Mouse dan Keyboard Gaming / FANTECH Thor II X16 dan Archer K512

MOUSE DAN KEYBOARD GAMING !!

Kali ini saya akan memberikan review dari salah satu mouse dan keyboard gaming dari brand Fantech yaitu Mouce Gaming THOR II X16 dan Keyboard Gaming Single Hand ARCHER K512, awalnya kedua devices ini saya gunakan untuk Setup Gaming Mobile untuk bermain game PUBG Mobile, Call Of Duty Mobile, dan beberapa game Mobile FPS, tidak hanya itu saja kedua kombinasi devices ini ternyata juga nyaman jika digunakan untuk bermain game di Windows PC, dan inilah review Mouse Gaming Fantech Thor II X16 dan Keyboard Gaming One Hand Archer K512. 

#Mouse Gaming Fantech Thor II X16

        Selain dari namanya kita pasti tahu bahwa Fantech Thor II X16 ini adalah Mouse Gaming. hal itu bisa dilihat dari visual, bentuk, LED RGB serta tombol macro yang ada pada mouse ini, Mouse ini berbentuk lebih besar dari Mouse Navigasi pada umumnya, ukuran dimensinya adalah panjang 129mm, lebar 68mm serta tinggi 41mm, Mouse ini mempunyai 7 tombol yaitu Klik Kiri, Klik Kanan, Klik Tengah, Tombol Macro 1 dan 2, Tombol DPI dan Tombol RGB. untuk Tombol Macro 1 secara default mejadi tombol forward (next) sedangkan Tombol Macro 2 secara default akan menjadi tombol Backward. Tombol DPInya sendiri digunakan untuk mengatur sensivitas mouse, jika diklik ada 4 tingkat level sensivitas yaitu Lambat, Sedang, Cepat, dan Sangat Cepat, ketika pertama kali menancapkan Mouse pada PC atau Laptop secara default kecepatan DPI adalah level Lambat, jika diklik akan beralih di level sedang begitupun seterusnya, Fantech menyebutkan bahwa Mouse ini mempunyai DPI terendah di angka 240 dan untuk maksimalnya ada di angka 4200. Kemudian untuk tombol RGB Switch digunakan untuk mengaktifkan, menonaktifkan dan mengatur LED RGB, tahan selama 2 detik untuk mematikan atau menghidupkan LED RGB, untuk mengatur LED RGBnya kita tinggal klik klik sampai LED RGB berkedip sesuai selera kita. semua fitur tersebut dapat diatur menggunakan software yang kita download di Website Fantech, caranya sangat mudah masuk ke website https://fantech.id/, pilih TAB bantuan, kemudian cari Mouse Fantech Thor II X16, download software dan install sepertin biasanya, jalankan softwarenya nah disitu kita bisa mengatur Tombol Macro digunakan untuk apa, sebagai contohnya saya mengatur tombol Macro 1 untuk membukan Windows Explorer, sedangakn tombol Macro 2 saya gunakan untuk membuka Google Chrome, 



Bentuk Mouse yang lonjong membuat navigasi di windows sedikit kurang smooth, jika dibandingkan dengan mouse dari logitech mouse feet dari fantech ini memang lebih kasar jadinya untuk navigasi kurang, cukup smooth tapi masih di level kasar, padahal saya punya deskpad ini sangat halus. sedangkan kabel mousenya cukup panjang yaitu 1.8 meter jadi tidak akan mengganggu navigasi maupun ssat bermain game, bahan kabelnya menggunakan Nylon yang lebih bagus dari pada kabel mouse biasa pada umumnya, karena tidak akan mudah tertekuk atau rusak jika digulung, Untuk feel klik dari setiap tombolnya rasanya standart tidak ada yang lebih tidak ada yang kurang, srcoller mouse ini dilapisi dengan rubber silicon jadinya lumayan soft dan nyaman di jari ketika kita scroling scroling, secara feel setiap button tidak begitu buruk, not bad untuk mouse gaming dibawah 200rban. Fantech mengkalim bahwa tombol dari mouse ini mempunyai life time 10juta kali klik, Mouse ini cukup terjangkau harganya sendiri dibanderol Rp 159.00,00, dengan spesifikasi dan fitur yang diberikan saya rasa cukup worth it jika kalian ingin membeli Mouse ini hanya untuk bermain game, jika digunakan untuk Mouse Navigasi sehari hari saya rasa masih ada pilihan Mouse Standart yang lebih nyaman dari pada Mouse ini, apalagi kalau kalian sangat jarang main game, bentuk yang lumayan besar dan berkabel akan cukup mengganggu setup meja kerja kalian, Mouse ini hanya cocok untuk kalian yang memang mempunyai frekuensi bermain game lebih banyak dari pada bekerja di depan Komputer atau Laptop. 

#Keyboard Single Hand Archer K512

Jika kita mencari Keyboard Single Hand tidak akan ada banyak brand yang menyediakan, yang mana Keyboard Single Hand memang dikhususkan untuk bermain game, sedangkan keyboard dengan layout 70 % pun bisa nyaman digunakan untuk bermain game serta mengetik, jadi brand enggan mengeluarkan series keyboard single hand, karena pastinya jarang konsumen yang membeli, walaupun keyboardnya akan tetap laku, tapi bagi gamer casual seperti saya, rasanya sangat membutuhkan keyboard gaming single hand, keyboard biasa hanya akan saya gunakan untuk bekerja sedangkan keyboard single hand saya khususkan untuk bermain game. karena jika membeli keyboard mechanical yang cukup nyaman untuk bermain game dan mengetik harganya juga mahal. Keyboard ini masih menggunakan system membran, dengan travel distance cukup tinggi namun sangat nyaman digunakan karena memiliki bentuk yang sangat ergonomis, yaitu memiliki bantalan untuk pergelangan tangan dan juga bentuk tengah yang cekung tidak flat, jika dibandingkan dengan keyboard normal ketinggian dari keyboard ini juga lebih tinggi dan memiliki tombol yang lebih besar yang membuat jari kita leluasa dan menghindari salah pencet, jika ditotal semua tombol dalam keyboard ini adalah sebanyak 35 tombol, sama seperti Mouse X16 II keyboard ini juga menggunakan kabel nylon sepanjang 1.6m, Jika ada perbedaan fitur Mouse Fantech II X16 mempunyai software untuk mengatur fitur yang ada didalamnya, keyboard ini tidak memiliki software, jadi ya tidak ada konfigurasi yang bisa diatur dari keybord ini, walaupun memiliki tombol macro pengaturanya diatur secara manual.



Yang paling saya suka dari keyboard ini selain harganya yang murah, adalah posisinya yang sangat ergonomis, jika saya Fantech mengeluarkan keyboard seperti ini namun menggunakan system Mechanical dan juga koneksi wireless tentunya saya pribadi akan tetap membelinya, karena diawal sudah merasakan posisi yang sangat ergonomis saat bermain game. bentuk cekungan ditengah juga membuat kita cepat beradaptasi di setiap game berbeda yang kita mainkan. 

