Kenapa Xbox Series S Laku Keras di Indonesia Tahun 2022 ?

Pada kesempatan kali ini saya akan membahas kenapa Xbox Series S laku keras di indonesia di tahun 2022, saya mengambil referensi di beberapa media, banyaknya penjualan beberapa toko online di tokopedia, dan kalau kalian searching keyword Xbox Series S di youtube pasti banyak sekali yang mereview, yah walaupun tidak semuanya memang beneran seorang gamer reviewer, tapi hanya mengikuti tren saja. sampai saat video ini dibuat, Xbox Series S sudah mempunyai umur 2tahun dalam arti sejak tanggal perilisan yaitu 10 November 2020, walaupun sebenarnya karena pandemi, keadaan ekonomi, uang digital crypto, bitcoin atau entah apalah itu, Xbox Series S, baru kita bisa beli dipertengahan tahun 2021, itupun masih jarang sekali, dan juga berlaku pada konsole next-gen lainya, jadi kalau di indonesia masih kurang lebih umurnya 1 tahun. 

Lalu apakah Xbox Series S masih bisa laku ditahun 2023, mengingat salah satu keunggulan dari konsole Xbox yaitu Xbox Game Pass harganya akan segera naik, dan beberapa poin yang akan saya sampaikan akan memberikan gambaran, kenapa Xbox Series banyak dibeli di tahun 2022, dan jika beberapa hal tersebut masih relate di tahun 2023, bisa jadi akan tetap laku keras. 


1. Menggantikan PC kere Hore

yang pertama adalah Xbox Series S menggantikan rakitan PC kere hore, kita tahu bahwa sebelum hadirnya Xbox Series S banyak sekali racikan dari para tech reviewer, tentang rakitan pc kere hore, dengan harga maksimal 5 juta rupiah,  walaupun kita tidak bisa menyamakan pc dan konsole karena pc itu bisa dipakai hal lain selain game, tapi nyatanya kebanyakan orang merakit pc kere hore ini adalah untuk main game, judulnya saja pasti racikan pc 5jutaan dengan thumbnail gta v 60 fps, kemudian game kompetitif 50 fps ++, dan masih banyak lagi. rakitan tersebut ada bermacam macam, ada yang menggunakan komponen generasi lama, ada juga generasi baru yang prosessorenya menggunakan APU, jadi tidak perlu membeli kartu grafis, ada juga yang upgradeable, dimana dikemudian hari bisa nyicil komponen yang sesuai, tetapi asal kalian tahu benchmark yang diberikan pasti di resolusi 1080p, baru settinganya preset grafisnya yang diubah ada yang bisa rata kanan, medium atau low, dengan mainset playable pastinya rakitan pc kere hore diburu oleh banyak orang. sampai akhirnya hadirlah Xbox Series S, dengan harga 3jutaan, lebih tepatnya sekitar 3.8 juta, kita sudah bisa mendapatkan konsole gaming generasi terbaru, dan spesifikasi yang diberikan juga tidak main main, resolusinya sendiri bisa 2K, dan upscaling di 4K, dengan framerate up to 120fps, untuk orang yang benar benar ingin rakit pc hanya untuk bermain game atau katakanlah presentase main game itu lebih dari pada buat bekerja, pastinya lineup konsole dari xbox ini membunuh rakitan pc kere hore. 

2. Harga terjangkau dan tersedia banyak

Sebab yang kedua adalah harganya terjangkau dan banyak stock yang tersedia, kalau kita flashback kebelakang, di indonesia awal perilisan Xbox Series S ini dijual dengan harga 7 jutaann, dan itu mungkin bagi sebagian orang bahkan saya sendiri, termasuk harga yang mahal, hal itu disebabkan karena persaingan konsole next-gen yang berada dipasaran, tetapi di awal tahun 2022, Xbox Series S mulai turun hingga harga 4jutaan, dan sekarang sudah di 3.8jutaan, selain harganya yang murah, ketersediaan Xbox Series S diberbagai toko online juga sangat banyak, intinya Xbox Series S ini murah dan mudah didapatkan.

3. PS5 yang langka dan harga yang belum turun

Alasan yang ketiga adalah, PS5 yang masih langka dan belum turun harganya, oke mungkin saat video ini di release PS5 sudah ada banyak di toko online, tapi itu bukan garansi sony ya melainkan toko distributor, dan awal tahun 2022 sampai pertengahan itu PS5 masih langka, lalu apa hubunganya dengan Xbox Series S, keduanya kan console yang berbeda, nah ini disebabkan karena Fanboy Sony yang ingin mencoba konsole next-gen tetapi masih menabung budget untuk membeli PS5 ketika sudah tersedia banyak dan harganya itu masuk akal, kalau beli Xbox Series X kan kita harus menyediakan budget yang kurang lebih hampir sama dengan PS5

4. Jadi Incaran Gamer Pemula

WHF adalah kebiasaan baru karena adanya pandemi covid19, dan kebiasaan bekerja dirumah ini membuat sebagian banyak orang, meluangkan waktu dengan main game dan nonton film, kalau yang suka nonton film pastinya membeli TV yang lebih besar lebih nyaman untuk nonton bersama keluarga, sedangkan bagi gamer, ya beli console, ditahun 2021 kita tahu bahwa Nintendo Switch versi apapun itu laku keras dan harganya bisa sampai 2x lipat, orang yang sebelumnya bukan gamer, jadi suka main game karena pandemi, nah. karena pemula. orang tidak akan begitu mengerti tentang isi game, apa itu ekslusifitas game, intinya bisa main game saja, dan jika orang awam ingin main game, pasti cari hardware generasi paling akhir, dan karena murah Xbox Series S jadi incaran banyak gamer pemula. berbeda dengan seorang gamer yang sudah mengerti dan mengikuti game game, pasti akan sedikit bingung mau beli PS4 pro atau Xbox Series S jika budgetnya pas pasan, tapi untuk gamer pemula, yang penting peforma paling bagus, isi game tidak akan terlalu dipertimbangkan. 

5. Xbox Games Pass

Alasan yang terakhir adalah adanya sistem subcribtion pada Xbox, yaitu Game Pass. sebenarnya layanan ini sudah ada sejak lama yaitu pada 1 juni 2017, tetapi memang belum ada di indonesia secara resmi, dan sampai saat video ini dibuatpun layanan Xbox Game Pass masih belum resmi, tetapi pada tanggal 21 April 2022,  Xbox mengumumkan layanan Game Pass PC hadir di indonesia, dan sejak saat itu layanan Xbox Game Pass dikenal di indonesia pada platform windows pc,  karena layanannya cukup worth it jadinya para gamer indonesia tertarik untuk berlangganan subcribtion ini. bisa bermain ratusan game tanpa membeli satu persatu dan dapat bermain game pada saat day one game tersebut di rilis tidak perlu menunggu game yang sedang hipe terlalu lama. walaupun tidak resmi di indonesia pengguna console tetap bisa berlangganan layanan xbox game pass dengan mendaftarkan akun mereka pada region luar. phill spencer selaku CEO eksekutif divisi gaming microsoft, akan menaikan harga xbox gamepass pada tahun 2023, harga yang ditentukan nanti akan berpegaruh apakah xbox game pass masih worth it atau tidak. sedangkan lineup konsole xbox yang paling cocok untuk menggunakan layanan ini adalah xbox series s, karena hanya bisa bermain game secara digital. karena itu layanan xbox game pass sangat berpengaruh pada konsole xbox series s. 

Dan itulah 5 alasan berdasarkan pengamatan saya sendiri kenapa Xbox Series S itu laku keras ditahun 2022, dengan beberapa poin tersebut kalau masih relate ditahun 2023, pasti Xbox Series S masih banyak yang beli. laku keras tapi bukan berarti Xbox Series S sebagai konsole terbaru dari xbox tidak memiliki kekurangan, salah satunya adalah media penyimpananya yang terlalu kecil yaitu 512gb, jadi kalian tentukan sendirilah jika memang niat untuk membeli xbox series . 

Review / Tutorial Gamepad IPEGA PG-9216

TENTANG GAMEPAD SECARA UMUM

- Kelengkapan Gamepad

IPEGA PG-9216 adalah gamepad terbaru dari ipega yang hadir di indonesia tahun 2022, dan seperti yang seperti saya bilang diawal gamepad ini adalah gamepad terbaru dari ipega yang paling murah, yang dijual dengan harga 170rb, tetapi mungkin karena banyak pembeli, sampai ada toko online yang menjual gamepad ini 2x lipat dari harga di official store, jadi sebagai informasi buat kalian yang ingin beli, harga normal dari gamepad ini adalah 170rb, dan saya sarankan untuk beli di ipega official store. kelengkapan dalam box terdapat manual, holder smartphone, dan usb type c. 

BENTUK GAMEPAD

- Type Gamepad
- Visual Gamepad
- Body Gamepad
- Layout Button
- Travel Distance
- Feel Button
- Suara Button

IPEGA PG-9216 adalah gamepad type joystick dengan bentuk sedikit lebar dan besar dari pada gamepad pada umumnya, secara visual terdapat aksen warna merah dibagian bawah analog dan secara keseluruhan warna gamepad ini hitam doff polos tidak terdapat grip di bagian handling tetapi tekstur doffnya tidak terlalu licin jadi masih nyaman ketika digenggam, kemudian layout button sama seperti xbox, yaitu analog ada diatas d-pad, dan semua tombol pada gamepad ini mempunyai travel distance yang tinggi, bahkan analognya juga tinggi, dan karena ini gamepa dengan harga 100rban, travel distance yang tinggi akan membuat suara setiap tombol menjadi cukup keras jika ditekan, apalagi kalau bermain game fighting, feel button tetap nyaman tapi mungkin suara dari setiap tombol akan sedikit mengganggu dalam permainan, dalam paket penjualan Gamepad ini memang memiliki holder smartphone, yang bisa digunakan untuk smartphone dengan lebar maksimal 75mm, tetapi kualitas sangat buruk, bahkan boleh saya bilang tidak bisa digunakan di smartphone, tidak bisa menahan smartphone jadi ya tidak bisa sambil santai duduk atau tiduran.

