5 Game Android Genre Fighting Terbaik

Kembali lagi bersama saya adam savana di pengentahudotcom, dan kali ini saya akan membahas 5 game fighting android terbaik versi saya sendiri tentunya, kalau ngomongin game fighting pasti banyak genrenya, tapi 5 game yang akan saya bahas ini adalah tipe game fighting secara duel, tidak ada campuran petualangan yang membuat game menjadi minim kombat fightingnya lebih kearah berpetualngan lompat sana dan lompat sini, game fighting yang terbaik menurut saya itu minimal memiliki kombat mekanism yang sedikit rumit, tidak asal pukul memukul, mungkin hal tersebut masih akan suah ditemui di smartphone android,dan tidak begitu komplek secara gameplay mekanism, tapi paling tidak 5 game fighting yang akan saya bawakan ini sudah membuat saya lumayan terhibur dan bisa digunakan untuk mengisi jam jam kosong. 

Flash Party
Developer : XD Entertainment
Tahun Rilis : 10 Januari 2023 Playstore / Global Februari 2022
Platform : Android, PC
File Size : 1.48Gb
Koneksi : Online
Type Game : Free to Play / Micro Transaksi 

Diurutan pertama ada game yang baru saja masuk di Playstore yaitu Flash Party, game fighting dengan konsep permainan yang fresh yang dimainkan secara online, di develop oleh XD Entertainment, developer game yang sama dengan game ragnarok mobile, konsep permainan game ini dimainkan secara online dengan player lain dan terdapat beberapa mode saat bermain, ada pertandingan 1 vs 1, 2 vs 2, atau bermain rame rame, berbeda dengan gaya bertanding game fighting sebelumnya yang menggunakan health bar sebagai batas nyawa, game ini mengahruskan kita knocking lawan pada batas garis tertentu, atau menjatuhkan lawan dari panggung permainan, kalau berbicara konsep permainan seperti ini sebenarnya mirip dengan game multiversus, game yang didevelop oleh developer game besar yaitu warner bros entertainment, tetapi kalau berdasarkan hasil riset saya sendiri, tanggal rilis Flash Party lebih dulu dari pada multiversus, yaitu sudah early acces pada April 2021, dan berkembang sampai saat ini, sedangkan multiversus baru ada Juli 2022, dan sampai saat inipun game tersebut belum ada di region kita di indonesia.

Dalam game ini kita bisa menggunakan hero yang berbeda dan memiliki skill yang berbeda beda pula, dan karena game ini termasuk dalam game kompetitive, jadinya juga terdapat mikro transaksi didalamnya, gunanya untuk membeli hero, skin, banner dll, juga terdapat party pass, layaknya battle pas pada game kompetitive, party pass nya sendiri tidak begitu buruk dalam progress tertentu kita bisa mendapatkan hero jadi saat bermain free to play pun kita tidak perlu mengeluarkan uang agar tidak bosan menggunakan hero yang sama, sampai sejauh ini ketika saya bermain, hero yang saya gunakan memang memiliki skill dan gaya bertarungnya masing masing, tetapi tidak ada salah satu hero yang overpower yang membuat pertandingan tidak imbang, tinggal memastikan saja kesuaian karakter hero dengan gaya bertading ktia, heronya sendiri bisa di level up dengan item yang kita dapatkan dalam progres permainan, tapi saya sendiri juga tidak bisa memberikan kepastian bisa jadi ada salah satu hero berbayar yang overpower. sebenarnya game ini tidak hanya terdapat pada smartphone android saja tetapi bisa cross platform di windows pc dan progress permainanya pun sama, kalau di android downloading file sizenya sendiri cukup besar yaitu 1.48gb, dan kalau di windows pc 22Gb, kalau main di windows sendiri resolusinya sampai wide 4K dan dengan spesifikasi mini pc yang saya gunakan game ini termasuk ringan tidak terlalu berat. tapi untuk di smartphone sepertinya membutuhkan spesifikasi yang tinggi, sebagai referensi saya menggunakan hp berchipset mediatek helio G85 dan harus menurunkan resolusi di extreamly low supaya bisa playable, 

XD entertainment benar benar mendevelop game ini dengan baik, baik itu di android juga sudah terdapat x-input walaupun hanya pada gameplaynya saja jadi kita tidak perlu mapping jika ingin main menggunakan gamepad, kualitas visual grafi dan gameplay mekanismnya sendiri juga sudah sangat baik menurut saya, apalagi masing masing hero yang kita gunakan memiliki gerakan dan gaya bertarung yang berbeda. game ini sangat cocok untuk mengisi jam kosong, dengan mobilitas dan bisa main di dekstop juga, hal minor yang ada pada game ini dari pandangan saya sejauh bermain hanya ada pada kesenjangan hero yang mungkin akan jadi overpower, ketika ada pemain yang membeli karakter hero tertentu, selebihnya bisa free to play, kompetitive, game dengan konsep yang fresh boleh dicoba untuk kalian penikmat game fighting mobile. 

Street Fighter IV Champion Edition
Developer : Capcom
Tahun Rilis : 2018
Platform : Android
File Size : 1Gb (belum update)
Koneksi : Online / Offline
Type Game : Demo / Berbayar

Di urutan kedua ada game street fighter IV Champion Edition, didevelop sendiri oleh capcom dan sudah lama rilis sebenarnya, sudah ada di android sejak 2018, kalau ngomongin game fighting, siapa yang tidak kenal dengan game street fighter, saat ini franchise street fighter sudah sampai di seri yang ke 6, yang dirilis di konsole PS4,PS4, Xbox Series dan di Windows PC, pada 2 Juni 2023 mendatang, capcom memang tidak begitu fokus pada pengembangan game street fighter di android, misalkan kalau disamakan tanggal rilis nya street fighter iv itu rilis pada tahun 2008 silam,  

Untuk street fighter iv champion edition versi mobile ini diupdate terakhir pada oktober 2021, dan sampai sekarang sudah didownload lebih dari 10juta jika di playstore, sebenarnya game ini itu demo version ya, tapi memang sama capcom tidak dituliskan dalam judul game, gamenya tetap bisa kita download tapi hanya ada sedikit karakter, mode permainan yang terbatas, jika ingin memainkan full versi untuk unlock semua karakter dan mode game, kita harus membayar di google playstore sebesar 70rb rupiah. 

walaupun masih mengusung konsep dua dimensi dan secara visual masih ala ala game fighting retro tahun 2000an, tapi jangan salah, secara gameplay kombat mekanism game ini tetap menjadi yang terbaik, bahkan kalau menurut saya hampir sama dengan versi konsole, jarak yang membedakan hanyalah visual grafis, itulah kenapa saya menempatkan street fighter diurutan kedua, dan untuk controlingnya sendiri, terdapat virtual pada pada layar atau bisa mengunakan gamepad bluetooth yang menggunakan x-input mode, selama bermain saya sendiri lebih nyaman menggunakan gamepad. 

saya sendiri sebagai pecinta game genre fighting, sampai saat ini hanya bermain di versi mobile hanya untuk berlatih kecepatan movement dan kombinasi kombat, jadi tidak membeli game ini secara full version. 

Injustice 2
Developer : Warner Bros Entertainment
Tahun Rilis : 2017
Platform : Android
File Size : 1.5Gb
Koneksi : Online 
Type Game : Free to Play / Micro Transaksi

Di urutan ketiga saya menaruh Injustice 2, game ini juga diadopsi dari game originalnya yang ada di konsole dan dan windows pc, tetapi disini warner bros entertainment sebagai pengembang, mendevelop game ini dengan baik, sudah memiliki visual grafis yang bagus, kalau diurutkan sih memang ada juga sekuel dari injustice 2, yaitu Injustice gods among us, dan juga sama sama diadopsikan di android. 

game ini bisa dimainkan secara free to play, tapi juga terdapat micro transaksi didalamnya untuk pembelian karakter karakter dari DC univers tentunya, ketersediaan karakternya juga mengadopsi dari film dc universe, dan berbadai versi jadi untuk pemilihan karakter sangat banyak, wajahnya pun juga lumayan mirip jika pada versi filmnya, kombat movement masih dibilang sederhana tapi paling tidak ada kombinasi serangan menggunakan arah kanan kiri atas bawah, dua light ulty, dan satu heavy ulty, untuk heavy ultinya sendiri terdapat cut scene serangan tiap masing masing, karakter, bisa digunakan jika bar heavy ulty sudah penuh. tapi jika sudah bosan nontoning ulty setiap hero karakternya kita juga bisa skip cut scenenya, jadi tidak akan mengganggu pertandingan, 

konsep permainan pada versi android ini juga lumayan banyak, terdapat campaign, arena untuk bermain secara online dengan player lain, dan juga pertarungan story dari jalan cerita beberapa karakter, untuk melakukan duel match, terdapat energi setiap harinya, dan akan bekurang jika kita melakukan game pertarungan, yang saya suka dari game ini tentu saja visual grafis yang bagus untuk ukuran gaming mobile, dan tentu saja movement yang cepat walaupun, masih menggunakan kombat mechanism yang sederhana, dan semua permainan tersebut juga tidak membutuhkan spesifikasi smartphone yang tinggi. 

untuk masalah control, tidak bisa menggunakan gamepad, tetapi karena konsep gerakan inputnya masih berupa tap tap layar, jadinya mudah untuk di mapping menggunakan gamepad dengan direct input mode. 

