDR4 3200 32GB x 2 Rp. 3.850.00 / 2022
  • SSD : Team Group MP34 M.2 PCIe SSD 512GB Rp. 1.300.00 / 2020
  • WIFI : Intel Wifi 6 AX200 Dual Band 802.11ax Bluetooth 5.0 Wireless Card M.2 Rp. 370.000 / 2020
  • HSF : Noctua Chromax NH-L9a AM4 Rp. 860.000 / 2022
  • Antena : Mini Antena Wifi Rp. 110.00 / 2022 

#Pemakaian Selama 2 Tahun 

Spesifikasi tersebut tidak langsung jadi melainkan ada beberapa hal yang membuat saya akhirnya Upgrade komponenya. dari November 2020 sampai Februari 2022 1 Tahun lebih saya menggunakan Mini PC dengan 1 keping RAM, dan menggunakan Wraith Cooler bawaan AMD, kondisi ini memang tidak maksimal karena temperatur yang tidak stabil dan juga peforma APU AMD Ryzen yang tidak maksimal juga karena hanya menggunakan 1 Channel RAM, tetapi dari segi lain tidak ada masalah apapun, dan ketika Februari 2022 akhirnya saya updgrade menjadi Dual Channel dan juga HSF Low Profile yang bisa memberikan temperatur yang stabil. Karena saya sendiri juga main Game memang sangat terasa menggunakan Dual Channel dari pada Single Channel RAM, dan karena HSF baru bisa memberikan temperatur yang stabil akhirnya bisa main Game lebih lama dari pada sebelumnya. 

#Sudah Menggunakan Windows 11

Saat Windows 11 diluncurkan, Oktober 2021 Mini PC ini belum langsung bisa di Upgrade ke Windows 11 tetapi saya baru sadar 10 bulan setelahnya, dan akhirnya bisa Updgrade dari Windows 10 ke Windows 11, setelah 2 Tahun pemakaian saya masih bisa mengikuti teknologi terbaru dari Micorsoft yaitu Windows 11, yang secara User Interface dan Peforma pastinya lebih baik dari Windows 10. 



#Hardware Bekerja Normal

Semua Fungsi Hardware masih bekerja normal, saya sendiri menggunakan untuk Editing semua konten Video di Channel Youtube, Blogging, dan juga main beberapa Games seperti Fortnite, Genshin Impact, Street Fighter. Untuk main Game masih sangat Worthit tapi karena Storage terbatas dan juga masih digunakan untuk menyimpan File RAW Recording saat bikin konten jadinya hanya bisa install beberapa Game saja. Hardware yang saya ganti hanya Antena Wifi karena yang diberikan oleh Modul Wifi Card sangat panjang jadinya tidak mencerminkan bentuk minimalis jadi saya membeli hanya Antena saja tapi yang berbentuk mini. 

Itulah Longterm Review Mini PC ASRock Deskmini X300 pemakaian selama 2 Tahun, secara fungsi masih normal dan tidak ada kerusakan bahkan Operating System sudah Update di ke Windows 11.  

5 Step Membuat Bootable Windows 11



Windows 11 memang sudah rilis sejak Oktober 2021 tapi saya sendiri baru menginstall di bulan Agustus 2022 pada Mini PC ASRock Deskmini X300, karena baru menyadari setelah 10 bulan, Deskmini X300 yang saya miliki sudah support Windows 11, untuk menginstalnya sendiri caranya cukup mudah yaitu dengan Flash Drive/Disk yang diisi Bootable Windows 11 menggunakan Installation Media, Aplikasi Resmi dari Microsoft. 
Tutorialnya sebenarnya sama seperti Windows 10, tapi kali ini di Aplikasikan untuk Windows 11, kelebihan menggunakan Installation Media Creation ini adalah prosesnya yang simple, cepat dan pastinya sangat mudah dipahami oleh orang yang tidak begitu paham Ilmu Komputer, tapi karena file yang didownload langsung menjadi Bootable di Flash Drive/Disk, kalau ingin menggunakan Flash Drive/Disk nya secara normal bisa membuat Installer Windows 11 tercemar oleh Virus atau Corrupt jadinya tidak disarankan untuk menggunakanya lagi.
Sebelum kalian install Windows 11 di PC/Laptop kalian bisa check


Karena harus dipastikan apakah PC/Laptop kalian support dengan Windows 11 atau tidak, dan inilah 5 Step untuk membuat Bootable Windows 11

#1 Ketik Windows 11 di Google

Langkah pertama adalah langsung menuju di Website Resmi Microsoft, ketik saja di Google " Windows 11 " dan Website Micorsoft akan muncul di Searching List paling atas, 



#2 Buka Aplikasi Installation Media Creation

Setelah membuka Aplikasinya secara otomatis akan disiapkan prosess Downloading Windows 11, caranya juga cukup simple dan pastikan kalian sudah menancapkan USB Flash Drive/Disk supaya Installation Divece terbaca. 