KONEKTIFITAS

- Console
- Windows PC
- Smartphone

Untuk masalah konektifitas gamepad ini mempunyai banyak konektifitas yaitu bisa digunakan di console PS4 dan PS3, Nintendo, Android TV, Smartphone Android maupun IOS, dan yang terakhir bisa di Windows PC kalau menggunakan bletooth akan terdeteksi sebagai gamepad biasanya, kalau menggunakan kabel bisa terdeteksi sebagai Controller X360, saat pengetesan saya tidak mendapatkan delay, baik itu di console , Windows PC maupun di Smartphone, dan yang paling menarik adalah konektifitas untuk PS4 bisa untuk wakeup consolenya pada saat posisi rest mode maupun off, bahkan saat pengujian untuk semua gamepad ipega yang terdapat konektifitas untuk ps4 semuanya bisa melakukan hal yang sama. dan untuk cara mengkoneksikan di setiap devices akan saya tulis di deskripsi video atau kalian bisa membacanya di blog pengentahumedia.blogspot.com. 

Cara Mengkoneksikan Gamepad IPEGA PG-9216

  1. Smartphone Android - HID Mode = Tekan Home + X (Indikator LED 3 Menyala)
  2. Smartphone Android - Android Standart Mode = Tekan Home + A (Indikator LED 1 Menyala)
  3. Smartphone IOS - MFI Mode = Tekan Home + B (Indikator LED 1 Menyala)
  4. Nintendo - Tekan dan tahan R2 + Home (Indikator semua LED Menyala)
  5. Playstation 4 - Wired Mode = Tancapkan kabel type C + Tekan Home selama 3 detik (Indikator LED 1 Menyala)
  6. Playstation 4 - Wireless Mode =  Tancapkan Kabel Type C + Tekan Home selama 3 detik, kemudian cabut kabel type c (Indikator LED 2 Menyala)
  7. Playstation 3 - Wired Mode = Tancapkan kabel type C
  8. Playstation 3 - Wireless Mode = Tancapkan kabel type C, kemudian tahan Home selama 3 detik lepaskan kabel usb type c
  9. Windows PC - HID Mode = Tekan Home + X
  10. Windows PC - X360 Mode = Tancapkan kabel usb type C

Cara Mengaktifkan/Menonaktifkan fitur Turbo 

  1. Tekan dan tahan tombol yang diinginkan untuk fitur turbo + tekan Turbo
  2. Tekan dan tahan tombol yang diinginkan untuk fitur turbo + tekan Clear

FITUR

- Turbo

Ngomongin fitur gamepad ini tidak mempunyai banyak fitur hanya terdapat fitur turbo saja, bahkan vibrasi juga tidak ada, jadi ya akan terasa sangat hambar jika bermain game tanpa efek getaran, sangat disayangkan sekali padahal gamepad ini sudah support untuk digunakan di console. 

SPESIFIKASI

- Kapasitas Battery 
- Versi Bluetooth

Menggunakan bluetooth versi 5, kapasitas battery gamepad ini sebesar  400mAh, bisa digunakan kurang lebih 15 jam, saya sendiri jika main di console jarang kehabisan battery, ya wajarlah gamepad baru dari ipega rata rata bisa awet kalau digunakan, saat kondisi battery lemah indikator LED no4. akan berkedip cepat, pada saat pengechargan LED no 4 akan berkedip pelan, dan ketika sudah penuh LED 4 akan menyala., jika tidak digunakan selama 5 menit gamepadnya akan sleep, dan kalau mau rekonect diberbagai devices manampun yang kita gunakan tinggal pencet tombol home salam 3 detik.


KESIMPULAN

Lalu dari semua review yang saya berikan, pertanyaanya adalah apakah gamepad ini bisa saya rekomendasikan, jawabanya ya saya rekomendasikan tapi untuk pemakaian ringan saja, jadi benar benar sebagai joystick, pemakaian gamepad ini sangat hambar karena tidak adanya getaran yang membuat permainan semakin imersive, ditambah holder smartphone yang kualitas sangat buruk bahkan menurut saya tidak ada gunanya ipega memberikan holder samrtphone ini, tapi kembali lagi kita tidak bisa berharap banyak karena ini gamepad 100rban, selebihnya selama 2 minggu pemakaian tidak ada kerusakan dibagian analog atau tombol lain, dan kalau kalian ingin membeli gamepad ini, pastikan apakah kalian nyaman atau tidak jika bermain game ada suara feel button yang lumayan keras. kalau saya sendiri suara tombol pada gamepad ini lumayan mengganggu, dari segi harga dan semua fitur yang diberikan oleh gamepad ini saya akan memberikan penilaian 6.5/10, yah paling tidak kenyamanan dalam menggenggam dan feel button serta kualitas material gamepad masih bagus. 

Pengetesan Gamepad IPEGA PG-9216

  • Smartphone Android - Samsung A50s 4/64
  • Smartphone Android - Xiaomi Redmi Note 9 4/64
  • Console - Sony Playstation 4 Pro
  • Windows 11 22H2 - Mini PC Deskmini X300 

#VIDEO REVIEW = KLIK DISINI

Rakitan Mini PC terbaru di tahun 2022 -ASRock Deskmeet Series

Deskmeet adalah Mini PC terbaru dari ASRock yang mengalami banyak perubahan dari Series Mini PC sebelumnya, dimana Mini PC kali ini bisa menggunakan GPU, berdasarkan apa yang saya amati dan ikuti dari perkembangan Mini PC ASRock, Deskmini A300 hadir paling awal, kemudian ada Deskmini X300 yang mana hampir tidak ada perubahan sama sekali, kemudian hadir juga Jupiter X300, Mini PC dengan bentuk yang tipis dan sudah mempunyai fan untuk prosessor, jadi kita tidak bisa memasang CPU Coller lain, sampai akhirnya hadirlah Deskmeet. 

Mini PC ASRock yang hadir di Indonesia hanya di Series X300 untuk Prosessor AMD baik itu Deskmini maupun Jupiter, sedangkan untuk Series B660 yang menggunakan Prosessor Intel jarang atau bisa dibilang tidak ada di Indonesia, alasanya kenapa ? sudah bisa ditebak karena jika Series B660 yang menggunakan Prosessor Intel tidak sepowerfull AMD yang mempunyai APU, dengan nama G dibagian belakang, Ryzen 3400G, Ryzen 5700G dll. karena itu minat pembeli akan cenderung di Series X300, bisa menggunakan AMD APU yang akan lebih powerfull bahkan perakitan saya sendiri bisa menjangkau Expetasi sebagai Gamer Casual, dimana jika bermain game setingan Medium, sudah sangat cukup. 


Tetapi kali ini ASRock Deskmeet hadir di indonesia untuk kedua Series yaitu X300 dan B660, jawabanya simple, karena Deskmeet bisa menggunakan GPU, Kombinasi Prosessore Intel dengan GPU tidak akan kalah dengan Prossesor AMD dengan APU atau menggunakan GPU. jadi disini konsumen bisa lebih leluasa memilih racikan Mini PC antara Deskmeet Series X300 atau B660, tergantung referensi mau pakai Intel atau AMD. untuk Chipset B660 sudah support Prosessore Intel Generasi 12, menggunakan Socket LGA1700, dan Chipset X300 sudah support Ryzen 2000 sampai 5000 series.

Tentu saja ukuran Deskmeet lebih besar, bentuknya kotak dengan total volume 8L Panjang 168mm, Lebar 219, Tinggi 218mm, dengan ukuran tersebut kita bisa menggunakan 4 variasi rakitan PC yang memanfaatkan tempat kosong dibagian atas, Variasinya adalah menggunakan Storage Hard Drive 2.5" sebanyak 2 Pcs, Storage Hard Drive 3.5" 1Pcs, menggunakan AIO CPU Cooler dengan Single Radiator Fan 120mm dan yang terakhir bisa menggunakan GPU dengan panjang maksimal 20cm, jadi kita bisa memilihi rakitan apa yang cocok, atau space diatas bisa dibiarkan kosong jika suatu saat ingin upgrade kartu grafis, dengan dimensi tersebut kita juga bebas memilihi CPU Cooler, tidak seperti Deskmini yang harus menggunakan CPU Cooler Low Profile supaya muat, asalahkan CPU Cooler tidak lebih dari 54cm. 

Power Supply juga tidak perlu ribet mencari ukuran yang pas karena sudah termasuk dalam paket penjualan, dengan spesifikasi ATX Power Supply 500 Watt, yang posisi menempatanya itu lebih efficien untuk mendapatkan Air Flow yang baik. Untuk RAM Mini PC ini menggunakan Dimm, slot 4 channel, Frequency 3200 Mhz yang support sampai 128Gb. 