Shadow Fight 4 Arena
Developer : Nekki
Tahun Rilis : 3 Nopember, 2020
Platform : Android
File Size : 4Gb
Koneksi : Online / Offline
Type Game : Free to Play / Micro Transaksi

yang keempat saya memiliki shadow fight 4, game besutan developer nekki ini memang dari dulu terkenal dengan franchise shadow fight, game original yang ada di smartphone, 3 game saya sebutkan sebelumnya itu kalau saya menyebutnya bukan game mobile original, melainkan hanya mengadopsi dari konsole maupun pc, barulah ketika smartphone mulai berkembang teknologinya, terutama bisa dibuat untuk main game jadinya para developer juga membuat untuk versi mobile, tetapi nekki dari awal sudah mendevelop game gamenya original untuk mobile smartphone. 

shadow fight yang ada di android dimulai dari seri yang kedua, karena sebelumnya adalah berupa game facebook, nah saat ini sudah sampai di seri yang keempat dengan judul shadow figth 4 arena, sesuai namanya, konsep permainan game ini sangat khas yaitu karakter yang kita gunakan berupa banyangan, franchise ini sudah banyak dikenal sejak shadow fight 2 rilis di smartphone, berlanjut sampai akhirnya pada shadow fight 3 nekki merubah karakter menjadi berwarna dan lebih ditingkatkan visual grafisnya, karena masih mengusung judul shadow fight, nekki menambahkan elemen karakter bayangan saat kita melakukan ulti, atau spesial kombat dalam pertatungan. jadi walaupun karakter yang kita gunakan itu bukan lagi berupa bayangan, melainkan karakter yang bewarna, judul dari gamenya sendiri masih relevan dengan konsep permaiananya sendiri. untuk serie shadow fight 4 arena bisa didownload secara gratis tapi didalamnya terdapat mikro transaksi untuk grinding karakter hero yang kita gunakan, sejauh ini sudah lumayan banyak karakter yang disediakan, dan masih masih dari karakter tersebut memiliki cara bertarung yang berbeda beda. 

sebagai game original smartphone, kombat mekanism dalam game ini sudah cukup bagus, terdapat beberapa kombinasi serangan, controlingnya bisa menggunakan gamepad karena terdapat virtual pad saat di layar pertandingan. kalau masalah gambar sebenarnya shadow fight 4 arena ini adalah yang paling juara, detail dari karakter dan arena juga sangat jelas sekali, dan para karakter pada hero juga terdesain sangat bagus, tapi yang membuat game ini saya taruh di list yang keempat adalah masalah movement gerakanya saat bertarung yang kurang cepat, dan terasa tidak lebih dari 30fps, kalau lancar sih lancar tidak lag, tapi ini mungkin penilaian secara subjectif ya, karena smartphone yg saya gunakan sendiri juga sepesifikasi kelas menengah, jika menggunakna smartphone gaming pasti lancar. selebihnya game ini sangat cocok untuk dimainkan untuk mengisi jam jam tunggu. 

KOF Arena
Developer : Netmarble
Tahun Rilis : 2021
Platform : Android, Windows PC
File Size : 
Koneksi : Online
Type Game : Free to Play / Micro Transaksi

yang terkahir ada game yang juga diadopsi dari game originalnya, yaitu King of Fighter Arena, franchise KOF sendiri sebelumnya juga sudah ada di versi mobile, yaitu King of Fighter All star, tapi konsep pertarunganya bukan duel melainkan petualangan, dan pada 2021 melalui Netmarble SKN merilis KOF Arena, ada dua vesi sebenarnya PC dan Android, secara crosplay jadi bisa save data, konsepnya sama seperti Flash Party, game originalnya sendiri yaitu King of Fighter sekarang sudah di serie 15. 

mungkin ada pertanyaan, kenapa game fighting sekelas mortal kombat itu tidak masuk 5 besar list game genre fighting terbaik ? jawabanya tidak, mungkin masih diurutan ke 6 tidak di 5 besar, memang secara grafis visual sangat bagus apalagi secara gameplay yang terkenal dengan brutalitinya tetapi sebagai pecinta game fighting tidak bisa saya masukan kedalam 5 besar, karena kombat mechanism yang sangat sederhana, hanya swipe kanan kiri layar, selain itu karean tidak ada virtual pada jadinya susah untuk di mapping, mortal kombat sama seperti injustice 2, di develop oleh warner bros entertainment, tetapi injustice 2 versi mobile masih memiliki kombat mechanisme yang lebih bagus, karena terdapat kombinasi beberapa serangan. 

Playstation 4 Fat di tahun 2023



Kembali lagi bersama saya adam savana di pengentahudotcom, beberapa bulan yang lalu saya memberikan pendapat alasan saya membeli PS4 Pro di akhir tahun 2022 dan pada kesempatan kali ini saya akan memberikan review tentang PS4 Fat di awal tahun 2023, tapi sebelum masuk kedalam videonya, saya akan memberikan informasi singkat bahwa saat ini Playstation lagi ada event Year of Play, jadi ada diskon sampai 80% pembelian game di PS Store hingga 1 Februari 2023, ada juga diskon subscription PS Plus hingga 25 Januari 2023, cocok buat kalian yang ingin memainkan game game baru dari sony playstation, saya sendiri karena penggemar game genre fighting membeli UFC4

#KONDISI PS4 FAT

PS4 Fat ini saya pinjam dari teman saya, sebenarnya ingin mencoba game kompetitive yang online supaya bisa mengetahui bagaimana peforma PS4 Fat, untuk game game terbaru ditahun 2023, tapi ternyata PS4nya sudah di bajak, kalau istilah umumnya PS4 HEN, jadi mungkin ada beberapa hal yang kurang dari penilaian saya kali ini, karena untuk pengujian peforma masih menggunakan game game keluaran tahun lama. dan sebagai referensi PS4 Fat yang saya review ini adalah model CUH-1216A



#SPESIFIKASI TEKNIS

Kalau secara teknis sony hanya membedakan type PS4 dan PS4 Pro, dari segi komputasi sendiri tidak jauh beda antara PS4 Fat dan Slim, menggunakan CPU yang sama AMD Jaguar 1.6Ghz 8 Core, dan GPU AMD Radeon 1.84 Tera Flop. perbedaannya ada pada spesifikasi lain seperti Port HDMI yang masih menggunakan versi 1.4 untuk PS4 Fat, jumlah port USB dan juga bluetooth devices masih di versi 2.1, secara fisik saya kira PS4 Fat itu tidak terlalu kecil, sesuai namanya Fat, tapi jika disandingkan dengan PS4 Pro rasanya lumayan kecil juga, beratnya sendiri juga tergolong ringan, apalagi jika memegang langsung PS4 Slim akan terasa sangat compact, karena selama ini terbiasa membawa PS4 Pro. 



#KONSUMSI DAYA

Disini saya juga mencoba melihat power daya pada PS4 Fat, saat kondisi standby di home Screen, power daya yang dikonsumsi adalah sebesar 60-65Watt, saat masuk dan bermain game daya naik di 112-118Watt, sedangkan pada saat Rest Mode daya yang dikonsumsi turun menjadi 6-7Watt, kondisi ini sama dengan PS4 Pro, yang membedakan hanya ketika masuk dan bermain game daya yang dikonsumsi oleh PS4 Pro adalah sebesar 140-180Watt, dan kalau dilihat dari bentuk kabel power dari kedua type PS4 ini juga berbeda. 


(Kondisi Standby)



(Kondisi Main Game : TLOU PART II)

#PENGETESAN PADA TV 4K

Pengetesan kali saya menggunakan TV 4K 55", walaupun resolusi PS4 Fat masih di 1080P, dan menggunakan HDMI 1.4, gambar yang ditampilkan tidak terlalu pecah, perbedaan resolusi 1080P yang ditampilkan di resolusi 4K akan sangat terasa buat kita yang sudah sering melihat visual 4K secara langsung, contohnya kalau sudah pernah dan sering melihat tampilan PS4 Pro atau nonton Film kualitas 4K pasti terasa perbedaan dengan tampilan 1080P di tampilan layar 4K, TV saya sendiri ada 3 port HDMI, versi 1.4 = 2port dan versi 2.0 = 1 port, untuk penggunakan PS4 Fat pada Port HDMI versi 1.4, 2.0 juga tidak ada masalah, tidak akan terjadi blip asalkan menggunakan kabel HDMI dengan kualitas yang bagus, sedangkan kalau masuk dalam pengaturan dan melihat video output information, HDR juga sudah support sama seperti PS4 Pro, dan sudah bisa HDR10, yang membedakan hanya  adanya pengaturan adjusting untuk HDR di PS4 Pro sedangkan di PS4 Fat tidak, ada. itu saja mungkin dari segi kompatibiltas jika saya menggunakan TV 4K 55" masa kini yang notabene teknologi terbaru dibadningkan PS4 Fat sendiri yang rilsi pada tahun 2013 silam, selebihnya saya rasa masalash visual masih playable untuk memainkan PS4 Fat di layar 55" 4K. 

#PEFORMA PS4 FAT 

Oke sekarang kita masuk dalam pembahasan peforma game di PS4 Fat, seperti yang saya bilang diawal pengetesan kali ini tidak begitu sempurna karena saya tidak bisa memainkan game kompetitif online, yang secara logika akan mengurangi peforma sebuah hardware karena setiap tahun, atau bahkan setiap beberapa bulan akan ada update secara terus menerus, namanya game yang diupdate pasti mengikuti kondisi teknologi yang terbaru, apalagi game yang masih dimainkan banyak orang seperti Fortnite, Warzone, Apex Legend, bahkan game sekelas E-Footbal yang baru dirilis dan diubah konsep cara bermainya ditahun 2022 lalu, itu kalau di nalar secara logika tapi kalau tidak melakukan pengetesan secara langsug penjelasan tersebut juga tidak akan benar benar valid, kalau pengetesan game keluaran tahun lama misalkan Pro Evolution Soccer, The Last of Us, GTA V, dengan resolusi 1080p di 30fps untuk game AAA, menurut saya sendiri masih playable dan kali ini saya ngetesnya di TV4K 55", bayangkan saja PS4 Fat adalah teknologi tahun 2013 silam, dan sekarang sudah memasuki tahun 2023, sudah hampir 10tahun, pasti adalah hal minor yang menurunkan peforma dari PS4 Fat jika bermain game game yang baru dirIlis

Sedangkan saat ini sony pelan pelan, atau lebih tepatnya para developer game yang pelan pelan meniadakan game terbaru pada konsole last gen, semua generasi PS4 baik itu Fat, Slim, dan Pro, beberapa game contohnya Horizon Forbidden West Burning Shores, Final Fantasy 16, Marvel Spiderman 2, Sucided Squad, game game yang diantisipasi pada tahun 2023, hanya tersedia pada PS5, memang benar PS5 itu mempunyai fitur backward compatibility, untuk game PS4, tetapi kalau dari awal rilis hanya ada di PS5 ya kita tidak bisa mencobanya terlebih dahulu di konsole last gen, sebenarnya kalau ngomongin peforma,terlepas dari game lama ataupun baru. menurut saya ada 2 aspek yaitu kondisi konsole PS4 Fatnya sendiri, dan juga kebiasaan kita yang sudah merasakan sensasi bermain game di konsole generasi terbaru, kalau kondisi PS4 Fatnya maish terawat, mungkin sudah diganti dengan SSD untuk media penyimpananya,  pastinya akan memberikan peforma terbaik oleh konsolenya sendiri, kalau kebiasaan kita sudah sering main game di PC dengan spesifikasi dewa atau pernah mencoba di PS5 ya pastinya PS4 Fat, akan terasa konsole yang tidak playable

TONTON GAMEPLAY DAN REVIEW LENGKAP 

#APAKAH MASIH WORTH IT DI TAHUN 2023 ?

