Tampilkan postingan dengan label PC. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PC. Tampilkan semua postingan

Rakitan Mini PC terbaru di tahun 2022 -ASRock Deskmeet Series

Deskmeet adalah Mini PC terbaru dari ASRock yang mengalami banyak perubahan dari Series Mini PC sebelumnya, dimana Mini PC kali ini bisa menggunakan GPU, berdasarkan apa yang saya amati dan ikuti dari perkembangan Mini PC ASRock, Deskmini A300 hadir paling awal, kemudian ada Deskmini X300 yang mana hampir tidak ada perubahan sama sekali, kemudian hadir juga Jupiter X300, Mini PC dengan bentuk yang tipis dan sudah mempunyai fan untuk prosessor, jadi kita tidak bisa memasang CPU Coller lain, sampai akhirnya hadirlah Deskmeet. 

Mini PC ASRock yang hadir di Indonesia hanya di Series X300 untuk Prosessor AMD baik itu Deskmini maupun Jupiter, sedangkan untuk Series B660 yang menggunakan Prosessor Intel jarang atau bisa dibilang tidak ada di Indonesia, alasanya kenapa ? sudah bisa ditebak karena jika Series B660 yang menggunakan Prosessor Intel tidak sepowerfull AMD yang mempunyai APU, dengan nama G dibagian belakang, Ryzen 3400G, Ryzen 5700G dll. karena itu minat pembeli akan cenderung di Series X300, bisa menggunakan AMD APU yang akan lebih powerfull bahkan perakitan saya sendiri bisa menjangkau Expetasi sebagai Gamer Casual, dimana jika bermain game setingan Medium, sudah sangat cukup. 


Tetapi kali ini ASRock Deskmeet hadir di indonesia untuk kedua Series yaitu X300 dan B660, jawabanya simple, karena Deskmeet bisa menggunakan GPU, Kombinasi Prosessore Intel dengan GPU tidak akan kalah dengan Prossesor AMD dengan APU atau menggunakan GPU. jadi disini konsumen bisa lebih leluasa memilih racikan Mini PC antara Deskmeet Series X300 atau B660, tergantung referensi mau pakai Intel atau AMD. untuk Chipset B660 sudah support Prosessore Intel Generasi 12, menggunakan Socket LGA1700, dan Chipset X300 sudah support Ryzen 2000 sampai 5000 series.

Tentu saja ukuran Deskmeet lebih besar, bentuknya kotak dengan total volume 8L Panjang 168mm, Lebar 219, Tinggi 218mm, dengan ukuran tersebut kita bisa menggunakan 4 variasi rakitan PC yang memanfaatkan tempat kosong dibagian atas, Variasinya adalah menggunakan Storage Hard Drive 2.5" sebanyak 2 Pcs, Storage Hard Drive 3.5" 1Pcs, menggunakan AIO CPU Cooler dengan Single Radiator Fan 120mm dan yang terakhir bisa menggunakan GPU dengan panjang maksimal 20cm, jadi kita bisa memilihi rakitan apa yang cocok, atau space diatas bisa dibiarkan kosong jika suatu saat ingin upgrade kartu grafis, dengan dimensi tersebut kita juga bebas memilihi CPU Cooler, tidak seperti Deskmini yang harus menggunakan CPU Cooler Low Profile supaya muat, asalahkan CPU Cooler tidak lebih dari 54cm. 

Power Supply juga tidak perlu ribet mencari ukuran yang pas karena sudah termasuk dalam paket penjualan, dengan spesifikasi ATX Power Supply 500 Watt, yang posisi menempatanya itu lebih efficien untuk mendapatkan Air Flow yang baik. Untuk RAM Mini PC ini menggunakan Dimm, slot 4 channel, Frequency 3200 Mhz yang support sampai 128Gb. 