#Kombinasi BRAND

Kombinasi dari brand yang sama memang sangat cocok, keputusan yang paling tepat untuk kalian jika ingin membeli Mouse dan Keyboard ini adalah kalian memang benar benar jarang bekerja di depan komputer dan sering menghabiskan waktu untuk bermian game di platform Windows PC, Mouse yang mempunyai beberapa fitur gaming dan juga Keyboard Single Hand khusus untuk bermain game FPS tentunya sangat rekomended apalagi kedua devices ini bisa didapatkan hanya dengar harga 300rban, itulah review untuk Mouse Gaming Fantech II X16 dan Keyboard Single Hand Archer K512 semoga bermanfaat kalian juga bisa menonton videonya di Youtube Pengentahudotcom

3 Rekomendasi Gamepad IPEGA

Kali ini saya akan membagikan rekomendasi beberapa gamepad buat kalian yang saat ini sedang mencari gamepad yang cocok untuk Smartphone kalian. Sebelum memberikan rekomendasi gamepadnya,  saya akan memberikan pengertian singkat supaya kedepan kalian bisa paham gamepad apa yang cocok buat Smartphone kalian, yang biasa dipertanyakan oleh subscriber di PENGENTAHUDTOCOM adalah gamepad apa yang cocok dan berfungsi di Smartphone, 

Cocok yang dimaksud disini bukan hanya kecocokan secara visual melainkan kenyamanan dalam bermain game menggunakan gamepad, yang jadi acuan disini kalian suka main game tipe apa ? kalau game aksi, balapan yang cocok ya menggunakan Joystick, jika suka game Moba, FPS cocoknya ya menggunakan gamepad tipe singlehand adapun gabungan dari kedua tipe ini adalah gamepad Telescopic, yang mana cocok buat main game apapun apalagi fungsi gamepad membuat Smartphone lebih mirip console genggam. Sedangkan yang dimaksud berfungsi adalah dapat terkoneksi dengan Smartphone, tapi bukan berarti langsung bisa digunakan untuk bermain game, melainkan hanya terkoneksi saja. ada beberapa game yang mempunyai direct play atau bisa disebut HID Mode yang mana game tersebut langsung bisa dimainkan tanpa harus mapping, kemudian ada game yang tidak mempunyai direct play sehingga kita harus melakukan mapping dengan aplikasi pihak ketiga supaya bisa memainkan game. 

Itulah pengertian singkat mengenai bagaimana hubungan antara gamepad, smartphone, dan game itu sendiri, 3 Rekomendasi gamepad yang saya berikan ini adalah dari brand IPEGA dengan tipe yang berbeda, saya rasa sudah banyak sekali yang mngetahui brand IPEGA karena begitu banyaknya series yang didatangkan di Indonesia

1. IPEGA PG-9099 Wolaverine

Yang pertama adalah gamepad dengan tipe Josystick yaitu IPEGA PG-9099 yang mempunyai nama Wolaverine, dibanderol dengan harga 200rban gamepad ini sudah mempunyai banyak fitur, salah satu fitur yang saya suka adalah mempunyai motor vibrasi sehingga membuat feeling bermain game lebih menyenangkan, walaupun fitur tersebut hanya akan aktif saat menggunakan koneksi wire di PC atau Console rasanya tetap cukup memuaskan mengingat harganya dikisaran 200rban, apalagi untuk windows PC sudah support koneksi Xbox 360 Controller yang memungkinkan kita bermain semua game di Platform Windows PC, untuk koneksi secara keseluruhan IPEGA PG-9099 ini support di Android Mode, HID Mode, IOS Mode, Nintendo Swicth, PS3 dan X360 Wireless Controller, lengkapnya tipe koneksi ini membuat gamepad Wolaverine jadi andalan untuk bermain game di berbagai macam devices yaitu Smartphone, Android TV, Windows PC, Nintendo dan Playstation. 


Adanya holder yang menjadi satu dengan gamepad memudahkan saya untuk bermain game di smartphone tanpa perlu kelupaan holder yang biasanya dipasang secara terpisah, holder kokoh, ada lampu RGB, Feel genggaman dan feel button yang bagus, membuat saya merekomendasikan gamepad ini jika kalian membutuhkan gamepad tipe Joystick. 






2. IPEGA PG-9217 

Yang kedua adalah gamepad dengan tipe Telescopic yaitu IPEGA PG-9217, gamepad ini merupakan series terbaru dari IPEGA yang hadir di Indonesia pertengahan 2021, sama seperti IPEGA PG-9099 gamepad ini dibanderol dengan harga 200rban, walaupun secara bentuk dan fungsi tipe telescopic dikhususkan untuk smartphone, tapi gamepad ini juga mempunyai koneksi yang dapat digunakan di Windows PC, Nintendo, Android TV dan Console PS3, tapi yang paling ideal memang digunakan pada smartphone. Gamepad ini dapat menampung smartphone dengan panjang 135mm sampai 165mm jadi smartphone dilur dimensi tersebut tidak akan cocok jika dimasukan dalam gamepad. masalah yang selalu ada pada gamepad telescopic adalah tidak adanya lubang jack audio, kamera yang menonjol dan akan terbentur, dan tertutupnya speaker yang membuat suara dari game tidak begitu terdengar. untuk kamera yang menonjol dan akan terbentur pada body gamepad kali ini bisa teratasi karena gamepad IPEGA PG-9217 memliki cekungan kotak dibagian kiri gamepad yang digunakan untuk space kamera yang menonjol di smartphone, sedangkan untuk port jack audio dan lubang speaker masih belum mendapatkan solusi, tapi ini tetap merupakan kamajuan dari gamepad tipe Telescopic, dan mungkin kedepan IPEGA bisa mengatasi masaalah ini. 


Secara bentuk dan visual gamepad ini juga terbilang bagus, bahkan smartphone kalian akan tampak seperti Nintendo Swicth jika kalian memilih warna merah dan biru, penilaian dari segi button gamepad ini jatuhnya hanya di ukuran tombol yang kecil, selebihnya gamepad ini sangat rekomended, adapun game yang cocok dengan gamepad ini antara lain adalah GTA San Andres, Pro Evolution Soccer, Genshin Impact, Asphalt 9 : Legend, dan beberapa game yang membutuhkan dua jari untuk bermain. feel genggaman nyaman, walaupun tombolnya kecil feel button masih tergolong nyaman, ditambah adanya LED RGB di face button yang membuat gamepad tambah keren.





3. IPEGA PG-9120 Unicorn II

Yang ketiga adalah gamepad dengan tipe Telescopic Single yaitu IPEGA PG-9120 yang mempunyai nama Unicorn II, berbeda dengan dua rekomendasi gamepad sebelumnya gamepad ini sudah tergolong cukup lama, dan memang sampai saat untuk tipe single hand tidak ada series terbaru dari IPEGA, series Unicorn II ini juga hanya penyempurnaan dari Unicorn I, untuk harganya sendiri dibanderol sekitar 200rban. karena termasuk gamepad lama fitur koneksi dari gamepad ini hanya bisa menggunakan HID Mode saja, jadi jika ingin mapping harus menggunakan Aplikasi Panda Gamepad Pro, karena gamepad telescopic pada dasarnya pasti digunakan untuk game yang tidak mempunyai Direct Input sehingga kita harus mapping tombol dalam game, contoh pengggunaan gamepad telescopic adalah bermain game PUBG Mobile, Mobile Legend Bang Bang, Call Of Duty, game game tersebut sangat cocok bila digunakan menggunakan gamepad telescopic. Gamepad ini dapat menampung smartphone dengan ukuran 140mm sampai 200mm, jadi smartphone dengan ukuran 6,8" masih bisa dipasang pada gamepad ini. 

Tombol gamepad ini benar benar ada disebelah kiri saja, disebelah kanan hanya terdapat lubang untuk port jack audio dan lubang speaker, akan lebih puas jika smartphone kalian mempunyai port charger dan port jack audio di posisi yang sama, karena dapat bermain sambil menggunakan headset dan sambil ngecharger jika memang saking asyiknya bermain game. yang saya jadikan andalan dari gamepad ini adalah sensasi ganggaman yang sangat nyaman walaupun tangan kanan masih digerakan untuk menyentuh layar, serta koneksi yang sangat responsif, sebenarnya feel button tidak begitu bagus tapi karena yang sering digunakan adalah analog dan trigger L dan R jadinya masih bisa ditoleransi.




Itulah 3 Rekomendasi Gamepad dari brand IPEGA, tidak sempurna namun berdasarkan harga dan fungsi sudah sangat Worth it, kalian juga bisa menonton Video Unboxing dan Reivew dari ketiga Gemepad ini. 

Review Gamepad FOYU

#GAMEPAD FOYU

Gamepad Foyu adalah Gamepad termurah nomer 2 setelah X3 yang pernah saya unboxing di channel pengentahudotcom, dengan harga dibawah Rp. 100.000,00 Gampead Foyu tidak jauh beda dengan Gamepad X3, dapat dilihat dari bentuknya, sama sama menggunakan layout button dari Playstation, mempunyai handle untuk smartphone, dan juga kualitas material yang digunakan. tapi berbeda jika berbicara fungsi dan fitur yang dimiliki, Gamepad Foyu lebih unggul dari pada Gamepad X3.    