I/O Port juga lebih banyak, dibagian depan terdapat 1x Headphone/Headset Jack Audio 3.5mm. 2 USB 3.2 Gen 1 Type A, 2 USB 2.0 Type A, dan 1 USB 3.2 Gen 1 Type C, sedangkan dibagian belakang, 1 Port Ethernet LAN, 2 USB 2.0 Type A, 2 USB 3.2 Gen 1 Type A, 1 Port HDMI, 1 Prt D-Sub, dan 1 Display Port 1.4

Dengan spesifikasi tersebut apakah Deskmeet layak dibeli, tentu saja setiap orang mempunyai pendapat yang berbeda, tetapi kalau saya boleh memberikan saran boleh dibeli asalkan budget racikanya tidak melebihi 10Juta, jika kalian mengikuti Channel ini, diawal pertama kali membuat Video saya merakit Deskmini X300 dan budgetnya membengkak sampai 12Jt, itu semua karena saya memaksakan menggunakan RAM maksimal yang bisa ditampung oleh Deskmininya sendiri yaitu 64GB, dan juga menambahkan CPU Cooler Low Profile dari Noctua, jika dipiki pikir harusnya dengan Budget 12jt saya bisa merakit PC ITX ukuran Mini Standart dan bisa jadi mendapatkan Peforma yang lebih bagus, walaupun belum menggunakan GPU karena pada tahun 2020 sampai 2021 harga GPU sangat tinggi, tetapi dengan AMD APU dan Motherboard mini ITX itu sudah sangat powerfull,.

karena saat itu saya memang ingin rakit Mini PC yang simple tidak membutuhkan space yang terlalu besar, dan hemat listrik, jadi harga Budget 12jt masih bisa di toleransi, tetapi untuk Deskmeet ini kesannya tanggung, ukuran Mini juga tidak terlalu Mini, Mini PC tapi menggunakan PSU sebesar 500Watt jadi ya tidak begitu hemat daya. Sedangkan jika memang ingin mempunyai PC Powerfull yang tidak begitu besar, kalian bisa lihat banyak sekali Racikan Mini ITX budget 15jtan itu sudah mendapatkan spesifikasi yang menurut saya lebih Worth It, dari pada merakit Deskmeet. 

Lalu Racikan apa yang paling cocok untuk ASRock Deskmeet, kalau saya sendiri akan memilih Deskmeet menggunakan Prosessor Intel dan GPU, yang khusus diperuntukan untuk produktifitas, tidak bermain game, Karena kita tahu sendiri Xbox Series S mengalahkan PC Gaming Budget 5jutaan, bahkan 10jutaan. jadi tidak sangat tidak Worth It untuk merakit Mini PC Deskmeet hanya untuk bermain game, atau bisa dibilang Racikan PC 5 jtaan itu sekarang jika diperuntukan untuk main game saja tidak Worth it karena kalah dengan Xbox Series S console current gen, dengan segala kelebihanya. 

Mungkin racikanya seperti berikut : 

  • Untuk Prosessor mengunnakan Intel Core i3 12100F Alder Lake Socket LGA1700 dengan harga 1.6jtan
  • GPU dengan dimensi panjang tidak lebih dari 20cm, ASRock RX 6400 Challenger ITX 4Gb GDDR6 2.5jtan
  • RAM bisa membeli 2 x 8gb saja, Team Group DDR4 3200Mhz dengan harga 900rban
  • Storage menggunakan Team Group M.2 PCIe 3x4 512Gb dengan harga 600rban
  • Kalau tidak mempunyai kabel LAN untuk koneksi internet bisa menambahkan Module Wifi 300rban
  • Deeskmeetnya sendiri diharga 3.6Jtan 

Jadi total budget yang dikeluarkan adalah 9,5jtaan, atau bisa menjadi rakitan Mini PC 10Jtan, 

Menurut saya spesifikasi tersebut sudah lumayan untuk editing, rendering dan untuk produktifitas lain, tetapi ini semua murni pendapat saya, kalian tetap bisa memilih ASRock Deskmeet dengan racikan apapun sesuai pendapat dan selera kalian masing masing, bisa lebih murah lagi tentunya, jika lebih mahal dari budget tersebut paling maksimal 12jtan lah, karena seperti yang saya bilang dari awal 15Jtan bisa mendapatkan Mini ITX standart yang lebih powerfull. 

Dan kalau saya boleh memberikan saran, jika kalian punya rencana merakit Mini PC ini baca terlebih dahulu manual dan spesifikasi Deskmeet Series X300, maupun Series B660 karean bisa didownload secara gratis diwebsite ASRock jadi kalian bisa memperkirakan racikan bagaimana yang kalian inginkan, karena disana banyak sekali detail detail spesifikasi yang tidak saya jelaskan secara keseluran di artikel ini. 

#VIDEO PEMBAHASAN = KLIK DISINI

Review Game : Rumbleverse

 


#TENTANG GAME

Salah satu penyebab Industri Game bisa berkembang dengan cepat akhir akhir ini, salah satunya karena ada banyaknya game kompetitif yang tidak kalah seru dibandingkan dengan genre game single player, apalagi kebanyakan bisa lintas platform jadi gamer tinggal bermain di platform gaming yang dimiliki. Agustus 2022 Epic Game merilis game Kompetitif Battle Royal yaitu Rumbleverse yang bisa dimainkan di, Playstation 4 dan 5, Xbox One, Series X dan S, dan Windows PC. Game ini di Develope oleh Iron Galaxy dan dipublikasikan oleh Epic Game, jadi kalau mendownload di Platform Windows PC harus melalui EPIC Game Store, dan Game ini bisa dimainkan secara gratis alias Free to Play, tidak seperti kebanyakan game Battle Royal lainya, dimana hanya bertemakan FPS (First Shooting Person), Rumbleverse memberikan udara segar, karena mengusung tema Brawler Battle Royal, atau Melee Battle Royal, jadi didalam game kita akan memperebutkan posisi 1 dengan cara berkelai atau adu pukul, tentunya ada Equipment, Skill dan Ultimate Mode sehingga membuat game ini semakin menarik untuk dimainkan, karena ini termasuk dalam Game Kompetitif, minimal juga harus bermain di 60FPS, dan semakin tinggi FPS, Frame Rate yang kita dapatkan, akan lebih membantu kita dalam permainan. sampai saat artikel ini dibuat Matchmaking dalam permainan juga tidak terlalu lama, bisa dipastikan masih banyak pemain yang memainkan game ini. 

#ISI GAME

Konsep Game ini sama seperti Battle Royal pada umumnya, terdapat Zone yang semakin mengecil, yang menjadi perbedaan ketika kita keluar Zone akan ada hitungan mundur untuk Knockout bukan mengambil Health Bar, dan ketika masih dalam game yang sama hitungan mundur akan tetap berlanjut, contohnya ketika kita keluar Zona dan masuk pada hitungan ke 5 maka nanti kita akan melanjutkan di Hitungan ke 5 jika keluar Zone lagi, tetapi jika jarak waktu keluar Zone sudah lama Hitunganya akan kembali ke Reset di Angka 9, Rumbleverse bisa kita mainkan Solo Player dan juga Duo Player, jadi kita bisa bekerja sama dengan team untuk memenangkan pertandingan, yang paling seru adalah jika bermain secara Duo Player, kerjasama dan kemeriahan bermain game secara team akan lebih terasa dalam pengalam bermain game ini. 


Dalam permaianan kita akan berhadapan dengan lawan head to head sampai ramai ramai bertarung, gaya bertarungnya sendiri bebas, bisa menggunakan tangan kosong, graping musuh, mengambil senjata yang bisa dipukul secara langsung dan bisa dilempar, intinya memukul lawan, Stun sampai Knockout, ada juga Skill yang bisa kita dapatkan dengan membaca buku, terdapat 3 level Skill yaitu dengan warna Hijau, dengan Warna Biru dan Rare dengan Warna Ungu, semakin tinggi level Skill yang kita dapatkan semakin besar pula presentase keunggulan ketika memukul, maksimal Skill yang bisa kia gunakan hanya 2, dan bisa equip Skill yang sama, 

Untuk masalah konsumsi ada makanan berupa potongan ayam besar dan kecil untuk menambah Health, minuman energy untuk Boost Stamina, stamina ini digunakan untuk bertarung, berlari, memanjat dan mengaktifkan Skill, jika Stamina kosong hanya bisa melakukan base attack atau pukulan normal. 

Selain itu kita bisa mengonsumsi yang dinamakan Powder, dan terdapat 3 jenis Powder yaitu Health Powder (Hijau), Power Powder (Merah), dan Stamina Powder (Orange), ketika kita mengkonsumsi Powder Hijau, Health Bar akan semakin bertambah, begitu juga ketika kita mengkonsumsi Powder Orange, Bar Stamina juga akan bertambah, sedangkan untuk Powder Merah bisa untuk menambahkan daya serangan damage ke lawan, Konsumsi Powder ini terdapat pada pojok kiri bawah, ada 12 Bar yang bisa kita isi, Konsumsi Powder ini berguna untuk menentukan cara dan teknik kita bertarung apakah ingin Balanced dari ketiga Powder apakah ingin lebih unggul disalah satu, contohnya jika kita mengkonsumsi Powder Hijau secara terus menerus sampai 12 Powder Bar, maka karakter kita akan lebih bertahan lebih lama dari serangan karena memiliki Health yang tinggi, tetapi tidak begitu powerful dan damage yang besar jika menyerang. Semua konsumi equipment bisa kita dapatkan dengan memecahkan Box, Box juga ada bermacam macam, Box Berwarna Coklat bisanya menyimpan item normal, Box Biru item campuran, dan Box Emas mempunyai item rare. 