Lalu mungkin pasti akan ada pertanyaan, gimana apakah worthit beli PS4 Fat di tahun 2023, saya akan jawab jangan, sebaiknya beli PS4 Pro, alasan yang pertama harganya tidak begitu jauh, mungkin sekitar 500rban, alasan yang kedua sekarang sudah masuk pada pergamingan generasi terbaru yaitu PS5, supaya tidak ketinggalan terlalu jauh hipe bermain gaming apalagi teknologi visual 4K, paling tidak beli konsole last gen yang dengan teknologi yang paling bagus yaitu PS4 Pro, tapi kalau ingin mengkoleksi PS4 Fat sebagai koletor boleh saja asalkan beli di toko yang terpercaya karena saat ini untuk type PS4 Fat sudah tidak ada produk terbaru semuanya second, 

ini kalau kita bahasnya pengen beli konsole sony playstation dan ingin menikmati game ekslusif yang diberikan dengan budget yang terbatas mau pilih versi Fat,Slim dan Pro, kalau punya budget lebih ya langsung saja beli PS5, beda cerita kalau pengen beli konsole generasi terbaru dan tidak peduli dengan ekslusifitas game yang diberikan oleh sony, mainnya itu game terbaru lintas platform, masih ada pesaingnya, konsole current gen, yang lebih murah seperti Xbox Series S

Kemudian bagaimana buat yang sudah punya PS4 trus mau beli game game keluaran terbaru, ada baiknya kalian riset dan lihat dulu beberapa reviewer yang memberikan pendapat mereka setelah melakukan pengetesan, jadi jangan terburu buru untuk beli game game yang nantinya akan dimainkan di PS4. sebagai penjelasan tambahan dari saya sendiri, mungkin saat ini yang sedang saya review ini adalah PS4 bajakan atau istilahnya PS4 HEN, tapi buat kalian yang masih ingin membeli konsole last gen PS4 mau itu Fat, Slim atau Pro, saya sendiri tidak menyarankan untuk beli yang PS4 HEN, alasanya sony playstation sendiri masih memberikan dukungan pada PS4, jadi kita sebagai konsumen yang baik tidak harus melakukan pembajakan suatu software, supaya untuk kedepan para pengembang game, pengembang konsole juga melihat posistif kita warga negara indonesia, untuk urusan gaming entertain, bahkan saat ini pun masih ada kabar bahwa sony masih melakukan produksi untuk seris PS4 Slim sampai tahun 2023, mungkin kalau sudah tidak ada dukungan dari sony sendiri seperti PS3, PS2 saya rasa bolehlah melakukan jailbreak, atau sekalian beli konsole yang sudah ada isi banyak gamenya. 

Baiklah mungkin itu saja yang bisa saya bahas, sebagai reviewer saya hanya membantu memberikan referensi dan pada kali ini temanya konsole last gen yaitu PS4 Fat, apakah masih wortith, apakah masih playable tentunya semua orang punya kondisinya yang berbeda beda, kalian juga boleh berikan pendapat kalaian  di kolom komentar, mau komentar apapun boleh, seperti pada komentar video sebelumnya, asalkan tidak terlalu mengetik kata kata kasar, terimakasih sudah menonton video ini dari awal sampai akhir saya adam savana sampai ketemu di video selanjutnya. 


Apa Saja Perkembangan PS4 ke PS5 ?

Kembali lagi bersama saya di pengentahudotcom, dan kali ini saya akan membahas perkembangan atau peningkatan apa saja yang terdapat pada console sony playstation dari PS4 ke PS5, tentunya pembahasan saya kali ini bukan dari pengalaman menggunakan console, melainkan hasil riset dari semua yang sudah di tulis dan iklankan oleh sony playstation, serta referensi dari para reviewer dibidang perconsole'an, kemudian supaya lebih mudah, untuk PS4 saya akan lebih banyak mengambil referensi dari PS4 Pro.  

#PERBEDAAN SECARA UMUM

Secara umum, peningkatan PS4 ke PS5 bisa dibilang sangat jauh, bisa juga dibilang tidak terlalu jauh, dibilang sangat jauh karena teknologi yang digunakan sudah berbeda, selisih waktunya 5 tahun, kemudian kenapa saya bilang tidak terlalu jauh, karena adanya backward compatibiltiy, yah walaupun ini akan menjadi konsep game dan console dimasa mendatang, tetapi karena game PS4 bisa dimainkan di PS5, rasanya seperti kita tidak menggunakan PS5 melainkan PS4 Pro+, atau PS4 Ultimate, kalau kita melihat kebelakang, jarak antara PS3 dan PS4 itu sangat jauh, perbedaan yang dibawa dari segi spesifikasi dan konsep game itu naik secara signifikan, makanya kita tidak bisa memainkan game PS3 di PS4 secara langsung, biasanya ada yang namanya remastered remake, atau kalau tidak bermain secara streaming menggunakan layanan PlayStation Now.  


Konsep dukungan backward compatibility ini juga sangat sederhana, misalkan kita menggunakan PS5 disc version, kita tinggal memasukan disc PS4 yang kita miliki, dan install seperti biasanya bedanya kita bisa upgrade di versi PS5 secara gratis, kalau versi digital, ya tinggal login untuk mendapatkan game yang sudah kita beli. 

Untuk saat ini PS5 dirilis dengen konsep variasi jenis game yaitu digital dan fisik, berbeda dengan PS4 yang konsep variasinya berdasarkan spesifikasi yaitu Fat, Slim dan Pro. misalkan kedepan sony merilis lagi PS5 dengan spesifikasi terbaru, kita lihat saja apakah nanti ada variasi type game digital atau fisik dengan spesifikasi yang berbeda, misalkan nanti akan ada PS5 Slim Digital Version dan PS5 Slim Disc Version, jika ada pasti akan memperbanyak variasi dari PS5, tetapi kita lihat saja perkembangan yang akan dibawakan oleh sony playstation. 

Secara visual PS5 mengusung desain futureristik, dengan curve shape bentuknya seperti minatur gedung, baik itu disc version atau digital version, berbeda dengan PS4 yang mengusung tema compact sederhana, bahkan dari ketiga variasinya yaitu Fat, Slim dan Pro, perbedaanya cuman diketebalan. kalau menurut saya sendiri sih, saya tidak terlalu suka dengan bentuk PS5, untuk console lebih baik didesain compact dan simple, jika bukan karena ekslusifitas game saya akan dengan mantap memilih Xbox Series X dari pada PS5. kalau memilihi berdasarkan desain. 

PS5 pertamakali dirilis dengan warna putih, dan saat ini sony telah merilis versi Gray Camouflage, tapi jika kita sudah punya versi yang putih ada alternatif untuk mengganti cover dengan berbagai macam warna supaya tidak bosan, sony juga telah merilisi controllernya dengan berbagai macam warna. 

#SPESIFIKASI TEKNIS

Spesifikasi PS5 jauh 2x lipat dibandingkan dengan PS4 Pro, perbandinganya sama seperti PS4 Slim ke PS4 Pro, saya akan memberikan perbandingan PS4 Fat, Slim, dan Pro melalui table spesifikasi berikut : 

Dengan spesifikasi tersebut PS5 memberikan permainan 60fps native 4K secara default, berbeda dengan PS4 Pro yang mana kita bisa memilih bermain di kualitas 4K 30Fps, dan kalau bermain di 1080p bisa 60Fps, hal ini akan merujuk pada para developer yang membuat game dengan resolusi default 4K, tidak seperti PS4 yang bisa menjalankan native 4K hanya pada game yang terdapat label PS4 Pro Enhance, dan jika game tidak mendukung 4K maka PS4 Pro akan melakukan upscaling atau checkerboard sampai di resolusi 4K. jadi secara default jika kita bermain di PS5 menggunakan TV/Monitor 4K, maka akan bisa langsung native 4K dengan gameplay 60fps, dan mungkin ada beberapa game yang bisa mencapai 120fps. 

Untuk resolusi pada PS4 kita hanya bisa memlihi antara resolusi 1080p dan 4K dengan FPS yang sudah saya jelaskan tadi, tetapi di PS5 kita bisa memilihi 1080p, 2K 1440p, dan 4K 2160p, jadi buat kita yang mempunyai monitor 2K tidak perlu merugi lagi karena hanya bisa bermain resolusi 1080p.

PS5 membawa teknologi terbaru yang beberapa waktu ini sering diperbincangkan yaitu Ray Tracing, secara sederhana teknologi ini akan memberikan pantulan cahaya yang ada dalam game, jadi kita bisa melihat bayangn object, dan pantulanya di air atau kaca, yah walaupun kita tidak akan selalu melihat kaca atau air ketika bermain, tetapi secara tidak langsung mata kita akan melihat pemandangan yang semakin indah didalam game, fitur ini bisa aktif jika kita memilih graphic fidelity dan akan hilang jika kita memilihi graphic performance. 