Gamepad Foyu memiliki 2 varian warna waitu Biru dan Merah, yang membedakan hanyalah aksen pada analog, garis handle, dan body bagian tengah. face button tombolnya berwarna warni sedangkan tombol lain berwana hitam, untuk pengechargeran dan koneksi wire di PC masih menggunakan port micro usb, dalam box penjualan kita akan mendapatkan kabel micor usb, tidak terlalu panjang yaitu 30cm, selain mendapatkan kabel usb dalam box juga terdapat handle smartphone dan manual book berwarna, boxnya sendiri terkesan sangat meriah dengan tulisan warna warni, rasanya gamepad ini memang cocok untuk anak anak. 

(Handle Smartphone)

(Kabel Micro USB 30cm)

(Manual Berwarna)

#SPESIFIKASI GAMEPAD

Untuk Spesifikasi, Gamepad Foyu memiliki kapasitas baterai 400mAH pengechargerannya membutuhkan waktu 1-2 jam dengan tanda LED 4 akan menyala dan akan mati jika baterai sudah penuh, dapat standby selama 30 hari pada saat kondisi baterai masih baru bisa digunakan 20 jam tanpa henti, jika bermain di android TV atau PC bisa digunakan sampai jangkauan 8 meter, koneksinya sendiri bisa dibilang hampir sempurna dengan koneksi wireless gamepad ini support di Smartphone Android (Android Mode dan HID Mode,) IOS, Windows PC, Android TV. karena di Smartphone Android Gamepad ini support Direct Mode dan HID Mode jadinya bisa di mapping menggunakan Aplikasi Panda Gamepad PRO dan V3 Shooting Plus tentunya jika support kedua aplikasi mapping ini akan lebih memudahkan kita untuk bermain game. bahkan gamepad ini dapat terdeteksi sebagai X360 Controller jika menggunakan koneksi Wire di Windows PC.

#CARA SETTING GAMEPAD

  1. Smartphone : Android, Tekan Home + A untuk Direct Mode, dan Tekan Home + X jika ingin menggunakan HID Mode
  2. Smartphone : IOS, Tekan Home + Y yang pastinya akan terdeteksi HID Mode
  3. Android TV, : Tekan Home + X dan akan terdeteksi sebagai HID Mode
  4. Windows PC, : Tekan Home + X dan Tekan L1 + Home sebagai HID Mode, Xbox Controller 360 Tancapkan USB + Tekan R1
  5. PS3 : Tekan L1 + Home 

Dengan banyaknya koneksi yang bisa digunakan bisa dibilang gamepad ini sangat rekomended apalagi harganya juga sangat murah dibawah Rp. 100.00,00, namun harus digaris bawahi bahwa kualitas dari gamepad ini juga sangat receh, tidak ada feel yang spesial dari gamepad ini, saya hanya merasakan sensasi bermain game menggunakan gamepad. dari analog, action button, sampai trigger L dan R memang tidak keras atau susah dalam menekan tombol, tapi sensasinya juga biasa saja. sensasi receh akan lebih terasa jika saya merasakan betapa ringanya gamepad ini bukan dari feel memencet tombol saja tetapi jika gamepad ringan rasanya mengurangi kenikmatan dalam bermain game, gamepad yang tidak mempunyai motor vibrasi saja sudah mengurangi feeling menggenggam gamepad, apalagi yang ringan tanpa adanya getaran. 

Jika handle gamepad X3 bisa dipasang secara presisi, anehnya gamepad ini tidak bisa walaupun bentuknya sama, handle dari gamepad ini tidak bisa terpasang dengan benar, tidak pas pada bodynya, walaupun holder dapat menahan smartphone dengan kuat, kalau handle tidak bisa dipasang, jadinya salah satu aksesorisnya sia sia tidak bisa berfungsi dengan baik. 


Secara keseluruhan saya hanya mendapatkan bahwa gamepad ini hanya unggul dalam fungsi karena bisa dikoneksikan dalam berbagai devices, yang paling saya sukai adalah gamepad foyu ini mempunyai koneksi Xbox Controller 360, walaupun menggunakan kabel fitur ini sangat diperlukan jika sering bermain di Windows PC, selebihnya sayapun tidak bisa menuntut lebih mengingat harganya juga murah, jika Brand Foyu berani meningkatkan kualitas gamepad ini tentunya akan jadi salah satu gamepad juara karena memiliki koneksi diberbagai macam devices. 

#DIREKOMENDASIKAN

Gamepad ini saya rekomendasikan buat kalian yang ingin bermain di berbagai macam devices tapi tidak begitu mementingkan kualitas, atau feeling dalam bermain game menggunakan gamepad, atau buat kalian yang benar benar mencari gamepad budget. 

Itulah Review dari Gamepad Foyu terimakasih sudah berkunjung di pengentahumedia kalian juga bisa menonton video unboxing gamepad foyu pada link dibawah ini 

Link Video Unboxing Gamepad FOYU

Rekomendasi Keyboard dan Mouse Wireless Budget untuk Setup Kerja Simple & Minimalis

 

Setup kerja yang simple dan minimalis akan lebih sempurna jika menggunakan peripheral tanpa banyak kabel, hardware paling utama untuk bekerja adalah keyboard dan mouse dan kali ini saya akan merekomendasikan kombinasi keyboard dan mouse untuk setup kerja simple minimalis, kombinasi ini cocok untuk kalian yang berprofesi sebagai  blogger, reviewer, menulis kata tanpa menggunakan banyak angka layaknya akuntan, karena mengusung tema setup minimalis dan simpel maka pemilihan keyboard harus menggunakan layout 70% tanpa numerik key, kemudian untuk pemilihan mouse saya mencari yang simple hanya untuk navigasi cursor pada pc tidak perlu mencari yang multifungsi untuk gaming, atau yang terdapat tombol micro untuk menambahkan shorcut. Untuk harga kali ini saya batasi di angka Rp. 500.000,00, dan pilihanya adalah Logitech K480 untuk keyboard dan Logitech M331 untuk mouse.



1. Logitech K480 Keyboard Wireless Bluetooth Multi Devices

Jika dilihat di website resmi Logitech, harga Keyboard K480 adalah Rp. 729.000,00, tapi jika kita membeli di toko online  harganya adalah Rp. 460.000,00. karena ada diskon 30%  dan sampai saat artikel ini dibuat dan publish diskonya tetap sama yaitu 30%, Walaupun keyboard dengan layout 70%, tapi keyboard ini lebih lebar dari pada keyboard pada umumnya karena adanya stand smartphone, tombol power, dan pilihan koneksi yang berada diatas tombol, bentuk tersebut membuat keyboard ini lebih lebar 35% dari pada keyboard lain yang ramping dan panjang, alasan saya memilih keyboard ini adalah karena stand samrtphone bisa digunakan untuk menonton video di youtube sembari mengetik, atau jika kalian mempunyai tablet harusnya keyboard ini lebih berguna karena bisa dibawa kemana mana sambil menulis skrip di tablet. Spesifikasi dimensinya adalah sebagai berikut : 

Tinggi: 195 mm

Lebar: 299 mm 

Tebal: 20 mm

Berat: 820 g

Untuk kualitas dari tombolnya Logitech mengklaim bahwa setiap tombol memiliki 5juta keystroke yang berarti setiap tombol bisa tahan sampai 5 juta x pencet, kemudian kenyamanan mengetik dengan feeling jarak atara tombol serta permukaan tombolnya sendiri sudah bisa dibilang sangat nyaman, sesuai namanya multi devices, keyboard ini dapat terkoneksi 3 devices secara langsung, kita tinggal memilih koneksi mana yang ingin digunakan dengan dial secara mudah, tapi sebelumnya harus di pairing setiap dialnya. karena adanya dial tersebut keyboard ini support di berbagai devices yaitu minimal dengan spesifikasi Windows® 10,11, Mac: macOS 10.14, Chrome OS™, iPadOS 13.1, iPhone iOS 11, Android™ 7, semua devices yang sudah mempunyai OS yang lebih tinggi pastinya bisa digunakan. menggunakan baterai AAA 2 buah selama 2 bulan lebih keyboard ini tidak ada tanda tanda delai karena baterai habis, padahal kondisinya tidak saya matikan selalu on walaupun tidak bekerja. 