I/O Port juga lebih banyak, dibagian depan terdapat 1x Headphone/Headset Jack Audio 3.5mm. 2 USB 3.2 Gen 1 Type A, 2 USB 2.0 Type A, dan 1 USB 3.2 Gen 1 Type C, sedangkan dibagian belakang, 1 Port Ethernet LAN, 2 USB 2.0 Type A, 2 USB 3.2 Gen 1 Type A, 1 Port HDMI, 1 Prt D-Sub, dan 1 Display Port 1.4

Dengan spesifikasi tersebut apakah Deskmeet layak dibeli, tentu saja setiap orang mempunyai pendapat yang berbeda, tetapi kalau saya boleh memberikan saran boleh dibeli asalkan budget racikanya tidak melebihi 10Juta, jika kalian mengikuti Channel ini, diawal pertama kali membuat Video saya merakit Deskmini X300 dan budgetnya membengkak sampai 12Jt, itu semua karena saya memaksakan menggunakan RAM maksimal yang bisa ditampung oleh Deskmininya sendiri yaitu 64GB, dan juga menambahkan CPU Cooler Low Profile dari Noctua, jika dipiki pikir harusnya dengan Budget 12jt saya bisa merakit PC ITX ukuran Mini Standart dan bisa jadi mendapatkan Peforma yang lebih bagus, walaupun belum menggunakan GPU karena pada tahun 2020 sampai 2021 harga GPU sangat tinggi, tetapi dengan AMD APU dan Motherboard mini ITX itu sudah sangat powerfull,.

karena saat itu saya memang ingin rakit Mini PC yang simple tidak membutuhkan space yang terlalu besar, dan hemat listrik, jadi harga Budget 12jt masih bisa di toleransi, tetapi untuk Deskmeet ini kesannya tanggung, ukuran Mini juga tidak terlalu Mini, Mini PC tapi menggunakan PSU sebesar 500Watt jadi ya tidak begitu hemat daya. Sedangkan jika memang ingin mempunyai PC Powerfull yang tidak begitu besar, kalian bisa lihat banyak sekali Racikan Mini ITX budget 15jtan itu sudah mendapatkan spesifikasi yang menurut saya lebih Worth It, dari pada merakit Deskmeet. 

Lalu Racikan apa yang paling cocok untuk ASRock Deskmeet, kalau saya sendiri akan memilih Deskmeet menggunakan Prosessor Intel dan GPU, yang khusus diperuntukan untuk produktifitas, tidak bermain game, Karena kita tahu sendiri Xbox Series S mengalahkan PC Gaming Budget 5jutaan, bahkan 10jutaan. jadi tidak sangat tidak Worth It untuk merakit Mini PC Deskmeet hanya untuk bermain game, atau bisa dibilang Racikan PC 5 jtaan itu sekarang jika diperuntukan untuk main game saja tidak Worth it karena kalah dengan Xbox Series S console current gen, dengan segala kelebihanya. 

Mungkin racikanya seperti berikut : 

  • Untuk Prosessor mengunnakan Intel Core i3 12100F Alder Lake Socket LGA1700 dengan harga 1.6jtan
  • GPU dengan dimensi panjang tidak lebih dari 20cm, ASRock RX 6400 Challenger ITX 4Gb GDDR6 2.5jtan
  • RAM bisa membeli 2 x 8gb saja, Team Group DDR4 3200Mhz dengan harga 900rban
  • Storage menggunakan Team Group M.2 PCIe 3x4 512Gb dengan harga 600rban
  • Kalau tidak mempunyai kabel LAN untuk koneksi internet bisa menambahkan Module Wifi 300rban
  • Deeskmeetnya sendiri diharga 3.6Jtan 

Jadi total budget yang dikeluarkan adalah 9,5jtaan, atau bisa menjadi rakitan Mini PC 10Jtan, 

Menurut saya spesifikasi tersebut sudah lumayan untuk editing, rendering dan untuk produktifitas lain, tetapi ini semua murni pendapat saya, kalian tetap bisa memilih ASRock Deskmeet dengan racikan apapun sesuai pendapat dan selera kalian masing masing, bisa lebih murah lagi tentunya, jika lebih mahal dari budget tersebut paling maksimal 12jtan lah, karena seperti yang saya bilang dari awal 15Jtan bisa mendapatkan Mini ITX standart yang lebih powerfull. 

Dan kalau saya boleh memberikan saran, jika kalian punya rencana merakit Mini PC ini baca terlebih dahulu manual dan spesifikasi Deskmeet Series X300, maupun Series B660 karean bisa didownload secara gratis diwebsite ASRock jadi kalian bisa memperkirakan racikan bagaimana yang kalian inginkan, karena disana banyak sekali detail detail spesifikasi yang tidak saya jelaskan secara keseluran di artikel ini. 