PS5 menggunakan sistem integrarted I/O dimana kinerja cpu,gpu, dan storage ssd menjadi satu sehingga membuat operasional PS5 jadi lebih lancar, dan meminimalisir load time , sedangkan PS4 masih terpisah bahkan untuk storage disemua versi masih menggunakan hard drive biasa, bukan ssd. kapasitas ssd PS5 adalah 825Gb tapi masih bisa kita upgrade menggunakan ssd M.2. Cara updgrade storage di PS5 juga sangat mudah dimana kita tidak perlu membackup terlebih dahulu semua isi game yang ada di library, melainkan hanya memasang SSD NVMe. di slot yang sudah disediakan, dan ketika video ini saya buat, sony juga sudah memberikan update system untuk dukungan penambahan storage di PS5. 

#FITUR DAN GAMEPLAY

Kalau berbicara soal fitur dari PS5 banyak sekali yang dikembangkan oleh sony yang akan mempengaruhi gameplay kita ketika bermain, Perbedaan gameplay yang paling bisa dirasakan adalah adanya controller inovatif dari PS5 yaitu Dual Sense bahkan sekarang juga ada controller terbaru dari PS5 yaitu Dual Sense Edge dengan kastemisasi yang lebih banyak. Dual Sense memberikan kita pengalaman gameplay yang lebih imersif karena controller ini mempunyai fitur yang namanya adaptif trigger dimana kita merasakan tekanan yang berbeda pada trigger L2 dan R2, dan haptic feedback dimana kita bisa merasakan getaran yang berbeda disetiap area atau lintasan yang kita lalui. untuk Dual Sense Edge juga terdapat banyak sekali kastemisasi, kalau kalian ingin tahu bagaimana Dual Sense Edge kalian bisa klik card yang ada diatas timing ini,  karena saya sudah pernah membahasnya secara detail. 

Selain perkembangan fitur secara fisik, PS5 juga memberikan pengalaman bermain didalam game yang berbeda, jargonya saja sudah play like never before, jadi ya memang kalau main PS5 itu seperti menghirup udara segar yang belum pernah kita hirup. didalam game ada yang namanya fitur "Game Help" fitur ini akan berguna untuk memberikan clue ketika bermain, jadi misalkan kita pusing untuk mencari jalan keluar, tidak perlu bingung tinggal melihat game tips yang ada. 

Ada lagi fitur yang membuat saya kepengen beli PS5, Yang pertama adalah game base multiplayer kita bisa spectate teman yang sedang bermain, sekaligus ngobrol, atau memberikan pesan singkat, jadi misalkan saya baru saja online kemudian ada teman yang sedang bermain dan dia membuka shareplay saya bisa langsung spectate gameplaynya, sekaligus menunggu permaianan selesai dan bergabung setelahnya, atau dalam game base multiplayer tersebut kita bisa aktif bermain bersama teman, 

yang kedua adalah multitasking multiplayer,  ketika bermain bersama kita bisa melihat view gameplay anggota kita secara langsung, bisa ditampilkan pup up dilayar kita, posisinya juga bisa diatur sedemikian rupa sehingga tidak menyulitkan pandangan bermain game, hal ini akan membantu sekali strategi dalam permainan. tetapi pastinyanya tidak semua game saat ini bisa menggunakan fitur tersebut, dan pada saat dicontohkan sony mengambil gameplay dari game Call of Duty yang menurut saya memang cocok sekali dengan fitru tersebut. dan masih banyak lagi fitur multiplayer yang diiklankan oleh sony, sedangkan untuk single player ada yang namanya challanger kita bisa memilihi progres game yang sedang kita mainkan, dan juga bisa menantang teman untuk bisa mengalahkan rekor kita dalam progres tersebut, tentunya semua fitur yang diperkenalkan oleh sony tersebut tidak pada semua game, kalau saya amati mungkin hanya game yang benar benar didevelop untuk PS5. 

PS5 juga bisa memberikan pengalaman bermain game 3D audio, tentunya dengan Hardware yang sesuai, dan semua aksesories yang ada di PS4 sebelumnya juga ada khusus untuk PS5 seperti Camera, Headset, dukungan VR mungkin yang berbeda adalah adanya remote untuk PS5 jadi kita tidak perlu menggunakan Dual Sense ketika menggunakan Console sebagai Media Entertain. 

Dan kalau berbicara tentang library game yang ada di PS5 sekarang sudah berjalan secara stabil, dalam arti sudah ada beberapa game dengan kualitas 4K, tidak seperti PS4 dulu yang ketiksa saat rilisnya PS4 masih menunggu 1 tahun baru ada game game dengan kualitas 4K. tentunya hal ini tidak akan membuat kita ragu mau beli PS5nya kapan, kalau punya budget sekarang ya beli saja, 

#HARGA

Hadirnya PS5 saat ini membuat industri game semakin besar dan dikenal banyak kalangan, terutama dunia perconsolean, jika dahulu PS4 masih bisa dikompare dengan rakitan PC untuk saat ini PS5 jauh dari PC, ya memang betul pasti bisa merakit PC dengan kemampuan lebih dari PS5 tapi budget yang dikeluarkan bisa 3x lipat dari harga PS5, saat ini PS5 dijual dengan harga 8jutaan untuk digital version dan 10jutaan untuk disc version, harga ini saya mengambil referensi dari official store sony center, ya walaupun tertulis stocknya habis, dan kalau kalian lihat di toko distributor harganya bisa selisih sedikit lebih mahal, aneh sekali biasanya toko resmi itu menjual barang dengan harga yang lebih tinggi dari pada toko distributor tapi kali ini, karena memang saking banyaknya pembeli, toko biasa berani memberikan harga yang lebih mahal. 

Jadi itulah beberapa hal yang bisa saya bahas tentang perkembangan PS4 ke PS5, tentunya kalau kita bermain dan merasakan secara langsung akan lebih bisa memahami dengan pasti bagaimana bermain di console PS5, tapi paling tidak dengan beberapa penjelasan tersebut bisa membantu kalian untuk memantapkan hati membeli PS5 diakhir tahun ini, 

Kenapa Xbox Series S Laku Keras di Indonesia Tahun 2022 ?

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas kenapa Xbox Series S laku keras di indonesia di tahun 2022, saya mengambil referensi di beberapa media, banyaknya penjualan beberapa toko online di tokopedia, dan kalau kalian searching keyword Xbox Series S di youtube pasti banyak sekali yang mereview, yah walaupun tidak semuanya memang beneran seorang gamer reviewer, tapi hanya mengikuti tren saja. sampai saat video ini dibuat, Xbox Series S sudah mempunyai umur 2tahun dalam arti sejak tanggal perilisan yaitu 10 November 2020, walaupun sebenarnya karena pandemi, keadaan ekonomi, uang digital crypto, bitcoin atau entah apalah itu, Xbox Series S, baru kita bisa beli dipertengahan tahun 2021, itupun masih jarang sekali, dan juga berlaku pada konsole next-gen lainya, jadi kalau di indonesia masih kurang lebih umurnya 1 tahun. 

Lalu apakah Xbox Series S masih bisa laku ditahun 2023, mengingat salah satu keunggulan dari konsole Xbox yaitu Xbox Game Pass harganya akan segera naik, dan beberapa poin yang akan saya sampaikan akan memberikan gambaran, kenapa Xbox Series banyak dibeli di tahun 2022, dan jika beberapa hal tersebut masih relate di tahun 2023, bisa jadi akan tetap laku keras. 


1. Menggantikan PC kere Hore

yang pertama adalah Xbox Series S menggantikan rakitan PC kere hore, kita tahu bahwa sebelum hadirnya Xbox Series S banyak sekali racikan dari para tech reviewer, tentang rakitan pc kere hore, dengan harga maksimal 5 juta rupiah,  walaupun kita tidak bisa menyamakan pc dan konsole karena pc itu bisa dipakai hal lain selain game, tapi nyatanya kebanyakan orang merakit pc kere hore ini adalah untuk main game, judulnya saja pasti racikan pc 5jutaan dengan thumbnail gta v 60 fps, kemudian game kompetitif 50 fps ++, dan masih banyak lagi. rakitan tersebut ada bermacam macam, ada yang menggunakan komponen generasi lama, ada juga generasi baru yang prosessorenya menggunakan APU, jadi tidak perlu membeli kartu grafis, ada juga yang upgradeable, dimana dikemudian hari bisa nyicil komponen yang sesuai, tetapi asal kalian tahu benchmark yang diberikan pasti di resolusi 1080p, baru settinganya preset grafisnya yang diubah ada yang bisa rata kanan, medium atau low, dengan mainset playable pastinya rakitan pc kere hore diburu oleh banyak orang. sampai akhirnya hadirlah Xbox Series S, dengan harga 3jutaan, lebih tepatnya sekitar 3.8 juta, kita sudah bisa mendapatkan konsole gaming generasi terbaru, dan spesifikasi yang diberikan juga tidak main main, resolusinya sendiri bisa 2K, dan upscaling di 4K, dengan framerate up to 120fps, untuk orang yang benar benar ingin rakit pc hanya untuk bermain game atau katakanlah presentase main game itu lebih dari pada buat bekerja, pastinya lineup konsole dari xbox ini membunuh rakitan pc kere hore. 

2. Harga terjangkau dan tersedia banyak

Sebab yang kedua adalah harganya terjangkau dan banyak stock yang tersedia, kalau kita flashback kebelakang, di indonesia awal perilisan Xbox Series S ini dijual dengan harga 7 jutaann, dan itu mungkin bagi sebagian orang bahkan saya sendiri, termasuk harga yang mahal, hal itu disebabkan karena persaingan konsole next-gen yang berada dipasaran, tetapi di awal tahun 2022, Xbox Series S mulai turun hingga harga 4jutaan, dan sekarang sudah di 3.8jutaan, selain harganya yang murah, ketersediaan Xbox Series S diberbagai toko online juga sangat banyak, intinya Xbox Series S ini murah dan mudah didapatkan.