#3 Gunakan Flash Drive / Disk Minimal 8Gb

Bootable Installasi Windows 11 kurang lebih sebesar 4.5Gb jadi kalian harus menggunakan Flash Drive/Disk Minimal 8Gb. 



#4 Tunggu Sampai Proses Downloading Selesai

Proses Downloading tentunya tergantung kecepatan Internet, tapi karena menggunakan Aplikasi dari Microsoft sendiri jadinya lebih Stabil dan jarang terjadi kegagalan Proses Downloading jika koneksi Internetnya tidak terlalu parah, saya sendiri saat Proses Downloading ini memakan waktu kurang lebih 45menit, jika Bootable Installsi sebesar 4.500Mb jika dihitung Kecepatan Downloading Internet 2Mb/detik, bisa diperkirangkan Kecepatan Internet 20Mbs sudah sangat cukup. 




#5 Install Windows 11

Setelah semua selesai kalian bisa langsung Run untuk Install Windows 11 melalui Flash Drive/Disk, atau bisa Restart PC/Laptop Install melalui Bios tapi jangan lupa untuk mengggantin Booting Menu di Bios dari System Windows ke Flash Drive/Disk Bootable

Itulah Tutorial Membuat Bootable Windows 11 menggunakan Flash Drive/Disk dengan Aplikasi Resmi dari Microsoft yaitu Windows Media Creation, Kalina bisa langsung mencobanya apalagi Windows 11 bisa secara gratis di download, Semoga Bermanfaat.

Macam Macam Keyboard Berdasarkan Layout dan Ukuran


Keyboard PC memiliki banyak macam, disesuaikan dengan kebutuhan masing masing, ada yang menggunakan kabel (Wired) ada juga yang sudah tanpa kabel (Wireless), ada juga yang measih menggunakan Membran ada pula yang sudah Mechanical, tentunya yang semakin bagus atau punya fitur yang jauh lebih unggul pastinya harganya lebih mahal.

Secara Sederhana dari Full Size sampai yang Compact adalah pengurangan tombol yang ada di Keyboard, Jika kalian pengguna normal yang membutuhkan 100 % tombol Full Size tentunya pengurangan tombol ini akan mengurangi Fungsi, tapi untuk beberapa orang yang melakukan pekerjaan khusus pengurangan tombol ini lebih menguntungkan karena Ukuranya lebih kecil yang membuat Setup Kerja lebih rapi dan harganya lebih murah, dari pada membeli Keyboard 100 % Full Size Mechanical dengan harga yang mahal mending membeli Keyboard dengan Ukuran yang sesuai pastinya harganya pasti lebih murah jika levelnya sama. 
Dan inilah Macam Macam Keyboard Berdasarkan  Layout dan Ukuran 

1. Keyboard 100 % (Full Size)

Adalah Keyboard dengan jumlah Tombol lengkap dan juga bentuk yang Normal, mulai dari Huruf, Fungsi F1-F12, Arah Panah, dan Numerik Pad yang ada di paling kanan, Ukuran Keyboard ini juga yang paling besar dari yang lainnya dan akan memakan space lebih banyak di Setup Meja Kerja, dengan level yang sama harganya juga akan lebih mahal apalagi kalau Mechanical Keyboard, tapi karena Full Size dan memiliki Tombol yang lengkap, Keyboard ini bisa digunakan untuk berbagai macam pekerjaan, walaupun untuk sebagian orang tetap tidak nyaman.

Keyboard ini cocok untuk pengguna yang masih memerlukan semua fungsi dalam Keyboard atau pemula yang masih belajar tentang dunia Per-PC-an karena pastinya harus mengetahui semua Fungsi input pada Keyboard. 

 Contoh Keyboard 100% (Full Size) 

- Keychron K10 Wireless Mechanical



2. 96 % (Full Button)

Adalah Keyboard dengan jumlah Tombol lengkap tapi bentuknya tidak Full Size, dengan arti Layoutnya didesain padat tidak ada space sama sekali, Tombol dengan Tombol saling berdampingan.
 