2. Logitech M331 Mouse Wireless Silent Click

Untuk mouse pilihannya adalah Logitech M331 Mouse Wireless Silent Click, saya memang mencari yang hanya memiliki 3 tombol klik kanan, kiri, dan scrol tengah. bukan mouse yang memiliki tombol macro tambahan untuk menambahkan shorcut, tapi mencari fungsi untuk navigasi dengan akurasi yang baik dan mouse M331 ini sudah sangat cukup dan cocok untuk Setup Simple dan Minimalis. Mouse ini memiliki sensor optik kurang lebih 1000 DPI jadinya sangat nyaman untuk navigasi, feeling handlingnya sendiri juga nyaman ada rubber yang memiliki tekstur dibagian samping membuat genggaman saat bernavigasi semakin nyaman, sensasi kliki yang tanpa suarapun juga memuaskan, untuk harganya adalah Rp. 319.000,00. tapi seperti biasa kita bisa mendapatkan dengan harga Rp. 189.000,00 jika membeli di toko online. 


Kekurangan

    Semua produk pasti mempunyai kekurangan, tidak lengkap jika saya jelaskan kecocokan kombinasi Keyboard Logitech K480 dan Mouse M331 untuk Setup Kerja Simple dan Minimalis, pastinya ada beberapa kekurangan yaitu  sebagai berikut :

#Untuk Keyboard Logitech K480

Yang pertama kekurangan untuk Logitech K480, adalah keyboard ini menggunakan koneksi bluetooth tanpa menggunakan dongle, jadi hanya bisa dioperasikan ketika sudah masuk dalam menu Windows, ketika hendak melakukan pengaturan di bios tentunya keyboard ini tidak berfungsi. 

Yang kedua jika kalian tidak mempunyai tablet atau tidak ingin menonton sesuatu ketika mengetik lebih baik membeli keyboard yang tidak terdapat stand, karena lebar dari pada keyboard ini lumayan memakan tempat di meja. 

Yang ketiga adalah tidak adanya stand supaya keyboard dapat diletakan dengan sudut kemiringan, jadi jika tidak diberikan pengganjal, posisi mengetik kurang nyaman

#Untuk Mouse M331 

Cuma ada satu kekurangan adanya delay yang lumayan mengganggu padahal jika dilihat jarak antara PC dan Mouse di setup saya tidak terlalu jauh sekitar 100cm, jika melihat spesifikasi jarak yang bisa dicapai mouse ini adalah 10m, tapi kenyataanya tidak sejauh itu, sayapun perlu memasang dongle di port usb depan pc dari pada di belakang. 

Itulah rekomendasi kombinasi keyboard dan mouse budget untuk setup kerja simple dan minimalis, yang terkhusus untuk seorang blogger, copywriter, dimana pekerjaanya tidak menggunakan numeric key sama sekali layaknya akuntan, dan tentunya penggunaan mouse hanya untuk navigasi tanpa memerlukan bantak tombol macro. 

Perbedaan Dual Shock 4 Original Sony dan Original Pabrik

      

      Kali ini saya akan membahas apa saja perbedaan Dual Shock 4 versi KW (Original Pabrik) dan Dual Shock 4 versi Original Sony, sebelum ke pembahasanya saya akan menjelaskan terlebih dahulu macam macam Dual Shock 4 biar tidak terjadi salah paham dalam penyebutan nama, yang Pertama adalah DS4 Original Mesin, yaitu DS4 Original bawaan satu paket dengan mesin ketika kita membeli PS4, yang kedua adalah DS4 Original Sony, yaitu DS4  yang kita beli terpisah tapi original dari Sony, dan yang ketiga adalah DS4 Original Pabrik, yaitu DS4 versi kw dan yang akan kita bahas kali ini adalah DS4 Original Sony dengan DS4 Orignal Pabrik, dan perbedaan kali ini saya jelaskan secara umum dan ketika saya menggunakanya di Windows PC dan juga Android Smartphone, untuk pemakaian di PS4 sendiri saya tidak riset karena saya belum punya Playstation 4

9 Perbedaan Dual Shock 4 Original Sony dengan Dual Shock 4 Original Pabrik 

1. Harga 

Yang pertama adalah harga, yah jelas sekali karena DS4 Original Sony tema standart harganya adalah 750.000 rupiah, sedangkan DS4 Original Pabrik harganya diantara 130.00 rupiah sampai 165.00 rupiah, jika membeli di toko online pastikan kalian membeli DS4 Original Sony di official store atau kalau boleh langsung di sony official store. 

2. Kualitas Baterai 

Yang kedua adalah kualitas baterai, saya memang tidak pernah mengetes baterai DS4 Original Sony dengan cara bermain sampai baterai habis tapi setidaknya DS4 Original Sony dengan koneksi wireless bisa digunakan lebih dari 2.5 jam, sedangkan DS4 Original Pabrik 30 menit sudah habis, atau maksimal 1 jam sudah harus mengecharge. 

3. Fitur Port Jack Audio 3.5mm

Kemudian yang ketiga adalah port jack audio 3.5, jika kita menggunakan koneksi wire di pc maka port jack audio 3.5mm bisa berfungi, dan kita bisa menggunakan headset atau headphone gaming untuk bermain sedangkan DS4 Original Pabrik hasilnya nihil tidak berfungsi sama sekali. 

4. Fitur Microphone dan Speaker

Kasusnya sama seperti fitur port jack audio, jika menggunakan koneksi wire dan kita tidak menancapkan headset di port jack audio dan suara dari pc akan terdengar lewat speaker kecil di DS4, sedangkan DS4 Original Pabrik hasilnyua nihil tidak berfungsi sama sekali 

5. Touchpad 

Yang kelima adalah touchpad, walaupun jarang digunakan saat bermain,tapi jika kita gunakan untuk menavigasikan cursor di pc pasti akan terasa bahwa touch DS4 Original Sony  responsif dan feel klicki nya sangat bagus, berbeda dengan DS4 Original Pabrik yang kualitas touchpadnya yang terasa receh sekali. 

6. Logo Sony

Kemudian yang ke 6 adalah adanya logo sony tepat diatas light bar untuk DS4 Original Sony, sedangkan di DS4 Original Pabrik tidak ada 

7. Sticker Hologram Sony dan Buku Garansi

Pada dushbook kita akan mendapatkan segala dokumen dokumen buku garansi resmi yang biasanya kita abaikan, dan juga ada sticker sony original yang tertempel di dushbook, semua itu kita dapatkan di DS4 Original Sony, sedangkan DS4 Original Pabrik tetep ada dokumen manual tapi untuk buku garansi sony tidak ada, 

8. Kualitas 

yah, kalau bicara kualitas versi original dan kw itu sangat tipis, 11/12 lah perbedaanya karena secara bentuk, berat, feel button semuanya hampir sama, kecuali kalau kita menggunakan versi original dan kw itu masih baru belum dipencet sama sekali tombol tombolnya, kalau kalian dapat versi kw, tanpa sama sekali mengetahui versi original, di segi kualitas dan tombol susah untuk dibedakan. tapi untuk orang yang jeli dan sudah merasakan versi original  pastinya bisa membedakan jika dari segi kualitas tombol. 

9. Analog yang error

saya sudah membeli 4Pcs DS4 Original Pabrik, dan semuanya sama, jika dikoneksikan di Windows PC secara nirkabel menggunakan bluetooth, analog akan bergerak sendiri, dan akan mengganggu fungsi navigasi dari mouse, sedangkan DS4 Original Sony tidak ada error di analog dan tombol lain. 