Ketika bermain kita akan menemui banyak bintang bintang berwarna biru yang ada di area, nah, bintang ini berfungsi untuk mengaktifkan Ultimate Mode, jadi kita hanya perlu mencari bintang biru sampai Barnya penuh, dan bisa mengaktifkan Ultimate Mode, Ultimate Mode bisa diaktifkan sekali dan berhasil tidak berhasil menyerang musuh Bar bintang akak kembali ke 0. 

Sama seperti Game Kompetitif lainnya, Rumbleverse juga mempunyai Micro Transaksi didalamnya, berupa Battle Pass, dan Kosmetik yang bisa kita beli secara langsung, sampai saat artikel ini dibuat, Kosmetik yang disediakan sudah lumayan banyak, dan mungkin akan semakin banyak seiring berjalanya waktu, tetapi buat kalian yang tidak ingin keracunan dan anti akan Micro Transaksi didalam Game, Rumbleverse sudah memberikan beberapa Skin, Kosmetik yang bisa kita ganti kapanpun supaya tidak bosan ketika bermain.  

#CONTROL PERMAINAN

Pengalaman bermain akan lebih seru jika menggunakan Gamepad, tetapi pengguna Windows PC masih bisa saja menggunakan Control Keyboard dan Mouse tinggal penyesuaian saja, yang biasanya FPS Battle Royal kini menjadi Fighting Battle Royal, 

Berbicara tentang keseruan bermain, tentunya Rumbleverse memberikan udara segar bagi para gamer yang terlalu sering mendapatkan Game Battle Royal dengan tema FPS, bukan berarti Game Battle Royal yang terbaru itu tidak asyik untuk dimainkan tetapi lebih ke perbedaan Genre bermain. Karakter yang ada di dalam Game ini juga bisa dibilang lucu karena mengusung tema Kartun hampir mirip seperti Fortnite.

#KESERUAN BERMAIN

Pengalaman bermain akan lebih menyenangkan jika kita bermain Duo Player, kerjasama team mana yang paling bagus merekalah yang akan memenangkan permainan, tetapi yang menjadikan pengalaman lebih menyenangkan ketika bermain sebagai team adalah, permainan akan cenderung seperti tawuran online, jadi bisa banyak tertawa dan memenuhi standart kesenangan.  


Mengenal Steam Deck lebih dalam

Kali ini saya akan membahas Console Handheld yang menurut saya paling canggih, paling powerful, dan yang paling mahal daripada Console Handheld lainya, walaupun masih terdapat kekurangan dari beberapa aspek, tetapi tetap bisa dibilang yang terbaik yang ada saat ini, yaitu Steam Deck. Tentunya pembahasan kali ini bukan dari pengalaman menggunakan, tetapi berdasarkan riset yang saya kumpulkan dari berbagai sumber, penilaian dari beberapa Reviewer, termasuk dari Website Resmi Steam Deck.

Steam Deck adalah Console Handheld yang dikembangkan oleh Valve Corporation, seperti yang kita tahu Steam adalah pengembang sekaligus penyedia berbagai macam game dari berbagai developer di Platform PC,  berbeda dengan Epic Game Store, Blizzard Activision, EA Games Origin, Valve lebih dikenal dan eksis terlebih dahulu sebagai layanan digital yang menyediakan game melalui Steam, baik itu free to play maupun yang berbayar, seperti GTA, Pro Evolution Soccer, Need For Speed, game terkenal buatan Valve sendiri seperti Dota Series dan Counter Strike Series. biasaya kita juga mengenal Steam Diskon Sale yang diadakan oleh Valve setiap akhir tahun atau Event tertentu dimana kita bisa membeli game dengan harga yang lebih murah. Valve menjelaskan bahwa mereka bekerja sama dengan AMD untuk membuat APU Custom yang diterapkan pada Steam Deck untuk memberikan peforma gaming handheld yang powerful, yaitu APU dengan Arsitektur Zen 2, dengan software Steam OS dari Valve, dan penerapan konsep gaming Steam dari PC ke Console Handheld maka jadilah Steam Deck, dimana kita bisa bermain game yang ada di Library Steam PC di konsol genggam. 

#KOMPUTASI STEAM DECK

Steam Deck menggunakan Processor AMD APU,  CPU : dengan Arsitektur Zen 2 2.4 - 3.5Ghz yang mana memiliki kecepatan sampai 448 GFlops, sedangkan GPU : 8 RDNA 2 1.0 - 1.6Ghz yang mana memiliki kemampuan kecepatan 1.6 TFlops, dan semua itu di cover dengan APU Power sebesar 4-15Watt

Kapasitas RAM sebesar 16GB LPDDR5 on board, serta Storage dimana di segi ini ada 3 macam atau varian yaitu 64 GB eMMC (PCIe Gen 2 x1), 256 GB NVMe SSD (PCIe Gen 3 x4 atau PCI Gen 3 x2), yang terakhir dengan kapasitas 512 GB High-speed NVMe SSD (PCIe Gen 3 x4 atau PCI Gen 3 x2), jika kita perhatikan dari segi storage varian 64 GB tidak menggunakan NVMe SSD tapi eMMC, tapi Valve menjelaskan bahwa semua model menggunakan sockete 2230 m.2 modules dan tidak disarankan untuk penggantian oleh pengguna, semua varian juga memiliki Micro SD Slot tambahan dengan dengan spesifikasi yang sama, dan saat pengetesan di varian 256 GB dan 512 GB tidak ada perbedaan performa yang jauh antara PCI Gen 3 x2 atau PCI Gen 3 x4. 

#CONTROL INPUT

Kemudian di bagian Control dan Input, Steam Deck mempunyai Face Button ABXY, D-Pad, Analog LR, Trigger L1R2, L3R3, mempunyai tambahan 4 Grip Button dibawah yaitu L4,L5,R4,R5, Button View disebelah kiri atas, Steam dibagian kiri bawah, dibagian kanan atas ada Button Menu, dan dibagian bawah kanan ada Button Quick Access. 

Steam Deck juga dilengkapi dengan 2 Trackpads kanan kiri yang letakanya ada dibagian bawah kedua Analog LR, Face Button ABXY dan D-Pad, jadi jika kita kenal dengan gamepad IPEGA, Rexus dll, Steam juga mempunyai Constroller yang mempunyai Trackpad juga, dan Trackpad di Steam Deck ini mempunyai latency yang lebih baik 55% dari pada Controller Steam serta tambahan haptic feedback,  yang terkahir di bagian control dan input Steam Deck dilengkapi dengan Gyro 6-Axis.

#DISPLAY

Pada bagian display Steam Deck mempunyai ukuran 7" IPS touch screen tentunya, resolusi 1280 x 800 px dengan aspek rasio 16:10, Brightness di 400nits, Refresh rate 60Hz, dan dilengkapi dengan Ambient light sensor. 

#CONNECTIVITY

Konekstifitas yang ada di Steam Deck didukung dengan Bluetooth 5.0, dan Dual Band Wifi Radio 2.4GHz dan 5GHz, dan Valve menjelaskan bahwa koneksi Bluetooth yang ada di steam deck dapat dikoneksikan untuk beberapa aksesories Controller seperti Gamepad, Mouse Keyboard kemudian untuk Audio seperti Speaker, Headphone, dan jika seperti itu kita bisa menggunakan Gamepad seperti IPEGA, Rexus atau mungkin Controller Xbox dan Dual Sense dari PS5. 

#AUDIO

Kemudian di bagian Audio, mempunyai Port Jack Audio 3.5mm, Dual Microphone, Speaker Stereo dengan embedded DSP untuk pengalaman pendengaran yang Immersiv, ada juga Port USB Type C untuk Multichannel Audio. 

#POWER

Dan semuanya dicover dengan Input Power Delivery 45Watt Type C, Battery 40Whr yang bisa digunakan 2 sampai 8 Jam. 

#EXPANSION

Storage bisa ditambah karena ada Slot MicroSD yang support tipe SDXC dan SDHC, Eksternal konektifitas hanya ada satu yaitu Type C 3.2 Gen 2 tapi bisa digunakan untuk berbagai macam Devices bahkan sampai Display 8K di 60Hz atau 4K di 120Hz, apalagi Valve juga menyediakan Docking Station yang bisa dimanfaatkan untuk segala Devices namun dijual secara terpisah oleh Valve. dan semua Port berada dibagian atas kecuali Slot MicroSD

#SIZE and WEIGHT

Dengan Spesifikasi tersebut ukuran Steam Deck juga lumayan besar daripada Console Handheld lainya yaitu 298 x 117 mm dengan tebal 49mm dan mempunyai bobot 669 grams

#SOFTWARE

Dibagian Software Steam Deck menggunakan Operating System yang disebut Steam OS 3.0. 

#DOCKING STATION

Walaupun tidak termasuk dipaket penjualan Steam Deck, Spesifikasi dari Docking Station juga akan saya bahas, secara sangat sederhana Docking Station ini cuma dikoneksikan melalui USB Type dari Port Steam Deck, dan Docking Stationnya dicover oleh Power berbeda melalui Port UCB Type C. dengan adanya Docking Station, Steam Deck menjadi lebih dari sekedar Console Handheld, karena Port Station juga ada bermacam macam, dibagian Networking ada Gigabit Ethernet, External Display bisa menggunakan Display Port1.4 dan HDMI 2.0 yang juga support untuk multi-monitor yang support 4K di 60Hz atau 1440p di 120Hz FreeSync, ada juga USB 3.1 sebanyak 3 Port, 1 Vertikal dan 2 Horizontal, Ukuran Docking Station tidak terlalu lebih besar dari Steam Decknya yaitu 117 x 29 mm dengan tebal 50.5mm dan beratnya 120 grams. 