Keyboard ini cocok untuk pengguna yang masih memerlukan semua fungsi dalam Keyboard tapi memiliki Setup Kerja yang minimal, butuh supaya lebih rapi saja. 

Contoh Keyboard 96 % (Full Button)

- Keychron K4 Wireless Mechanical



3. 80 % (Tanpa Numpad / Ten Keyless)

Keyboard 80% memiliki ukuran sama seperti Keyboard 100% tapi tidak memiliki Numpad biasanya disebut TKL (Ten Keyless) walaupun yang dihilangin tidak hanya 10 Tombol melainkan 17 Tombol jika pada ukuran Normal.  

Keyboard ini cocok untuk pengguna yang jarang sekali berurusan dengan angka - angka, atau kalau kalian bukan akuntan, engineering, sudah pasti tidak perlu Numpad, harga bisa lebih murah juga tidak makan tempat di Setup Meja Kerja. 

Contoh Keyboard 80 % (Tanpa Numpad)

- Keychron K8 Wireless Mechanical

4. 75 % (Compact 80 %)

Keyboard 75% sama seperti 80% yang membedakan adalah ukuranya dibuat Compact tanpa ada space diantara Tombolnya. Sama Seperti pengguna 80 %, 75 % akan membuat Meja Kerja lebih rapi lagi cocok untuk pengguna yang memiliki mobilitas tinggi tapi masih memerlukan kerja yang cukup rumit dalam urusan input di Keyboardnya. 

Contoh Keyboard 75 % (Compact 80 %)

Logitech MX Mini
- Keychron K2 Wireless 


5. 65 % (Compact Arrow Button)

Keyboard 65 % lebih Compact lagi dari 75 % karena Fungsi Tombol F1 sampai F12 sudah dibuang atau dijadikan satu dengan button 1234 tapi masih memiliki Arrow Button.
   
Keyboard ini cocok untuk kalian seorang penulis tapi masih memerlukan tombol Arrow Button dalam pengetikanya, editing foto dengan beberapa shortcut atas kanan bawah juga masih bisa. 

Contoh Keyboard  65 % (Compact Arrow Button)

- Keychron K6 Wireless 


- Logitech Pop Keys

6. 60 % (Compact tanpa Arrow Button)

Keyboard 60 % rasanya memang dikhususkan untuk orang orang yang hanya mengetik kata kata, karena tidak membutuhkan fungsi fungsi khusus dalam input pekerjaanya, Arrow Button juga sudah dihilangkan.
 
Keyboard ini cocok untuk kalian yang paling sering dalam pekerjaanya mengetik kata kata seperti blogger, penulis cerita, ukuran mini bisa dibawa kemana mana. atau untuk kalian yang memerlukan Keyboard sebagai tambahan dari Laptop saja. 

Contoh Keyboard 60 % (Compact tanpa Arrow Button)

-Keychron K12 Wireless 

7. Single Hand (Left Hand)

Berbeda dengan ukuran Keyboard yang lain, Keyboard ini hanya memiliki tombol yang ada di area tangan kiri, karena memang dikhususkan untuk bermain Game. biasanya bentuknya lebih lebar karena langsung terdapat tatakan supaya pergelangan tangan lebih nyaman.

Jelas sekali Keyboard ini cocok untuk Gamer, yang hanya main game saja, mungkin untuk mengetik dan kebutuhan lain, mempunyai Keyboard lain. 

Contoh Keyboard Single Hand (Left Hand) 

- Gamesir VX2


Itulah 7 Jenis Keyboard berdasarkan Layout dan Ukuran, jadi buat kalian yang sudah baca sekarang bisa memilih keyboard mana yang paling cocok untuk pekerjaan kalian dalam pengetikan.

Mau Upgrade Windows 11 ? Baca Dulu 4 Poin Ini

 

Windows 11 sudah dirilis sejak 05 Oktober 2021, 10 bulan setelahnya saya baru sadar bahwa Mini PC ASRock Deskmini X300, yang menggunakan Chipset AMD Ryzen 5 3400 G sudah support, karena saat awal perilisan Windows 11 dan beberapa bulan setelahnya, masih belum mendapatkan dukungan untuk Upgrade dari Windows 10 ke Windows 11, dan bulan Agustus 2022 baru mendapatkan dukungan Upgrade, memang saat Windows 11 sudah dirilis saya juga ingin segera menikmati dan mencoba bagaimana, dan update apa saja yang ada di Windows 11, apalagi Windows 11 salah satu unggulanya adalah disempurnakan untuk main game, bahkan sampai ada Gamepass seperti yang ada di Xbox Series S/X, tapi karena saat itu PC saya belum mendapatkan dukungan langsung untuk Upgrade di Windows 11, akhirnya saya menunggu sampai dukunganya ada jadi jangan terburu buru kalau misal Hardware yang kalin miliki tidak terlalu jadul, mungkin masih ada kesempatan untuk merasakan Windows 11, tapi jika tidak kalian memang harus Upgrade Hardware. 