#VIDEO PEMBAHASAN = KLIK DISINI

Longterm Review - ASRock Deskmini X300 2 Tahun Pemakaian

#Alasan Merakit Mini PC 

Mini PC mulai hadir pada tahun 2018, yang menjadi keunggulan dari Mini PC adalah bentuknya yang minimalis, hemat daya, tapi memiliki performa yang bisa diandalkan karena beberapa komponen dalam mini PC sudah menggunakan Hardware masa kini seperti Storage SSD maupun NVMe, USB Gen terbaru, ada juga yang sudah dilengkapi dengan Port USB Type C.

Disisi lain Brand AMD juga memperkenalkan Prosesor terbaru mereka APU berbasis Socket AM4, dimana memiliki kemampuan ganda didalamnya yaitu kemampuan CPU dan GPU, kemudian hadirlah Mini PC ASRock Deskmini A300 dan series terbarunya yaitu X300, karena menggunakan Socket Prosesor AM4 ASRock Deskmini sangat ideal jika di kombinasikan dengan Prosesor APU AMD Ryzen. 

Dengan dasar tersebut akhirnya saya membangun Mini PC dengan tujuan semua bisa serba simple, bentuknya minimalis, tidak begitu memikirkan racikan yang cocok, tidak khawatir dengan daya, hemat biaya dan pastinya bisa mendapatkan peforma yang tidak kalah dengan PC Normal.

Rencana tersebut berhasil, saya tidak terlalu bingung merakit sebuah PC untuk pertama kalinya, daya juga tidak terlalu tinggi, sudah bisa dijadikan untuk SETUP Meja Kerja Minimalis, dan pastinya memiliki peforma yang bisa diandalkan, tetapi dalam segi penghematan biaya gagal, karena nyatanya Mini PC ASRock Deskmini X300 yang saya rakit ini menghabiskan biaya 12Jt. tentu saja dengan Budget 12Jt saat ini kia sudah bisa mendapatkan PC yang lebih Powerfull walaupun dengan Size ATX normal tapi jika mengurangi beberapa komponen bisa mendapatkan Racikan Mini ITX.

Kenapa rakitan Mini PC ASRock Deskmini saya sampai 12Jt ? itu karena saya memaksakan kapasitas Maksimal RAM yaitu sebesar 32Gb x 2 = 64Gb, jadinya saya harus mengeluarkan budget 3.6Jt untuk RAM Sodimm DDR4 tentunya biaya tersebut tidak terlalu worthit dibandingkan dengan peforma yang diberikan, walaupun saya belum pernah mencoba menggunakan RAM 16Gb x 2 tapi rasanya itu sudah cukup dan lebih worthit dari segi budget. Kemudian yang kedua adalah updgrade HSF Low Profile yang bisa membuat temperatur Prosesor lebih stabil, sedangkan Storage SSD NVMe M.2 dan tambahan Wifi/Bluetooth masih dibilang pengeluaran budget yang normal. 

#Spesifikasi Mini PC ASRock Deskmini X300

Inilah sepesifikasi lengkap serta budget yang harus saya keluarkan untuk setiap komponennya 

  • Mini PC : ASRock Deskmini X300 Rp. 2.350.000 / 2020 
  • Processore : AMD Ryzen™ 5 3400G with Radeon™ RX Vega 11 Graphics Rp. 2.649.000 / 2020
  • RAM 1 : Team Group SO-DIMM DDR4 3200 32GB x 2 Rp. 3.800.00 / 2020 
  • RAM 2 : Team Group SO-DIMM DDR4 3200 32GB x 2 Rp. 3.850.00 / 2022
  • SSD : Team Group MP34 M.2 PCIe SSD 512GB Rp. 1.300.00 / 2020
  • WIFI : Intel Wifi 6 AX200 Dual Band 802.11ax Bluetooth 5.0 Wireless Card M.2 Rp. 370.000 / 2020
  • HSF : Noctua Chromax NH-L9a AM4 Rp. 860.000 / 2022
  • Antena : Mini Antena Wifi Rp. 110.00 / 2022 

#Pemakaian Selama 2 Tahun 

Spesifikasi tersebut tidak langsung jadi melainkan ada beberapa hal yang membuat saya akhirnya Upgrade komponenya. dari November 2020 sampai Februari 2022 1 Tahun lebih saya menggunakan Mini PC dengan 1 keping RAM, dan menggunakan Wraith Cooler bawaan AMD, kondisi ini memang tidak maksimal karena temperatur yang tidak stabil dan juga peforma APU AMD Ryzen yang tidak maksimal juga karena hanya menggunakan 1 Channel RAM, tetapi dari segi lain tidak ada masalah apapun, dan ketika Februari 2022 akhirnya saya updgrade menjadi Dual Channel dan juga HSF Low Profile yang bisa memberikan temperatur yang stabil. Karena saya sendiri juga main Game memang sangat terasa menggunakan Dual Channel dari pada Single Channel RAM, dan karena HSF baru bisa memberikan temperatur yang stabil akhirnya bisa main Game lebih lama dari pada sebelumnya. 