Itulah 9 Perbedaan DS4 Original Sony dan DS4 Original Pabrik 

UPGRADE Mini PC : ASRock Deskmini X300

    

(Mini PC ASRock Deskmini X300 dengan Noctua NHL9a)

    Sudah setahun saya menggunakan Mini PC ASRock Deskmini X300, mengandalkan Processore APU 2nd Gen dari AMD yaitu Ryzen 5 3400G. Sudah cukup bagi saya sebagai konten kreator pemula di Youtube, yang mana saya gunakan untuk editing foto, editing video, desain grafis. dan sampai saat artikel ini dibuat Mini PC ASRock Deskmini X300 tidak mengalami masalah apapun dalam arti sebagai konten kreator pemula di dunia Youtube tidak ada pekerjaan yang tidak mampu dikerjakan oleh Mini PC ini. Selain saya gunakan untuk pekerjaan di bidang konten kreator, terkadang saya juga bermain game untuk hiburan di waktu luang. 

    Seperti yang kita tahu bahwa peforma Processore APU tidak akan maksimal jika menggunakan satu keping RAM, melainkan akan bisa bekerja maksimal dengan menggunakan konfigurasi dual channel, saat merakit untuk pertama kali memang saya beli satu keping RAM dengan kapasitas paling besar yang bisa dibaca oleh Deskmini X300 yaitu 32GB dengan Frekuensi 3200Mhz, dengan maksud ingin mengetahui bagaimana peforma Deskmini X300 menggunakan 32Gb x 2 yaitu 64Gb. jadi pada kondisi ini bisa dipastikan peforma APU tidak bisa maksimal walaupun kinerjanya sudah mendukung. Walaupun bisa digunakan untuk bermain game tapi pada kenyataanya Mini PC harus ditambah fan eksternal supaya tidak terjadi overheat, karena Stock Cooling bawaan Deskmini belum bisa mengcover suhu saat bermain game. FPS game akan turun jika tidak dibantu oleh fan tambahan. Dari segi penyimpanan, karena sangat banyak video hasil recording dan editing pastinya lama kelamaan media penyimpanan akan penuh, hal ini bisa diatasi dengan memindah file yang sudah tidak digunakan lagi, tapi dengan Kepasitas SSD 512Gb sudah sukup untuk install beberapa software dan juga game. 

    Dengan memperhatikan Peforma yang saya dapatkan dengan kekurangan Deskmini X300, Cukup Worth it jika melakukan Updgrade. Updgrade kali ini hanya menambahkan 1 keping RAM supaya menjadi Dual Channel, dan mengganti HSF yang dapat mengcover suhu dari Ryzen 5 3400G, untuk masalah Storage karena kapasitas 512 Gb sudah cukup jadi saya akan menambahkan Storage External karena fungsinya juga hanya untuk memindahkan file recording, selebihnya kapasitas 512gb sudah cukup. 

    Jadi Upgrade kali ini saya membeli HSF Low Profile yaitu Noctua Cromax NH-L9a warna hitam, pemilihan kali ini sebenarnya agak tricki karena harus memlihi HSF Low Profile yang cukup jika dimasukan kedalam casing Deskmini X300, yang kedua pastinya saya membeli RAM 32GB Frekuensi 3200Mhz dengan merek yang sama, yang ketiga saya membeli Hard Drive 2.5, dengan kapasitas 2TB dengan pertimbangan kapasitas tersebut sudah cukup untuk memindahkan file recording video konten Youtube. 

Proses Upgrade

    Langkah awal yang saya lakukan adalah Unboxing HFS Low Profile Noctua NH-L9a dan pada box saya mendapatkan 4 baut spare untuk Fan, 4 baut backplate, backplate, 1 Thermal Paste, 1 Kabel Low Noise Adapter, dan 1 Emblem Logo Noctua. Membaca manual yang diberikan oleh noctua supaya tidak salah dalam pemasangan, setelah memahami cara pemasangan saya melepas cover Deskmini, Melepas Mainboard dari Casing, Melepas Kabel Wifi, Melepas RAM, dan yang terkahir melepas Stock Cooler serta bracket mounting dari Deksmini X300, setelah semua terlepas saya membersihkan sisa sisa thermal paste dari Processore, membersihkan debu debu yang menempel di motherboard, langkah selanjutnya adalah mengoleskan thermal paste dari Noctua, karena baut dipasang dari belakang jadi saya balik mainbordnya dan memasang bautnya, pada fan sudah ada tanda arah udara yaitu menghadap keatas pastikan poesisi tersebut dengan benar, jangan sampai terbalik memasang backplatenya supaya tidak merusak komponen motherboard posisi bagian dalam adalah yang terdapat karet seal yang lunak, langkah selanjutnya memasang kedua RAM, Pasang lagi kabel Wifi, Pasang Motherboard pada casing, Tutup casing dan selesai proses Upgrade sudah selesai. langkah terkahir adalah memindahkan file recording dalam Hard Drive Extrenal dan langkah ini memang akan selalu saya lakukan supaya dapat memanagemen data dengan baik. untuk langkah proses updgrade secara detail adalah sebagai berikut :

1. Melepas Antena Wifi

2. Melepas 4 Baut Casing di belakang 

3. Melepas Casing

4. Melepas kabel power

5. Melepas kabel wifi

6. Melepas RAM

7. Melepas Stock Cooler 

8. Melepas Bracket AM4

9. Melepas Backplate Deskmini X300

10. Membersihkan Sisa Thermal Paste di Processore

11. Mengaplikasikan Thermal Paste baru dari Noctua di Processore

12. Memasang HSF Noctua Chromax NH-L9a

13. Memasang RAM (Dua Keping)

14. Memasang Motherboard pada Casing

15. Memasang Kabel Wifi

16. Menutup Casing

17. Memasang Kabel Power

18. Memasang 4 Baut Casing 

19. Memasang Antena Wifi 

    Dengan menggunakan konfigurasi dual channel peforma Ryzen 5 3400G meningkat apalagi dengan menggunakan HSF dari Noctua suhu bisa tercover dengan baik, saya tidak perlu lagi menggunakan fan external tambahan untuk mendinginkan Deskmini jika bermain game, dan sebagai gamer casual yang menikmati game untuk having fun saja. saya rasa ASRock Deskmini X300 dengan kombinasi dual channel dan HSF Low Profile dari Noctua sudah cukup memuaskan. memang saya memaksakan RAM dengan kapsitas 64GB dengan konfigurasi dual channel masing masing 32GB tapi itu hanya sebagai kebutuhan konten kreator, menurut saya konfigurasi 32GB dengan 16GB x 2 itu sudah bagus dan cukup.  

    Total biaya yang saya keluarkan pengadaan ASRock Deskmini X300 adalah Rp. 11.329.000 dengan rincian sebagai berikut :

Mini PC       : ASRock Deskmini X300 Rp. 2.350.000 (th 2020)
Processore     : AMD Ryzen™ 5 3400G with Radeon™ RX Vega 11 Graphics Rp. 2.649.000 (th 2020)
RAM       : Team Group SO-DIMM DDR4 3200 32GB x 2 Rp. 3.800.00 (th 2020, 2021)
SSD       : Team Group MP34 M.2 PCIe SSD 512GB Rp. 1.300.00 (th (2020)
WIFI            : Intel Wifi 6 AX200 Dual Band 802.11ax Bluetooth 5.0 M.2 Rp. 370.000 (th 2020)
HSF       : Noctua Chromax NH-L9a AM4 Rp. 860.000 (th 2022)

    Sebenarnya harga tersebut melabung tinggi karena saya memaksakan RAM di konfigurasi maksimal dari Deskmini X300, yaitu 64Gb 32Gb x 2 dengan total harga 3.8jt sedangkan jika saya menggunakan konfigurasi 32Gb 16Gb x 2, saya hanya perlu mengeluarkan biaya 1.980.000 untuk RAM dan total jika menggunakan konfigurasi 16Gb x 2 adalah 9.5jt tidak sampai 10jt, dengan harga tersebut dan peforma yang diberikan saya bisa merekomendasikan ASRock Deskmini X300 sebagai PC untuk Konten Kreator Pemula atau Gamer Casual. 