A. Install (PC Health Check)

Install Aplikasi PC Health Check adalah cara paling bagus untuk mengetahui apakah Laptop/PC kalian sudah bisa di Upgrade ke Windows 11, kalian tinggal Download kemudian Install Aplikasinya, dan di tampilan awal akan ada Introducing Windows 11, kemudian kalian bisa klik Check dan disitu akan ada tampilan apakah Laptop/PC kalian support upgrade di Windows 11 atau tidak. 

#PC Health Check Bisa Download Disini 


# Status PC Yang Tidak Support Upgrade Windows 11



# Status PC Yang Support Upgrade Windows 11



# Check Driver Hardware di Website

Kalaupun jika dilihat di Aplikasi PC Health Check sudah support untuk Upgrade di Windows 11, kita harus tetap check di Website apakah Hardware yang kita gunakan sudah ada dukungan driver di Windows 11, jadi masuk saja di Website, AMD misalkan dan cari tipenya misalkan AMD Ryzen 5 3400G dan di dukungan drivernya apakah sudah ada untuk Windows 11. kalau belum ada kalian bisa sabar dulu dan jangan terburu buru untuk Install Windows 11 karena nantinya bisa jadi ada beberapa yang tidak berfungsi. 

# Status CPU Yang Support Upgrade Windows 11


# Backup Data

Tidak terkhusus untuk Upgrade Windows 11, tapi backup data ini juga perlu dilakukan jika ingin install ulang Windows, ataupun Upgrade Windows apapun versinya, bahkan jika ingin berganti OS, karena Backup Data ini diperlukan supaya data lebih aman. 


# Gunakan Windows Media Creation Tool Untuk Download Windows 11 

Windows 11 bisa didownload dan diinstall secara gratis walaupun nantinya akan tetep ada watermark Activation Windows dipojok kanan bawah jika kita tidak mengisi serial number, tapi secara fungsi dan penggunaan sama seperti Windows 10 bisa digunakan tanpa ada batas waktu dan pastinya juga Original

#Windows Media Creation Tools Bisa Download Disini 

Cara paling mudah untuk membuat Drive Installation Windows 11 adalah dengan menggunakan Windows Creation Tool, yang dibutuhkan hanya Flash Drive Minimal 16Gb, karena diinstall dan didownload langsung dari Aplikasi Windows pastinya terhindar dari Virus dan menghindari file yang Corrupt 


Dan itulah 4 Tips buat kalian yang ingin Upgrade di Windows 11, saya juga sudah menulis Pengalaman Menggunakan Windows 11 selama kurang lebih 2 minggu, tentunya berdasarkan PC yang  saya miliki, kalian bisa baca sebagai referensi jika ingin Upgrade Windows 11. 

Mirroring Smartphone ke TV, Projector dan Monitor

Kali ini saya akan mereview sebuah Cable Converter untuk Mirroring Smartphone ke Projector, TV dan Monitor dari PX Digital Multimedia dengan nomer seri MHA-130.

#FUNGSI

Sesuai namanya Cable Converter, fungsi dari Cable ini adalah untuk mengkonversi Output dari Smartphone ke Output Display yang lebih besar bisa ke Projector, TV dan Monitor. atau bahasa yang lebih sederhana adalah Mirroring. Packagingnya simple, tapi di Boxnya banyak sekali penjelasan bergambar mengenai fungsi dan spesifikasi dan itu akan membantu sekali untuk cara penggunaaanya, dalam Box kita akan mendapatkan Cable Mirroring serta Manual dengan bahasa inggris dan bahasa indonesia. 

(Tutorial Map)

(Spesifikasi)

(Supporting Smartphone)

#SPESIFIKASI

Cable Mirroring ini mempunyai 3 Port Koneksi yaitu USB Type A untuk disambungkan ke Adaptor Charger, HDMI untuk dikoneksikan pada Display Output bisa Projector, TV, dan Monitor, kemudian 3 macam Port untuk Smartphonenya sendiri yaitu Micro USB, Lightning, dan Type C. Port Micro USB dan Type C tentunya untuk Smartphone Android, sedangkan Port Lightning untuk Smartphone IOS, dan pada Review kali ini saya menggunakan Smartphone Android Samsung A50s, Redmi Note 9 dan Output Display saya menggunakan TV Panasonic 24" Full HD, jadi mungkin pengalaman Mirroring Output Display ini akan berbeda tergantung Devices yang kita gunakan. 