#Sudah Menggunakan Windows 11

Saat Windows 11 diluncurkan, Oktober 2021 Mini PC ini belum langsung bisa di Upgrade ke Windows 11 tetapi saya baru sadar 10 bulan setelahnya, dan akhirnya bisa Updgrade dari Windows 10 ke Windows 11, setelah 2 Tahun pemakaian saya masih bisa mengikuti teknologi terbaru dari Micorsoft yaitu Windows 11, yang secara User Interface dan Peforma pastinya lebih baik dari Windows 10. 



#Hardware Bekerja Normal

Semua Fungsi Hardware masih bekerja normal, saya sendiri menggunakan untuk Editing semua konten Video di Channel Youtube, Blogging, dan juga main beberapa Games seperti Fortnite, Genshin Impact, Street Fighter. Untuk main Game masih sangat Worthit tapi karena Storage terbatas dan juga masih digunakan untuk menyimpan File RAW Recording saat bikin konten jadinya hanya bisa install beberapa Game saja. Hardware yang saya ganti hanya Antena Wifi karena yang diberikan oleh Modul Wifi Card sangat panjang jadinya tidak mencerminkan bentuk minimalis jadi saya membeli hanya Antena saja tapi yang berbentuk mini. 

Itulah Longterm Review Mini PC ASRock Deskmini X300 pemakaian selama 2 Tahun, secara fungsi masih normal dan tidak ada kerusakan bahkan Operating System sudah Update di ke Windows 11.  

5 Step Membuat Bootable Windows 11



Windows 11 memang sudah rilis sejak Oktober 2021 tapi saya sendiri baru menginstall di bulan Agustus 2022 pada Mini PC ASRock Deskmini X300, karena baru menyadari setelah 10 bulan, Deskmini X300 yang saya miliki sudah support Windows 11, untuk menginstalnya sendiri caranya cukup mudah yaitu dengan Flash Drive/Disk yang diisi Bootable Windows 11 menggunakan Installation Media, Aplikasi Resmi dari Microsoft. 
Tutorialnya sebenarnya sama seperti Windows 10, tapi kali ini di Aplikasikan untuk Windows 11, kelebihan menggunakan Installation Media Creation ini adalah prosesnya yang simple, cepat dan pastinya sangat mudah dipahami oleh orang yang tidak begitu paham Ilmu Komputer, tapi karena file yang didownload langsung menjadi Bootable di Flash Drive/Disk, kalau ingin menggunakan Flash Drive/Disk nya secara normal bisa membuat Installer Windows 11 tercemar oleh Virus atau Corrupt jadinya tidak disarankan untuk menggunakanya lagi.
Sebelum kalian install Windows 11 di PC/Laptop kalian bisa check


Karena harus dipastikan apakah PC/Laptop kalian support dengan Windows 11 atau tidak, dan inilah 5 Step untuk membuat Bootable Windows 11

#1 Ketik Windows 11 di Google

Langkah pertama adalah langsung menuju di Website Resmi Microsoft, ketik saja di Google " Windows 11 " dan Website Micorsoft akan muncul di Searching List paling atas, 



#2 Buka Aplikasi Installation Media Creation

Setelah membuka Aplikasinya secara otomatis akan disiapkan prosess Downloading Windows 11, caranya juga cukup simple dan pastikan kalian sudah menancapkan USB Flash Drive/Disk supaya Installation Divece terbaca. 



#3 Gunakan Flash Drive / Disk Minimal 8Gb

Bootable Installasi Windows 11 kurang lebih sebesar 4.5Gb jadi kalian harus menggunakan Flash Drive/Disk Minimal 8Gb. 