Kalian bisa tontong video upgrade di Youtube Pengentahudotcom

Perbandingan Dual Shock 4 dan Xbox Controller Series X

Bermain game di Platform Windows PC memungkinkan kita untuk memilih controller yang paling nyaman untuk kita gunakan, berbeda dengan bermain game di console yang mengharuskan kita menggunakan controller dari console tersebut, tapi karena bisa memilih controller apa yang cocok, terkadang kita juga bingung controller mana yang paling nyaman dan worth it. Sebagai Gamer Casual di Platform Windows PC yang bermain game hanya untuk having fun saja, controller yang saya pilih pastinya type joystick yaitu Dual Shock 4 dan Xbox Controller Series X. Kedua controller ini memiliki layout button yang berbeda, untuk DS4 meiliki analog kiri yang sejajar dengan analog kanan sedangkan Xbox Controller memiliki analog kiri diatas, yang sejajar dengan analog kanan adalah tombol D-Pad. Layout ini yang biasanya saya jadikan acuan untuk menamai layout button untuk sebuah gamepad, gamepad tersebut menggunakan layout button Playastation atau Xbox. Untuk mengaktifkan Gamepad, Xbox Controller memiliki tombol power tersendiri tapi jika sebelumnya sudah terpairing maka cukup pencet tombol home berlogo X, sedangkan DS4 harus memencet tombol share + home. karena DS4 memang bukan di peruntukan untuk platform windows fitur yang ada di DS4 membutuhkan software tambahan, seperti touchpad dan tombol home untuk gamebar ketika bermain. fitur tersebut hanya akan aktif jika kita menggunakan aplikasi DS4 Windows, sedangkan untuk Xbox Controller fiturnya langsung dapat digunakan karena memang support di platform windows. untuk fitur port jack audio 3.5mm yang ada dibelakang. kedua gamepad harus tersambung menggunakan koneksi wired, jika menggunakan menggunakan koneksi wirelles port jack audio tidak akan berfungsi. Untuk koneksi wirednya sendiri DS4 masih menggunakan port micro usb sedangkan Xbox Controller sudah menggunakan Port USB Type C. 


Secara Fisik, bentuk dari Xbox Controller lebih besar dari pada DS4, bentuk fisik ini berpengaruh pada tingkat ketahanan dalam bermain. kalau saya sendiri akan lebih nyaman menggunakan Xbox Controller dengan waktu yang lebih lama dari pada menggunakan DS4, karena feel genggaman pada tangan saya lebih pas dan nyaman dengan bentuk yang lebih besar. untuk feel button kedua gamepad ini boleh saya bilang 11/12 tapi karena bentuk tombol dari Xbox controller lebih pas maka saya akan bilang urusan feel button Xbox Controller lebih bagus, pada permukaan action button tombolnya lebih cembung dan pada Triger R L bentuknya lebih lebar hal ini membuat feel dalam memencet tombol lebih nyaman. sedangkan untuk DS4 semua tombolnya flat dan untuk trigger R dan L lebih ramping dan terlalu dalam. 


Setiap orang mempunyai cara yang berbeda beda dalam memegang gamepad untuk saya terkadang memegang controller dengan cara seperti ini, jadi tombol analog Xbox Controller yang berada diatas mengungguntungkan buat saya karena jari jembol lebih mudah untuk menggapai d-pad. dan lagi lagi boleh saya bilang Xbox Controller lebih unggul dalam hal ini. apalagi dengan tekstur grip yang lebih tebal. 

Xbox Controller menggunakan baterai 2 bateari AA, sedangkan DS4 menggunakan baterai tanam. masing masing memiliki kelemahan dan kelebihan, untuk daya tahan jangka panjang tentunya baterai DS4 lebih diuntungkan karena tipenya hanya perlu mengecharge, ganti bateraipun itu bisa sangat lama, apalgi jika jarang digunakan. sedangkan untuk Xbox Controller kita harus mengganti setiap kali baterai sudah habis, atau alternatifnya kita membeli baterai rechargeable dan juga chargernya. tapi untuk kenyamanan bermain tentunya lebih menguntungkan menggunakan Xbox Controller karena jika baterai habis ditengah jalan kita bisa mengganti baterai secara cepat, sedangkan untuk DS4 kita harus mengecharge baterainya terlebih dahulu, walaupun bisa main sambil ngecharge tapi kita harus menarik kabel dari pc lagi, dan hal ini tidak akan membuat nyaman bagi orang yang memiliki clean setup tanpa banyak kabel. seperti pada saat unboxing ternyata baterai DS4 habis dan saya harus mengecharger sebentar sebelum pengetesan, dan pertama kali pengechargean menggunakan charger 20watt sampai penuh DS4 membutuhkan waktu selama 5 jam. 

Untuk harga DS4 saya beli dengan harga 749 ribu sedangkan Xbox Controller saya beli dengan harga 949 ribu, supaya lebih mudah dalam menilai kedua gamepad ini secara visualisasi jadi saya pilih sama sama warna merah. untuk Xbox Controller kombinasi warna merahnya adalah dengan warna hitam dan putih, warna hitam ada ditombol sedangan tombol putih dibagian handle, kombinasi ini sangat tidak menguntungkan karena warna putih dibagian bawah akan lebih cepat kotor, walaupun secara visual memang sangat menarik dan elegan. sedangkan untuk DS4 kombinasi warnanya adalah merah cerah merah gelap hitam dan abu abu, warna merah ada dibody bagias atas merah gelap ada dibagian bawah, warna hitam abu abu ada di touchpad dan tombol.

Xbox Controller banyak diunggulkan dalam penilaian kali ini, selain memang diperuntuhkan di platform windows pc Xbox Controller series X ini adalah seri yang terbaru walaupun tidak jauh beda dengan controller xbox one tapi harusnya perlu dicompare dengan Dual Sense 5 milik Playstation 5, dan jika ada kesempatan akan saya buatkan videonya. walaupun kedua gamepad ini sangat oke tapi saya tidak bisa merekomendasikan karena harganya yang mahal dan tidak worth it jika hanya untuk kebutuhan casual gaming, satu satunya hal hebat dari kedua gamepad ini adalah bisa terdeteksi Xbox Controller pada PC walaupun menggunakan koneksi wirelles, jadi game windows pc bisa langsung dimainkan tanpa harus mapping tombol, untuk kualitas memang sangat bagus karena akan berpengaruh pada ketahanan, tapi masih ada gamepad lain yang lebih murah menurut saya dengan tipe joystick yang mempunyai harga lebih bersahabat.penilaian ini hanya pada pengalaman pribadi menggunakan dan pastinya setiap orang mempunyai selera yang berbeda beda, jika ada fitur fitur yang belum saya sebutkan silahkan tinggalkan komentar dibawah.  

Pengertian Gamepad


Saat ini bermain game di smartphone lebih digemari karena lebih mudah dan bisa dimainkan oleh banyak orang, Console dan PC pastinya masih menjadi juara kalau bicara platform dalam bermain game, namun jumlahnya masih kalah dengan smartphone, karena tidak semua orang mampu membeli pc gaming ataupun console seperti Playstation, Xbox dan Nintendo (sejauh ini BIG 3 itu sih yang jadi andalan jika bicara mengenai console). entah smartphone kelas low end sampai high end pasti kebanyakan juga digunakan untuk bermain game, game yang sering dimainkan ya mobile legend dan pubgm, karena banyak pengguna yang bermain game di smartphone saat ini sudah ada gamepad (stick) yang digunakan untuk smartphone. mulai dari harga yang terjangkau sampai yang mahal, merk yang paling terkenal dan berdasarkan pengetahuan saya yang paling mendahului adalah IPEGA, dan disusul merk lain seperti Gamesir, Rexus, Mocute dan masih banyak lagi. Dalam dunia per gamepad an tentunya ada macam macam tipe, cara pemakaian, cara penggunaan untuk smartphone. berdasarkan pengalaman saya sampai saat ini tentang dunia per gamepad an saya akan membagikan pengetahuan yang saya ketahui tentang gamepad. 