#STEAM DECK SECARA KESELURUHAN

Seperti yang saya jelaskan diawal, dengan Steam Deck kita bisa memainkan game game yang ada di Steam Library di genggaman kita secara portable, tetapi juga bisa dikoneksikan di Layar yang lebih besar jika bosan menggunakan secara handheld, dan tidak main main bisa sampai resolusi 8K, dengan Computing AMD Arsitektur Zen 2 + RDNA 2 Powehouse, Steam Deck dapat menjalankan game triple A dengan peforma yang baik, tetapi perlu diperhatikan untuk gamenya sendiri masih ada batasan dalam arti ada kategori kompatibility, istilah kompatiblity tersebut adalah Deck Verified,  ada 4 kategori, yaitu Verified dimana gamenya sudah pasti bisa dimainkan dengan baik serta peforma maksimal di Steam Deck, yang kedua adalah Playable dimana masih diperlukan Tweaking manual oleh pengguna, yang ketiga ada Unsupported dimana game memang tidak akan bisa dimainkan di Steam Deck, dan yang terakhir ada Kompatibilty Unknown dimana Valve tidak bisa pernah mengecek gamenya.  dengan kompatiblity tersebut Valve telah memberikan list game game apa saja yang bisa atau telah di Verified, jadi kita tidak perlu bingung apakah game yang kita pilih bisa atau tidak jika dimainkan. selain itu kita juga bisa cek game kompatilibty di Steam Libraby PC. 

Penggunaan Steam Decku ntuk navigasi juga lebih mudah karena layar bisa disentuh dan ukurannya 7", jadi memudahkan kita untuk menulis keyword untuk berbagai macam hal, quick access untuk pengaturan cepat dalam kondisi kita bermain, serta menu pencarian yang didesain sangat memudahkan pengguna. Steam Deck juga mempunyai fitur Fast Resume game, hanya dengan menekan tombol power Steam Deck bisa langsung Sleep Mode, dan dengan menekanya kembali bisa langsung menyala dan kembali di game. 

Tidak seperti Console Handheld lainya yang hanya mempunyai tombol fisik seperti gamepad, tapi Steam Deck juga mempunyai Trackpad disisi kanan dan kiri yang posisinya itu dibawah Face Button dan Analog, entah secara positioning tempat Trackpad ini nyaman atau tidak saya tidak bisa mejelaskan karena belum mencoba secara langsung tetapi dalam bayangan jika memainkan game FPS misalnya yang tidak ada auto Aiming pastinya penggunaan Trackpad bisa menjadi lebih akurat dan memuaskan, dan bisa jadi mungkin jika akan lebih sering menggunakan Trackpad dari pada Analog dalam beberapa kasus game yang kita mainkan. selain itu ada juga sensor Gyro bagi gamer yang juga suka menggerakan gerakan aiming dengan Gyro Mode. 

Walaupun saya belum pernah mencoba Hands On Steam Deck secara langsung, tetapi berdasarkan apa yang saya lihat melalui posisioning setiap tombol, rasanya memang perlu adaptasi untuk bermain game di Steam Deck, ukuranya yang besar dan lumayan berat mungkin akan menyebabkan ketidaknyamanan, apalagi disini ada Trigger Button yang ada dibaalik atau dibagian jari kelingking, jika digenggam ini bisa jadi kepencet juga karena habit tangan kita bisanya rata rata akan semakin erat menggenggam jika sedang dalam permainan, tapi terlepas dari semua itu Steam Deck tetap menyampaikan kenyamanan secara handling dengan positioning button yang sudah dipikirkan secara matang. apalagi jika kita perhatiakan selain port yang ada dibagian atas, fan exhauts di Steam Deck juga berada di posisi atas, dimana tangan kita tidak akan merasakan udara panas ketika bermain. 

Dengan kapasitas battery 40Wh Valve menjelaskan bahwa Steam Deck bisa digunakan untuk bermain game 2 dimensi, web browsing, streaming itu bisa sampai 7-8 Jam, dan mungkin kalau melihat spesifikasi battery game triple A hanya bisa sampai 2 jam, jika dibandingkan dengana Nintendo Swith ukuran dan bobot dari Steam Deck lebih berat 2x lipat lebih, dimana Nintendo Swith 299 gram, dan Steam Deck 699 gram, tapi mungkin juga tergantung kenyamanan kita untuk menggenggam sebuah console handheld.

Disisi lain Valve juga memberikan Docking untuk bermain game di Layar yang lebih besar bisa monitor atau TV, dan bisa dibilang Docking ini juga menambah nilai killer untuk Steam Deck, dan bisa sampai 8K, apalagi Port di Docking ini juga bisa digunakan untuk berbagai macam pheriperal, bisa Gamepad, Keyboard, Mouse, dan jika dilihat ketika Valve menampilakn Docking itu Steam Decknya bisa seperti PC karena secara Basic menggunakan Linux, dan apakah Steam Deck bisa digunakan untuk sesuatu selain gaming, seperti Editing contohnya, itu tidak bisa saya jawab jika belum mempunyai Steam Decknya, terlepas dari fitur Docking dari Steam Deck yang bisa digunakan untuk Komputer, rasanya sudah powerfull sekali Console Handheld yang bisa Switch dari Handheld Mode menjadi Dekstop Mode.

Dengan semua itu Harga Steam Deck masih diangka 20jtan, itu 4x lipat dari harga Console Handheld yang ada di Indonesia yaitu Nintendo Switch Oled senilai 4-5jtan, terlepas dari berbagai macam varian storage, karena jika dilihat di e-commerce Indonesia, jalankan Steam Deck, PS5 aja yang secara Resmi ada di Indonesia itu harganya juga tidak pasti, sekarang sudah mendingan stabil tapi bisa jadi juga tidak stabli di tahun depan. jadi bagaimana ? apakah kalian tertarik dengan Steam Deck, Console Handheld paling Powerfull saat ini, atau kalian sudah mempunyai Steam Deck, seperti biasa tinggalkan saja komentar. 

#VIDEO PEMBAHASAN = KLIK DISINI

Rekomendasi Gamepad IPEGA untuk PS4

Kali ini saya memberikankan Final Review Gamepad IPEGA mana yang paling cocok untuk digunakan di PS4, Seperti yang sudah saya jelaskan di Video Unboxing, saya mencari rekomendasi Controller Alternatif Dual Shock 4 untuk bermain, karena kita tahu kalau Dual Shock 4 original menurut saya pribasi harganya mahal, terlepas dari semua kenyamanan yang kita dapatkan untuk bermain. Sampai bulan Oktober 2022 IPEGA hanya mempunyai 4 series Gamepad, yang bisa digunakan untuk PS4, dan Gamepad mana yang paling saya rekomendasikan. 

4 Gamepad IPEGA yang support di Console PS4 adalah IPEGA PG-9216, yang kedua IPEGA PG-P4010, kemudian IPEGA PG-P4012, dan yang terakhir adalah IPEGA PG-P4023D, sebagai Alternatif untuk Dual Shock 4, Gamepad IPEGA minimal harus memenuhi standart konektifitas dari Dual Shock 4, Fitur - fitur lain seperti, Sensifitas, Vibrasi yang solid, Fungsi Turbo, Programable Key, dll itu bisa dinilai terakhir yang paling penting adalah Gamepadnya bisa terkoneksi secara wirelles, bisa untuk Wakeup PS4nya baik itu ketika Rest Mode maupun kondisi Turn Off, serta bisa langsung Switch Controller ketika dinyalakan. dan kalau kalian mengikuti Video Unboxing ketika pengetasan keempat Gamepad IPEGA ini bisa memenuhi minimum Standart Konektifitas tersebut, jadi sebenarnya semua Gamepad ini bisa dibilang cocok cocok saja di PS4, bisa berfungsi dengan baik. tapi pasti ada yang paling Worth It dari keempatnya, dan saya akan menjelaskan secara sigkat satu per satu Gamepadnya dimulai dari Harga Gamepad yang paling murah.

#1. IPEGA PG-9216 

Yang pertama ada IPEGA PG-9216, mempunyai harga 170.000 di IPEGA Official Store Tokopedia, jujur saja ketika saya mempunyai ide untuk membuat Rekomendasi Gamepad IPEGA untuk PS4, saya menunggu Ready Stock dari Gamepad ini di Official Storenya karena harga di Toko lain selisihnya itu jauh sekali bisa sampai 2x lipat, dan kelihatanya Gamepad ini juga salah satu yang paling laris. 

Gamepad ini berbentuk sedikit lebar dari pada umumnya, layout button seperti Xbox karena Analog ada diatas bukan saling sejajar, Walaupun Gamepad ini memenuhi standart minimal konektifitas untuk PS4, tetapi Gamepad ini tidak memiliki fitur yang ada di Dual Shock 4 seperti Trackpad, Port Jack Audio 3.5mm, Tombol Share dan Option, semua tombol dalam gamepad ini standart, memang sepertinya bukan Gamepad yang didesain khusus PS4 melainkan, Gamepad yang salah satu fiturnya bisa support di PS4. dengan tidak adanya fitur Dual Shock 4 maka saya tidak bisa merekomendasikan Gamepad ini, karena menurut saya Trackpad, Tombol Share dan Option, itu sangat penting, apalagi Port Jack Audio untuk Headphone dimana akan sangat penting jika kita bermain di Monitor yang tidak mempunyai Speaker. 