#4 Tunggu Sampai Proses Downloading Selesai

Proses Downloading tentunya tergantung kecepatan Internet, tapi karena menggunakan Aplikasi dari Microsoft sendiri jadinya lebih Stabil dan jarang terjadi kegagalan Proses Downloading jika koneksi Internetnya tidak terlalu parah, saya sendiri saat Proses Downloading ini memakan waktu kurang lebih 45menit, jika Bootable Installsi sebesar 4.500Mb jika dihitung Kecepatan Downloading Internet 2Mb/detik, bisa diperkirangkan Kecepatan Internet 20Mbs sudah sangat cukup. 




#5 Install Windows 11

Setelah semua selesai kalian bisa langsung Run untuk Install Windows 11 melalui Flash Drive/Disk, atau bisa Restart PC/Laptop Install melalui Bios tapi jangan lupa untuk mengggantin Booting Menu di Bios dari System Windows ke Flash Drive/Disk Bootable

Itulah Tutorial Membuat Bootable Windows 11 menggunakan Flash Drive/Disk dengan Aplikasi Resmi dari Microsoft yaitu Windows Media Creation, Kalina bisa langsung mencobanya apalagi Windows 11 bisa secara gratis di download, Semoga Bermanfaat.

Mau Upgrade Windows 11 ? Baca Dulu 4 Poin Ini

 

Windows 11 sudah dirilis sejak 05 Oktober 2021, 10 bulan setelahnya saya baru sadar bahwa Mini PC ASRock Deskmini X300, yang menggunakan Chipset AMD Ryzen 5 3400 G sudah support, karena saat awal perilisan Windows 11 dan beberapa bulan setelahnya, masih belum mendapatkan dukungan untuk Upgrade dari Windows 10 ke Windows 11, dan bulan Agustus 2022 baru mendapatkan dukungan Upgrade, memang saat Windows 11 sudah dirilis saya juga ingin segera menikmati dan mencoba bagaimana, dan update apa saja yang ada di Windows 11, apalagi Windows 11 salah satu unggulanya adalah disempurnakan untuk main game, bahkan sampai ada Gamepass seperti yang ada di Xbox Series S/X, tapi karena saat itu PC saya belum mendapatkan dukungan langsung untuk Upgrade di Windows 11, akhirnya saya menunggu sampai dukunganya ada jadi jangan terburu buru kalau misal Hardware yang kalin miliki tidak terlalu jadul, mungkin masih ada kesempatan untuk merasakan Windows 11, tapi jika tidak kalian memang harus Upgrade Hardware. 

A. Install (PC Health Check)

Install Aplikasi PC Health Check adalah cara paling bagus untuk mengetahui apakah Laptop/PC kalian sudah bisa di Upgrade ke Windows 11, kalian tinggal Download kemudian Install Aplikasinya, dan di tampilan awal akan ada Introducing Windows 11, kemudian kalian bisa klik Check dan disitu akan ada tampilan apakah Laptop/PC kalian support upgrade di Windows 11 atau tidak. 

#PC Health Check Bisa Download Disini 


# Status PC Yang Tidak Support Upgrade Windows 11



# Status PC Yang Support Upgrade Windows 11



# Check Driver Hardware di Website

Kalaupun jika dilihat di Aplikasi PC Health Check sudah support untuk Upgrade di Windows 11, kita harus tetap check di Website apakah Hardware yang kita gunakan sudah ada dukungan driver di Windows 11, jadi masuk saja di Website, AMD misalkan dan cari tipenya misalkan AMD Ryzen 5 3400G dan di dukungan drivernya apakah sudah ada untuk Windows 11. kalau belum ada kalian bisa sabar dulu dan jangan terburu buru untuk Install Windows 11 karena nantinya bisa jadi ada beberapa yang tidak berfungsi. 

# Status CPU Yang Support Upgrade Windows 11


# Backup Data

Tidak terkhusus untuk Upgrade Windows 11, tapi backup data ini juga perlu dilakukan jika ingin install ulang Windows, ataupun Upgrade Windows apapun versinya, bahkan jika ingin berganti OS, karena Backup Data ini diperlukan supaya data lebih aman. 