Tipe Gamepad

Yang pertama adalah tipe gamepad, berdasarkan bentuk saat ini sudah ada macam macam tipe gamepad yang disesuaikan dengan pengguna smartphone, jika dulu stick hanya berbentuk joystick seperti pada console saat ini sudah ada perubahan, 

(Gampead IPEGA PG-9099 adalah tipe Joystick)    

1. Tipe Joystick 

Bentuk gamepad type jostick mungkin sudah umum diketahui banyak orang karena pada awalnya gamepad tipe joystick (mungkin) yang dikenal sebagai alat dalam bermain game tentunya pada console, ciri ciri tipe joystick adalah memiliki tombol yang lengkap, lengkap disini berarti sesuai standart gamepad pertama kali ada, saya ambil referensi dari joystikc playstation, tombol lengkapnya adalah mempunyai analog kanan dan kiri tombol ini berfungsi sebagai penggerak (gerakan) dalam game entah itu gerakan objeck dalam game atau sudut pandang (kamera), Face Button biasa dikenal Kotak, X, Segitiga, Bulat, tombol ini berfungsi sebagai tombol aksi (perintah objeck melakukan sesuatu) seperti menendang bola, memukul, menembak. jika dalam menu biasanya digunakan untuk memilih atau opsi kembali, kemudian ada tombol D-Pad, D-Pad sebenarnya adalah awal mula terciptanya tombol Analog, fungsinya tidak jauh beda dengan analog yaitu menggerakan objeck dalam game namun gerakanya itu satu arah jika ingin menggerakan ke arah lain tombol yang di tekan D-Pad arah lain seperti arah bawah ke kiri, karena hadirnya analog saat ini tombol D-Pad dijadikan sebagai tombol kombinasi dalam suatu permainan. selanjutnya ada tombol spesial yaitu tombol L dan R, sesuai namanya tombol spesial adalah tombol yang digunakan untuk gerakan spesial seperti untuk ulti pada permainan fighting. tombol L dan R dibagi menjadi 4 yaitu L1 L2 R1 R2, L untuk Left dan R untuk Right. kemudian ada tombol Start dan Select untuk memulai gamepad option dalam permainan, karena saat ini teknologi wirelles sudah diterapkan pada gamepad ada tombol tambahan yaitu tombol power tidak lain fungsinya adalah menyalakan gamepad biasanya dinamai dengan tombol (Home), jika dulu mengaktifkan gamepad yang dengan menghubungkan kabelnya sekarang tinggal memencet tombol home. selain itu di gamepad modern saat ini terdapat tombol yang dinamai M1 sampai M4 letaknya ada dibawah stick yang mana fungsinya adalah mengcopy tombol lain, misalkan M1 dijadikan untuk R1, maka didalam game jika menekan M1 fungsinya akan sama dengan R1, terdapat cara tersendiri dalam mengkonfigurasi settingan ini. Tipe joystick bisa digunakan untuk smartphone, PC, Console, bahkan Smart TV atau Android TV, jika untuk smartphone saat ini gamepad sudah dilengkapi dengan Holder, kalaupun tidak ada seperti halnya Stick PS4 masih ada aksesoris untuk holder smartphone secara terpisah. pada review di channel youtube, penilaian tentang kekuatan holder smartphone jadi acuan karena jika kebanyakan holder tidak dapat menahan smartphone, istilahnya kurang pas dan tidak terkunci rapat (kocak). 

 

(Gampead SAITAKE 7007F adalah tipe Telescopic)

2.Tipe Telescopic 

Tipe ini dikhususkan untuk smartphone karena bentuknya ramping dan tengahnya terdapat space sebagai tempat smartphone, jadi telescopic ini body nya bisa ditarik vertical dan ditengahnya terdapat untuk smartphone, jadi seperti ala ala nintendo switch apalagi jika ada warna biru dan merah seperti gamepad saitake 7007F1 dan IPEGA PG-9217. Tipe telescopic ini masih dapat dikategorikan lagi menjadi 4 macam yaitu Normal Telescopic (Dual Hand), Single Telescopic (Single Hand), Both Telescopic (Bisa single hand dan dual hand), FAN Gamepad Telescopic


(Gampead IPEGA PG-9087s adalah tipe Telescopic Dual Hand)

  • A. Normal Telescopic (Dual Hand), Dual Hand telescopic memiliki tombol yang lengkap dikanan dan dikiri, gamepad ini cocok untuk bermain game aksi seperti GTA-San Andreas, Racing Asphalt Series dari Gameloft, Game Sport Seperti Pro Evolution Soccer dan tentunya saja yang saya sebutkan tadi adalah versi mobile ya. contoh untuk gamepad telescopic dual hand adalah Saitake 7007F, IPEGA PG-9087s, IPEGA PG-9217 sejauh ini cuma 3 tipe itu yang pernah saya review

(Gampead Mocute 058 adalah tipe Telescopic Single Hand)
  • B. Single Hand, sesuai namannya single hand gamepad ini kebanyakan cuma memiliki tombol disisi kiri yang lengkap, untuk sisi kanan bervariasi ada R1 dan R2 ada yang tidak ada tombolnya sama sekali, gamepad ini dikhususkan untuk game FPS dan diharuskan mendapatkan akurasi yang bagus dalam bermain. tombol yang ada bagian sisi kiri digunakan untuk beraksi sedangkan tangan kanan kita bebas menggerakan aim pada layar smartphone, jika ada tambahan R1 dan R1 lebih mantap lagi. contoh untuk gamepad telescopic single hand adalah IPEGA PG-9120 (Unicorn), IPEGA PG-9121 (Red Spider), Mocute 058

(Gampead IPEGA PG-9087s adalah tipe Both Telescopic)
  • C. Both Telescopic, gamepad ini tergolong gamepad yang langka karena sampai saat artikel ini dibuat cuma ada IPEGA PG-9167 (Dual Thorn), gamepad ini memiliki dua pilihan yaitu bisa digunakan sebagai single hand maupun dual hand, terdapat dua handle kanan yang dapat diganti, ketika dual hand jumlah face buttonnya lengkap, sedangkan untuk single hand face button hanya terdapat tombol spesial R1, karena cuma ada IPEGA PG-9167 berdasarkan pengalaman saya gamepad ini kurang efektif karena konstruksi gamepad yang dapat diganti dengan telescopicnya kurang kuat membuat gamepad tidak kokoh ketika smartphone diletakan pada gamepad. terlepas dari kualitas gamepad IPEGA PG-9167 yang kurang bagus.
  • D. Fan Gamepad Telescopic, berbeda dengan gamepad lain, fungsi utama dari gamepad ini adalah untuk menurunkan suhu smartphone ketika bermain game, sedangkan fungsi tombol digantikan dengan penekan yang disentuhkan pada layar smartphone, mekanismenya menggunakan peer yang ditekan dibelakang gamepad. di channel youtube saya saat ini baru ada merk memo yang saya unboxing dan saya review, yaitu MEMO AK77, MEMO AK88, MEMO DL88, ada yang menggunakan fan biasa untuk mendinginkan smartphone ada juga yang menggunakan sentuhan langsung direct touch menggunakan thermal cooler, gamepad ini cocok untuk yang suka main game dengan jangka waktu yang lama, dan game yang cocok adalah Genshin Impact, PUBGM, MLBB. terutama Game Genshin Impact karena dapat menurunkan suhu pada saat bermain game.  

3. Tipe Koneksi

Tipe koneksi adalah cara bagaimana gamepad dikoneksikan pada perangkat, tentu saja dapat dibagi menjadi dua tipe yaitu wired (menggunakan kabel) dan wirelles (tanpa kabel), tipe wired biasanya ditemukan pada gamepad versi lama (jadul) caranya cukup mengkoneksikan kabel gamepad pada perangkat dan tinggal main game, tipe wirelles juga sama jika pada console, namun jika pada smartphone terdapat beberapa koneksi dan cara karena sampai saat ini smartphone masih tidak sepenuhnya support dengan gamepad. 