Tetapi jika kalian ingin tahu bagaimana penilaian secara keseluruhan. Feeling genggaman dari Gamepad ini cukup nyaman walaupun berbentuk lebih lebar, sensivitas juga oke karena tidak ada delay pada setiap tombol, motor vibrasi pecah,tidak begitu solid, travel distance setiap tombol memang cukup tinggi tidak cocok untuk game yang membutuhkan kecepatan movement, tapi lebih cocok untuk bermain game racing, terdapat fitur turbo yang bisa diaktifkan dengan mudah, tetapi saya sendiri tidak pernah menggunakan tombol fitur turbo karena jika di game fighting kita tidak akan bisa melakukan combo. 

#2. IPEGA PG-P4010


Kemudian ada IPEGA PG-P4010, dijual dengan harga 280.000 di IPEGA Official Store Tokopedia, jika dilihat secara  visual Gamepad ini memenuhi semua standart untuk menggantikan Dual Shock 4, ditambah lagi mempunyai 2 tombol programable key dibagian samping yang disebut S1 dan S2, kemudian ada 2 tombol progamable key lagi di bagian grip bawah yaitu S3 dan S4. Bentuk Gamepad ini sangat pas di genggaman tangan apalagi dibagian ujung dilapisi dengan material rubber jadinya tidak membuat tangan licin, menggunakan layout button Playstation jadi kedua analog sejajar dan permuakaan body untuk Face Button dan D-pad dibuat flat dengan travel distance yang sangat pas disetiap tombol. untuk Trackpad, Share Button, Option Button, dan juga Port Jack Audio bisa berfungsi dengan normal, tidak ada delay disetiap tombol, kemudian sensasi motor vibrasi juga solid tidak terasa pecah, yang disayangkan dari Gamepad ini adalah positioning dari Programble Key baik itu di posisi samping maupun grip bawah, saya sendiri tidak tahu bagaiaman jari kita menekan tombol yang ada disamping body gamepad, dan yang berada di posisi bawah itu jaraknya jauh dari jari manis dan kelingking karena posisinya tidak berada pas dibawah handle grip melainkan ditengah tengah, jika Programable Key yang berada dibawah grip itu tidak ditengah pastinya akan mudah dijangkau oleh jari manis dan jari kelingking. seandainya seperti itu Gamepad ini akan mendapatkan nilai sempurna dari saya, walaupun begitu Gamepad ini tetap saya rekomendasikan karena mempunyai semua fitur dari Dual Shock 4, terlebih lagi bentuk gamepad yang sangat nyaman digunakan juga mendapatkan poin lebih. 

#3. IPEGA PG-P4012


Kemudian ada IPEGA PG-4012, dijual dengan harga 298.000, gamepad ini membawa tema spiderman disisi bentuk serta kombinasi warna yang digunakan, ujung handlenya juga terbuat dari karet yang membentuk pola jaring laba laba, secara visual Gamepad sangat menarik perhatian dibagian Face Button juga terdapat led yang bisa menyala  dan Gamepad ini juga memmenuhi semua standart yang ada di Dual Shock 4, sama seperti IPEGA PG-P4010 Gamepad ini juga mempunyai 4 Programable Key tetapi semua berada di bawah grip dan secara positioning itu lebih nyaman dari pada IPEGA PG-P4010, Bentuk Body Gamepad ini Flat dengan layout button sama seperti Dual Shock 4 lebar tetapi lebih tipis, yang membuat Gamepad ini kurang nyaman digunakan ada pada bagian L2 dan R2 yang didesain lancip dan lebih tinggi, sehingga jari ketika menekan menjadi tergeser kebawah, ditambah lagi motor vibrasi yang tidak begitu solid jika bergetar, walaupun secara keseluruhan bentuk Body gamepad ini sudah solid tetapi jika saya amati dibagian Trackpad tidak begitu sempurna mungkin getaran yang tidak solid disebabkan oleh bagian Trackpad ini. lalu apakah Gamepad ini saya rekomendasikan sebagai alternatif untuk menggantikan Dual Shock 4 jawabanya ya saya rekomendasikan, semua fitur berfungsi dengan normal tetapi dengan catatan tombol L2 dan R2 yang berbentuk lancip dan kurang nyaman, serta getaran motor yang kurang solid. 

#4. IPEGA PG-P4023

Yang terakhir adalah IPEGA PG-P4023, Gamepad yang paling maal yaitu dijual dengan harga 320.000, sesuai dengan harganya Gamepad ini memiliki biuld quality yang sangat solid, bentuk body tidak flat melainkan round atau melengkung jadinya lebih ergonomis jika digunakan, secara visual Gamepad ini mirip seperti Dual Sense 5 miliki PS5, tapi sayang saya tidak mendapatkan warna putih karena sudah habis saat membeli, feeling handling gamepad ini sangat nyaman ditangan palagi setiap travel distance setiap tombol juga sangat pas, 2 Programmable Key tambahan yang berada di grip bawah juga bisa dengan mudah dijangkau, Trigger L dan R yang sangat pas di jari telunjuk dan tengah, serta analog yang sangat smooth, Vibrasi dari gamepad ini juga sangat solid bahkan sangat terasa ketika bergetar di bagian kiri atau kanan. semua tombol fitur untuk PS4 juga bisa berfungsi dengan normal. sayangnya Gamepad ini didesain dengan permukaan doff yang polos jadinya tidak ada grip dibagian handling, jadinya sekiti licin. 

#PALING DI REKOMENDASIKAN

Selain IPEGA PG-9216 yang tidak saya rekomendasikan karena tidak memiliki fitur di Dual Shock 4, ketiga Gamepad lainya semuanya saya Rekomendasikan karena  fitur untuk PS4 bisa berfungsi, bisa untuk wake up PS4nya pada saat Rest Mode dan posisi off, Port Jack Audio, Speaker, Trackpad, Share Button, Option Button semua bisa berfungsi dengan normal, 

Lalu dari ketiganya mana yang paling saya rekomendasikan dari segi harga dan kenyamanan bermain ? Penilaian kali ini saya sedikit bingung antara IPEGA PG-P4010 dan IPEGA PG-P4023D, keduanya memiliki kelebihan feeling genggaman yang nyaman, Poin yang paling saya perhatikan dari keduanya adalah, untuk IPEGA PG-P4010 sangat disayangkan karena Button Programable Key nya tidak pas dijari manis dan jari kelingking sehingga tidak bisa dijangkau tetapi dibagian handling mempunyai lapisan rubber sehingga tidak licin dan sangat nyaman digunakan, sedangkan untuk IPEGA PG-P4023D tidak terdapat rubber pada handlingnya jadinya membuat licin, tetapi positioning setiap tombol sangat pas dan nyaman, terutama bentuk body Gamepad yang curve melengkung. 



Tetapi secara keseluruhan saya memilih IPEGA PG-P4010 alasanya simple, handling yang nyaman ditangan saat bermain, vibrasi yang solid, analog yang smooth, travel distance yang sangat pas, tidak terlalu pendek dan tidak terlalu tinggi, walaupun sangat disayangkan posisi Programmable Key yang tidak pas dijari, tetapi itu bisa ditoleransi karena saya sendiri jarang menggunakan Programmable Key, yang penting tombol utama dalam gamepad bisa sesuai, gamepad ini mempunyai kapasitas baterai 400mAh, saat pengetesan dalam kondisi baterai penuh masih bisa saya gunakan selama 5 jam itupun tidak habis total tapi cuam indikasi lampu led yang berkedip, jadi bisa dipastikan bisa sampai kurang lebih 7 jam bermain di PS4 secara wireless, Port Jack audio juga berfungsi normal tidak ada kendala sama sekali, harga 280.000 sudah mendapatkan fitur dan kenyamanan tersebut menurut saya sangat worth it. 

Terlepas dari penilaian saya di video rekomendasi Gamepad IPEGA sebagai Alternatif untuk menggantikan Dual Shock 4 di PS4, kalian bebas memilih dari Keempatnya karena pada dasarnya bisa digunakan untuk bermain, fitur yang menjadi poin tambahan adalah Gamepad IPEGA ini bisa untuk wake up PS4 pada saat Rest Mode maupun ketika PS4nya OFF, jika kalian mencari yang paling murah jawabanya ya IPEGA PG-9126, tetapi perlu diingat Gamepad IPEGA ini jarang sekali sparepartnya, misalkan rusak ya susah untuk diperbaiki beda seperti Controller Console yang sparepartnya tersedia. 

Jadi itulah Rekomendasi Gamepad IPEGA sebagai Alternatif untuk menggantikan Dual Shock 4 semoga bisa bermanfaat untuk kalian yang sedang mencari referensi Gamepad untuk bermain di PS4

#VIDEO REVIEW = KLIK DISINI
#VIDEO UNBOXING = KLIK DISINI

Apakah 2022 PS4 PRO masih Worth It ?

Kali ini saya akan menjelaskan alasan kenapa membeli PS4 Pro ditahun 2022, atau bisa dibilang diakhir tahun 2022 karena sekarang sudah masuk di kuartal ke 3, yaitu bulan september, PS4 Pro ini saya beli bekas secara online di tokopedia, selain memberikan alasan kenapa membeli PS4 Pro ditahun 2022, saya juga akan memberikan review unit PS4 Pro bekas yang saya dapatkan ini, dan langsung saja kita masuk dalam pembahasanya. 