# Gunakan Windows Media Creation Tool Untuk Download Windows 11 

Windows 11 bisa didownload dan diinstall secara gratis walaupun nantinya akan tetep ada watermark Activation Windows dipojok kanan bawah jika kita tidak mengisi serial number, tapi secara fungsi dan penggunaan sama seperti Windows 10 bisa digunakan tanpa ada batas waktu dan pastinya juga Original

#Windows Media Creation Tools Bisa Download Disini 

Cara paling mudah untuk membuat Drive Installation Windows 11 adalah dengan menggunakan Windows Creation Tool, yang dibutuhkan hanya Flash Drive Minimal 16Gb, karena diinstall dan didownload langsung dari Aplikasi Windows pastinya terhindar dari Virus dan menghindari file yang Corrupt 


Dan itulah 4 Tips buat kalian yang ingin Upgrade di Windows 11, saya juga sudah menulis Pengalaman Menggunakan Windows 11 selama kurang lebih 2 minggu, tentunya berdasarkan PC yang  saya miliki, kalian bisa baca sebagai referensi jika ingin Upgrade Windows 11. 

10 Hal Untuk Pemula Jika Ingin Rakit PC (2022)


Merakit PC menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan, ada kepuasan tersendiri ketika sedang merakit PC, tapi kalau sudah jadi ya biasa saja seperti menggunakan PC pada umumnya dengan spesifikasi tertentu. tapi buat orang yang sangat sangat masih awam dalam dunia perkomputeran pastinya akan susah, karena jika ada salah merakit komponenya bisa jadi komputernya tidak berfungsi, jalankan tidak berfungsi tidak cocok ketika dipasang malahan, jadi jika kalian orang yang sangat nol dalam pengetahuan dunia komputer dan keinginan merakit PC masih dalam angan angan atau dalam rencana kalian bisa membaca artikel ini sebagai referensi, dan inilah 10 Hal yang haru kalian ketahui jika ingin merakit PC

1. Tentukan Rakitan PC Sesuai Kebutuhan

Pastikan sebelum memulai untuk merakit sebuah PC kita harus tahu, PC yang kita rakit tersebut digunakan untuk apa ?, untuk Editing Foto dan Video dibidang kreatifitas, untuk Gaming, Akutansi, atau hanya sekedar untuk Home Teater di TV besar 50". Kebutuhan tersebut akan disesuaikan dengan komponen yang akan dibeli. 

Jika untuk Editing Foto dan Video kelas Pemula tidak perlu merakit PC dengan Spesifikasi yang tinggi supaya bisa Edit Video dengan resolusi 4K misalnya, karena masih dalam tahap pemula dan belajar akan lebih baik jika membeli komponen yang mempunyai spesifikasi yang sepadan, jika sudah mahir bisa lakukan upgrade PC dan pastinya akan ada Hadrware terbaru yang dikeluarkan oleh setiap Brand, jadi selain hemat biaya dan kecocokan komponen dengan skill yang kita miliki kita juga bisa mendapatkan hardware yang terbaru ketika sudah mahir di Editing Foto dan Video.

(Mini PC - ASRock Deskmini X300)

Untuk Gaming juga harus dipastikan komponen yang dibeli juga berspesifikasi tinggi untuk menjalankan Game nantinya, tapi menurut saya pribadi #mending beli console jika kalian adalah seoarang gamer casual, tidak bermain game competitive, dalam arti bermain game untuk having fun saja. Simple tinggal main harga Console yang terjangkau yang paling mahalpun tidak sampai 20jt, kalau dicompare secara kasar dengan harga yang sama kita akan mendapakan performa Console itu better dari pada Rakitan PC. Lalu kondisi yang tepat untuk merakit PC Gaming bagaimana ? Kondisi yang tepat adalah ketika kalian memutuskan untuk jadi Streamer Gaming dan bermain Game Competitive, dengan begitu kita bisa leluasa Stream Live bermain Game, mulai dari recording, chatting dengan viewer dan team bermain, akan lebih professional saja. di Console tetap bisa tapi tidak akan leluasa dan tidak akan mendapatkan fitur fitur yang ada di PC Gaming, tapi kalian harus paham merakit PC Gaming tidak semurah membeli Console, karena ada banyak komponen yang mahal belum lagi keinginan kita yang biasanya ingin something more, ingin sesuatu yang lebih dan better. Intinya benar benar sesuaikan rakitan dengan kebutuhan kalian, tidak mungkin juga merakit PC dengan spesifikasi tinggi hanya untuk bekerja sebagai Copywritter sebuah Blog begitupun sebalikanya. 