3. PS5 yang langka dan harga yang belum turun

Alasan yang ketiga adalah, PS5 yang masih langka dan belum turun harganya, oke mungkin saat video ini di release PS5 sudah ada banyak di toko online, tapi itu bukan garansi sony ya melainkan toko distributor, dan awal tahun 2022 sampai pertengahan itu PS5 masih langka, lalu apa hubunganya dengan Xbox Series S, keduanya kan console yang berbeda, nah ini disebabkan karena Fanboy Sony yang ingin mencoba konsole next-gen tetapi masih menabung budget untuk membeli PS5 ketika sudah tersedia banyak dan harganya itu masuk akal, kalau beli Xbox Series X kan kita harus menyediakan budget yang kurang lebih hampir sama dengan PS5

4. Jadi Incaran Gamer Pemula

WHF adalah kebiasaan baru karena adanya pandemi covid19, dan kebiasaan bekerja dirumah ini membuat sebagian banyak orang, meluangkan waktu dengan main game dan nonton film, kalau yang suka nonton film pastinya membeli TV yang lebih besar lebih nyaman untuk nonton bersama keluarga, sedangkan bagi gamer, ya beli console, ditahun 2021 kita tahu bahwa Nintendo Switch versi apapun itu laku keras dan harganya bisa sampai 2x lipat, orang yang sebelumnya bukan gamer, jadi suka main game karena pandemi, nah. karena pemula. orang tidak akan begitu mengerti tentang isi game, apa itu ekslusifitas game, intinya bisa main game saja, dan jika orang awam ingin main game, pasti cari hardware generasi paling akhir, dan karena murah Xbox Series S jadi incaran banyak gamer pemula. berbeda dengan seorang gamer yang sudah mengerti dan mengikuti game game, pasti akan sedikit bingung mau beli PS4 pro atau Xbox Series S jika budgetnya pas pasan, tapi untuk gamer pemula, yang penting peforma paling bagus, isi game tidak akan terlalu dipertimbangkan. 

5. Xbox Games Pass

Alasan yang terakhir adalah adanya sistem subcribtion pada Xbox, yaitu Game Pass. sebenarnya layanan ini sudah ada sejak lama yaitu pada 1 juni 2017, tetapi memang belum ada di indonesia secara resmi, dan sampai saat video ini dibuatpun layanan Xbox Game Pass masih belum resmi, tetapi pada tanggal 21 April 2022,  Xbox mengumumkan layanan Game Pass PC hadir di indonesia, dan sejak saat itu layanan Xbox Game Pass dikenal di indonesia pada platform windows pc,  karena layanannya cukup worth it jadinya para gamer indonesia tertarik untuk berlangganan subcribtion ini. bisa bermain ratusan game tanpa membeli satu persatu dan dapat bermain game pada saat day one game tersebut di rilis tidak perlu menunggu game yang sedang hipe terlalu lama. walaupun tidak resmi di indonesia pengguna console tetap bisa berlangganan layanan xbox game pass dengan mendaftarkan akun mereka pada region luar. phill spencer selaku CEO eksekutif divisi gaming microsoft, akan menaikan harga xbox gamepass pada tahun 2023, harga yang ditentukan nanti akan berpegaruh apakah xbox game pass masih worth it atau tidak. sedangkan lineup konsole xbox yang paling cocok untuk menggunakan layanan ini adalah xbox series s, karena hanya bisa bermain game secara digital. karena itu layanan xbox game pass sangat berpengaruh pada konsole xbox series s. 

Dan itulah 5 alasan berdasarkan pengamatan saya sendiri kenapa Xbox Series S itu laku keras ditahun 2022, dengan beberapa poin tersebut kalau masih relate ditahun 2023, pasti Xbox Series S masih banyak yang beli. laku keras tapi bukan berarti Xbox Series S sebagai konsole terbaru dari xbox tidak memiliki kekurangan, salah satunya adalah media penyimpananya yang terlalu kecil yaitu 512gb, jadi kalian tentukan sendirilah jika memang niat untuk membeli xbox series . 

Review / Tutorial Gamepad IPEGA PG-9216

TENTANG GAMEPAD SECARA UMUM

- Kelengkapan Gamepad

IPEGA PG-9216 adalah gamepad terbaru dari ipega yang hadir di indonesia tahun 2022, dan seperti yang seperti saya bilang diawal gamepad ini adalah gamepad terbaru dari ipega yang paling murah, yang dijual dengan harga 170rb, tetapi mungkin karena banyak pembeli, sampai ada toko online yang menjual gamepad ini 2x lipat dari harga di official store, jadi sebagai informasi buat kalian yang ingin beli, harga normal dari gamepad ini adalah 170rb, dan saya sarankan untuk beli di ipega official store. kelengkapan dalam box terdapat manual, holder smartphone, dan usb type c. 

BENTUK GAMEPAD

- Type Gamepad
- Visual Gamepad
- Body Gamepad
- Layout Button
- Travel Distance
- Feel Button
- Suara Button

IPEGA PG-9216 adalah gamepad type joystick dengan bentuk sedikit lebar dan besar dari pada gamepad pada umumnya, secara visual terdapat aksen warna merah dibagian bawah analog dan secara keseluruhan warna gamepad ini hitam doff polos tidak terdapat grip di bagian handling tetapi tekstur doffnya tidak terlalu licin jadi masih nyaman ketika digenggam, kemudian layout button sama seperti xbox, yaitu analog ada diatas d-pad, dan semua tombol pada gamepad ini mempunyai travel distance yang tinggi, bahkan analognya juga tinggi, dan karena ini gamepa dengan harga 100rban, travel distance yang tinggi akan membuat suara setiap tombol menjadi cukup keras jika ditekan, apalagi kalau bermain game fighting, feel button tetap nyaman tapi mungkin suara dari setiap tombol akan sedikit mengganggu dalam permainan, dalam paket penjualan Gamepad ini memang memiliki holder smartphone, yang bisa digunakan untuk smartphone dengan lebar maksimal 75mm, tetapi kualitas sangat buruk, bahkan boleh saya bilang tidak bisa digunakan di smartphone, tidak bisa menahan smartphone jadi ya tidak bisa sambil santai duduk atau tiduran.

KONEKTIFITAS

- Console
- Windows PC
- Smartphone

Untuk masalah konektifitas gamepad ini mempunyai banyak konektifitas yaitu bisa digunakan di console PS4 dan PS3, Nintendo, Android TV, Smartphone Android maupun IOS, dan yang terakhir bisa di Windows PC kalau menggunakan bletooth akan terdeteksi sebagai gamepad biasanya, kalau menggunakan kabel bisa terdeteksi sebagai Controller X360, saat pengetesan saya tidak mendapatkan delay, baik itu di console , Windows PC maupun di Smartphone, dan yang paling menarik adalah konektifitas untuk PS4 bisa untuk wakeup consolenya pada saat posisi rest mode maupun off, bahkan saat pengujian untuk semua gamepad ipega yang terdapat konektifitas untuk ps4 semuanya bisa melakukan hal yang sama. dan untuk cara mengkoneksikan di setiap devices akan saya tulis di deskripsi video atau kalian bisa membacanya di blog pengentahumedia.blogspot.com. 

Cara Mengkoneksikan Gamepad IPEGA PG-9216

  1. Smartphone Android - HID Mode = Tekan Home + X (Indikator LED 3 Menyala)
  2. Smartphone Android - Android Standart Mode = Tekan Home + A (Indikator LED 1 Menyala)
  3. Smartphone IOS - MFI Mode = Tekan Home + B (Indikator LED 1 Menyala)
  4. Nintendo - Tekan dan tahan R2 + Home (Indikator semua LED Menyala)
  5. Playstation 4 - Wired Mode = Tancapkan kabel type C + Tekan Home selama 3 detik (Indikator LED 1 Menyala)
  6. Playstation 4 - Wireless Mode =  Tancapkan Kabel Type C + Tekan Home selama 3 detik, kemudian cabut kabel type c (Indikator LED 2 Menyala)
  7. Playstation 3 - Wired Mode = Tancapkan kabel type C
  8. Playstation 3 - Wireless Mode = Tancapkan kabel type C, kemudian tahan Home selama 3 detik lepaskan kabel usb type c
  9. Windows PC - HID Mode = Tekan Home + X
  10. Windows PC - X360 Mode = Tancapkan kabel usb type C

Cara Mengaktifkan/Menonaktifkan fitur Turbo 

  1. Tekan dan tahan tombol yang diinginkan untuk fitur turbo + tekan Turbo
  2. Tekan dan tahan tombol yang diinginkan untuk fitur turbo + tekan Clear

FITUR

- Turbo

Ngomongin fitur gamepad ini tidak mempunyai banyak fitur hanya terdapat fitur turbo saja, bahkan vibrasi juga tidak ada, jadi ya akan terasa sangat hambar jika bermain game tanpa efek getaran, sangat disayangkan sekali padahal gamepad ini sudah support untuk digunakan di console. 

SPESIFIKASI

- Kapasitas Battery 
- Versi Bluetooth

Menggunakan bluetooth versi 5, kapasitas battery gamepad ini sebesar  400mAh, bisa digunakan kurang lebih 15 jam, saya sendiri jika main di console jarang kehabisan battery, ya wajarlah gamepad baru dari ipega rata rata bisa awet kalau digunakan, saat kondisi battery lemah indikator LED no4. akan berkedip cepat, pada saat pengechargan LED no 4 akan berkedip pelan, dan ketika sudah penuh LED 4 akan menyala., jika tidak digunakan selama 5 menit gamepadnya akan sleep, dan kalau mau rekonect diberbagai devices manampun yang kita gunakan tinggal pencet tombol home salam 3 detik.