#1. BELUM PERNAH MEMILIKI CONSOLE

Alasan yang pertama adalah saya belum pernah mempunyai console, kita tahu bahwa console adalah kebutuhan tersier karena tergolong kebutuhan mewah fungsinya untuk bersenang senang, sebelumnya saya main game di Windows PC, dan spesifikasi PC yang saya punya juga standart, jika main game hanya di settingan rata tengah medium yang memang tujuanya hanya untuk sekedar have fun, jadi dari dulu memang belum pernah punya console, ini adalah pemikiran saya pribadi "ketika kita belum pernah memiliki sesuatu sebelumnya, feeling yang kita rasakan akan tetap menyenangkan dan penilaian yang kita berikan pasti tetap bagus, karena sebelumnya memang belum pernah merasakan sensasinya" dan ini berlaku pada penilaian saya untuk PS4 Pro ini, saya akan cenderung menilai positif karena memang sebelumnya belum pernah bermain game di console, dan bermain game di Playstation feelingnya akan tetap beda dengan bermain game di Windows PC, karena banyak game ekslusif di Playstation yang tidak ada di Windows PC. 

#2. PS4 PRO BEKAS ADALAH YANG PALING WORTH IT

Kenapa milih yang bekas ? seperti yang saya jelaskan tadi console itu adalah kebutuhan tersier, jadi bisa menikmatinya saja itu sudah bagus, dan saya pribadi tidak masalah jika membeli PS4 Pro bekas, tidak terlalu tertinggal jauh dari tren dan hipe bermain game saat ini. Apalagi sekarang PS4 Pro yang baru sudah sangat jarang ditemui, kalaupun ada di beberapa marketplace harganya masih sekitar 7 sampai 8jtan, apalagi  kebanyakan yang tersedia varian spesial edition yang biasanya jauh dari harga varian standart, dan sayang sekali jika kita mengeluarkan budget 8jtan untuk membeli PS4 Pro yang baru, padahal ada PS5 yang harganya kisaran 10jtan, mending nabung sedikit lagi untuk mendapatkan PS5. kalau dilihat umurnya PS4 Pro adalah yang paling muda, katakanlah PS4 Pro yang saya beli itu fabrikan tahun 2016, ditahun 2022 umurnya paling tidak sudah 6 tahun, lebih muda 3 tahun dibandingkan dengan series Fat yang dirilis ditahun 2013. 

#3. MASIH MENDAPATKAN UPDATE KURANG LEBIH 3 TAHUN

Sony memberikan kabar bahwa PS4 masih mendapatkan update kira kira sampai tahun 2025, jarak tahun 2022 sampai 2025 masih tersisa 3 tahun, katakanlah 2 tahun karena saya membeli diakhir tahun 2022, selama 2 tahun itu kita masih bisa bermain game terbaru, walaupun tidak semuanya karena mungkin mungkin hanya akan tersedia di console current gen yaitu PS5. tapi menurut saya bermain game yang lamapun akan tetap menyenangkan. 

#4. SUDAH MEMPUNYAI TV 4K DAN DS4

Alasan, yang terakhir adalah karena saya sudah mempunyai TV 4K, dan ini berhubungan dengan varian PS4 yang saya beli yaitu PS4 Pro dimana sudah bisa menampilkan resolusi 4K HDR dan tentunya masalah performa juga lebih baik dari 2 varian lainya yaitu Fat dan Slim, walaupun TV yang saya miliki bukan TV 4K yang spesifikasinya bagus tetapi menurut saya sudah sangat cukup untuk menampikan visual dengan resolusi 4K, jadi saya bisa menikmati performa maksimal dari PS4 Pro, ditambah saya sudah punya 2 controller yang sebelumnya saya beli untuk review di konten youtube yaitu, Dual Shock Original Sony dan KW, jadi saya hanya perlu membeli console only alhasil bisa mengeluarkan budget yang lebih murah.


Itulah alasan kenapa saya masih membeli PS4 Pro bekas di akhir tahun 2022, dengan pemikiran dan keadaan yang saya miliki, tentunya menurut saya membeli PS4 Pro masih sangat Worth it. kalau ditanya kenapa tidak PS4 Fat atau Slim, jawaban saya kembali pada peforma yang diberikan serta umurnya, disini saya ingin bermain game dengan peforma console yang bagus, tampilan 4K tapi hemat biaya. dan jawabanya adalah PS4 Pro.

#KENAPA TIDAK MEMILIH XBOX SERIES S? 

kemudian mungkin ada pertanyaan kenapa tidak memlih Xbox Series S Current Gen yang saat ini lagi banyak digemari karena terdapat banyak game yang bisa dimainkan dengan berlangganan Xbox Game Pass, bisa mengeluarkan budget lebih murah dari pada membeli game satu persatu, jawabannya karena saya sudah mempunyai PC, dan game yang tersedia di Xbox Series S maupun X tidak jauh beda dengan game yang ada di PC, atau lebih tepatnya saya ingin memainkan game ekslusif Playstation yang tidak tersedia di platform lain. 

#UNIT PS4 PRO YANG SAYA DAPATKAN

Saya membeli di toko yang ratingnya bagus, dan jika kalian tertarik link pembelian juga ada di deskprisi video ini, waktu hunting secara online banyak juga toko dengan rating bagus yang pembelinya banyak juga, sempat membuat saya bingung untuk memilih. tapi itu menandakan bahwa PS4 Pro masih banyak digemari oleh pembeli entah itu untuk rental maupun console pribadi, saya jadi lega karena tidak saya seorang diri yang masih ingin beli console PS4 Pro saat ini.

Packaging dibungkus dengan rapi, ada kardus double diluar, dan ketika saya buka saya mendapatkan series CUH7000, yang menandakan bahwa ini adalah PS4 Pro generasi paling awal yang bisa dibilang rilis ditahun 2016, hal ini juga diperkuat dengan gambar box yang tidak ada logo atau tulisan 4K HDR, dan box ini sudah sangat kusam sekali, menandakan, PS4 ini sering dibeli dan dijual, karena biasanya kalau punya personal itu box disimpan dan minimal kondisinya tidak parah seperti ini. penjual bilang kalau nomer series dibox dan di PSnya sama, dan ketika saya check nomernya memang sama. 


Dalam box saya mendapatkan Kabel Power, Kabel HDMI, Kabel Micro USB, dan unit PS4 Pronya, tidak ada manual book, tidak ada garansi, tidak ada stick karena memang saya pilih yang console only, tapi disini saya beli satu game yaitu God of War, PS4 Pro nya sendiri saya check masih mulus tidak ada lecet atau cacat diberbagai sisi, bisa jadi ini diganti casingnya karena masih mulus banget, tapi saya berharap ini casing originalnya, semua port bisa berhungsi dengan normal mulai dari tombol power, insert disc, usb, LAN, HDMI. tapi entah kenapa unit yang saya punya ini tidak solid karena ketika diangkat ada sedikit suara tidak menyenangkan seperti bunyi retakan. selebihnya semua aman tidak ada masalah apapun ketika dinyalakan langsung bisa berfungsi dengan normal, bisa setup account dengan lancar, downloding lancar, semua lancar sampai akhirnya saya mencoba game God of War, kalian semua pasti tahu apa yang terjadi, yah benar sekali PS4 Pro bunyinya seperti pesawat JET.


Kondisi tersebut hanya terjadi ketika bermain game God of War ketika ada di home, main game Fortnite, genshin impact itu tidak terjadi, dan hanya terjadi ketika saya bermain di TV55" 4K kalau bermain di TV24" 1080 suara fan tidak berisik, menurut saya pribadi kondisi ini memang wajar, karena memang fungsi fan adalah mendinginkan componen yang ada didalam, RPM otomatis akan lebih tinggi jika console bekerja dengan kemampuan terbaiknya, sama seperti mini PC saya yang menggunakan Wraith Cooler bawaan dari amd, hasilnya berbeda ketika saya ganti dengan HSF Noctua, bisa jadi thermal paste yang sudah kering, tapi untuk saat ini, PS4nya tidak akan saya lakukan maintance karena masih garansi toko selama 2 bulan, kalau sudah habis masa garansi mungkin saya akan bongkar dan mengganti therma paste, membersihkan fan, bahkan upgrade SSD. 

Yang paling penting jika ingin membeli PS4 Pro atau mungkin barang elektronic bekas adalah tempat dimana kita membeli, karena jika tidak tepat, kita tidak akan bisa complain tentang kondisi unit yang kita beli.semua keluhan saya mengenai unit PS4 Pro yang saya beli ini juga telah saya diskusikan dengan penjual. 

Itulah Alasan kenapa saya membeli PS4 Pro di akhir tahun 2022, dan Review unit PS4 Pro yang saya dapatkan, tentunya ini adalah pendapat pribadi dan mungkin tidak semua orang mempunyai kondisi yang sama dengan saya, jadi tulis saja pendapat kalian di kolom komentar, sebenarnya masih worth it gak beli PS4 Pro di akhir tahun 2022, 

#VIDEO REVIEW = KLIK DISINI 
#VIDEO UNBOXING = KLIK DISINI

Review Game : Marvel's Avenger

#TENTANG GAME

Marvel Avenger adalah game yang didevelope oleh Crystal Dynamics, Eidos-Montréal, Nixxes Software, Eidos Interactive, Crystal Northwest, dan diterbitkan oleh Square Enix, Eidos Interactive, Square Enix Europe yang sudah direlease 14 Agustus 2020 lalu, Game ini tentunya menyajikan pertarungan karakter Hero menumpas kejahatan seperti halnya pada Movie Marvel Cinematic Universe tetapi dengan Story Line yang berbeda dan tidak semua karakter ada seperti di Film melainkan hanya Original Avenger yaitu ; Captain America, Iron Man, Hulk, Black Widow, Thor dan Hawkeye, ditambah karakter Hero baru yang pada awal cerita kita mainkan yaitu Ms. Marvel Game ini dapat dimainkan di ; PlayStation 4, Xbox One, PlayStation 5, Xbox Seri X dan Seri S, Microsoft Windows, Xbox Cloud Gaming, Google Stadia. 