2. Check Daya Listrik Yang Ada Dirumah

Sering tidak dipertimbangkan tapi seharunya tetap harus dipertimbangkan, kenapa ? karean kita juga menambahk perangkat elektronic dalam rumah yang mana jika kelebihan beban MCB yang ada dirumah kita akan Trip, disini kita harus pandai pandai menghitung perangkat electronic apa saja yang ada dirumah, jika sudah ada Kulkas 2 Pintu, Mesin Cuci, Kipas Angin, Televisi, dan Daya listrik dirumah hanya 450 Watt, ya harus Updgrade tambah Daya terlebih dahulu, mungkin bisa karena tidak mungkin digunakan secara bersamaan perangkat elektronic yang ada dirumah tapi sewaktu waktu jika ada kelebihan beban Daya dan trip, pastinya PC akan off dengan paksa, jika sering terjadi komponen dalam PC akan rusak karena adanya genjatan elektrik yang tidak normal. Check Daya Listrik ini lebih ke supaya aman secara teknis, terkait kelistrikan dalam merakit sebuah PC. kita juga bisa menggunakan UPS supaya lebih aman jika ada gangguan listrik dirumah.

BACA JUGA :
Pengertian Mini PC

3. Rajinlah Baca Informasi Tentang Teknologi 

Setiap Tahun Brand akan selalu mengupdate komponen terbaru mereka, dari segi fungsi sampai segi estetika, sebagai pemula yang ingin merakit sebuah PC pastinya kita harus rajin rajin membaca informasi tentang teknologi komputer, terlebih banyak sekali brand komputer yang ada saat ini, selain belajar mengenai dunia perkomputeran, kita juga bisa mengetahui dan nantinya memilih komponen hardware PC dari Brand mana yang cocok dan bagus menurut kita masing masing. 

4. Upayakan Fungsi Utama Terlebih Dahulu

Sekarang ini banyak PC walaupun bukan speck Gaming, menggunakan tema tema RGB untuk memperindah PC, supaya beda dari yang lain, supaya enak untuk dilihat, supaya kerja lebih semangat tapi menurut saya pribadi hal itu akan mengganggu fungsi utama PC Rakitan kalian, bolehlah menggunakan lampu lampu LED RGB tapi usahakan setelah PC dirakit, dinyalakan, diinstal windows, dapat bekerja dengan normal, nah setelah itu kalian bisa membeli lampu lampu LED RGB yang kalian inginkan, intinya saat merakit PC untuk pertamakali upayakan fungsi terlebih dahulu masalah desain bisa dipertimbangkan setelah PC jadi dan bisa bekerja dengan normal, dan pada saat perakitanpun kalian bisa fokus mengerti fungsi fungsi setiap komponen komputer. Memang saat ini banyak sekali komponen komputer berbau RGB dan menurut saya sendiri boleh menggunakan aksesoris RGB tapi paling tidak PC kalian sudah terakit dan bisa bekerja dengan nomal. 

5. Tidak Perlu Langsung Jadi Saat Itu Juga

Komponen paling utama dalam merakit sebuah PC adalah Motherboard, Processore, Memory (RAM), Media Penyimpanan (Storage), Power Supply (PSU), Casing PC. jika tidak ada 5 komponen ini PC sangat jelas tidak akan bisa bekerja dan kalau sudah ada 5 komponen utama ini komponen lain tidak begitu penting mungkin hanya untuk menambahkan performa dan juga dari segi estetika. Kita tidak perlu membeli HSF tambahan jika ada Stock cooler untuk Processorenya, pakai itu saja dulu jika ingin upgrade pastikan sebelumnya PC dapat bekerja dengan normal, RAM juga bisa membeli 1 keping dahulu sebelum memutuskan untuk dijadikan dual channel, tapi pastika frekuensi dan timingnya sama seperti RAM sebelumnya dan yang paling bagus adalah sama persis satu Brand, Media Penyimpanan juga tidak perlu membeli langsung 4 TB misalkan beli saja 1TB atau 500Gb terlebih dulu itu sudah worthit, dan tambahan lain seperti Soundcard, USB HUB, Fan Exhaust, bahkan VGA Card bisa dibeli setelahnya, jadi ketika merakit tidak perlu langsung jadi saat itu juga, pastikan 5 komponen utama sudah ready. namun ada kondisi tertentu untuk VGA Card karena ada yang namanya Processore Unintegrated display jadi ya tidak akan bisa menampilkan gambar, ada juga yang sudah Intgerated bukan APU tapi hanya ada intgrated display saja jadi tanpa VGA Card sudah bisa menampilkan display, jadi kalau kalian masih pemula dan membeli Processore Unintegrated komponen utama bukan 5 lagi melainkan 6. 