    1. Wired (menggunakan kabel), walaupun sudah jarang ditemui, console PS4 masih menggunakan kabel untuk koneksinya, memang bisa wirelles namun jika kehabisan baterai koneksi wired stick ps4 difungsikan untuk mengecharge sambil bermain, walaupun ribet dan tidak simple karena menggunakan kabel gamepad dengan koneksi wired masih menang dari segi sensivitas mengurangi delay saat bermain game terutama pada PC. tipe wired juga mengikuti perkembangan kemajuan kabel koneksi dari Type A, Micro USB sampai dengan Type C

  • A. X360 Mode (Wired), adalah koneksi wired untuk PC yang mana ketika menggunakan koneksi ini Game Resmi dan Original (bukan crack) bisa langsung terkonfigurasi tanpa perlu setting tombol dalam game, sama seperti wirelles X360 bedanya cuma menggunakan kabel, koneksi ini masih banyak ditemui pada gamepad, kebanyakan gamepad memiliki koneksi X360 jika menggunakan kabel, itulah keunggulanya.
  • B. HID Mode (Wired), HID mode adalah koneksi standart yang mana jika di PC tidak bisa langsung digunakan walaupun itu adalah game resmi atau original (bukan crack), koneksi hanya HID bisa digunakan secara langsung jika sebuah game memiliki konfigurasi button seperti halnya game Pro Evolution Soccer, jika tidak ada konfigurasi untuk buttonya game bajakan bisa menggunakan aplikasi tambahan yaitu X360ce, aplikasi tersebut berfungsi memasukkan data konfigurasi button dalam game.
 2. Wirelles (tanpa kabel), untuk tipe koneksi wirelles pada console sudah tidak ada pembahasan yang khusus karena console didesain untuk bermain game jadi caranya juga tinggal dikoneksikan sedangkan yang memiliki pembahasan lebih jauh adalah pada PC dan Smartphone, tipe koneksinya adalah X360 Mode (PC), HID Mode (PC dan Smartphone), Android Standart Mode (Smartphone Android), IOS Mode (Smartphone IOS / I-Phone). 
  • A. X360 Mode Wirelles, adalah koneksi wirelles untuk PC yang mana ketika menggunakan koneksi ini Game Resmi dan Original (bukan crack) bisa langsung terkonfigurasi tanpa perlu settingan tombol tombol dalam game, biasanya game dalam Steam, Epic Games, BattleNet mengaharuskan menggunakan X360 Mode karena konfigurasi tombol tidak bisa disetting diluar game, namun jika bisa menggunakan koneksi X360 Mode tidak kita akan dipermudahkan dalam bermain game. berbeda dengan menggunakan kabel untuk koneksi X360 Wired, tidak semua gamepad bisa langsung terkoneksi dengan mode X360 (mungkin yang bisa Xbox Controller), DS4 Controller milik PS4 harus menggunakan aplikasi tambahan supaya terdeteksi sebagai X360 Mode, tidak hanya DS4 saja sejauh ini gamepad IPEGA juga belum ada yang mempunyai koneksi X360 Mode Wirelles, pada Steam koneksi X360 mode juga bisa digunakan untuk mengoperasikan menu dalam aplikasi jadi penggunaanya lebih efektif
  • B. HID Mode (Wirelles PC dan Android), HID Mode adalah koneksi versi lite jika pada PC karena pada game yang terdapat konfigurasi button seperti Pro Evolution Soccer (PES) tinggal disetting secara mudah, untuk game original dan game resmi pc tidak bisa digunakan karena harus menggunakan koneksi X360. Sedangkan pada android koneksi ini langsung bisa digunakan tanpa perlu mapping dan tentunya pada game yang mempunyai direct input, biasanya game yang memiliki direct input adalah game dari developer Gameloft, contohnya adalah Asphalt, Gangstar LAS Vegas. atau kalian bisa melihat apa saja game yang memiliki direct input di android bisa menggunakan aplikasi Gamepad Center. koneksi ini juga bisa digunakan untuk mapping jika game tidak memiliki direct input dengan menggunakan aplikasi pihak ketiga yaitu Panda Gamepad Pro. jadi kita bisa memainkan game yang tidak memiliki direct input dengan cara mapping dan langsung main jika game memiliki direct input, namun ada kelemahanya juga karena HID mode harus menggunakan aplikasi Panda Gamepad Pro yang berbayar seharga 17K di Playstore
  • C. Android Standart Mode (Android), Koneksi ini digunakan untuk mapping pada game android yang tidak memiliki direct input, contohnya game PUBG, MLBB, game game tersebut tidak memiliki direct input maka harus mapping menggunakan aplikasi pihak ketika yaitu V3 Shooting Plus, V3 shooting plus dikususkan untuk Android Standart Mode, jika gamepad hanya memiliki koneksi HID mode maka harus menggunakan aplikasi Panda Gamepad Pro, kebalikan dari koneksi HID mode, sedangkan koneksi ini tidak bisa langsung digunakan pada game yang memiliki direct input. keunggulan koneksi ini adalah tidak perlu membayar karena V3 Shooting Plus aplikasi free di Playstore.

4. Aplikasi Mapping

   1. X360ce, aplikasi ini digunakan pada Windows PC yang berfungsi untuk menkonversikan button pada game yang tidak resmi (bajakan) dan untuk gamepad yang tidak memiliki koneksi X360, aplikasi ini ditujukan untuk kalian yang menggunakan game bajakan dan tidak memiliki gamepad dengan koneksi X360. cara settingnya juga tidak terlalu ribet. 

   2. Panda Gamepad PRO, aplikasi ini digunakan untuk Smartphone android pada gamepad dengan koneksi HID Mode, di Playstore sampai saat artikel ini dibuat aplikasi ini berbayar seharga 17K, dan harus diaktivasi sebelum digunakan keunggulan aplikasi ini adalah memiliki koneksi HID mode jadi untuk Gamepad seperti DS4 bisa digunakan, dan jika ingin pindah game yang memiliki direct input tidak perlu ganti koneksi, langsung open game dan dapat dimainkan. 

  3. V3 Shooting Plus, aplikasi ini digunakan untuk Smartphone Android pada gamepad dengan koneksi Android Std mode, di Playstore sampai saat artikel ini dibuat aplikasi ini disediakan secara gratis. aplikasi ini memliki dua mode yaitu Direct Mode yang mana tidak perlu diaktivasikan namun fiturnya hanya bisa digunakan untuk mapping saja, jika ingin menggunakan multitouch maka harus menggunakan Activation Mode contohnya seperti menggunakan Gamepad Single Hand yang mengharuskan kita menggunakan tangan kanan menyentuh layar yang berarti multitouch, contoh game yang tidak perlu multitouch adalah eFootbal 2021, Genshin Impact sedangkan contoh untuk game yang menggunakan multitouch pada gamepad tipe single hand adalah PUBGM, Mobile Legend, dan game game lain yang membutuhkan sentuhan jari untuk bermain entah itu bergerak atau aiming, pada kondisi lain aplikasi ini harus menggunakan Activation Mode untuk Smartphone dengan chipset mediatek ataupun Perlengkapan gaming mouse dan keyboard

Itulah hal hal yang perlu diketahui untuk bermain game di smartphone menggunakan gamepad, mungkin terlihat sangat rumit namun jika dipelajari tidak begitu rumit juga, apalagi jika kalian maniak game di smartphone. intinya adalah bagaimana cara memainkan game dengan gamepad dengan smartphone sesuai spesifikasi dan jenisnya, karena perkembangan gamepad akan semakin maju karena smartphone juga dikembangkan sangat cepat bahkan sekarang bisa streaming game di console pada smartphone dan pastinya harus menggunakan gamepad. atau jika kalian adalah tipe orang yang biasa saja, cukup beli gamepad dengan koneksi HID mode dan langsung mainkan game yang mempunyai direct input sehingga kalian tidak ribet untuk mapping dan setting. saya sendiri pastinya lebih seru menggunakan gamepad dari pada menyentuh layar smartphone.

© all rights reserved
made with by templateszoo