#STORY LINE PART 1 : REASSEMBLE

Game dibuka dengan cerita dimana Avenger sedang mengadakan Event besar yang disebut A-Day, acara dimana  Team Avenger, Shield bertemu para fans yang tempatnya berada dimarkas Shield karena jelas sekali karena acara tersebut diadakan di pesawat induk Shield Helicarrier, dan kita tidak akan langsung memainkan para karakter Hero melainkan kita bermain sebagai Kamala Khan, seorang anak perempuan penggemar berat Avenger, ketika Event berlangsung terjadilah ledakan besar di jembatan San Francisco yang mengejutkan semua yang hadir di Event A-Day, mengetahui hal tersebut Captain America langsung memberikan komando untuk Iron Man dan Thor mengecek kejadian tersebut dan ditengah cerita tersebut barulah kita bergantian memainkan karakter Hero mulai dari Thor sampai Captain America, walaupun saat itu Avenger sedang dalam kondisi terbaik dimana semua bisa bekerja sama dengan baik kenyataanya Avenger gagal untuk membereskan keadaan saat itu, Captain America yang terjebak dalam pesawat induk Shield Helicarrier tidak bisa selamat karena terjadi ledakan besar didalamnya. 


Ledakan besar tersebut membuat para manusia memiliki kekuatan Inhuman termasuk Kamala Khan yang membuat dunia menjadi kacau, apalagi media menyebarkan berita bahwa para Avengerlah yang menyebabkan kejadian tersebut, Avenger bubar karena setiap karakter Hero merasa frustasi dan bersalah ditambah lagi tidak adanya kepemimpinan setelah kematian Captain America, bahkan Thor sampai meninggalkan Mjonir dimakan Captain America karena tidak bisa berbuat apa apa lagi selain pensiun, untuk mengatasi hal tersebut munculah organisasi pengganti Avenger yaitu AIM (Advanced Idea Mechanisc) yang menjaga kestabilan kehidupan Inhumans yang sebenarnya mempunyai tujuan tidak baik, yaitu memindahkan kekuatan Inhumans di Robot Adaptoid.



5 tahun setelah kejadian Kamala Khan berhasil mengunggap kejadian dimana pesawat induk Shield meledak yang dimana didalamnya ada Captain America yang terlibat, awalnya Kamala Khan tidak bisa berbuat banyak walaupun dia mempunyai kekuatan Inhumans tetapi munculah Tiny Dancer yang mengirimkan pesan kepada Kamala Khan untuk melakukan misi, dan disitulah akhirnya kita bermain menggunakan Kamala Khan sebagai Ms. Marvel yang mempunyai kekuatan elastisitas yang dapat memanipulasi ukuran tubuh seperti Mister Fantastic. Perjalanan Kamala Khan menjadi Ms. Marvel yang dipandu oleh Tiny Dancer adalah menyatukan kembali para Avenger yang ada, yang menjadi Campaign Part 1 : REASSEMBLE, merekrut kembali satu persatu yang dimulai dari Hulk, Iron Man sampai Black Widows yang akhirnya diketahui dialah yang menyamar sebagai Tiny Dancer, ditengah pertarungan yang terjadi munculah Thor yang secara heroik membantu mereka. 

#ISI GAME

Story Line dalam game membuat kita betah untuk bermain, dimana setiap misi yang kita jalankan ada yang tidak langsung mengarah ke fokus tujuan sehingga kita bisa mengalahkan beberapa basecamp yang terdapat musuh, hal itu juga membuat kita bisa menaikan Power Level dengan mendapatkan Fragment untuk updgrade. Game ini bisa dimainkan secara single player dan juga multiplayer, jika bermain single player kita tetap bisa mendapatkan bantuan Companion setelah kurang lebih 20% progres permainan yang sudah dicapai, karena beberapa karakter Hero seperti Hulk dan Iron Man sudah bergabung, tetapi akan lebih asyik jika kita bermain secara multiplayer, bahkan para fans MCU yang bermain game ini pasti sangat suka, bayangkan saja kalian bisa bermain secara team menjadi Avenger dan bertarung melawan musuh bersama sama, walaupun karakter yang dipilih tidak sama saya yakin tetap bisa have fun. 


Game ini memberikan combat sistem yang tidak membosankan disaat kita harus membangun setiap karakter Hero yang kita mainkan, sangat masuk akal jika Pistol dari Black Widow perlu 3-4x tembakan untuk menembakan Turret dan Drone yang ada diatas, sedangkan misil Iron Man hanya perlu 1-2x tembakan, apalagi tidak semua tempat rahasia bisa dibuka oleh semua karakter Hero yang kita mainkan karena memang heavy attack yang dimiliki kurang memiliki daya yang besar, walaupun kita membawa Companion untuk bermain tetapi mereka hanya membantu menghancurkan musuh saja, setiap karakter memiliki Power dan Level yang bisa kita upgrade menggunakan Fragment yang kita temukan disetiap petualangan yang kita lakukan, biasanya kita akan fokus pada Hero yang kita sukai dan hanya melakukan upgrade Power Level pada satu atau dua karakter, tetapi hal itu tidak akan terjadi karena ketika kita menjalankan misi, kita diwajibkan menggunakan karakter Hero yang melakukan misi pada saat itu dan jika kita tidak melakukan upgrade pada karakternya kita akan kalah, jadi proses upgrade tidak akan condong ke salah satu karakter Hero saja. Karakter Villain yang kita lawan disini masih sedikit, ssejauh ini hanya Abomination, dan Monica itupun juga menggunakan Robot lainya hanya para robot dan drone yang hanya membuat keseruan karena jumlah yang banyak dan level yang lebih kuat, tapi pastinya akan ada update di Campaign yang disediakan. 

Tentu saja game ini mempunyai micro transaksi didalamnya yaitu skin para Hero yang kita mainkan, sesuai dengan desain original dikomik maupun yang ada di Filmnya seperti suit Iron Man saat Infinity War, Endgame, penampilan Thor di Thor Ragnarok, Love and Thunder, dll. Campaign pada game ini ada beberapa bagian yaitu Part 1 : REASEEMBLE, Part 2 : TAKING AIM, Part 3 : FUTURE IMPERFECT, Part 4 : WAR FOR WAKANDA, dan mungkin akan terus diberikan update oleh developer yang menambahkan misi baru, karakter Hero baru dan tentunya tambahan mirco transaksi didalamnya.



#CONTROL PERMAINAN

Dengan adanya banyak karakter Hero dalam dalam game, jelas sekali karena setiap karakter memberikan movement yang berbeda seperti ; conter attack, menghindari serangan, serangan diudara dan didarat semua dikemas dengan epic dan kita juga tidak perlu bingung dengan kombinasi tombol yang ditekan karena cara menekanya sama tetapi memberikan gameplay yang berbeda dari setiap karakter hero yang kita gunakan, dan pastinya membuat control permainan bervariasi dan tidak membosankan, secara tidak langsung kita akan penasaran dengan movement para setiap hero. dengan control permainan tersebut akan lebih nyaman jika kita menggunakan controller walaupun kita bermain di platform PC. bermain menggunakan Controller dan di layar besar sangat direkomendasikan supaya pengalaman bermain jadi lebih seru. 

#KESERUAN BERMAIN

Adanya beberapa karakter Hero yang bisa kita mainkan membuat permainan tidak bosan bahkan saya sendiri tidak bosan untuk menjelajahi beberapa tempat musuh sebelum datang di tujuan utama misi, hanya untuk bertarung dengan para robot AIM dan mencari Fragments untuk upgrade Power Level para Hero, pada saat awal misi ketika kita menggunakan karakter Hero Ms. Marvel kita akan dipandu dan didampingin oleh Dr. Bruce Banner yang mana akan sangat masuk akan karena karakter Hero Ms. Marvel masih baru dan muda diantara para Hero lainya sedangkan Hero lainya dipandu oleh Jarvis, dengan Story Line yang masuk akal karena memang Jarvis ditemukan sesudah melakukan progres misi.


Dalam progres permainan pada saat berpetualang siapapun karakter Hero yang kita mainkan tidak akan mati karena jatuh dari ketinggian selain jatuh di jurang, dan ini sedikit membuat logik bermain kurang bagus karena tidak semua karakter Hero mempunyai kekuatan Inhumansyang membuat kebal tidak akan jatuh saat mati dari ketinggian, developer game menyamakan movement tersebut, lalu saat menjalan misi kita tetap akan berkomunikasi dengan team Avenger atau Jarvis untuk misi selanjutnya yang akan kita lakukan, dan ketika berkomunikasi kita dipandu untuk melakukan hal lain selain bertarung yaitu seperti Iron Man yang membuat Suit ketika baru saja ada di Shield Helicarrier, Black Widow yang mengintegrasi Villain, Dr. Bruce yang melakukan penelitian dan tentunya banyak hal sebelum melakukan misi terutama upgrade karakter Hero, dan saat melakukan kegiatan tersebut dalam Shield Helicarrier kita tidak bisa melakukan gerakan bertarung,  tidak bisa melompat juga hanya berjalan dan berlari. Yang terakhir adalah apakah Marvel Avenger Game ini memenuhi standart kesenangan bermain pastinya, terutama bagi fans atau penggemar Film Marvel Cinematic Universe, jadi kita tidak rugi jika membeli game ini dan sangat direkomendasikan sekali untuk para gamer. 
© all rights reserved
made with by templateszoo