KESIMPULAN

Lalu dari semua review yang saya berikan, pertanyaanya adalah apakah gamepad ini bisa saya rekomendasikan, jawabanya ya saya rekomendasikan tapi untuk pemakaian ringan saja, jadi benar benar sebagai joystick, pemakaian gamepad ini sangat hambar karena tidak adanya getaran yang membuat permainan semakin imersive, ditambah holder smartphone yang kualitas sangat buruk bahkan menurut saya tidak ada gunanya ipega memberikan holder samrtphone ini, tapi kembali lagi kita tidak bisa berharap banyak karena ini gamepad 100rban, selebihnya selama 2 minggu pemakaian tidak ada kerusakan dibagian analog atau tombol lain, dan kalau kalian ingin membeli gamepad ini, pastikan apakah kalian nyaman atau tidak jika bermain game ada suara feel button yang lumayan keras. kalau saya sendiri suara tombol pada gamepad ini lumayan mengganggu, dari segi harga dan semua fitur yang diberikan oleh gamepad ini saya akan memberikan penilaian 6.5/10, yah paling tidak kenyamanan dalam menggenggam dan feel button serta kualitas material gamepad masih bagus. 

Pengetesan Gamepad IPEGA PG-9216

  • Smartphone Android - Samsung A50s 4/64
  • Smartphone Android - Xiaomi Redmi Note 9 4/64
  • Console - Sony Playstation 4 Pro
  • Windows 11 22H2 - Mini PC Deskmini X300 

#VIDEO REVIEW = KLIK DISINI

Rakitan Mini PC terbaru di tahun 2022 -ASRock Deskmeet Series

Deskmeet adalah Mini PC terbaru dari ASRock yang mengalami banyak perubahan dari Series Mini PC sebelumnya, dimana Mini PC kali ini bisa menggunakan GPU, berdasarkan apa yang saya amati dan ikuti dari perkembangan Mini PC ASRock, Deskmini A300 hadir paling awal, kemudian ada Deskmini X300 yang mana hampir tidak ada perubahan sama sekali, kemudian hadir juga Jupiter X300, Mini PC dengan bentuk yang tipis dan sudah mempunyai fan untuk prosessor, jadi kita tidak bisa memasang CPU Coller lain, sampai akhirnya hadirlah Deskmeet. 

Mini PC ASRock yang hadir di Indonesia hanya di Series X300 untuk Prosessor AMD baik itu Deskmini maupun Jupiter, sedangkan untuk Series B660 yang menggunakan Prosessor Intel jarang atau bisa dibilang tidak ada di Indonesia, alasanya kenapa ? sudah bisa ditebak karena jika Series B660 yang menggunakan Prosessor Intel tidak sepowerfull AMD yang mempunyai APU, dengan nama G dibagian belakang, Ryzen 3400G, Ryzen 5700G dll. karena itu minat pembeli akan cenderung di Series X300, bisa menggunakan AMD APU yang akan lebih powerfull bahkan perakitan saya sendiri bisa menjangkau Expetasi sebagai Gamer Casual, dimana jika bermain game setingan Medium, sudah sangat cukup. 


Tetapi kali ini ASRock Deskmeet hadir di indonesia untuk kedua Series yaitu X300 dan B660, jawabanya simple, karena Deskmeet bisa menggunakan GPU, Kombinasi Prosessore Intel dengan GPU tidak akan kalah dengan Prossesor AMD dengan APU atau menggunakan GPU. jadi disini konsumen bisa lebih leluasa memilih racikan Mini PC antara Deskmeet Series X300 atau B660, tergantung referensi mau pakai Intel atau AMD. untuk Chipset B660 sudah support Prosessore Intel Generasi 12, menggunakan Socket LGA1700, dan Chipset X300 sudah support Ryzen 2000 sampai 5000 series.

Tentu saja ukuran Deskmeet lebih besar, bentuknya kotak dengan total volume 8L Panjang 168mm, Lebar 219, Tinggi 218mm, dengan ukuran tersebut kita bisa menggunakan 4 variasi rakitan PC yang memanfaatkan tempat kosong dibagian atas, Variasinya adalah menggunakan Storage Hard Drive 2.5" sebanyak 2 Pcs, Storage Hard Drive 3.5" 1Pcs, menggunakan AIO CPU Cooler dengan Single Radiator Fan 120mm dan yang terakhir bisa menggunakan GPU dengan panjang maksimal 20cm, jadi kita bisa memilihi rakitan apa yang cocok, atau space diatas bisa dibiarkan kosong jika suatu saat ingin upgrade kartu grafis, dengan dimensi tersebut kita juga bebas memilihi CPU Cooler, tidak seperti Deskmini yang harus menggunakan CPU Cooler Low Profile supaya muat, asalahkan CPU Cooler tidak lebih dari 54cm. 

Power Supply juga tidak perlu ribet mencari ukuran yang pas karena sudah termasuk dalam paket penjualan, dengan spesifikasi ATX Power Supply 500 Watt, yang posisi menempatanya itu lebih efficien untuk mendapatkan Air Flow yang baik. Untuk RAM Mini PC ini menggunakan Dimm, slot 4 channel, Frequency 3200 Mhz yang support sampai 128Gb. 

I/O Port juga lebih banyak, dibagian depan terdapat 1x Headphone/Headset Jack Audio 3.5mm. 2 USB 3.2 Gen 1 Type A, 2 USB 2.0 Type A, dan 1 USB 3.2 Gen 1 Type C, sedangkan dibagian belakang, 1 Port Ethernet LAN, 2 USB 2.0 Type A, 2 USB 3.2 Gen 1 Type A, 1 Port HDMI, 1 Prt D-Sub, dan 1 Display Port 1.4

Dengan spesifikasi tersebut apakah Deskmeet layak dibeli, tentu saja setiap orang mempunyai pendapat yang berbeda, tetapi kalau saya boleh memberikan saran boleh dibeli asalkan budget racikanya tidak melebihi 10Juta, jika kalian mengikuti Channel ini, diawal pertama kali membuat Video saya merakit Deskmini X300 dan budgetnya membengkak sampai 12Jt, itu semua karena saya memaksakan menggunakan RAM maksimal yang bisa ditampung oleh Deskmininya sendiri yaitu 64GB, dan juga menambahkan CPU Cooler Low Profile dari Noctua, jika dipiki pikir harusnya dengan Budget 12jt saya bisa merakit PC ITX ukuran Mini Standart dan bisa jadi mendapatkan Peforma yang lebih bagus, walaupun belum menggunakan GPU karena pada tahun 2020 sampai 2021 harga GPU sangat tinggi, tetapi dengan AMD APU dan Motherboard mini ITX itu sudah sangat powerfull,.

karena saat itu saya memang ingin rakit Mini PC yang simple tidak membutuhkan space yang terlalu besar, dan hemat listrik, jadi harga Budget 12jt masih bisa di toleransi, tetapi untuk Deskmeet ini kesannya tanggung, ukuran Mini juga tidak terlalu Mini, Mini PC tapi menggunakan PSU sebesar 500Watt jadi ya tidak begitu hemat daya. Sedangkan jika memang ingin mempunyai PC Powerfull yang tidak begitu besar, kalian bisa lihat banyak sekali Racikan Mini ITX budget 15jtan itu sudah mendapatkan spesifikasi yang menurut saya lebih Worth It, dari pada merakit Deskmeet. 

Lalu Racikan apa yang paling cocok untuk ASRock Deskmeet, kalau saya sendiri akan memilih Deskmeet menggunakan Prosessor Intel dan GPU, yang khusus diperuntukan untuk produktifitas, tidak bermain game, Karena kita tahu sendiri Xbox Series S mengalahkan PC Gaming Budget 5jutaan, bahkan 10jutaan. jadi tidak sangat tidak Worth It untuk merakit Mini PC Deskmeet hanya untuk bermain game, atau bisa dibilang Racikan PC 5 jtaan itu sekarang jika diperuntukan untuk main game saja tidak Worth it karena kalah dengan Xbox Series S console current gen, dengan segala kelebihanya. 

Mungkin racikanya seperti berikut : 

  • Untuk Prosessor mengunnakan Intel Core i3 12100F Alder Lake Socket LGA1700 dengan harga 1.6jtan
  • GPU dengan dimensi panjang tidak lebih dari 20cm, ASRock RX 6400 Challenger ITX 4Gb GDDR6 2.5jtan
  • RAM bisa membeli 2 x 8gb saja, Team Group DDR4 3200Mhz dengan harga 900rban
  • Storage menggunakan Team Group M.2 PCIe 3x4 512Gb dengan harga 600rban
  • Kalau tidak mempunyai kabel LAN untuk koneksi internet bisa menambahkan Module Wifi 300rban
  • Deeskmeetnya sendiri diharga 3.6Jtan 

Jadi total budget yang dikeluarkan adalah 9,5jtaan, atau bisa menjadi rakitan Mini PC 10Jtan, 

Menurut saya spesifikasi tersebut sudah lumayan untuk editing, rendering dan untuk produktifitas lain, tetapi ini semua murni pendapat saya, kalian tetap bisa memilih ASRock Deskmeet dengan racikan apapun sesuai pendapat dan selera kalian masing masing, bisa lebih murah lagi tentunya, jika lebih mahal dari budget tersebut paling maksimal 12jtan lah, karena seperti yang saya bilang dari awal 15Jtan bisa mendapatkan Mini ITX standart yang lebih powerfull. 

Dan kalau saya boleh memberikan saran, jika kalian punya rencana merakit Mini PC ini baca terlebih dahulu manual dan spesifikasi Deskmeet Series X300, maupun Series B660 karean bisa didownload secara gratis diwebsite ASRock jadi kalian bisa memperkirakan racikan bagaimana yang kalian inginkan, karena disana banyak sekali detail detail spesifikasi yang tidak saya jelaskan secara keseluran di artikel ini. 