(Port HDMI ke Monitor, TV, Projector)

(Port Micro USB, Type C, Lightning)

(Cable dilapisi dengan Silicon Rubber)

#CARA MENGGUNAKAN

Cara Penggunaanya gampang sekali, Port USB Type A di colokan ke Adapter Charger dan karena dalam BOX pembelian tidak termasuk Adapternya disini saya menggunakan Adaptor Charger milik HP Redmi Note 9. Setelah itu Port HDMI di colokan ke Monitor TV dan akan muncul Display System Mirroring di Monitor, dan yang terakhir tinggal mencolokan Port Type C ke Smartphone. Kalau untuk Smartphone IOS di Manual disebutkan bahwa tidak perlu Aplikasi untuk menggunakan, bisa digunakan secara plug and play. sedangkan untuk Smartphone Android harus menggunakan Aplikasi yaitu Mirroring dari Developer Xianzhi Wulian Technology.

Setelah Download Aplikasinya tinggal dibuka secara otomatis Mirroring akan berjalan, dan Bluetooth di Smartphone akan on secara otomatis serta akan ada pilihan untuk Pairing dengan Mira Audio, jika kita Pair suara dari Smartphone akan keluar dari Monitor, kalau tidak di Pairing suara akan keluar dari Smartphone. 

#FITUR APLIKASI

Pada Aplikasinya kita bisa memilih Miroring Mode, Picture Quality, Potrait Mode atau Lanscape Mode jadi kalau menggunakan Display Monitor secara Vertical juga bisa. Fitur tersebut bisa kita sesuaikan dengan Device yang kita gunakan, PAda Fitur Mirroring Mode saya pilih Theater Mode untuk Nonton Video sedangkan kalau main Game saya pilih Game Mode, dan untuk Picture Quality saya samakan dengan spesifikasi TV Monitor yaitu 1280 x 720 FHD. 

#HASIL NONTON VIDEO / FILM

Hasil untuk nonton Video di Youtube jernih dan bagus, Quality gambar juga tergantung Quality yang kita pilih di Youtube, Jika dilihat secara bersamaan di Smartphone dan Monitor tidak ada Delay sema sekali. tetapi jika di dengarkan suara yang dihasilkan ada Delay sepersekian detik ini memang akan sedikit mengganggu saat nonton Video tapi karena yang Delay hanya di Audio kita bisa matikan Bluetoothnya dan biarkan Suara yang keluar dari Smartphone, karena secara Visual tidak ada Delay Output dari Smartphone ke Monitornya. 

(Nonton Video Youtube : Gameplay Republic Rider)

(Nonton Video Youtube : Gameplay The Last of US 2)

#HASIL MAIN GAME

Kemudian untuk Hasil Main Game ini tergantung Smartphonenya karena saya coba di Samsung A50s itu ada Delay yang cukup mengganggu baik secara Visual maupun Audio, tetapi jika menggunakan Redmi Note 9 hasil Visual lebih bagus tapi untuk Audionya juga ada Delay seperti nonton Video.

(Main Game : Apex Legend Mobile)

(Main Game : Gangstar LAS Vegas)

#REVIEW

Cable Mirroring ini sangat cocok untuk kalian yang mempunyai TV biasa bukan TV Android jadi bisa Mirroring untuk Nonton Film atau Video streaming di Youtube dari Smartphone. Bisa juga untuk main Game tapi pastikan Smartphone kalian punya spesifikasi yang bagus. Kualitas Cablenya dilapisi dengan silicon rubber jadi aman untuk ditekuk tekuk dan Cable untuk Adapter Charger juga panjang jadi secara teknis tidak ada kendala fungsi penggunaan Cabel ini. Kalau masalah Delay di Audionya kita tinggal unpair Bluetooth audionya sehingga tidak ada Delay karena suara langsung keluar dari Smartphone. 

Kondisi dari review saya mungkin akan berbeda dengan kalian sesuai dengan Devices yang digunakan, disini Review saya juga menggunakan Smartphone biasa bukan Smartphone dengan chipset yang bagus untuk bermain Game,  apalagi saat main saya juga menggunakan Gamepad yang dikoneksikan secara Wireless melalui Bluetooth. 

© all rights reserved
made with by templateszoo