6. Semua Komponen Harus Cocok Terutama Socket CPU Motherboard dan Processore

Setelah Poin 4 selesai, kita harus paham Motherboard kita itu pakai Socket CPU apa ? Intel, AMD ? Contohnya kalian ingin merakit PC dengan Base Processore AMD yang mempunyai Socket AM4, pastikan Motherboard yang kalian pilih harus menggunakan Socket CPU AM4 juga, atau kalain merakit PC dengan Base Motherboard Mini ITX, dan yang kalian pilih Motherboard dengan Socket CPU LGA1200, pastikan kalian memilih Processore Intel dengan Socket LGA1200. Pemilihan 2 komponen ini yang paling harus diperhatikan karena bisa dibilang yang paling utama. Kemudian untuk pemilihan RAM dan Storage, pastikan juga sama Jika RAM Socketnya Motherboardnya menggunakan apa ? DDR3, DDR4, atau DDR5 ? kalau media penyimpanan apa ? SATA, M.2 Sata, NVMe nah.. semua pastika membeli komponen yang cocok satu sama lainya. 

7. PSU (Power Supply) Jadi Salah Satu Peran Utama

Jadi salah satu peran utama juga karena PSU berfungsi untuk mendistribusikan Daya disetiap komponen komputer, pastikan untuk memilih PSU yang Dayanya cukup dengan rakitan PC, kalau menurut saya lebih baik membeli PSU yang mempunyai Daya yang lumayan besar misalkan 750Watt supaya apa ? selain mengcover Daya untuk semua komponen jika kedepan ada Updgrade yang mana komponen komputer membutuhkan Daya lebih kita tidak perlu repot mengganti PSU langsung mengganti komponen komputer dan menjalankan seperti biasa. Pemilihan PSU dari Brand yang baik pastinya mempunyai kualitas yang bagus juga, INGAT !!, PSU berkerja mengalirkan Daya di semua komponen komputer pemilihan PSU yang bagus juga bisa jadi salah satu alasan PC bisa awet. 

8. Pejalari Aliran Udara Yang Baik

Suhu akan mempengaruhi performa PC, jika sudah berhasil merakit PC coba kalian check suhu setiap kali menggunakan PC, biasanya ada dua Fan Standart pada saat awal perakitan yaitu Fan exhaust yang ada di Casing dan Juga HSF. Pemasangan HSF yang benar akan bisa mengcover suhu Processore, nah jika semua sudah baik kita bisa menambahkan Fan tapi jangan lupa Pelajari Aliran Udara dalam PC yang baik, supaya tidak terjadi 

9. Gunakan 1 SSD Untuk System C, dan Gunakan 1 HDD Biasa Untuk Media Penyimpanan

Selain untuk mendapatkan Performa PC yang bagus. menggunakan 1 SSD untuk System C dan HDD untuk media penyimpanan, kita bisa lebih menghemat biaya, dan juga memisahkan Drive C dan Drive penyimpanan akan membantu menyelamatkan kita ketika ada kerusakan System yang membuat PC ngeblank atau tidak bisa menyala, kita tidak perlu bingung tinggal install ulang Drive C dan Drive Penyimpanan akan tetap aman, karena bukan dalam satu System. 

10. Jika Belum Punya Budget Tidak Perlu Beli Windows Original

Sebagai Pemula akan terasa berat jika harus mengeluarkan Budget lagi untuk membeli Windows Original, jangan menggunakan Windows Crack dan jangan bingung, kita tetap bisa menjalankan Windows Original selamanya tanpa batas waktu. hanya saja kita tidak bisa Customize Personalize dan di pojok kanan kiri akan ada tulisa " Actvie Windows " itu saja secara fungsi tidak berbeda setiap terhubung ke internet tetap bisa Update System, tetap bisa menginstal semua Software. dari pada menggunakan Aktivator yang tidak Resmi #mending menggunakan Windows Original tanpa Aktivasi tidak masalah.  

© all rights reserved
made with by templateszoo