#VIDEO PEMBAHASAN = KLIK DISINI

Review Game : Rumbleverse

 


#TENTANG GAME

Salah satu penyebab Industri Game bisa berkembang dengan cepat akhir akhir ini, salah satunya karena ada banyaknya game kompetitif yang tidak kalah seru dibandingkan dengan genre game single player, apalagi kebanyakan bisa lintas platform jadi gamer tinggal bermain di platform gaming yang dimiliki. Agustus 2022 Epic Game merilis game Kompetitif Battle Royal yaitu Rumbleverse yang bisa dimainkan di, Playstation 4 dan 5, Xbox One, Series X dan S, dan Windows PC. Game ini di Develope oleh Iron Galaxy dan dipublikasikan oleh Epic Game, jadi kalau mendownload di Platform Windows PC harus melalui EPIC Game Store, dan Game ini bisa dimainkan secara gratis alias Free to Play, tidak seperti kebanyakan game Battle Royal lainya, dimana hanya bertemakan FPS (First Shooting Person), Rumbleverse memberikan udara segar, karena mengusung tema Brawler Battle Royal, atau Melee Battle Royal, jadi didalam game kita akan memperebutkan posisi 1 dengan cara berkelai atau adu pukul, tentunya ada Equipment, Skill dan Ultimate Mode sehingga membuat game ini semakin menarik untuk dimainkan, karena ini termasuk dalam Game Kompetitif, minimal juga harus bermain di 60FPS, dan semakin tinggi FPS, Frame Rate yang kita dapatkan, akan lebih membantu kita dalam permainan. sampai saat artikel ini dibuat Matchmaking dalam permainan juga tidak terlalu lama, bisa dipastikan masih banyak pemain yang memainkan game ini. 

#ISI GAME

Konsep Game ini sama seperti Battle Royal pada umumnya, terdapat Zone yang semakin mengecil, yang menjadi perbedaan ketika kita keluar Zone akan ada hitungan mundur untuk Knockout bukan mengambil Health Bar, dan ketika masih dalam game yang sama hitungan mundur akan tetap berlanjut, contohnya ketika kita keluar Zona dan masuk pada hitungan ke 5 maka nanti kita akan melanjutkan di Hitungan ke 5 jika keluar Zone lagi, tetapi jika jarak waktu keluar Zone sudah lama Hitunganya akan kembali ke Reset di Angka 9, Rumbleverse bisa kita mainkan Solo Player dan juga Duo Player, jadi kita bisa bekerja sama dengan team untuk memenangkan pertandingan, yang paling seru adalah jika bermain secara Duo Player, kerjasama dan kemeriahan bermain game secara team akan lebih terasa dalam pengalam bermain game ini. 


Dalam permaianan kita akan berhadapan dengan lawan head to head sampai ramai ramai bertarung, gaya bertarungnya sendiri bebas, bisa menggunakan tangan kosong, graping musuh, mengambil senjata yang bisa dipukul secara langsung dan bisa dilempar, intinya memukul lawan, Stun sampai Knockout, ada juga Skill yang bisa kita dapatkan dengan membaca buku, terdapat 3 level Skill yaitu dengan warna Hijau, dengan Warna Biru dan Rare dengan Warna Ungu, semakin tinggi level Skill yang kita dapatkan semakin besar pula presentase keunggulan ketika memukul, maksimal Skill yang bisa kia gunakan hanya 2, dan bisa equip Skill yang sama, 

Untuk masalah konsumsi ada makanan berupa potongan ayam besar dan kecil untuk menambah Health, minuman energy untuk Boost Stamina, stamina ini digunakan untuk bertarung, berlari, memanjat dan mengaktifkan Skill, jika Stamina kosong hanya bisa melakukan base attack atau pukulan normal. 

Selain itu kita bisa mengonsumsi yang dinamakan Powder, dan terdapat 3 jenis Powder yaitu Health Powder (Hijau), Power Powder (Merah), dan Stamina Powder (Orange), ketika kita mengkonsumsi Powder Hijau, Health Bar akan semakin bertambah, begitu juga ketika kita mengkonsumsi Powder Orange, Bar Stamina juga akan bertambah, sedangkan untuk Powder Merah bisa untuk menambahkan daya serangan damage ke lawan, Konsumsi Powder ini terdapat pada pojok kiri bawah, ada 12 Bar yang bisa kita isi, Konsumsi Powder ini berguna untuk menentukan cara dan teknik kita bertarung apakah ingin Balanced dari ketiga Powder apakah ingin lebih unggul disalah satu, contohnya jika kita mengkonsumsi Powder Hijau secara terus menerus sampai 12 Powder Bar, maka karakter kita akan lebih bertahan lebih lama dari serangan karena memiliki Health yang tinggi, tetapi tidak begitu powerful dan damage yang besar jika menyerang. Semua konsumi equipment bisa kita dapatkan dengan memecahkan Box, Box juga ada bermacam macam, Box Berwarna Coklat bisanya menyimpan item normal, Box Biru item campuran, dan Box Emas mempunyai item rare. 

Ketika bermain kita akan menemui banyak bintang bintang berwarna biru yang ada di area, nah, bintang ini berfungsi untuk mengaktifkan Ultimate Mode, jadi kita hanya perlu mencari bintang biru sampai Barnya penuh, dan bisa mengaktifkan Ultimate Mode, Ultimate Mode bisa diaktifkan sekali dan berhasil tidak berhasil menyerang musuh Bar bintang akak kembali ke 0. 

Sama seperti Game Kompetitif lainnya, Rumbleverse juga mempunyai Micro Transaksi didalamnya, berupa Battle Pass, dan Kosmetik yang bisa kita beli secara langsung, sampai saat artikel ini dibuat, Kosmetik yang disediakan sudah lumayan banyak, dan mungkin akan semakin banyak seiring berjalanya waktu, tetapi buat kalian yang tidak ingin keracunan dan anti akan Micro Transaksi didalam Game, Rumbleverse sudah memberikan beberapa Skin, Kosmetik yang bisa kita ganti kapanpun supaya tidak bosan ketika bermain.  

#CONTROL PERMAINAN

Pengalaman bermain akan lebih seru jika menggunakan Gamepad, tetapi pengguna Windows PC masih bisa saja menggunakan Control Keyboard dan Mouse tinggal penyesuaian saja, yang biasanya FPS Battle Royal kini menjadi Fighting Battle Royal, 

Berbicara tentang keseruan bermain, tentunya Rumbleverse memberikan udara segar bagi para gamer yang terlalu sering mendapatkan Game Battle Royal dengan tema FPS, bukan berarti Game Battle Royal yang terbaru itu tidak asyik untuk dimainkan tetapi lebih ke perbedaan Genre bermain. Karakter yang ada di dalam Game ini juga bisa dibilang lucu karena mengusung tema Kartun hampir mirip seperti Fortnite.

#KESERUAN BERMAIN

Pengalaman bermain akan lebih menyenangkan jika kita bermain Duo Player, kerjasama team mana yang paling bagus merekalah yang akan memenangkan permainan, tetapi yang menjadikan pengalaman lebih menyenangkan ketika bermain sebagai team adalah, permainan akan cenderung seperti tawuran online, jadi bisa banyak tertawa dan memenuhi standart kesenangan.  


Mengenal Steam Deck lebih dalam

Kali ini saya akan membahas Console Handheld yang menurut saya paling canggih, paling powerful, dan yang paling mahal daripada Console Handheld lainya, walaupun masih terdapat kekurangan dari beberapa aspek, tetapi tetap bisa dibilang yang terbaik yang ada saat ini, yaitu Steam Deck. Tentunya pembahasan kali ini bukan dari pengalaman menggunakan, tetapi berdasarkan riset yang saya kumpulkan dari berbagai sumber, penilaian dari beberapa Reviewer, termasuk dari Website Resmi Steam Deck.

Steam Deck adalah Console Handheld yang dikembangkan oleh Valve Corporation, seperti yang kita tahu Steam adalah pengembang sekaligus penyedia berbagai macam game dari berbagai developer di Platform PC,  berbeda dengan Epic Game Store, Blizzard Activision, EA Games Origin, Valve lebih dikenal dan eksis terlebih dahulu sebagai layanan digital yang menyediakan game melalui Steam, baik itu free to play maupun yang berbayar, seperti GTA, Pro Evolution Soccer, Need For Speed, game terkenal buatan Valve sendiri seperti Dota Series dan Counter Strike Series. biasaya kita juga mengenal Steam Diskon Sale yang diadakan oleh Valve setiap akhir tahun atau Event tertentu dimana kita bisa membeli game dengan harga yang lebih murah. Valve menjelaskan bahwa mereka bekerja sama dengan AMD untuk membuat APU Custom yang diterapkan pada Steam Deck untuk memberikan peforma gaming handheld yang powerful, yaitu APU dengan Arsitektur Zen 2, dengan software Steam OS dari Valve, dan penerapan konsep gaming Steam dari PC ke Console Handheld maka jadilah Steam Deck, dimana kita bisa bermain game yang ada di Library Steam PC di konsol genggam. 

#KOMPUTASI STEAM DECK

Steam Deck menggunakan Processor AMD APU,  CPU : dengan Arsitektur Zen 2 2.4 - 3.5Ghz yang mana memiliki kecepatan sampai 448 GFlops, sedangkan GPU : 8 RDNA 2 1.0 - 1.6Ghz yang mana memiliki kemampuan kecepatan 1.6 TFlops, dan semua itu di cover dengan APU Power sebesar 4-15Watt

Kapasitas RAM sebesar 16GB LPDDR5 on board, serta Storage dimana di segi ini ada 3 macam atau varian yaitu 64 GB eMMC (PCIe Gen 2 x1), 256 GB NVMe SSD (PCIe Gen 3 x4 atau PCI Gen 3 x2), yang terakhir dengan kapasitas 512 GB High-speed NVMe SSD (PCIe Gen 3 x4 atau PCI Gen 3 x2), jika kita perhatikan dari segi storage varian 64 GB tidak menggunakan NVMe SSD tapi eMMC, tapi Valve menjelaskan bahwa semua model menggunakan sockete 2230 m.2 modules dan tidak disarankan untuk penggantian oleh pengguna, semua varian juga memiliki Micro SD Slot tambahan dengan dengan spesifikasi yang sama, dan saat pengetesan di varian 256 GB dan 512 GB tidak ada perbedaan performa yang jauh antara PCI Gen 3 x2 atau PCI Gen 3 x4. 

#CONTROL INPUT

Kemudian di bagian Control dan Input, Steam Deck mempunyai Face Button ABXY, D-Pad, Analog LR, Trigger L1R2, L3R3, mempunyai tambahan 4 Grip Button dibawah yaitu L4,L5,R4,R5, Button View disebelah kiri atas, Steam dibagian kiri bawah, dibagian kanan atas ada Button Menu, dan dibagian bawah kanan ada Button Quick Access. 

Steam Deck juga dilengkapi dengan 2 Trackpads kanan kiri yang letakanya ada dibagian bawah kedua Analog LR, Face Button ABXY dan D-Pad, jadi jika kita kenal dengan gamepad IPEGA, Rexus dll, Steam juga mempunyai Constroller yang mempunyai Trackpad juga, dan Trackpad di Steam Deck ini mempunyai latency yang lebih baik 55% dari pada Controller Steam serta tambahan haptic feedback,  yang terkahir di bagian control dan input Steam Deck dilengkapi dengan Gyro 6-Axis.

#DISPLAY

Pada bagian display Steam Deck mempunyai ukuran 7" IPS touch screen tentunya, resolusi 1280 x 800 px dengan aspek rasio 16:10, Brightness di 400nits, Refresh rate 60Hz, dan dilengkapi dengan Ambient light sensor. 

#CONNECTIVITY

Konekstifitas yang ada di Steam Deck didukung dengan Bluetooth 5.0, dan Dual Band Wifi Radio 2.4GHz dan 5GHz, dan Valve menjelaskan bahwa koneksi Bluetooth yang ada di steam deck dapat dikoneksikan untuk beberapa aksesories Controller seperti Gamepad, Mouse Keyboard kemudian untuk Audio seperti Speaker, Headphone, dan jika seperti itu kita bisa menggunakan Gamepad seperti IPEGA, Rexus atau mungkin Controller Xbox dan Dual Sense dari PS5. 

#AUDIO

Kemudian di bagian Audio, mempunyai Port Jack Audio 3.5mm, Dual Microphone, Speaker Stereo dengan embedded DSP untuk pengalaman pendengaran yang Immersiv, ada juga Port USB Type C untuk Multichannel Audio. 

#POWER

Dan semuanya dicover dengan Input Power Delivery 45Watt Type C, Battery 40Whr yang bisa digunakan 2 sampai 8 Jam. 

#EXPANSION

Storage bisa ditambah karena ada Slot MicroSD yang support tipe SDXC dan SDHC, Eksternal konektifitas hanya ada satu yaitu Type C 3.2 Gen 2 tapi bisa digunakan untuk berbagai macam Devices bahkan sampai Display 8K di 60Hz atau 4K di 120Hz, apalagi Valve juga menyediakan Docking Station yang bisa dimanfaatkan untuk segala Devices namun dijual secara terpisah oleh Valve. dan semua Port berada dibagian atas kecuali Slot MicroSD

#SIZE and WEIGHT

Dengan Spesifikasi tersebut ukuran Steam Deck juga lumayan besar daripada Console Handheld lainya yaitu 298 x 117 mm dengan tebal 49mm dan mempunyai bobot 669 grams

#SOFTWARE

Dibagian Software Steam Deck menggunakan Operating System yang disebut Steam OS 3.0. 

#DOCKING STATION

Walaupun tidak termasuk dipaket penjualan Steam Deck, Spesifikasi dari Docking Station juga akan saya bahas, secara sangat sederhana Docking Station ini cuma dikoneksikan melalui USB Type dari Port Steam Deck, dan Docking Stationnya dicover oleh Power berbeda melalui Port UCB Type C. dengan adanya Docking Station, Steam Deck menjadi lebih dari sekedar Console Handheld, karena Port Station juga ada bermacam macam, dibagian Networking ada Gigabit Ethernet, External Display bisa menggunakan Display Port1.4 dan HDMI 2.0 yang juga support untuk multi-monitor yang support 4K di 60Hz atau 1440p di 120Hz FreeSync, ada juga USB 3.1 sebanyak 3 Port, 1 Vertikal dan 2 Horizontal, Ukuran Docking Station tidak terlalu lebih besar dari Steam Decknya yaitu 117 x 29 mm dengan tebal 50.5mm dan beratnya 120 grams. 

#STEAM DECK SECARA KESELURUHAN

Seperti yang saya jelaskan diawal, dengan Steam Deck kita bisa memainkan game game yang ada di Steam Library di genggaman kita secara portable, tetapi juga bisa dikoneksikan di Layar yang lebih besar jika bosan menggunakan secara handheld, dan tidak main main bisa sampai resolusi 8K, dengan Computing AMD Arsitektur Zen 2 + RDNA 2 Powehouse, Steam Deck dapat menjalankan game triple A dengan peforma yang baik, tetapi perlu diperhatikan untuk gamenya sendiri masih ada batasan dalam arti ada kategori kompatibility, istilah kompatiblity tersebut adalah Deck Verified,  ada 4 kategori, yaitu Verified dimana gamenya sudah pasti bisa dimainkan dengan baik serta peforma maksimal di Steam Deck, yang kedua adalah Playable dimana masih diperlukan Tweaking manual oleh pengguna, yang ketiga ada Unsupported dimana game memang tidak akan bisa dimainkan di Steam Deck, dan yang terakhir ada Kompatibilty Unknown dimana Valve tidak bisa pernah mengecek gamenya.  dengan kompatiblity tersebut Valve telah memberikan list game game apa saja yang bisa atau telah di Verified, jadi kita tidak perlu bingung apakah game yang kita pilih bisa atau tidak jika dimainkan. selain itu kita juga bisa cek game kompatilibty di Steam Libraby PC. 

Penggunaan Steam Decku ntuk navigasi juga lebih mudah karena layar bisa disentuh dan ukurannya 7", jadi memudahkan kita untuk menulis keyword untuk berbagai macam hal, quick access untuk pengaturan cepat dalam kondisi kita bermain, serta menu pencarian yang didesain sangat memudahkan pengguna. Steam Deck juga mempunyai fitur Fast Resume game, hanya dengan menekan tombol power Steam Deck bisa langsung Sleep Mode, dan dengan menekanya kembali bisa langsung menyala dan kembali di game. 

Tidak seperti Console Handheld lainya yang hanya mempunyai tombol fisik seperti gamepad, tapi Steam Deck juga mempunyai Trackpad disisi kanan dan kiri yang posisinya itu dibawah Face Button dan Analog, entah secara positioning tempat Trackpad ini nyaman atau tidak saya tidak bisa mejelaskan karena belum mencoba secara langsung tetapi dalam bayangan jika memainkan game FPS misalnya yang tidak ada auto Aiming pastinya penggunaan Trackpad bisa menjadi lebih akurat dan memuaskan, dan bisa jadi mungkin jika akan lebih sering menggunakan Trackpad dari pada Analog dalam beberapa kasus game yang kita mainkan. selain itu ada juga sensor Gyro bagi gamer yang juga suka menggerakan gerakan aiming dengan Gyro Mode. 

Walaupun saya belum pernah mencoba Hands On Steam Deck secara langsung, tetapi berdasarkan apa yang saya lihat melalui posisioning setiap tombol, rasanya memang perlu adaptasi untuk bermain game di Steam Deck, ukuranya yang besar dan lumayan berat mungkin akan menyebabkan ketidaknyamanan, apalagi disini ada Trigger Button yang ada dibaalik atau dibagian jari kelingking, jika digenggam ini bisa jadi kepencet juga karena habit tangan kita bisanya rata rata akan semakin erat menggenggam jika sedang dalam permainan, tapi terlepas dari semua itu Steam Deck tetap menyampaikan kenyamanan secara handling dengan positioning button yang sudah dipikirkan secara matang. apalagi jika kita perhatiakan selain port yang ada dibagian atas, fan exhauts di Steam Deck juga berada di posisi atas, dimana tangan kita tidak akan merasakan udara panas ketika bermain. 

Dengan kapasitas battery 40Wh Valve menjelaskan bahwa Steam Deck bisa digunakan untuk bermain game 2 dimensi, web browsing, streaming itu bisa sampai 7-8 Jam, dan mungkin kalau melihat spesifikasi battery game triple A hanya bisa sampai 2 jam, jika dibandingkan dengana Nintendo Swith ukuran dan bobot dari Steam Deck lebih berat 2x lipat lebih, dimana Nintendo Swith 299 gram, dan Steam Deck 699 gram, tapi mungkin juga tergantung kenyamanan kita untuk menggenggam sebuah console handheld.

Disisi lain Valve juga memberikan Docking untuk bermain game di Layar yang lebih besar bisa monitor atau TV, dan bisa dibilang Docking ini juga menambah nilai killer untuk Steam Deck, dan bisa sampai 8K, apalagi Port di Docking ini juga bisa digunakan untuk berbagai macam pheriperal, bisa Gamepad, Keyboard, Mouse, dan jika dilihat ketika Valve menampilakn Docking itu Steam Decknya bisa seperti PC karena secara Basic menggunakan Linux, dan apakah Steam Deck bisa digunakan untuk sesuatu selain gaming, seperti Editing contohnya, itu tidak bisa saya jawab jika belum mempunyai Steam Decknya, terlepas dari fitur Docking dari Steam Deck yang bisa digunakan untuk Komputer, rasanya sudah powerfull sekali Console Handheld yang bisa Switch dari Handheld Mode menjadi Dekstop Mode.

Dengan semua itu Harga Steam Deck masih diangka 20jtan, itu 4x lipat dari harga Console Handheld yang ada di Indonesia yaitu Nintendo Switch Oled senilai 4-5jtan, terlepas dari berbagai macam varian storage, karena jika dilihat di e-commerce Indonesia, jalankan Steam Deck, PS5 aja yang secara Resmi ada di Indonesia itu harganya juga tidak pasti, sekarang sudah mendingan stabil tapi bisa jadi juga tidak stabli di tahun depan. jadi bagaimana ? apakah kalian tertarik dengan Steam Deck, Console Handheld paling Powerfull saat ini, atau kalian sudah mempunyai Steam Deck, seperti biasa tinggalkan saja komentar. 

#VIDEO PEMBAHASAN = KLIK DISINI

© all rights reserved
made with by templateszoo